Janda Mandul

Janda Mandul
Bab 164: Persiapan Perang


__ADS_3

Jawaban dari Simon sungguh membuat Monic tersenyum senang, tidak sia-sia dia melayani pria itu dengan segenap tenaga. Simon kini sudah terlelap dan pria itu sudah bisa berpikir untuk memulai aksinya. Bukan hal yang sulit baginya untuk menerima tantangan atau menantang untuk sebuah kekuasaan. 


Hanya dengan menghubungi satu orang maka persiapan perang sudah bisa dilakukan, itulah yang dilakukan oleh pria berhati iblis itu sebelum memejamkan matanya, setelah melakukan adegan panas bersama selir kesayangannya. Monic pun merangsek manja dalam pelukan hangat sang penguasa dirinya. 


Hari berganti, matahari kini telah menyapa bumi pertiwi. Sepasang pengantin baru yang kini sudah tampak segar itu nampak berkemas, Jack dan Martha sudah membuat rencana, karena sebuah pesan yang masuk dari salah satu anak buah mereka, bahwa Black dragon bersiap untuk menyerang markas White demon. 


Mereka semua sepakat untuk berkumpul di resto hotel yang sudah di booking eksklusif untuk rombongan Jack. Dengan segala bentuk negosiasi akhirnya mereka dijamu pada ruangan yang biasa disewakan untuk acara-acara penting. Sarapan pun kini sudah di mulai, Rangga ikut bergabung dengan Jack dan Martha juga Fatim dan Sarah. 


Sementara Ngarsinah dia sibuk mengurus anak-anaknya yang dibantu dengan Yuni. sementara Bram dan David ikut dengan Rangga. Kini mereka sudah menjadi satu kesatuan keluarga besar, uniknya keluarga ini, yaitu baru saja berikrar menjadi saudara kini mereka harus terlibat sebuah perang yang tidak dimengerti. 


Ningsih, Boby, Ngarsinah dan Yuni sibuk mengurus keempat bocah kecil itu. Smentara para suster sibuk mengemas barang-barang bawaan mereka, setelah itu baru bergabung untuk sarapan. 


Sebelum pulang ke kota, Martha berniat untuk menemui besannya dan berpamitan. Mereka tidak ingin berlama-lama di daerah asal Sarah bukan tanpa alasan, sejauh ini mereka belum mengetahui seperti apa pergerakan Monic dan Simon. Hanya info dari mata-mata mereka yang bertugas saja, kalau Simon siap untuk beradu fisik dengan mereka. 


"Arsi, kok mama jadi takut ya? Ini kan bukan main perang-perangan." Ucap Ningsih saat membantu Arsi mengganti popok Alina. Boby sibuk bermain dengan Arya yang sedikit rewel makannya. Keempat bocah ini seperti sedang mendapatkan sebuah firasat, jadinya masing-masing anak rewel dengan keinginannya masing-masing. 


"Kita doakan saja ma, ini semua bisa terjadi atas ijin Allah. Begitu juga sebaliknya, memang rasanya tidak bisa diterima akal kita ma. Mas Rangga sebelum ini kan juga biasa-biasa aja usahanya, Arsi juga gitu. Tapi Allah berikan warna lain kepada kita dan semua ini pasti ada hikmahnya ma." Ucap Arsi panjang lebar. Yuni yang sedang menyiapkan susu untuk Alino dan Alina pun ikut menyimak. 


"Iya ma, kita yang nggak punya kemampuan bela diri, sebaiknya membantu mereka dalam doa. Harapan Yuni ini jadi perang yang terakhir bagi para mafia itu ma, serem juga kan kalo tiap saat di buat sport jantung gini kitanya." Sahut Yuni. 


Wanita itu sangat cemas, karena suaminya ikut bergabung untuk acara perang yang sama sekali belum ada dalam pikirannya. Ningsih mengangguk kecil, wanita paruh baya lebih itupun setuju dengan ucapan menantunya dan juga Yuni. 

__ADS_1


Mereka kembali berbincang untuk melapangkan hati masing-masing. Suasana suka cita walau sedikit menegangkan itu baru saja kemarin mereka rasakan, kini sudah berganti menjadi sangat mencekam.  


Suasana diskusi atau lebih tepatnya atur strategi, di meja makan berbentuk bundar itu nampak serius sekali. Jack menjelaskan semuanya, rombongannya. Semua mendapatkan bagian sesuai dengan keahlian dan kemampuannya masing-masing. 


Rangga yang sudah lama tidak berkelahi, kini mempersiapkan diri dan mental untuk menghadapi musuh yang belum tau kekuatannya se dahsyat apa. David cukup terampil dalam menggunakan senjata api, maka Martha akan memberikan beberapa alat senjata api untuk pria bule itu.


Bram dan Rangga memilih samurai untuk senjata mereka. Fatim meracik bom, wanita itu ternyata tidak hanya jago masak tapi dia punya bakat lain yang membuat David terperangah nyaris tidak percaya. Rangga dan Bram pun turut menjatuhkan rahang mereka, saat Fatim mempresentasikan tentang bom racikannya.


Orang terakhir yang dimintai keterangan tentang keahlian adalah Sarah, sebenarnya Martha tidak ingin menantunya ikut dalam misi ini. Tapi Sarah menawarkan diri untuk ikut serta, luka di punggungnya memang masih basah. Tapi semua itu tidak melunturkan keyakinannya untuk mendampingi sang suami di medan perang. 


“Aku akan menggunakan Samurai, pistol dan panah. Aku juga akan mengambil posisi di tempat yang tinggi,” Ucap Sarah dengan lembut, namun terlihat jelas kekuatan yang menguar dari aura wanita itu.


Martha menatap lama ke arah menantunya, apakah benar gadis berhijab dan bertubuh mungil itu mampu melakukannya? Apakah tubuhnya sanggup membawa peralatan perang itu dalam waktu yang bersamaan? Setelah beberapa lama wanita paruh baya itu menatap sang menantu, lalu diapun tersenyum. 


“Mom, jangan bicara seperti itu. Sarah tetap yang terbaik untukku,” Ucap Jack merasa tidak senang. Martha berdecak kesal melihat putranya yang mulai posesif dengan menantunya, wanita itu langsung membuang muka ke arah Sarah lalu mengusap lembut wajah wanita muda dengan gelar dokter itu. 


“Aku tidak sabar melihat aksi mu sayang,” Ucap Martha dengan tatapan penuh kasih kepada sang menantu. Rangga dan Bram pun hanya tersenyum dan pria itu nampak berbisik ke arah sang sahabat. 


“Ngeri kali liat mereka, mertuanya ingin menantunya jadi mafia. Mafia berhijab lah namanya,” Bisik Rangga. Pria itu terkekeh pelan. 


“Yo’i, si Jack harus waspada kalo punya bini model Sarah gini. Salah dikit nyawa OTW akherat bro,” Sahut Bram sambil terkekeh. Jack dan Martha akan memimpin perang dengan martha yang berposisi sebagai komandan tertinggi dan Jack sebagai panglima perang di lapangan. 

__ADS_1


“Kita siap berperang!” 


❤️❤️❤️


Ikutaan perang aaahhh… 🤠😎


Hayuuukk like, komen, vote dan subscribe ya pemirsaaahh. Follow dan hadiahnya jg. Wahai pemirsaah yang budiman jangan lupa untuk ngasih bintang 5 ya, itu sangat membuatku bersemangat. Tengkyuuhh pemirsaahh.


❤️❤️❤️🤠😎🤠🌹🌹🌹 


Aku mau ajak temen2 ke karya sahabatku, dimana pada karya itu ada ruh ku juga didalamnya. Marii mampir ya. 


SAH JADI TALAK


Bercerita tentang kehidupan keluarga dan rumah tangga, sepasang muda mudi yang terjerat cinta jarak dekat. Kisah cinta mereka terhalang dengan warisan kebencian yang turun temurun, sampai sebuah kejadian membuat mereka terpaksa di nikahkan karena di gerebek masyarakat. 


Kejadian yang tidak sengaja, membuat mereka berada di toilet mushola. Naahh mampukah mereka mempertahankan pernikahan yang tidak direncanakan itu? Yuukk ikuti kisahnya. 



ada di NOVELTOON ya pemirsaaahh. ❤️🌹

__ADS_1


 


__ADS_2