
Rizal pun tenang, dan tertawa pasalnya dia tetap di takuti meski sudah termasuk tua.
"ternyata mas Rizal suka iseng, eh itu tadi bukannya orang baru yang mengaku paling kaya itu," kata Adri yang sempat melihat keluarga itu.
"sudahlah om pakde, aku mau pulang, mau istirahat besok masih banyak pekerjaan, terlebih kami harus ke Surabaya," kata Raka.
"lah terus kedua putra mu?" tanya Rafa.
"mereka sudah besar, bisa masak sendiri, lagi pula Amma mereka sudah memiliki banyak stok makanan di rumah," jawab Raka.
"baiklah, nanti juga kami bantu mengawasi, sudah kita semua istirahat jangan kebanyakan main," kata Rizal membubarkan semuanya.
akhirnya malam itu semua pulang dan beristirahat, sedang di rumah Sekar gadis itu mengaji iqra di bimbing oleh Wulan lewat panggilan video.
gadis itu cepat belajar, dan setelah selesai gadis itu kembali wudhu untuk tidur.
makhluk ghaib datang untuk melakukan hal buruk pada Emily, karena orang yang menyuruhnya tak tau jika Emily sudah memeluk agama baru.
saat ingin menyentuh Emily, makhluk jenis genderuwo itu terbakar karena dia tanpa sengaja menyentuh tasbih stigi dan juga daun Bidara yang di tebar di bawah ranjang.
makhluk itu berteriak dengan keras, Sekar yang kecolongan langsung menendang makhluk itu keluar.
"sialan, kamu berani ingin menyakiti putriku, maka aku akan tunjukkan apa yang bisa aku lakukan padamu, dasar wanita sialan!!" maki Sekar.
dia membaca mantra untuk membuat Sekar bangun tepat jam dua pagi, sedang dia berangkat menuju ke rumah ibu dari ratu.
di tempat itu, Sekar menunjukkan wujud aslinya, "hi-hi-hi-hi... kamu mau mati berani menyentuh putriku, aku bisa kabulkan," kata Sekar yang datang dengan wujud kuntilanak merah dengan kuku tajam dan gigi taring.
"ternyata kamu benar-benar seorang mahluk halus yang dinikahi oleh kakak iparku yang bodoh itu, dan karena kamu aku harus menikah dengan pria lemah itu, karena pria bodoh itu memilih dirimu untuk dinikahi," marah wanita itu.
"ku bilang kamu akan mati!!!"teriak Sekar yang langsung membuat wanita itu terlempar menabrak dinding.
Sekar melempar sebuah keris hingga membunuh sebuah katak yang di pelihara di ruangan itu.
__ADS_1
wanita jahat itu pun muntah darah, dan Sekar juga melempar sebuah tombak kearah burung hantu dan membunuhnya.
sekarang wanita itu benar-benar meregang nyawa dengan darah mengucur deras, beberapa jenglot datang dan meminum darah wanita itu.
"kalian bereskan wanita ini, dan setelah itu kembali ke tempat lama kalian, aku pastikan jika kalian akan di terima disana," kata Sekar.
"terima kasih, kami akan menuruti perkataan mu," kata kelima jenglot itu.
Sekar pun pergi, wanita itu sudah berubah menjadi wanita kurus kering tinggal kulit dan belulang.
kelima jenglot itu pun pergi kembali ke tempatnya dan ada yang mencari juragan baru.
seorang pria berlari menuju ke ruangan khusus itu, setelah melihat cahaya merah pergi dari rumah mewah itu.
dia mendobrak pintu kamar itu, dan kaget menemukan wanita yang begitu dia cintai mati dengan mengenaskan.
"nyai!!!" teriaknya histeris.
sedang Sekar batu sampai di kamarnya, dan memutuskan untuk mandi.
setelah itu dia mengeringkan rambutnya, dan keluar menuju ke dapur untuk menemani Emily sahur.
"gadis ini belum bangun?" gumam Sekar yang tak melihat Emily.
"halo Tante, mencariku ya, maaf tadi aku sempat sholat tahajud dulu, kok Tante repot-repot bangun sih, aku bisa sendiri kok," kata Emily.
"tidak apa-apa, mau makan apa? biar Tante buatkan?" tawar Sekar dengan bahagia.
"apa saja Tante, tapi jangan lupa sayurnya ya Tante," kata Emily yang sedang memanaskan susu.
"kamu ini seperti ayahmu, apapun makanannya pasti yang utama adalah sayur, seandainya dia masih hidup pasti dia sangat bahagia melihat putrinya tumbuh cantik begini," gemas Sekar merangkul bahu Emily.
"aku sering mendengar cerita tentang ayah, tapi bunda, opa selalu marah saat aku tanya tentang ibuku," lirih Emily.
__ADS_1
"baiklah, jika kamu bisa puasa full sampai lebaran, Tante akan menunjukkan dan menceritakan tentang siapa ibumu, dan bagaimana mereka bertemu," kata Sekar.
"Tante janji," kata Emily semangat.
"janji sayang," jawab Sekar.
akhirnya mereka pun makan berdua, Sekar membuat spaghetti carbonara, dan membuat steak daging tak lupa salad sayur juga.
setelah makan sayur, Emily belajar dan membaca beberapa buku. Sekar pun menemani sambil melihat beberapa resep untuk makanan Eropa.
terlebih Emily dan Ratu memiliki kesukaan makanan yang mirip, dan sekar ingin menjadi orang tua yang sempurna.
sedang di rumah Raka, Wulan dan Raka sedang lahap makan karena kali ini sahur adalah masakan dari kedua putranya.
"Amma jadi makin percaya kalian bisa di tinggal, Arkan jaga adik mu ya, Amma cuma dua hari kok di Surabaya," kata Wulan.
"siap Amma, tak perlu takut Aryan kelaparan, karena Arkan akan memasak apapun permintaan dari adik kesayangan ku ini," jawab Arkan tertawa.
"bagus, Aryan selalu ikuti perkataan dari kakakmu ya," kata Raka melihat putranya itu.
"siap ayah," jawab Aryan.
mereka pun lanjut paking untuk dua hari kedepan di Surabaya mengikuti seminar tentang wirausaha.
setelah Subuh keduanya pun berangkat, dan Arkan serta Aryan memilih jalan santai daripada tidur.
setelah dua kali putaran keduanya berhenti dan bersiap ke sekolah, setelah siap mereka menyiapkan dua motor yang di miliki masing-masing.
keduanya memilih motor jenis Honda Megapro keluaran lama, dan itu sudah sangat bangga memilikinya.
sesampainya di sekolah, ternyata ada pengumuman untuk berkumpul di lapangan.
Aryan menelpon ratu, dan ternyata kedua gadis itu sudah berada di lapangan, keduanya pun bergegas masuk ke barisan.
__ADS_1
terlihat Aditya naik ke atas podium yang memang sudah ada di lapangan, terlihat pria itu menatap tajam ke arah semua siswa-siswi sekolah.
"mampus ..." kata seorang murid.