Janda Mandul

Janda Mandul
Bab 83: Kamu Harus Upgrade Kualitasmu


__ADS_3

"Terus, digampar gak dia sama Arsi, dek?" Tanya Bram yang antusias mendengar cerita sang calon istri yang kini sudah ikut makan di sampingnya. 


"Arsi itu hatinya terlalu baik mas, dia malah ngikutin dramanya si mak lampir itu, ya Allah maaass aku yang mendidih rasanya. Pengen ku sambel itu mulut perempuan!" Jawab Yuni dan menceritakan apa yang terjadi dengan berapi-api, Bram tertawa terbahak-bahak mendengarnya. 


"Sepertinya ini akan seru dek, gimana ya kali Novi tau kedai ini Arsi yang punya?" Tanya Bram masih penasaran dengan pikirannya sendiri. Yuni masih asyik mengunyah makanannya, dahinya mengernyit tanda gadis itu sedang berpikir keras. 


"Novi kan orangnya muka tembok mas, dia punya stok malu banyak, ada kali sekitar 80 an. Malu satu kali bagi dia masih ada 79 stok malu, hahahaha!" Jawaban Novi membuat Bram ikut tertawa, sepasang calon pengantin itu ternyata sangat suka meng-ghibah orang lain. 


*****


"Loh sayang, kok sudah pulang?" Tanya Novi yang heran melihat David pulang disaat hari masih terang. Biasanya pria bule itu akan gila kerja dan lupa waktu hingga malam bahkan larut baru pulang, Novi sedang bersiap untuk berangkat ke acara arisan dengan teman-teman sosialitanya jadi urung untuk berangkat.


“Ya aku sedang tidak nyaman untuk bekerja, kamu mau kemana?” Tanya pria bule itu heran, selama ini dia tidak tau kemana saja istrinya selama dia bekerja. Novi akan sampai dirumah terlebih dahulu sebelum suaminya pulang, itulah yang membuat David bingung jam siang begini sang istri akan keluar rumah lagi. 


“Hmm aku mau arisan sayang, tadi pagi aku sudah booking kedai kue yang lagi viral itu untuk acara ulang tahunku, dan sekarang aku mau ke acara rutin kami. Kamu nggak papa aku tinggal kan sayang?” tanya Novi dengan wajah tanpa dosa sama sekali. 

__ADS_1


“Ganti pakaianmu dan tidak ada acara keluar rumah!” bentak David dengan suara tinggi, pria itu tiba-tiba saja marah bukan kepalang. Istri yang selama ini dia banggakan dan perjuangkan ternyata hanya sibuk dengan urusannya sendiri. 


“Loh Sayang, nggak bisa gitu dong, aku sudah janji sama temen-temenku. Apa kata mereka kalo aku gak bisa dateng, ini perkumpulan istri-istri pengusaha ibukota sayang, kalo kamu lagi pengen dirumah ya jangan ganggu urusanku!” Jawab Novi tak kalah kesal, wanita itu tidak ingin kehilangan kesempatan bisa bergabung dengan para wanita kelas atas.


“Aku tidak mau tau dengan urusanmu diluar sana, kamu tau Novi aku ingin kamu fokus untuk program kehamilan. Bagaimana kamu bisa hamil kalau kerjaannya keluyuran!” Amarah David kini sudah semakin memuncak, kekesalannya akan penolakan Arsi tadi sungguh membuat hatinya terbakar dan Novi lah yang kini menjadi sasaran empuk pria bermanik mata biru itu. 


“Aku masih taat mengikuti semua perintah dokter, kalau memang belum jadi anak masak kamu menyalahkan aku sayang?” Tanya Novi yang mulai kesal namun masih berusaha mengontrol emosinya agar dia bisa keluar rumah demi acaranya. 


“Aku nggak mau tau, mulai sekarang kamu nggak akan pergi kemana-mana, fokuslah untuk bisa hamil. Daripada kamu menghabiskan waktu dan uang, lebih baik kamu bekerja atau membuka usaha,” pungkas David datar dan tidak ingin dibantah sedikitpun. Pria itu menghempaskan tubuhnya di sofa ruang tamu dengan dasi yang sudah terlepas dari lingkaran lehernya yang kekar. 


“Sayang, kamu lagi kesambet setan dari mana? kok hari ini jadi uring-uringan begini?” Tanya Novi dengan sorot mata yang menyelidik, wanita cantik itu tidak pernah menyangka kalau kini suaminya memiliki wacana untuk istrinya bekerja. 


“Sayang, kamu harus ingat satu hal, sedari dulu kamu yang melarang aku untuk bekerja dan kamu selalu memanjakan aku. Sekarang ada apa denganmu sayang?” tanya Novi dengan merendahkan nada suaranya, saat ini pikirannya panik, selama ini dia tidak tahu bagaimana caranya bekerja. Sekarang suaminya sedang tidak baik-baik saja, apakah perusahaan sedang bangkrut sehingga dia harus ikut bekerja? 


“Aku ingin kamu memiliki kualitas dalam hidup, tidak selamanya usaha kita akan baik-baik saja. Novi banyak wanita yang nampak biasa saja diluar sana tapi ternyata mereka wanita-wanita hebat dengan karir cemerlang dan mampu mengurus anak dengan baik. Kenapa kamu tidak pernah berpikir untuk meningkatkan kualitas dirimu?” Jawab David panjang lebar, pikirannya menerawang dan saat ini hanya wajah Arsi dengan segala penampilannya yang ada dalam pikirannya. 

__ADS_1


“Sa-sayang, bagaimana aku harus memulainya? aku seumur-umur gak pernah bekerja. Ada apa dengan perusahaanmu?” Tanya Novi semakin penasaran dengan perubahan sang suami, saat ini wanita cantik itu benar-benar lupa dengan arisan yang tadi akan dihadiri. Jantungnya berdegup hebat, entah kenapa bayangan suaminya yang bangkrut tiba-tiba bermain dalam pikirannya. 


“Aku tadi bertemu dengan seorang wanita, dulu dia sangat tidak menarik dan aku pikir dia bukan orang yang layak untuk diperhitungkan. Ternyata aku salah, beberapa kali aku bertemu dengannya dan hari ini fix aku tertarik padanya. Cantik, cerdas dan berkelas,” jawab David dengan pandangan yang menerawang, bibirnya tersungging senyum tatapan matanya nanar tapi ada kekaguman pada sorot mata itu. 


Sontak membuat Novi membulatkan mata, pria macam apa suaminya ini membahas dan memuji wanita lain dihadapan istrinya sendiri, Untuk sesaat Novi teringat akan masa lalunya, dimana David sangat mudah mengajaknya menjain sebuah hubungan smentara pria tampan itu masih memiliki ikatan pernikahan dengan sahabatnya. Novi bergidik ngeri dengan masa lalu dirinya yang dengan tega mengambil suami sahabatnya, bukannya menyadarkan David yang saat itu sibuk merayunya tapi Novi malah hanyut dan sombong karena berhasil menggaet hati seorang David Van Houten, seorang pengusaha besar di kampung mereka. 


“A-apa maksudmu sayang?” Tanya Novi yang mulai ketakutan akan dibuang oleh suaminya, bukan tidak mungkin David melakukan itu karena sampai sekarang dirinya tidak kunjung hamil. Kehamilannya lah yang bisa membuat David berada di genggamannya, David akan melakukan apa saja sesuai kehendaknya.


“Kamu masih saja bertanya, aku menyukai wanita itu, jika kamu mau bisa seperti dia maka upgrade dirimu. Aku bisa saja mencari istri kedua untuk bisa membuatku bahagia Novi,” jawab David datar dan tidak lupa dia memberikan pencerahan kepada sang istri yang menurutnya ternyata tidak cukup pintar. 


Glek!


❤️❤️❤️


Waah Novi mulai terancam posisi nya gaes!

__ADS_1


Yuukk jempolnya diangkat semuaaa, komen yang rame, makin seru nih pemirsaah, vote dan hadiah ya jangan lupa. Tengkyuuuhh pemirsaaah


❤️❤️❤️🥰🤭🌹🌹🌹


__ADS_2