
Alex dibuat bingung dengan ekspresi gadis cantik dihadapannya. Gadis itu tersandar di tiang dengan ekspresi wajah yang nampak terkejut dan heran. Dalam kebingungannya, Alex malah terpaku memandangi gadis yang telah lama ia rindukan itu.
Setelah masing-masing terpaku beberapa saat, Alex mendengus senyum, membuat gadis cantik dihadapannya itu terkesiap.
"Aku nggak salah orang kan, kamu benar Miss Kissable? Kenapa ekspresi kamu sampe begini, jangan-jangan kamu nggak ngenalin aku?" Alex menghela nafas panjang sambil melipat tangannya di depan dada.
"Aku sedih loh kalo kamu lupain aku." lanjutnya seraya memperlihatkan raut sedih yang sengaja dibuat-buat.
"Hah?"
Hanya itu yang keluar dari mulut gadis cantik dihadapannya. Alex jadi bingung melihatnya sekaligus merasa lucu.
"Apa-apaan nih? Kok Alex ngomongnya pake aku-kamu gini sih? Dan, dia nanya apa lagi, aku nggak ngerti!"' gumam Kayla dalam hati.
"Emm... kamu panggil aku apa tadi?" akhirnya Kayla bisa bicara setelah cukup lama terjebak dalam keterkejutannya.
"Miss Kissable" jawab Alex tanpa ragu.
"Gak salah? Gimana bisa?" Kayla mengernyit dan bertanya dalam hati.
"Kenapa? Kamu Miss Kissable kan, aku yakin kok aku gak salah orang. Apa kamu udah lupa sama aku?"
Kayla masih dalam mode bingungnya.
"Oke, kalo kamu lupa biar aku ingetin!" Alex berdehem sebelum menjelaskan. "Kita pernah ketemu di pesta topeng, ulang tahun Kak Riana bulan lalu. Dan kita... masing-masing punya panggilan khusus, kamu Miss Kissable dan aku Mr Strawberry." jelas Alex.
"Hah??" Lagi-lagi Kayla terperangah kaget, ia syok sekali, sampai tercekat dan tersedak ludahnya sendiri.
"Hei.. are you okey?" Alex reflek menyentuh bahu Kayla saat melihat Kayla tersedak, tapi Kayla buru-buru memundurkan langkahnya agar tangan Alex menjauh.
"Mustahil." gumamnya kecil tapi Alex bisa mendengarnya.
"Mustahil?" ulang Alex bermonolog.
"Kenapa? Dari tadi kamu kayak kaget banget liat aku, sebenarnya kamu kenapa? Kamu gak ingat sama aku? Atau kamu ingat tapi.. bayangan kamu tentang aku beda sama yang kamu liat sekarang?" tanyanya sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Ya iya lah kaget. Gimana bisa dia tau rahasia yang cuman aku sama Mr Strawberry yang tau! Dari mana Alex tau semua ini? Dia tau tentang pesta topeng dan pertemuan aku sama Mr Strawberry, gimana bisa? Apalagi.. dia ngaku sebagai Mr Strawberry. Heh, mustahil banget! Tapi... ini yang didepan aku Alex atau bukan sih? Sikapnya, sama cara ngomongnya, beda. Apaan sih nih aku jadi mumet!" batin Kayla, ia hanya bisa menggeleng dalam kebingungannya.
Tiba-tiba sebuah seruan membuyarkan pikiran-pikiran dalam kepalanya.
"Lily? Sayang, kamu disini. Mami cariin dari tadi" mami yang kini berdiri di samping Kayla menepuk pundaknya.
Mami kemudian terkesiap sekaligus berbinar-binar melihat sosok yang berdiri dihadapannya. "Alex? Nak Alex kan?" tanyanya memastikan.
"lya tante." sahut Alex seraya tersenyum.
Kayla kembali dibuat bingung dengan ekspresi Alex, dia tersenyum seperti itu pada mami Kayla? Senyumannya terlihat tulus dan ramah, Kayla belum pernah melihatnya sebelum ini.
"Eh, kalian...?" tunjuk mami pada Alex dan Kayla bergantian. ".. udah kenalan?"
"Hm, sebenarnya ini pertemuan kedua kita."
"Apa? Pertemuan kedua? Apaan lagi nih!" gerutu Kayla dalam hati yang sejak tadi terus dibuat syok serta bingung oleh perlakuan dan perkataan Alex.
"Pertemuan kedua?" tanya mami bingung.
"Hm, tante ingat.. bulan lalu di ulang tahun Kak Riana? Kita pernah ketemu loh.."
Mami mengernyit "Oh ya?"
"Hm, waktu tante sama Miss.. emm.. maksud saya sama anak tante ini mau pulang dari pesta itu.. saya bilang see you ke Tante. Dan tante balas-.."
"Oh... tante ingat!" sela mami semangat. "Jadi itu nak Alex? Ya ampun... gak nyangka tante." ucap mami Kayla takjub.
"lya tante, dan kita ketemu lagi disini. Senang bisa ketemu tante sama anak tante untuk yang kedua kalinya." ucapnya lagi seraya tersenyum.
"Nak Alex..?" mami tak henti-hentinya menatap takjub pada Alex, sedangkan Kayla masih dalam kebingungan.
"Apa coba maksudnya ketemu yang kedua kali?" batin Kayla mengeluh.
"Dia nggak anggep yang di sekolah tiap hari itu pertemuan apa? Dia nggak anggep aku ada gitu selama ini?" batin Kayla lagi.
"Jadi kalian udah kenalan dong..?" tanya mami lagi.
"Hm, ya... dia udah tau nama saya tapi saya belum tau nama dia, tante. Saya juga belum tau nama tante." Alex memajukan bibir bawahnya seolah dia sedang merajuk.
Kayla menegang, sekarang Kayla mengerti kenapa sejak tadi Alex berbicara aneh. Kayla simpulkan... Alex tidak mengenalinya, tapi dia ingat dengan Miss Kissable yang ia temui di pesta topeng. Artinya.. Alex tidak tahu kalau Miss Kissable adalah Kayla, Si cupu yang sering ia bully di sekolah?? Apa iya begitu? Atau jangan-jangan Alex sengaja menjahilinya dengan berpura-pura tidak mengenalinya?
Mami tertawa kecil, "Oh gitu... oke. Kenalin-.."
"Tunggu! Kamu yakin ini pertemuan kita yang kedua?" sela Kayla cepat.
__ADS_1
Alex mengangguk seraya terkekeh, "Emang kamu sering ketemu aku? Di dalam mimpi kamu?"
Kayla melongo mendengarnya. "Kalo gitu sama, aku juga sering mimpiin kamu!" lanjutnya, membuat Kayla dan mami menaikkan alisnya seketika.
Alex lantas mendengus tawa melihat ekspresi wajah ibu dan anak dihadapannya ini. "Enggak. Aku serius kok, kalo aku pernah ketemu kamu sebelum ini dan setelah pesta topeng itu.. aku pasti udah nyamperin kamu. Jujur, aku udah lama pengen banget liat wajah kamu yang gak pake topeng. Dan... benar kan, aku gak salah ngenalin kamu. Kamu emang cewek yang aku cari." ucapnya terdengar sungguh-sungguh.
Degg
"A..Alex ngomong apa sih? Dia serius atau ngerjain aku?" sedangkan mami tersenyum-senyum sambil melirik Kayla dan Alex bergantian.
"Nak Alex.. nyari Lily?"
"Oh, jadi namanya Lily?" timpal Alex senang.
Degg
"Untungnya mami gak nyebut nama asliku, kalo Alex emang gak ngenalin aku baguslah.. aku males berdebat sama dia, apalagi didepan mami, bisa berabe!"
Detik berikutnya mami tersadar kalau ia menyebut panggilan khusus putrinya, bukan nama asli. Kayla kan tidak suka ada yang memanggilnya Lily selain mami. "Eh, maksud tante.. namanya-.."
"Lily." sergah Kayla cepat, membuat Alex dan mami langsung menoleh ke arahnya. "Lily aja Mi."
"Yakin? Gak papa?"
"Hmm." Kayla tersenyum kikuk.
Alex mengernyit sambil tersenyum miring melihat Kayla, Alex yakin ada yang disembunyikan gadis itu.
"Eh, duduk yuk! Biar enak ngobrolnya." ajak Mami sambil meraih tangan Alex dan Kayla.
Ketiganya lalu duduk di tempat yang sebelumnya Kayla dan Mami pakai untuk makan.
"Eh sayang, belum abis makannya?" tanya mami saat melihat mangkuk salad Kayla yang masih berisi.
Alex mendengus tawa, mengingat tadi saat Kayla melihatnya.. gadis itu langsung tersedak dan pergi begitu saja meninggalkan makanannya. Kayla menyelis kesal ke arah Alex, "Lily udah kenyang, mi."
"Eh, Nad. ikut yuk!" tiba-tiba teman mami menyapa dan mengulurkan tangannya mengajak mami.
"Oh, iya jeng!" sahut mami kemudian berdiri, "Mami tinggal ya, kalian ngobrol aja. Nak Alex?"
"Thanks tante!" ucap Alex sebelum mami berlalu.
Kayla hendak menghentikan mami tapi bingung karena ia tak memiliki alasan. Kalau Kayla bilang tidak mau duduk bersama Alex kan aneh, kalau Kayla bilang mau ikut mami juga terdengar aneh kan. "Uh, apa ini? duduk sama Alex, dan ngobrol? Ini lebih aneh!" gerutu Kayla dalam hati.
"Aku mau ke toilet!" sela Kayla tiba-tiba menghentikan ucapan Alex.
"Oh, silahkan!"
Kayla pun berlalu dari hadapan Alex, danbenar-benar masuk ke toilet.
"Huuufft......"
Kayla memejamkan mata seraya menghela nafas lega. Tapi setelah Kayla membuka mata, ia kembali tegang. Memikirkan tentang Alex, sikap manisnya dan gaya bicaranya yang sopan itu. Aneh menurut Kayla.
Ya, memang Alex berbicara sopan dan manis di depan publik, secara.. dia kan pewaris tunggal dari Pak William yang terpandang itu. Tapi yang membuat Kayla bingung, kenapa ia juga bersikap manis dan sopan pada Kayla dan mami? Kayla masih tidak percaya jika Alex tidak mengenalinya, Alex memanggilnya Miss Kissable. Panggilan yang hanya dipakai dan diketahui oleh Mr Strawberry seorang. Kayla bingung ketika Alex mengaku sebagai Mr Strawberry, bagaimana mungkin Alex adalah Mr Strawberry? Sifat mereka berbeda, cara bicaranya juga, bahkan senyuman yang keduanya tunjukkan juga berbeda.
Meski Kayla hanya bertemu Mr Strawberry sekali, ia tidak mungkin melupakan senyuman indah pria itu. Kayla memang menyukainya, Kayla memimpikannya, dan berharap pangeran tampannya itu hadir kembali di dalam hidupnya. Tapi, sekarang Mr Strawberry muncul ke hadapannya dalam wujud Alex?! Bagaimana mungkin? Seorang pria tak berhati dan kurang ajar seperti Alex Adalah Mr Strawberry nya?
Alex.. dan Mr Strawberry, sangat berbeda!
Tapi, yang lebih membuat Kayla bingung adalah... Kayla merasa sikap sopan yang Alex tunjukan barusan itu menunjukkan kalau dia memang Mr Strawberry. Tapi sekali lagi, Bagaimana mungkin dia.. satu orang memiliki dua karakter yang berbeda?
Kalau diperhatikan, wajah Alex dan Mr Strawberry memang mirip. Rambutnya, mata tajamnya, hidung mancungnya, rahang tegasnya, bahkan senyuman yang tadi ia tunjukkan... memang sama. Ah, Kayla baru menyadari itu.
Mungkin karena selama ini Alex selalu menunjukkan sikap sombong dan berkuasanya di sekolah, jadi dia tidak pernah terlihat tersenyum setulus itu, bahkan dihadapan guru. Selama ini yang Kayla lihat adalah seringaian mengerikannya bukan tatapan teduh seperti tadi. Selama ini yang kayla lihat Alex adalah pria pemarah dan suka membentak, bukan pria yang tenang dan nampak bersahabat seperti tadi.
"Jadi... dia itu Alex atau bukan? Dia beneran Mr Strawberry.. atau bukan sih? Dia nggak keliatan bercanda atau ngerjain aku, apa dia beneran Mr Strawberry ku? Ah, gak masuk akal! Dia itu kan cowok licik, bisa aja kan dia main-main lagi, trus nanti di sekolah aku dipermaluin lagi. Huuuufft..."
Kayla bergumam sendiri sambil mondar-mandir di depan cermin wastafel dan diantara bilik-bilik toilet. Kemudian Kayla melihat pantulan dirinya di cermin. Perlahan Kayla mendekat dan menghadap ke cermin dengan mantap.
la menatap lekat pantulan dirinya sendiri. Saat ini Kayla tidak memakai kacamata dan rambutnya juga terurai, dengan kening yang terbuka tanpa poni. Make up yang ia pakai cukup simpel, tak menor atau berlebihan sama sekali, lipstick berwarna dusty pink yang memoles bibir kissable nya juga tak terlalu mencolok. Kayla memakai longdress berlengan pendek berwarna maroon dengan aksen payet berwarna putih mengkilap, yang menghiasi kerah dan bagian pinggangnya.
Kayla lalu membayangkan dirinya yang berpenampilan biasa saat pergi ke sekolah, memakai kacamata, dengan poni dan rambut kepang. Kemudian Kayla membandingkan antara kedua penampilannya itu.
Sambil menatap bayangan dirinya di cermin dengan dua penampilan yang berbeda, Kayla mengernyit dalam memikirkannya.
"Apa iya, dia nggak ngenalin aku?"
Kayla ingat, mami pernah bilang kalau penampilan Kayla yang seperti sekarang ini sangat terlihat berbeda dengan ia yang biasanya, mami bilang Kayla terlihat cantik dan lebih dewasa, mami saja sampai pangling.
Apa Alex juga melihatnya seperti itu? Apa kedua penampilannya memang sangat berbeda sampai Alex tidak tahu kalau Kayla adalah Miss Kissable, dan Miss Kissable adalah Kayla?
__ADS_1
"Emangnya aku segitu berubahnya ya, masa' sih Alex nggak ngenalin aku? Enggak masuk akal banget kayaknya, di sekolah kan dia hampir tiap hari ngebully aku, liat wajah aku, bahkan... sampai ngelecehin aku! Masa' dia gak ngenalin aku."
"Aneh!! Kayaknya penglihatan Alex bermasalah deh, atau dia emang bego, gimana bisa dia ngelupain wajah cewek yang pernah dia lecehin?!" gerutu Kayla sendiri.
Segelintir pertanyaan-pertanyaan semacamnya terus berkecamuk di dalam pikirannya, sehingga Kayla merasa galau sendiri. Sekarang ini Kayla berada di pesta Alex, dan sepertinya pria itu masih duduk dan menunggunya. Kayla bingung harus apa. Bagaimana ia harus bersikap dihadapan Alex, sedangkan Alex hanya mengenalinya sebagai Miss Kissable, Alex tidak tahu kalau dia adalah gadis yang sama yang berani menantangnya di sekolah.
"Tenang Kayla tenang... sabar dulu. Alex bukan masalah besar kok. Emangnya kenapa kalo dia beneran gak tau kamu adalah si cupu, emangnya kenapa kalo dia itu beneran Mr Strawberry?" ujar Kayla berbicara sendiri.
"Duuuh... kenapa gini sih, aku gak rela kalo Mr Strawberry ku itu Alex! Dia bukan cowok impian aku! Dan apa, aku gak mungkin lupa waktu itu dia bilang I Love You ke aku! Tapi dia juga cowok brengsek yang lecehin aku!! iih...."
Setelah terdiam dan berpikir cukup lama didepan cermin, senyum misterius Kayla mulai terpatri di bibir kissable nya. "Oke!"
"Oke Kayla, kamu pasti bisa ngehadapin Alex, bersikap normal kayak pertama kali ketemu, anggap aja kamu sama Alex gak pernah ketemu selain di pesta topeng itu, lupain masalah di sekolah." ucapnya pada pantulan dirinya di cermin.
"Bagus kalo dia gak ngenalin kamu, itu lebih baik kan. Jadi kamu bisa ngobrol santai kayak teman biasa sama dia, bisa ngorek banyak informasi dari dia langsung, tentang mamanya.. dan kelemahannya." lanjutnya.
Kayla menghela nafas panjang, dan berdecak kagum pada dirinya sendiri. "Akhirnya aku dapetin cara buat ngelawan dia, aku bakal manfaatin ini buat ngerubah Alex dan keadaan di sekolah! Ya, aku pasti bisa. Demi perubahan yang lebih baik" tambahnya yakin.
Akhirnya setelah lama terjebak dalam kebingungan rasa syok nya dan kegalauannya sendiri, Kayla kini keluar dari toilet. Melangkah menuju tempat duduk sebelumnya, ia berjalan sambil mengatur nafasnya agar tidak terlihat gugup atau tegang lagi dihadapan Alex seperti sebelumnya.
Kayla berjalan sambil tersenyum geli dan menggeleng-geleng sendiri, karena ia merasa aneh. "Aku nggak nyangka, aku bakal nemuin Alex sebagai Miss Kissable? Dan bakal jadi teman dia? Dia lawanku, musuhku, dan hari ini.. aku harus bersandiwara di depannya dan menganggap dia MrStrawberry?" batin Kayla.
Dari kejauhan Alex akhirnya melihat sosok yang ditunggunya sejak tadi. Ternyata bersabar itu tidak buruk, pikir Alex. Tidak masalah menunggu lama, gadis cantik itu sekarang sudah menunjukkan batang hidungnya dan tengah berjalan ke arahnya.
Alex berdiri ketika Kayla sampai di depan meja tempat duduk Alex, Kayla nampak terkesiap. Alex berdiri bukan untuk pergi tapi untuk menyambut kedatangan Kayla, lalu mempersilahkannya duduk.
Alex tersenyum memandang Kayla, membuat Kayla risih karena Kayla merasa Alex sedang mengejeknya.
"Kenapa senyum-senyum?"
"Enggak. Aku cuman mikir. kayaknya dari tadi kamu nahan mules ya? Ekspresi muka kamu tadi tuh kayak orang gelisah, gugup atau gimana gitu, bikin aku bingung. Tapi sekarang.. kamu bisa santai dan relaks. Hehehe.. pantesan di toiletnya lama" celetuk Alex.
"Kamu ngejek aku?" ketus Kayla.
"Sorry sorry. aku bercanda."
Alex menyodorkan segelas jus yang terlihat sama dengan yang Alex minum saat ini. "Minum?" tawarnya lembut.
Kayla masih menatap Alex heran.
"Jadi, Miss Kissable... apa kamu ingat aku? Aku sih gak percaya ya kalo kamu ngelupain aku gitu aja. Yah.. walaupun kita cuman ketemu sekali, tapi aku rasa aku cukup berkesan buat kamu lupain"
"Astaga.... kepede'an amat nih cowok!"umpat Kayla dalam hati. Kayla mendengus tawa.
"Ya aku ingat, liat! Kamu sekarang minum apa? Dan kamu juga ngasih aku minuman yang sama."
"Jus stroberi"
"Aku masih nggak nyangka kamu suka stroberi" ucap Kayla sambil terkekeh geli.
Aneh menurut Kayla, saat pertama kali Kayla tahu seorang pemuda tampan menyukai stroberi saja.. Kayla sudah merasa lucu. Sekarang lebih menggelikan lagi, Alex? Alex sang penguasa sekolah yang terkenal sombong dan kejam.. ternyata menyukai stroberi? Kayla rasanya tidak tahan untuk tidak tertawa, tapi ia harus ja'im kan. Akan terlihat memalukan kalau Kayla tertawa terbahak-bahak di tempat ramai seperti ini.
"Apa kamu juga ingat kata-kata aku waktu itu?" tanyanya membuat Kayla mengernyit.
Karena Kayla diam, Alex melanjutkan. "Miss Kissable, aku serius suka sama kamu. Aku jatuh cinta sama kamu pada pandangan pertama"
Degg
"Kamu tau, sejak pulang dari pesta topeng waktu itu.. nggak sekali pun aku pernah ngelupain kamu. 33 malam.. nggak sekalipun aku lewatin tanpa mikirin kamu..mimpiin kamu.."
Degg
"Aku.. aku cari kamu selama ini. Dan kamu tau? Aku bahagiaaaaaaa banget malam ini, bisa ketemu kamu, bisa ngeliat senyum lagi. Aku nunggu saat-saat ini selama 33 hari sejak malam itu. Miss Kissable... aku rindu kamu!" ucapnya berbinar-binar.
Degg
Kayla hanya bisa terdiam mematung mendengarnya. Ada gelenyar aneh yang menggelitik di dalam dadanya. la mengerjap beberapa kali, memastikan bahwa ini nyata bukan mimpi.
la tidak percaya ini. Apa Alex baru saja menyatakan cinta padanya?
Bukan. Bukan Alex, tapi Mr Strawberry. Kayla merasa aneh, disatu sisi ia membenci Alex, tapi disisi lain.. ia tidak bisa membohongi hatinya sendiri kalau ia merindukan Mr Strawberry.
Dan sekarang Mr Strawberry yang ia rindukan telah berada di depan matanya. Dia bukan hanya hadir di depan mata Kayla, tapi juga mengungkapkan isi hatinya.
Kayla harus apa?
... ....
... ....
... ....
__ADS_1
... ....
... Bersambung...