Perjalanan Mistis Si Kembar

Perjalanan Mistis Si Kembar
om pocong2


__ADS_3

pak Julio melihat dukun di depannya, dia pun meludahi dukun itu karena marah.


"aku tak peduli ucapan mu, karena bagiku istriku itu wanita sempurna, dan jangan berani melukainya!!" teriak pak Julio.


sebuah tendangan keras di berikan oleh pak Handoyo pada pria yang sudah tak berdaya itu.


"kau tak usah berulah Julio, Sebentar lagi kamu akan mati begitupun putrimu, karena kami ingin merebut kekayaan yang kau miliki," kata pria itu.


"dasar binatang," marah Arkan yang ingin menyerang tapi tak bisa berbuat banyak.


"jangan lukai mereka!!" teriak Sekar tak terima.


"kalau begitu tunjukkan wujud mu, atau mau aku bantu, baiklah biar suamimu tau siapa istrinya ini," kata dukun itu mengambil tang besar.


Sekar di tahan oleh Bua orang pria, dukun itu membuat Sekar bersimpuh di depannya.


"lihatlah siapa istrimu ini, dasar demit kotor," hina dukun itu yang mencari unyeng-unyeng Sekar.


"tidak jangan lakukan itu, jika tidak aku pastikan kalian akan menyesal selamanya," kata Sekar terus berontak.


tapi dukun itu menemukan sebuah paku emas yang tertancap di kepala wanita itu.


"aku akan membuat mu kembali ke wujud mu," kata dukun itu menarik paku emas itu.


"AAAAAA....!!" teriak Sekar yang kesakitan.


pak Julio pun berontak tapi dia di


hajar dan di paksa melihat paku emas itu di keluarkan dari kepala istrinya.


bahkan darah segar muncrat dari kepala Sekar, kemudian wanita itu lemas dan jatuh tak berdaya saat paku berhasil di keluarkan.


"ha-ha-ha kau tau, paku ini adalah senjata paling sakti peninggalan dukun wirang, dan aku sekarang memilikinya," kata dukun itu sombong.


tak terduga semar melayang terbang merebut paku itu dan langsung menancapkan ke leher dukun itu.


"kalau begitu kamu mari dengan paku itu, hi-hi-hi-hi," tawa khas kuntilanak itu mengema.


sosok Sekar berubah menjadi kuntilanak merah, bahkan kuku tajam dan juga akan seram dengan aliran darah.

__ADS_1


"kau tak akan semudah itu membunuhku," kata dukun itu menusuk jantung Sekar.


"kau bodoh, hi-hi-hi-hi aku tak takut mati lagi, hi-hi-hi-hi, sekarang kita coba kamu terbang hi-hi-hi-hi..."


Sekar membawa dukun itu baik ke atas pohon dan melemparkan tubuh dukun itu ke tanah hingga mencapai di tanah.


tapi tubuh dukun itu tanpa kepala karena Sekar sedang bermain dengan kepala dukun itu.


"sekarang giliran kalian, hi-hi-hi-hi..."


"janhan mendekat, atau aku akan membunuh suamimu, lihat ini," kata Handoko meletakkan sebuah golok di leher pak Julio.


pria itu tak berdaya terlebih kaki dan lengannya sudah patah saat Sekar sibuk membunuh dukun tadi.


"aku tak apa-apa, tapi tolong bawa pergi putri kita, aku mohon....."


Sekar marah melihat hal itu, tapi dia melihat ada seseorang yang membawa putrinya dia terbang merebut putrinya.


dan langsung memenggal kepala Suroso dengan kukunya, dan langsung mengendong putrinya Michaela.


Sekar ingin menyelamatkan suaminya, tapi saat dia berbalik Julio melihatnya dengan tatapan cinta untuk terakhir kalinya.


"aku mencintaimu...." golok tadi mengorok leher Julio.


bahkan semua pria itu mati terbakar, tubuh Julio yang sudah penuh darah di sana.


"hi-hi-hi-hi... Julio bodoh bangun, Michaela menangis tanpa mau diam," kata Sekar mendekati tubuh suaminya yang sudah penuh darah.


bahkan dia menidurkan putrinya di genangan darah dari ayahnya, "putriku akan menuntut balas untuk dendam ini, ini janjiku..."


tiba-tiba darah itu mengering dan menjadi tanda di punggung dari bayi mungil itu, dan mata bayi itu berubah menjadi abu-abu.


Sekar mengendong bayinya dengan rambut panjangnya, dan juga membawa tubuh tak bernyawa suaminya.


Sekar terbang menembus langit malam pergi begitu saja, tubuh Arkan juga bisa terbang mengikuti kuntilanak merah penuh dengan itu.


mereka sampai di sebuah rumah mewah, Arkan bisa melihat juga rumah itu begitu damai terlihat dari auranya.


seorang pria sudah menunggu Sekar, pria itu hanya berdiri melihat kedatangan Sekar.

__ADS_1


"sudah kukatakan pernikahan kalian akan memancing kecemburuan orang, dan kamu mengalami penderitaan ini," kata pria itu dingin.


bahkan tatapan tajam itu seakan hanya terpaku melihat tubuh putra pertamanya sudah tak bernyawa terbujur kaku di depannya.


"tinggalkan putrimu, tak mungkin dia harus tinggal di alam ghaib, ingat jika kamu berani menemuinya, aku akan membuat putrimu menderita, seperti penderita seorang ayah yang melihat putranya mati dengan begitu tragis,"


Sekar menidurkan bayinya di dada pak Julio yang sudah tak bernyawa dan langsung menghilang.


"aku tau kamu pasti akan menjaganya, dan tolong bimbing gadis ini untuk melupakan dendamnya..."


tiba-tiba tubuh Arkan di tarik paksa oleh sesuatu, kini dia berada di pinggir laut.


ada seorang pria yang menunggunya dengan wajah yang begitu tampan dan terlihat begitu bahagia.


"om Julio," lirih Arkan.


"iya Arkan, aku Julio, terima kasih selama ini kamu dan Raka mau menemaniku yang kesepian ini, dan terima kasih kalian berdua selalu tertawa dan tak merasa terganggu dengan sikap ku, maaf... karena aku terlalu senang, setelah bertahun-tahun akhirnya ada orang yang tak takut padaku, aku mau pamit karena aku sudah ingat semuanya, jadi aku ingin kembali dan bertemu Tuhan,"


"iya om, terima kasih tadi sudah melindungi ku," kata Arkan.


"aku titip putriku, dan kamu harus menjaganya berjanjilah padaku, dan di punggungnya ada tanda merah berbentuk bunga kenanga dengan enam kelopak, jika dia berhasil membalaskan dendam maka kelopak itu satu persatu akan hilang," kata pak Julio.


"tapi itu akan melukai dirinya," kata Arkan yang menahan pria itu agar tak pergi.


"itulah sebabnya aku titip putriku padamu, aku yakin kamu bisa menjaganya dan tak membiarkan dirinya membunuh orang," kata pak Julio yang kemudian menghilang.


di sebuah rumah sakit, para dokter sedang berusaha mempertahankan hidup seseorang.


bahkan mereka sedang mengembalikan detak jantung yang melemah itu dengan alat bantu.


"clear!" teriak dokter.


semua orang khawatir, pasalnya sudah seminggu koma, dan kini kondisinya makin buruk.


"Ya Allah tolong selamatkan putraku..." doa Wulan dengan tangis yang tak bisa berhenti.


Raka juga hanya bisa berdo'a, dia tak mengira akan melihat putranya Arkan bisa berada di ambang kematian seperti ini.


Aryan dan Emily sedang berdo'a juga untuk kesembuhan dari Arkan, "ya tuhan, aku mohon kali ini saja, aku rela menukar nyawaku demi kesembuhan Arkan, janhan ambil dia, karena aku membutuhkannya," tangis gadis itu.

__ADS_1


tak terduga sebuah kelopak terhapus, akhirnya detak jantung Arkan kembali dan pemuda itu sadar dari tidurnya.


para dokter merasa jika ini sebuah keajaiban karena tadi detak jantung Arkan sempat berhenti beberapa detik.


__ADS_2