
"Sayang, apa kamu sedang tidak waras?" Tanya Novi hati-hati, air matanya sudah memberontak ingin meluncur menggenangi pipinya yang tersapu make up. David menoleh ke arah sang istri, keningnya berkerut melihat Novi dengan wajah bingung.
"Kenapa? Novi aku ini orang yang realistis, jika memang Tuhan tidak mengijinkanmu mengandung anak ku. Aku harus segera mencari solusinya, menikah lagi bukanlah sebuah dosa kan?" Tanya David dengan raut muka datar dan sama sekali tidak memikirkan bagaimana perasaan Novi saat ini.
Ambyaarr, itulah situasi hati wanita cantik itu sekarang. Selama ini David yang selalu bersikap manis dan memanjakannya tiba-tiba berubah dan satu hal yang membuat dirinya merasa hancur dimana sang suami sedang memuji dan membayangkan wanita lain dihadapannya.
Apakah ini karma? Tidak, Novi tidak akan bisa menerima jika kejadian yang menyakitkan hatinya ini adalah karma. Wanita itu berpikir ini adalah ujian rumah tangga, ya ini hanya ujian dan Tuhan akan menolongnya untuk menyelesaikan masalah ini.
"Sayang, kita masih berusaha kan? Kenapa kamu menyerah?" Tanya Novi mulai berlinang air matanya, wanita itu tidak sanggup lagi membendung air mata yang sudah penuh di pelupuk mata.
"Novi, aku sudah memberi waktu yang lama untuk menunggumu hamil, sejak masih bersama Arsi kita sudah mencobanya. Lihatlah kehendak Tuhan tidak sesuai harapan kita, kau selalu mengatakan Arsi mandul tapi lihat dirimu sekarang. Nov, aku akan menikahi wanita tadi, dia sudah punya anak satu dan itu sudah cukup membuktikan bahwa dia bisa hamil. Kamu setuju atau tidak itu bukan hal penting buatku, jadilah istri yang manis jika masih ingin bersamaku," penjelasan panjang David membuat dunia Novi runtuh seketika.
David berdiri dan berlalu begitu saja, tidak ada pelukan atau kecupan hangat untuk menenangkan sang istri yang sedang hancur. Belum apa-apa fix dia sudah dibuang, Novi ingin berontak namun tidak memiliki kuasa, fasilitas mewah dan kehidupan serba wah sudah bertahun-tahun dia nikmati.
"Ya Tuhan, tolong jangan hukum aku dengan apa yang pernah aku lakukan dulu, tolong aku Tuhan." Gumam Novi lirih, tubuhnya terkulai tak berdaya. Kenangan masa lalu kini berlarian dalam pikirannya, Novi kembali teringat apa yang pernah dia perbuat di masa lalu.
Flashback on
Novi yang sangat terobsesi untuk mendapatkan David berusaha keras mencari perhatian pria bule yang kini menjadi sahabatnya. Novi yang mengetahui keinginan David untuk memiliki anak mendapatkan ide untuk membuat istri pria idamannya tidak bisa hamil.
"Mbah, ini dijamin nggak akan bisa hamil ya kalo perempuan minum ramuan ini?" Tanya Novi ke mbah Jebrak, dukun bayi istilah itulah yang melekat kepada wanita tua yang sudah kondang di kampung itu.
Mbah jebrak yang selalu membantu wanita melahirkan, dan ramuan jamunya terkenal mujarab untuk banyak penyakit, kepada wanita tua itu lah Novi mengadukan masalahnya.
__ADS_1
"Minum disaat sedang datang bulan jangan lupa tiap bulan kamu ambil jamu ini dan setelah itu akan aman, wes muleh kono," (sudah pulang sana) jawab mbah Jebrak yang langsung dipatuhi oleh Novi, tidak lupa gadis itu meninggalkan amplop yang berisi uang cukup banyak.
Novi yang sangat akrab dengan Ngarsinah dan Yuni menerapkan apa yang disampaikan mbah Jebrak, tapi jelas bukan untuk dirinya, tapi untuk Arsi. Hal itu tidak dicurigai oleh Ngarsinah dan Yuni.
Suatu hari saat David sedang melewati jalan kampungnya Novi, pria itu melihat gadis itu yang sedang diganggu oleh beberapa pria. Novi sudah mengatur hal itu untuk menarik perhatian David, dengan sengaja dia merobek baju di bagian da*danya agar drama itu seakan nyata.
Ciiiitt!
"Heeyy berhenti kalian!" Teriak David yang dengan cepat turun dari mobil.
Bugh!
Bugh!
Bogem mentah itu mendarat sempurna di wajah dan perut preman bayaran Novi, sementara gadis yang ditolong David sudah berderai air mata sambil menutup bagian da*danya yang sedikit terbuka.
"Tenanglah, kau aman sekarang, tenanglah. Dimana rumahmu? Ayo aku antar," ucap David yang berusaha menenangkan gadis yang tampak kusut masai.
"Aku sudah disentuh mereka pak David, aku takut pulang, orang tua ku akan membuang ku. Tolong aku pak … hiks," jawab Novi yang masih menangis frustasi. David yang tidak tega melihat sahabat istrinya itu membimbing masuk kedalam mobil, Novi menurut dan sekilas senyum iblis menggores bibir sexy gadis itu.
Setelah Novi duduk dengan aman, David pun melajukan mobilnya, kejadian tidak terduga membuat David bingung harus melakukan apa. Pria yang terkenal cerdas dan memiliki banyak kebun dan orang sukses di kampung itu.
Mobil bergerak keluar dari kampung, waktu semakin malam, Novi masih terisak dan hal itu membuat David menepikan mobilnya di pinggir jalan. Novi merasa dirinya sudah aman saat melancarkan aksi mejerat David dalam pesonanya. David memeluk tubuh Novi agar gadis itu bisa tenang.
__ADS_1
"Pak, apa yang harus aku lakukan setelah ini? Mereka memang belum mengambil kehormatanku, tapi bapak bisa lihat sendiri keadaanku … hiks" ucap Novi dengan penuh drama dan David yang selalu berpikiran positif langsung percaya dengan gadis yang baru saja mengalami musibah itu.
Sejak kejadian itu, David dan Novi semakin dekat, pria bule itu dengan ringan menceritakan keluh kesahnya tentang Ngarsinah yang tidak kunjung hamil. Novi yang mendengar itu memasang wajah sedih namun hatinya berdendang riang.
Kedekatan Novi membuat hubungan antara David dan Ngarsinah menjadi keruh, hingga di hari yang sudah diinginkan oleh Novi pun terjadi, sahabatnya menjadi janda dan sang suami jatuh kedalam pelukannya.
Flashback off
“Novi aku mau pergi dulu, kau tetap dirumah dan patuhi perintahku,” ucap David yang membuyarkan lamunan Novi, David sudah berganti pakaian, pria itu tampak ceria seperti tidak terjadi apa-apa di rumah tangganya.
“Kamu mau kemana sayang?” Tanya Novi yang sudah hancur mentalnya, Wanita itu masih memberanikan diri untuk bertanya. David menghentikan langkahnya sejenak, tangannya yang sibuk membersihkan kacamata hitam berharga mahal itu.
“Aku ingin menemui Fatim,” jawabnya singkat dan tidak lagi peduli dengan keadaan Novi yang sudah berantakan. Novi terhenyak, tubuhnya terasa lemah pikirannya kacau, David tidak pernah main-main dengan apa yang dia ucapkan. Seharusnya hal ini dia sadari sedari dulu, tapi sekarang penyesalan tidak akan ada gunanya.
Breeemmm!
Mobil hitam itu melaju dengan cepat dan meninggalkan rumah besar yang mewah itu dengan sebuah harapan yang menggantung di hati David. Pria tampan yang sedang gelisah itu merasa Tuhan sedang membantunya untuk memenuhi sebuah harapan. Pertemuannya dengan Arsi tadi yang membuat dirinya kecewa namun dengan cepat Tuhan menggantikannya dengan sosok wanita janda satu anak, seorang wanita mandiri dengan usaha kecil yang mampu membuat hatinya berdebar dan menghangat saat bocah kecil itu tersenyum dan menyapa dirinya dengan panggilan om.
“Loh mas, kok sudah balik kesini lagi?” tanya Fatim yang heran melihat David sudah kembali lagi ke warung soto miliknya. Namun ada yang berbeda, penampilan David lebih santai hal itu membuat dirinya semakin menawan.
❤️❤️❤️
karma sedang berjalan ya mbak Novi...
__ADS_1
Yuuukk gaskeen jempoolnya pemirsaaah, komen yang banyak ya, vote dan hadiahnya jangan lupa ya, tengkyuuuhh pemirsaaahh ...
❤️❤️❤️🥰🤭🌹🌹🌹