
halo semuanya yang menunggu kelanjutan novel ini, sudah up di judul sebelah ya, ih ya sambil nunggu novel otor up .....
kalian bisa baca novel temen otor dulu yuk, dijamin mantul, jangan lupa tinggalkan jejak ya, seperti like, komen dan vote ya....
love 😘😘😘😘😘
Cuplikan di Bab: Punya Suami Tua.
"Dhita! Kamu bikin kaget saya saja! Mau ngapain kamu turun disini hah? Sekolah kamukan masih lumayan jauh dari sini!" tegur Adnan terlihat kesal karena mendengar teriakkan Kirana.
__ADS_1
"Maaf Pak sudah bikin Pak Guru kaget, tapi saya ingin turun disini saja Pak, karena saya nggak mau teman-teman melihat saya turun dari mobilnya Pak Guru."
Adnan mengerenyitkan dahinya, setelah mendengar perkataan Kirana. "Kenapa emangnya kalau mereka tahu hm? Apakah kamu malu, turun dari mobilnya saya hm?"
"Bukan malu Pak, saya hanya males saja, menjawab pertanyaan mereka, kalau mereka tahu saya turun dari mobilnya Pak Guru," jelas Kirana, yang sebenarnya ia memang tak ingin teman-temannya tahu kalau sebenarnya ia telah menikah dengan idolanya mereka.
"Ya kamu tinggal jawab saja kok susah sih! Bilang sama mereka, kalau kamu diantar oleh suami kamu, bereskan?"
"Tidak, tidak, tidak! Pokoknya Saya tidak mau mereka tahu kalau saya istrinya Pak Guru titik!"
"Malulah Pak, masa saya menikah sama orang yang sudah tua sih! Apa kata mereka nanti? Pasti mereka akan meledek saya, punya suami tua!" jawab Kirana dengan spontan. Tanpa memikirkan perasaan Adnan.
__ADS_1
Adnan tersenyum miris mendengar perkataan Kirana, lalu ia mendekatkan wajahnya tepat didepan wajahnya Kirana seraya berkata.
"Apakah wajahku sudah terlihat tua dimatamu hm?"
Kirana amat kaget, saat melihat wajah tampan Adnan yang begitu dekat dengannya. Dan dengan spontan jantungnya berdetak begitu kencang. Membuat tubuhnya seketika membeku, bahkan nafasnya seakan ikut berhenti. Dan tatapan matanya terkunci pada wajah Adnan yang begitu dekat dengannya, yang hanya terpisah beberapa senti saja dari wajahnya.
"Kenapa Diam hm? Apakah Suami kamu ini sudah terlihat tua Kana?" tanya Adnan kembali. Dan seketika Kirana pun tersadar, wajahnya langsung memerah saat menyadari mereka begitu dekat. Dan dengan spontan ia mendorong wajahnya Adnan.
"Aaaah..! Pak Guru! Sanaaa!" pekik Kirana sambil menyorong wajah Adnan dengan lima jarinya. Lalu dengan cepat ia pun keluar dari mobilnya Adnan dan langsung berlari tunggang langgang, menuju ke sekolahnya yang masih lumayan jauh dari tempat mobil Adnan terparkir.
"Hahahaha.. lucu sekali sih, wajah Istri kecilku kalau sudah memerah begitu, bikin gemas saja, hahaha,"
__ADS_1
nb....
jangan lupa mampir ke novel otor yang lain ya😂😂😂