Janda Mandul

Janda Mandul
Bab 130 : Hancurnya Rangga


__ADS_3

Betty melihat peluang Rangga yang sedang fokus menangisi anaknya, wanita licik itu dengan cepat bergerak untuk menghancurkan perusahaan Rangga. Beberapa partner Rangga termakan hasutan yang digelindingkan oleh Betty, Tomy dibuat kalang kabut karena beberapa pemegang saham dan partner perusahaan mereka menarik diri secara massal. 


Sekuat apapun asisten pribadi Rangga itu mempertahankan mereka, tetap saja tidak bisa. Tomy merasa tidak mampu mengatasi hal ini sendirian sehingga dia pun menghubungi Rangga, sang pimpinan itu harus tau apa yang kini sedang terjadi. 


Rangga yang beberapa hari belakangan ini memang terpecah konsentrasinya karena kebahagiaan bermain dengan si kembar, pernikahan Bram sang sahabat dan dan kini putri mungilnya sedang bertarung dengan maut yang jika terlambat sedikit akan fatal akibatnya. 


Tomy Menghubungi Rangga dan tidak ada yang ditutupi, Rangga yang mendengarkan penjelasan dari Tomy merasa shock. Pria itu melangkah keluar ruangan perawatan sang putri dan kini sudah berada di tempat yang aman dari pendengaran orang-orang yang dia cintai. 


“Seperti itulah keadaannya sekarang Ga, Lo harus segera balik ke perusahaan dan yakinkan mereka lagi kalau perusahaan kita tidak seperti yang di isu kan.” Ucao Tomy.


“Selidiki siapa yang melakukan ini semua Tom, gue yakin pasti ada yang memprovokasi mereka. Nggak masuk akal banget kan mereka mundur tanpa sebab. Proyek berjalan lancar kok semuanya dan perusahaan tidak melakukan hal yang melanggar hukum. Lalu apa penyebab mereka mundur?” Ucap Rangga khawatir. 


Rangga termenung sejenak, dalam pikirannya hal ini pasti sudah direncanakan jauh hari oleh musuhnya dan di moment inilah dia meledakkan bom itu. Berhasil, perusahaan Rangga mengalami penurunan nilai saham di bursa dagang internasional. 


Beberapa saat Tomy dan Rangga berdiskusi dan akhirnya pembicaraan mereka pun selesai. Rangga berniat untuk pergi ke kantornya, pria itu kembali ke ruangan. Maksud hati ingin berpamitan dengan sang istri untuk ke kantor sebentar, tapi Rangga dikejutkan dengan Alina. 


“Mas … Alina mas …!” Teriak Arsi melihat anaknya tiba-tiba kejang. Rangga langsung menekan tombol bell emergency, sementara Ningsih mengambil alih Alino yang masih berada di gendongan Arsi. Bayi tampan itu tertidur pulas setelah kenyang minum ASI. 


Dokter dan para perawat masuk dengan tergesa dan memberikan pertolongan pada Alina yang kini kejang-kejang. Rangga dan Arsi tidak berhenti berdoa memohon keajaiban untuk putri mereka. Air mata tidak berhenti berlinang, Ningsih pun tidak berhenti mendoakan sang cucu yang tiba-tiba kritis. 


“Kenapa anak saya dok?” Tanya Rangga cemas. Pria itu tidak sabar karena sedari tadi sang dokter belum sekalipun bersuara. 


“Tenanglah pak, kami sedang berusaha menangani putri anda. Tolong anda sedikit menjauh agar kami lebih leluasa.” Ucap sang dokter dengan wajah tegang. 


“Bagaimana saya bisa tenang dokter, cepat katakan apa yang terjadi dengan putri saya?!” Tanya Rangga dengan menyentak. Dokter itu masih sabar memberikan penjelasan kepada Rangga. 

__ADS_1


“Efek racun itu masih ada pak Rangga, karena anak anda masih bayi jadi tubuhnya sangat rentan. Tolong anda yang tenang pak Rangga,” jawab sang dokter dan kembali berusaha untuk membuat Alina bisa melewati masa kritisnya. 


Rangga hanya mengangguk dan kini dia pun sedikit mundur, Arsi mengikuti apa yang Rangga lakukan. Mereka terus berdoa dan memberikan kepercayaan kepada sang dokter untuk menangani sang buah hati. 


***** 


Di tempat lain, Betty dengan seorang pria yang jauh lebih tua darinya sedang berada di sebuah ruang kerja yang mewah. Mereka duduk di sofa dengan Betty yang bersandar manja kepada pria itu, Pria matang itu tampak sangat memanjakan Betty. 


“Apa kau puas dengan apa yang sudah aku lakukan?” Tanya pria itu dengan suara baritonnya. 


“Jack, kamu memang yang terbaik. Aku ingin melihat kehancuran seorang Rangga, Tidak salah orang-orang di kalangan pebisnis segan kepadamu. Aku sekarang tau betapa hebatnya pengaruhmu Jack, sekali kau bicara dan menyatakan mundur, mereka patuh. Aku semakin mencintaimu Jack,” Ucap Betty yang memuji berlebihan kepada Jack. 


Pria yang dipanggil Jack itu memang terkenal sebagai pebisnis hitam putih, dia sangat disegani karena sepak terjangnya. Bukan hanya bisnis halal yang dia jalani tapi bisnis haram pun dikuasai, jika Rangga berhadapan dengannya, memang dengan sangat mudah untuk Jack menghancurkan bisnis pria beranak empat itu.  


‘Kau tidak menerimaku sebagai istrimu, lihatlah Rangga saat kau selesai berduka dengan kehilangan anakmu, kau akan mengemis kepadaku. Hahahaha!’ Ucap Betty dalam hatinya. Wanita itu merasa puas dengan apa yang dia dengar saat ini. Semua orang memiliki kelemahan dan hal itu bisa saja melalui orang-orang terdekat. Seperti kata pepatah ‘Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan terjatuh juga.’ Seperti itulah keadaan Rangga saat ini. 


“Betty, aku ingin meminta sesuatu darimu, karena aku sudah mengikuti apa maumu.” Ucap Jack dengan mengurai pelukannya dengan Betty. Betty mengangkat wajahnya, Senyum pun terkembang dari bibirnya. Betty bisa menebak apa yang diminta seorang laki-laki pada perempuan selain pelayanan. 


“Katakan sayang, aku akan menurutinya.” Ucap Betty penuh keyakinan. 


“Good, ayo ikut aku ke Villa, kita akan merayakan keberhasilan kita. Aku minta kau akan memberikan imbalan sesuai dengan apa yang sudah aku lakukan. Betty menangguk, kini mereka keluar dari ruangan itu, Jack sudah meminta asisten pribadi dan sekretarisnya untuk mengosongkan jadwalnya hari ini. 


Perjalanan yang memakan waktu hampir satu jam itu akhirnya sampai di sebuah Villa yang indah di tepi pantai. Sesaat Betty membayangkan apa yang akan dia suguhkan untuk Jack demi mengimbangi apa yang Jack sudah lakukan untuknya. Memberikan pelayanan bukanlah hal sulit bagi wanita itu, karena Betty sangat professional dan sudah sangat mahir. 


“Aku ingiin memberikan kejutan untukmu, kamu tutup mata ya,” Ucap Jack dengan suara yang sudah serak. Itu menandakan dirinya sudah mulai panas, Betty tidak menolak, dia sudah membayangkan yang indah-indah di dalam villa itu. Dengan cepat wanita itu mengangguk dan Jack menutup mata Betty dengan sehelai kain berwarna merah.

__ADS_1


Dengan pelan dia mereka melangkah, Jack memberikan kode kepada anak buahnya untuk menjaga dan dan tidak mengganggu acaranya bersama sang wanita. Mereka semua sudah paham dengan kode itu. 


Sampailah Jack dan Betty di sebuah ruangan, Betty mencium aroma yang wangi dan menenangkan. Jack mulai membuka jas dan kemejanya, pria itu membimbing Betty ke atas ranjang, sejauh ini Betty mengikuti apa yang diinginkan oleh partnernya yang sudah menghancurkan Rangga dalam waktu sangat singkat itu. 


Clek!


Clek!


Betty kaget merasakan tangannya kini terikat dengan rantai besi, Jack pun melepaskan penutup mata Betty dan tersenyum iblis. Betty tiba-tiba merasa takut luar biasa, mendadak tubuhnya berkeringat dingin. Ini tidak sesuai dengan bayangannya. 


“Apa yang akan kau lakukan Jack? lepaskan aku, jangan gila kau ya!” teriak Betty ketakutan.


❤️❤️❤️


Segala yang tidak baik,akan berujung ketidak baikan pula.


Pemirsaaahh.. kisah Janda Mandul sebentar lagi tamat ya. dan othor berharap para pemirsa tercinta ku masih setia mengikuti novel ku berikutnya.


Kisah Cinta PASMINA UNTUK KUPU-KUPU,nggak kalah seru, konfliknya akan mengaduk logika dan perasaan. Cinta kadang membuat kita lupa akan etika, hal inilah yang terjadi pada Sonia. apakah masih bisa mendapatkan kesempatan kedua? yuukk mari ke novelku yang baru.




Like, komen, vote,hadiah dan subscribe ya, tengkyuuhh pemirsaaahh.

__ADS_1


❤️❤️❤️🌹🌹🌹


__ADS_2