Perjalanan Mistis Si Kembar

Perjalanan Mistis Si Kembar
bonus chapter


__ADS_3

setelah acara pernikahan, Aryan dan Nayla sedang beristirahat, pasalnya seminggu ini mereka terus mengikuti semua susunan acara yang begitu padat.


Nayla pun tertidur karena lelah, sedang Aryan yang melihat istrinya tertidur merasa kasihan, "kamu lelah ya sayang," gumamnya.


Aryan pun bangkit dan mengambil kapas dan pembersih wajah, dan membantu istrinya membersihkan make-upnya.


"mas aku mengantuk," lirih Nayla.


"tidurlah, aku juga sudah membersihkan wajah mu, selamat tidur sayang," bisik Aryan.


sedang di ruang tamu, Anastasya masih berusaha untuk menahan Arkan yang sudah mulai kesal dengan gadis itu.


pasalnya dua hari ini dia terus mengikuti Arkan kemana pun, dan itu membuat Arkan risih.


"kenapa sih kamu jahat banget, aku itu disini karena mu," kata Anastasya sedih.


"ya Tuhan, aku menyelamatkan dirimu, bukan berarti kamu bisa menganggu hidupku, jadi kamu bisa pergi," usir Arkan.


" tapi kenapa, aku menyukaimu, lihat saudaramu sudah menikah, kenapa kmu tak menikah juga ada aku yang akan menjdi istrimu, dan untuk masalah uang tenang saja aku memiliki kekayaan yang tak terhingga," jawab Anastasya.


"jangan gila ah, sudah pergi sana," usir Arkan.


tapi Anastasya tetap dengan pendiriannya, awalnya Raka dan wulan tak suka terlebih Anastasya yang seperti gadis nakal.


tapi ternyata sikap mereka berubah saat sudah mengenal lebih dekat sosok Anastasya yang memang ceria dan mudah dekat dengan siapapun, meski kadang memaksa.


sedang Faraz dan Aditya membahas sesuatu, pasalnya Aditya tak yakin dengn gadis yang tiba-tiba datang itu.


dia lupa pernah melihat gadis itu dimana tapi dia yakin jika Anastasya memang bukan gadis sembarangan.


"sudah-sudah, sekarang Anastasya tidur dengan adik Husna ya, besok kita bahas mau menikah atau tidak ya," bujuk Wulan tersenyum.

__ADS_1


"terima kasih Amma, ayah juga, sudah menerima ku, besok Daddy akan datang menemui kalian semua," kata Anastasya.


"ya gadis gila," kesal Arkan yang pergi begitu saja.


sedang Anastasya merasa menang, terlebih dia sudah berhasil dekat dengan semua keluarga, jadi mendapatkan Arkan juga tak sulit lagi.


keesokan subuh-nya, Aryan merasakan sesuatu yang mengusik tidurnya, ternyata Nayla sedang memeluknya.


dan tak sengaja kaki Nayla naik ke atas tubuhnya dan membangunkan adik yang sedang tidur itu.


Aryan tak bisa menahannya lagi, dua pun langsung memeluk tubuh Nayla dan mulai mencumbunya.


Nayla hanya mengerang karena perbuatan Aryan, tapi wanita itu tak terusik sedikit pun.


dia pun membangunkan Nayla, "SST... aku ingin memintanya, apa boleh?" bisik Aryan.


Nayla yang baru bangun pun mengangguk, keduanya pun saling menyentuh dan melakukan hubungan suami istri.


Aryan tak mengira akan merasakan indahnya dunia di subuh hari ini, mereka berdua lupa jika di rumah ada banyak orang.


"anjr*t, kenapa pagi-pagi udah denger suara begituan, ah pindah saja ah," kata Anastasya yang jekuar kamar Husna.


dia memutuskan untuk ke arah kamar paling ujung, karena masih sangat mengantuk dia tak bisa melihat dengan jelas.


Anastasya tidur dengan lelap kembali, dan seorang pria memeluknya dari belakang.


keesokan harinya, Raka yang ingin membangunkan Arkan kaget pasalnya putranya itu tak ada.


sedang Wulan kaget karena Anastasya juga menghilang, sedang kedua pengantin itu baru keluar kamar.


Anastasya terbangun dan melihat sebuah tangan memeluknya, dia pun kaget dan berteriak.

__ADS_1


"pria mesum kamu melecehkan ku!!!"


semua orang pun berlari ke kamar yang seharusnya milik tamu, Wulan melihat yang mengejutkan.


Anastasya memeluk Wulan sambil menangis sedang pria itu masih bingung karena bangun tidur.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀😊😊😊


halo para pembaca author....


salam sayang dari author ya, oh ya untuk kelanjutannya di tunggu besok ya.


tapi ingat dilarang keras baper ya, terlebih ini hanya kisah fiktif belaka, tapi aku mohon dukungannya ya semuanya.



...******########******...


sambil nunggu up, ayo main ke novel temen otor yuk di jamin mantul.


oh ya jangan lupa tinggalkan jejak ya.



Bara tersenyum sinis, dia menaikkan bahu dan alisnya setelah mendengar perkataan Maura, "Hah! Apa kamu bilang? Cemburu? Aku? Apa kamu bercanda? Rasa cemburu hanya dimiliki oleh orang yang memiliki perasaan cinta, kau tau aku tidak memilikinya untukmu!" Bara memegang kedua pipi Maura dengan keras, kedua kakinya mengunci tubuh mungil Maura yang berontak.


Kekejaman Bara tidak hanya disitu saja, tidak hanya menyiksa tubuhnya. Tapi juga mental dan hatinya, itu yang lebih terluka.


"Kalau kamu tidak mencintaiku, kenapa tidak lepaskan saja aku? Apa susahnya?" Tanya Maura memberanikan dirinya. Terlihat dirinya sangat lelah dengan sifat Bara.


Pria yang aku cintai telah berubah, apalagi yang harus dipertahankan? Semua kehangatan itu. Semua cinta yang dia tunjukkan padaku sebelumnya, adalah cinta palsu. Aku lelah.. aku ingin mengakhiri semuanya. Maura membatin perih dalam hatinya.

__ADS_1


Sekuat tenaga gadis itu menahan tangis, dia terisak dengan perlakuan suaminya.


"Beraninya kamu meminta aku melepaskanmu! Sepertinya belakangan ini aku terlalu lembut padamu. Baiklah, akan aku tunjukan betapa dalam aku cinta padamu, kalau kamu ingin tau!" Pria itu tersenyum sinis.


__ADS_2