QUEEN'S STORY

QUEEN'S STORY
69. Bertemu lagi


__ADS_3

Sudah satu bulan Queen ada di Jakarta, dan kehidupannya sangat amat berjalan lancar. Bisnis yang ia bangun sukses.


Selama di sini, ia selalu fokus pada dirinya sendiri dan tidak memikirkan hal yang membuatnya stress.


Ah ya, di malam hari ini ia sedang mendatangi salah satu acara di hotel. Perempuan itu nampak cantik dengan dress selututnya.


"Terima kasih banyak telah datang," kata seorang pria tua yang tak lain adalah pemilik acara di sini.


Dengan anggun Queen tersenyum. "Iya, Pak. Terima kasih juga telah mengundang saya ke acara ini."


Pria itu mengangguk ramah. Dia adalah salah satu pebisnis yang sukses di bidang perhotelan. Suatu kehormatan Queen bisa diundang ke sini.


"Silahkan nikmati sajian yang ada. Saya ingin menyapa tamu yang lain," ucapnya yang diangguki oleh Queen.


Akhirnya Queen berjalan untuk duduk di salah satu meja yang tersedia. Di sana ia hanya bisa diam dan mengamati interaksi semua orang.


Sejak Queen pergi dari Keenan, Queen tidak seperti dirinya yang dulu. Dia banyak berubah. Jika dulu polos, sekarang dia sangat dingin. Dan jika dulu Queen lemah, sekarang ia menjadi tegas. Wanita itu benar-benar berbeda.


Karena merasa jenuh, akhirnya Queen mengeluarkan ponsel. Dia melihat Instagram menggunakan akun second yang tidak diketahui oleh siapapun.


"Waw, hidupnya udah sempurna sekarang." Wanita itu bergumam ketika melihat postingan Nanda bersama Keenan juga anak-anaknya.


Bodoh sekali ia ketika mengingat lagi kalau di suatu malam selalu terbayang Keenan. Padahal laki-laki itu sudah menjadi suami orang.


Jika hidup Keenan sekarang sangatlah sempurna, bahagia juga lengkap. Beda dengan Queen yang merasa bahwa hidupnya amat sangat dark sekarang. Dia selalu menyiksa dirinya sendiri untuk fokus bekerja.

__ADS_1


Kepalanya mendongak dan seketika tubuhnya mematung saat melihat laki-laki yang baru saja ia komentari sedang terpaku menatapnya. Itu Keenan, laki-laki yang dulu sangat mencintainya.


"Que–"


Sebelum Keenan selesai mengucapkan namanya, terlebih dahulu Queen bangkit dan berjalan cepat untuk menjauh. Meski jantungnya sekarang berdebar kencang, tetapi ia harus pergi dari sini agar Keenan tidak bisa melihatnya.


"Queen!"


Ah sial, dia ngejar! Queen mengumpat dalam hati.


Wanita itu berbelok ke lorong, dia berniat keluar dari hotel tetapi sayangnya sebuah tangan mencekal Queen.


Mata Queen terpejam ketika bisa mencium harum tubuhnya Keenan, dan tangannya bergetar pelan ketika laki-laki itu membawa tubuh mungilnya ke pelukan. Keenan memeluknya dengan sangat erat di lorong yang sepi ini.


"Ini beneran kamu," bisik laki-laki itu sembari mengeratkan pelukannya.


"Lepas–"


"Please, biarin aku peluk kamu. Bi– biarin aku kayak gini," sela Keenan.


Kepala Queen menggeleng. "Lepasin aku! Kamu gak seharusnya gini."


Seolah tersadar, Keenan melepaskan pelukannya tetapi sebagai gantinya dia malah menangkup kedua pipi Queen. Matanya yang tajam mengamati setiap lekuk wajah wanita yang sangat ia cintai.


Hanya melihat wajahnya lagi saja, Keenan bisa melupakan banyak hal.

__ADS_1


"Kamu kemana aja?" tanya Keenan namun respon Queen adalah menunjukkan wajah datar tanpa ekspresi apapun.


"Aku rasa gak ada gunanya kalau aku jawab pertanyaan kamu."


"Queen! Aku... aku kangen kamu."


"Tapi aku nggak!"


Keenan terpaku, wanita dihadapannya seperti bukan Queen yang dulu selalu manja kepadanya.


"Maaf udah sia-siain kamu," gumam Keenan.


"Telat. Aku gak butuh maaf kamu, dan mending biarin aku pergi!"


"Aku gak akan biarin kamu pergi lagi."


Queen tertawa untuk meremehkan. Wanita itu mundur beberapa langkah setelah berhasil menjauhkan tangan Keenan dari pipinya.


Kenapa laki-laki itu sangat brengsek?


Lagipula siapa dulu yang membuatnya pergi? Keenan, kan? Dia lebih memilih Nanda.


"Kita udah berakhir dari dulu, gak usah kejar aku lagi. Kamu harus inget sama Nanda dan anak-anak kamu!"


Setelahnya Queen pergi meninggalkan Keenan yang terdiam ditempatnya. Dia terkejut karena ternyata Queen tahu soal ia yang sudah mempunyai anak.

__ADS_1


||||


hayoloo, setuju gak kalau Queen balik sama Keenan??


__ADS_2