Perjalanan Mistis Si Kembar

Perjalanan Mistis Si Kembar
pulang dan melupakan


__ADS_3

sambil terus berobat, dan menyelesaikan pendidikannya, Arkan terus-menerus mencoba menginggat setiap orang.


tapi begitu sulit baginya untuk ingat siapa gambaran tiga wanita di bayangan yang ada di kepalanya.


dia sudah ingat dengan Nayla, tinggal dua wanita lagi,tapi saat dia berusaha menginggatnya akan sangat menyakitkan.


akhirnya dokter melakukan sebuah hipnoterapi agar arkan benar-benar melupakan semua itu.


kini telah berjalan lima bulan, kondisi arkan sudah membaik dan tak ada gangguan lagi.


dia hidup nyaman dan tentram, para khodamnya pun hanya menjaga tanpa berani menunjukkan bahwa mereka ada.


kini Arkan sudah berada di kampus, sudah tiga bulan ini dia terus berusaha untuk mengejar ketertinggalannya, beruntung dengan IQ yang di miliki dia berhasil menyusul.


bahkan dia menempuh pendidikannya hanya kurang dari dua tahun. dia pun lulus dengan nilai terbaik.


sedang Faraz harus cuti karena pengobatan, terlebih dia juga belum ada keinginan untuk kuliah untuk saat ini.


Arkan berjalan dan tanpa sengaja menabrak seorang gadis, tapi Arkan tak memperdulikannya.


gadis itu langsung berlari dan memeluk Arkan, "kemana saja kamu, aku merindukan mu, Arkan..." kata gadis itu.


Arkan pun berbalik dan melihatnya dengan teliti, "apa aku mengenalmu, aku tak ingat dengan wajah mu?" kata Arkan jujur.


mendengar ucapan Arkan, dia pun kesal dan langsung menampar pipi Arkan dengan keras.


"kamu jahat banget, aku Anastasya, gadis yang pernah kamu tolong, dasar pria idiot," bentak Anastasya.


"owh, maaf gak ingat dan jik aku idiot aku tak akan di sini, jadi lebih rasional oke," kata Arkan yang kemudian pergi.


"dar pria busuk, kamu itu penjahat, kamu itu pria aneh yang bisa mengeluarkan sisik, dan kamu itu orang kampung," kata Anastasya menghinanya.


langkah Arkan terhenti dan langsung berbalik, matanya nyalang penuh amarah.


"ssttss.... gadis cantik tak boleh mengatakan hal busuk, jika kamu berani menghinaku lagi, maka aku akan merobek mulut sexy mu ini, mengerti gadis manja," bisik Arkan penuh penekanan.


Anastasya ketakutan, pasalnya ayahnya seorang mafia, tapi ini lebih mengerikan, seakan ada sebuah aura yang menekannya.

__ADS_1


para pengawal gadis itu datang, tapi nyali mereka langsung ciut saat melihat Arkan.


pasalnya teman-teman mereka mati dengan begitu mengenaskan saat bertarung dengan Arkan.


"nona tak apa-apa?" tanya pengawal itu.


"tenang aku tak apa-apa, hanya kaget karena dia makin tampan dan gagah, aku suka," kata Anastasya.


pasalnya gadis itu pernah dengar jika arkan sekarat dsn hampir mati, tapi buktinya pria itu masih bisa berduri kokoh di depannya.


"ah... sepertinya kamu cocok untuk menggantikan pria tua itu sebagai pimpinan geng, terlebih aura membunuhnya lebih dapet, pria tua aku menemukan penerus untuk mu," teriak Anastasya dengan semangat.


kedua pengawal itu pun mengangguk, pasalnya jika yang menjadi penerus mafia itu pria tadi.


mereka yakin jika kemajuan pesat dalam berbagai bidang terjadi, terlebih sikap dingin dan cara membunuhnya sangat mengerikan.


Arkan kembali ke tempat tinggalnya, tapi sebelum sampai dia memilih membeli makanan di pinggir jalan terlebih dahulu.


dia makan cukup lahap terlebih dia merasa sangat lapar, dan meski sulit mencari tempat makan yang halal.


tak jadi masalah untuknya, tak lama ponsel Arkan berbunyi dan ternyata itu Ayana.


"kamu di mana, jemput aku di tempat kerja ih,jangan telat," kesal gadis itu.


"ya ampun, kamu itu punya kaki dan normal, kenapa kamu malah minta jemput aku yang pincang ini," kesal arkan.


"sudahlah, cepat jemput, dan jika telat aku potong itu rambut," kesal Ayana mematikan telponnya.


Arkan langsung bergegas memakan mie miliknya kemudian pergi ke tempat kerja Ayana dengan bus.


mereka benar-benar belajar hemat, meski Arkan memiliki penghasilan tapi dia tak ingin berfoya-foya.


dia sampai di sebuah gedung pencakar langit, dan di lobi Ayana sudah menunggunya.


gadis itu langsung merangkul lengan Arkan dan tersenyum manis, "ada apa? kamu kalau tersenyum seperti itu menyebalkan Ayana,"


"ih... kamu yang menyebalkan, sudah ayo pulang, karena aku ingin masak nasi kuning," jata Ayana.

__ADS_1


"kalau begitu kita perlu ke supermarket kah?" tanya Arkan yang berjalan berdua.


"tak usah, aku tak ingin dan di kulkas juga masih banyak persediaan," jawab Ayana.


"baiklah terserah dirimu saja nona, aku turuti," kata Arkan yang tertawa


orang suruhan Anastasya pun memfoto keduanya, menerima laporan itu, Anastasya kesal.


pasalnya gadis itu begitu dekat dengan Arkan, bahkan Keduanya begitu akrab.


"apa sih yang di lihat pria busuk itu, dia tak lebih cantik dariku, dia juga berjilbab ini," kesal Anastasya.


...******######*******...


hallo gaes.....


sambil nunggu novel otot ini up, mampir dulu yuk ke novel renang otor.


jangan lupa tinggalkan jejak ya, seperti like, komen dan vote ya...


love untuk kalian semua....


ini novel dari Mak Rini sya... jadi yuk kepoin yuk...



Judul: Penjara Cinta Untuk Stella


Penulis: Rini Sya


Stella ditalak sang suami, usai melakukan malam pertama. Sebab ia tidak mengeluarkan darah keperawanan di malam itu.


Keadaan ini membuat orang tua Stella tidak terima dan mengusir wanita cantik itu dari rumah.


Bukan hanya diusir, Stella juga dihajar hingga hampir kehilangan nyawa.


Beruntung, takdir baik masih berpihak padanya.

__ADS_1


Dalam keadaan antara hidup dan mati itu, Stella dipertemukan dengan seorang pemuda baik hati yang diam-diam menaruh hati padanya.


Mungkinkah Stella mau menerima cinta pemuda tersebut? Ataukah dia masih mengharapkan cinta pertamanya🥰🥰.


__ADS_2