Miss Kissable & Mr Strawberry

Miss Kissable & Mr Strawberry
Pertemuan Pertama


__ADS_3

Pertemuan Pertama


Kayla masih terpaku menatap sosok di depannya ini. Ia mengerjap beberapa kali untuk memastikan penglihatannya.


Ehemm...


Deheman kecil pria didepannya membuyarkan lamunan Kayla.


"Aku cari-cari di dalam nggak ada, ternyata kamu disini" ucap si pria yang langsung duduk di samping Kayla dan meletakkan piring kecil berisi potongan kue, di tengah-tengah mereka.


Iya, setelah dua insiden memalukan beberapa menit yang lalu, Kayla beringsut keluar dari aula tempat acara. Kayla duduk di taman samping rumah untuk menghilangkan kegugupannya.


Mendengar perkataan si pria barusan membuat Kayla mengernyit heran.


"Maksudnya? Kamu cari aku?" tanya Kayla ragu.


"Apa kita pernah bertemu sebelumnya ?" tanya Kayla lagi, Bingung. Jawaban Kayla ini sontak membuat si pria menatap Kayla tidak percaya.


"Jadi, kamu udah lupa sama cowok yang barusan kamu peluk?!" ucapnya sambil terkekeh geli.


Degg


"Apa?? Dia cowok yang tadi ?" batin Kayla. Ia terbelalak kaget dan kembali memandangi pria yang duduk disampingnya ini. Kayla memutar kembali ingatannya akan insiden di dalam aula party beberapa menit yang lalu. Mungkin karena sebelumnya Kayla terlalu canggung, ia jadi tidak memperhatikan pria yang dipeluknya tadi.


Ah bukan! Bukan dipeluk, tapi ditabrak.


Sepersekian detik kemudian..


"Ooh..." ucap Kayla dengan wajah cengo, setelah menyadari bahwa pria yang mirip dengan sosok di dalam mimpinya dan yang kini duduk disampingnya adalah pria yang sama, yang ia tabrak beberapa menit yang lalu.


Ekspresi Kayla membuat si pria tertawa kecil seraya menggeleng. Ah, Kayla jadi salah tingkah dan malu sendiri.


"Sorry..." ucap Kayla lagi dengan wajah memelasnya dan menggigit bibir bawahnya, membuat si pria menelan salivanya dan tidak bisa mengalihkan pandangannya dari bibir ranum Kayla yang beraroma manis itu.


"kenapa bibirnya digigit ?" tanyanya tanpa mengalihkan pandangan.


Kayla terkesiap dan salah tingkah. Ia jadi bingung harus bersikap sepertia apa? Sejak tadi pria disampingnya ini terus menatapnya. Ia mamalingkan wajahnya, menghembuskan nafas dan berdehem kecil untuk menghilangkan kegugupannya. Kemudian tersenyum ke arah si pria.


"kamu suka stoberi?" tanya si pria


Kayla mengernyit bingung. "Umm.. iya, tapi nggak terlalu suka juga sih. Aku lebih suka lemon." jawab Kayla, masih dengan ekspresi bingung.


"Kenapa?" tanya Kayla.


"Kamu pake parfum strawberry mint dan lipstick rasa stroberi" ucapnya dengan intonasi nada yang membuat Kayla tambah bingung.


"Dia nanya atau nebak sih ini?" tanya nya sendiri dalam hati. Kayla mengangguk dalam kebingungannya.


Kayla jadi teringat insiden pelukan, oops.. maksudnya waktu Kayla menabrak pria ini dan menimpa tubuhnya.


Degg..


"Oh ya Tuhan.. bukannya tadi, pas wajah kita dekat banget trus dia merem, dia bilang... Strawberry?!" gumam Kayla dalam hati.


Kayla reflek meletakkan tangannya ke bibir, setelah mengerti maksud dari kata-kata pria disampingnya ini.


"Bibirnya cantik" si pria menggumam kecil tapi masih bisa didengar oleh Kayla meski samar.


"Apa?" tanya Kayla memastikan pendengarannya.


Kali ini si pria yang terkesiap dan salah tingkah. Tapi ia cukup pandai menguasai dirinya sehingga tidak menampakkan kegugupannya seperti Kayla.


"Kamu cantik" jawab si pria singkat.


"Makasih." ucap Kayla canggung.


Pria itu kemudian meraih kue yang sebelumnya ia letakkan di tengah-tengah mereka tadi, dan memakannya.


"Kamu, kenapa nggak ikutan dansa?" tanya nya sambil mengunyah kue yang baru saja ia masukkan ke mulutnya.


"Aku nggak bisa dansa." jawab Kayla.


Kayla mulai merasa relax sekarang, tidak canggung lagi seperti sebelumnya.


"Kamu sendiri kenapa nggak ikut dansa?" tanya nya balik.


Si pria hanya mengedikkan bahunya. Kayla mengernyit tak mengerti.


"Aku lebih tertarik sama kamu, dari pada dansa" jawabnya santai


Degg...Degg...


Kayla menaikkan alisnya, lalu tertawa kecil untuk meminimalisir kegugupan yang kembali muncul. Si pria pun ikut tertawa.


"Mau?" tawar si pria sambil menyodorkan piring kecil ditangannya yang berisi kue yang tinggal setengah itu kepada Kayla.

__ADS_1


"Cake strawberry?"


Si pria mengangguk.


"Kamu suka stroberi?" tanya Kayla balik, sambil menyomot kue yang disodorkan ke hadapannya kemudian memasukkannya ke mulut.


Dia mengangguk lagi. "It's my favorite." tambahnya. Membuat Kayla menatapnya tidak percaya.


Ngomong-ngomong soal stroberi, Kayla jadi ingat kartun Strawberry Shortcake yang suka ia tonton waktu kecil. Strawberry Shortcake itu kan identik dengan warna pink dan anak perempuan. Lucu rasanya, kalo ada cowok yang suka stroberi. Eh, tapi bukan berarti cowok ini juga suka warna pink kan ya? pikir Kayla sambil menahan tawanya, setelah mendengar pernyataan pria disampingnya ini.


"Jadi... karena itu, kamu tau kalo aku pake parfum strawberry mint dan lipstick rasa stroberi??" Si pria hanya tersenyum kecil menanggapinya.


"Kenapa?" tanya nya. Kayla hanya menggeleng, masih menahan tawa.


"Aneh ya? Cowok keren kaya' aku, suka stroberi dan semua yang berkaitan dengan buah mungil berwarna merah itu?"


Kayla benar-benar tertawa kali ini, ia tidak bisa menahannya lagi.


Apa katanya? Cowok keren? Suka stroberi? Bahkan dia suka semua yang berhubungan dengan stroberi juga?? Astaga.. membayangkan itu membuat Kayla tidak bisa menahan tawanya.


Apa Kayla keterlaluan? menertawakannya seperti ini! Apa dia tidak tersinggung?


Kayla menghentikan tawanya dan menghela nafas, melirik pria disampingnya ragu. Eh, si pria tersenyum menatapnya seraya menyilangkan kedua tangannya di dada. Tidak ada yang berubah dengan ekspresinya sejak tadi. Apa dia begitu menikmati pemandangan dihadapannya? Menatap Kayla dengan segala tingkahnya.


Ditengah kecanggungan yang Kayla rasakan, ia menarik perlahan sudut bibirnya, dengan ragu tersenyum pada pria disampingnya ini. Berharap rasa canggung itu sirna.


"Aku suka" ungkap si pria.


"Hah?!"


Si pria mendekat, hingga posisi duduk mereka tak berjarak.


Degg


Degg


Dia meletakkan tangan kirinya ke rahang kanan Kayla, menggerakkan jempolnya mengusap bibir Kayla dengan lembut. Mata mereka bertemu pandang.


Degg


Kayla yang merasakan gelenyar aneh didalam dadanya sontak menampik tangan pria itu dan memalingkan wajahnya.


"Kamu makan kue nya belepotan."


Kayla jadi semakin malu, pasti wajahnya sudah memerah sekarang.


Si pria kembali ke tempat duduknya semula.


Hening.


"Oh iya, kita belum kenalan kan." ucap Kayla berusaha memecahkan kecanggungan di antara mereka.


"Boleh aku panggil kamu Miss Kissable?" tanya si pria. Kayla menaikkan alisnya menatap pria yang tersenyum padanya ini.


"Manis banget sih senyumnya" gumam Kayla dalam hati.


"Umm.. Miss Kissable?" tanya Kayla memastikan. Panggilan macam apa itu, aneh sekali, pikir Kayla.


Si pria mengangguk.


"Kenapa?"


"Aku suka bibir kamu yang manis aroma stroberi itu." jawabnya gamblang, membuat Kayla mengernyitkan dahinya dan mendengus senyum.


"Jadi, karena stroberi?" sahut Kayla sambil terkekeh


"Bibir kamu indah" tambahnya. Membuat Kayla terdiam canggung.


"Dan seksi" tambahnya lagi, tapi hanya dalam hati. Kalau ia ucapkan langsung mungkin gadis disampingnya ini akan merasa terganggu, ia tidak mau itu terjadi.


"Aku suka senyum kamu".


Degg


Kayla merasa semakin canggung, ia mengalihkan pandangannya menghindari tatapan mata pria disampingnya ini.


"Mmmmm...." Kayla nampak berfikir, ia meletakkan jari telunjuknya ke dagu. Ia kemudian tersenyum misterius sebelum menjawab pria disampingnya.


"Kalo kamu setuju aku panggil Mr Strawberry."


Balas Kayla sambil mengangkat wajahnya sekali, tanda meminta persetujuan.


"Mr Strawberry??!" si pria nampak terkejut.


Sedangkan Kayla semakin mengembangkan senyumnya. Sebenarnya Kayla agak risih dengan panggilan Miss Kissable itu, makanya dia mengajukan tantangan balik kepada pria penyuka stroberi ini. Kayla pikir, mana mau seorang pria dipanggil dengan panggilan menggelikan seperti itu. Jika dia menolak maka akan mudah bagi Kayla menolak panggilan Miss Kissable yang dia ajukan.

__ADS_1


"Oke!" jawabnya santai, seraya memperlihatkan senyuman misteriusnya pada Kayla.


Senyuman di bibir Kayla lantas menghilang. Kayla hanya bisa mendengus kesal mendengar jawaban si pria stroberi ini. Tapi kemudian Kayla tersenyum ke arahnya, agar si Mr Strawberry tidak merasa menang dengan senyum misteriusnya, yang nampak menyebalkan dimata Kayla.


"Kayla?! Apa-apaan sih kamu, kenapa malah nantang balik dia, bukannya nolak aja langsung! Udah begini kan jadi gengsi nolaknya." rutuk Kayla dalam hati.


"Oke, Miss Kissable?" Si Mr Strawberry mengulurkan tangannya.


Kayla menatap tangan itu dengan kesal sekaligus ilfil mendengar panggilan Miss Kissable.


"Oke, Mr Strawberry." Kayla menerimanya dengan malas.


DEAL!!


... _____________...


Tak terasa aula tempat party hampir kosong , satu persatu tamu undangan meninggalkan tempat party setelah acaranya selesai.


Setelah jabatan tangan Deal dari dua belah pihak -Miss Kissable dan Mr Strawberry- , keduanya kembali ke dalam aula party.


Si Mr Strawberry kembali bergabung dengan teman-temannya.


"Eh bro, gue mau ngenalin seseorang ke kalian" kata si Mr Strawberry antusias.


Ia menoleh ke belakang, tapi seseorang yang dimaksud tidak ada disana. Ia menyapu pandangannya ke sekeliling, berharap menemukan seseorang yang dicarinya.


"Siapa sih, bro ?" tanya temannya.


"Itu cewek kemana ya.." gumamnya sendiri, masih memutar pandangannya.


"Cewek?!" sergah teman-temannya serentak, agak terkejut. Mereka saling melirik satu sama lain.


"Maksud lu, lu ngegandeng cewek?!" tanya temannya lagi memastikan.


"Iya." jawabnya songong.


Hahahaaa.....


Gelak tawa teman-temannya lantas menggelegar mendengar pernyataan si Mr Strawberry ini. Pasalnya, teman mereka satu ini belum pernah dekat dengan gadis manapun alias jomblo sejati. Jadi, wajar jika teman-temannya merasa aneh dan lucu dengannya, ketika ia bilang mau mengenalkan seorang gadis pada mereka.


Mr Strawberry merasa kesal karena gadis yang dicarinya tidak juga terlihat. Ia pun mulai beranjak menyusuri sekeliling ruangan. Teman-temannya yang merasa heran dengan tingkahnya pun mau tak mau menyusulnya juga.


"Elu serius, bro?" tanya temannya lagi yang masih cekikikan sejak tadi.


"Jangan-jangan elu halu, kelamaan jomblo." tambah teman lainnya, membuat tawa mereka semakin kencang.


Dengan kesal Si Mr Strawberry menghentikan langkahnya dan tentu membuat teman-temannya pun menghentikan langkah mereka. Ia menoleh ke wajah teman-temannya yang berjalan di belakangnya. Dengan tangan yang terkepal kuat ia menatap sinis satu persatu wajah teman-temannya yang masih tertawa meledek. Melihat ekspresinya yang tajam bahkan wajahnya sampai memerah, teman-temannya langsung tercekat, ada yang sampai terbatuk-batuk saking tegangnya. Mereka pun menciut, diam seribu bahasa, dan berdiri kaku sambil saling melirik.


Ia maju satu langkah, masih dengan tatapan sinisnya. Membuat teman-temannya mundur satu langkah.


"Ss..santai bro..!" ucap salah satu temannya dengan suara berat yang dipaksakan relax, mencoba meredakan ketegangan di antara mereka.


Meskipun ia memakai topeng, aura nya tidak berubah, tetap saja membuat mereka menciut jika sudah ditatap seperti ini.


Ia maju lagi satu langkah, teman-temannya pun mundur lagi satu langkah.


Sembari menatap teman-temannya satu persatu, ia melepaskan jasnya dengan kasar dan melemparkannya ke sembarang arah. Kemudian menggulung lengan kemejanya, dan maju lagi satu langkah.


Melihat itu, teman-temannya pun menelan saliva mereka dengan susah payah seraya mundur satu langkah lagi.


"Kita mau di apain nih, bro?" bisik salah satu temannya.


"Diaaam...!" sahut teman lainnya dengan suara yang tak kalah pelannya.


Si Mr Strawberry mulai mengangkat tangan ke hadapan teman-temannya.


Bruugggh....


"NOOOOOO........!!!" pekik mereka serentak.


... ....


... ....


... ....


... ....


... Bersambung...


Happy reading guys...🎉🤗


Jangan lupa like dan komen yah..


Tap ❤️ masukin Miss Kissable & Mr Strawberry ke rak buku kalian yes 😉

__ADS_1


__ADS_2