
Rio Pradimas Setya Ibrahim
Pemuda gila alias dalam kata lain BUCIN (Budak cinta) ,terkesan nyeleneh, konyol dan pecicilan.
Melihat satu keponakannya yang ini tuh membuat Divya geleng kepala.
Tak habis pikir.
Bagaimana kelakuannya bisa jauh berbanding terbalik dengan sang ayah, Dimas ibrahim.
Yang kalem. Pendiam gak banyak ngomong.
Lihat saja isi chat di ponsel Icha.
Ya ampun dia itu benar -benar.
Kakak sepupu sendiri di panggil sayang.
Cinta !
Auto tepuk jidat melihatnya.
Kak !
Kakak cantik. (Emoticon love)
Kak Icha. Bales ih.
Eh kok gak aktif ya?
Kak !
Kakak sehat, kan?
Love you kakak met bobo.
Besok baca chat aku langsung bales ya.
Dah sayang.Muah !
Hehe.
Selama satu minggu Marisa tidak membuka ponsel -nya dikarenakan harus tertangkap basah oleh sang ayah saat itu.
Alhasil hukuman pun harus berjalan.
Puluhan chat tidak penting dan sebagian seperti itulah isinya.Tanpa ponsel, tanpa chat. Tanpa telponan.
Menyebalkan !
Dan saat Icha membuka kembali aplikasi Whatsapp. Saat itu pula si jahil Leo, merebutnya.
"Itu bukan berarti kalian ada apa-apa, kan sayang?" Divya mengkhawatirkan hubungan putri sulungnya dengan putra Dimas,adiknya sendiri.
"Kalian itu sepupu loh ! " lagi, bunda peringatkan.
"Ya gak lah bun, lagian masa
Iya aku suka sama cowok seumuran Leo gitu ,masih bocah tahu, pecicilan pula. "
Marisa tergelak melihat kekhawatiran di wajah sang bunda.
***
__ADS_1
Entah ini karma atau apa. Kenyataan -nya Marisa memang jatuh cinta pada pria yang empat tahun lebih muda dari-nya. Bagaimana kisahnya ?
Siapakah pria itu ?
Marisa Adelia Vyaris Santoso.
Ia seorang dokter muda saat pertama kali mendapatkan izin prakteknya.
Bermimpi besar bisa berdiri sendiri tanpa bayang -bayang sang Ayah, Haris Santoso.
Icha tak ingin terjun ke dunia yang sama dengan ayahnya itu. Memilih menjadi dokter setelah memikirkan itu sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Dokter anak di pilihnya, mengingat ia memiliki adik kecil dan dengannya lah Icha mengenal dan memahami bagaimana mengurus dan merawat anak -anak.
Icha gadis pintar yang selalu menjadi juara kelas, cerminan dari sang bunda.
Dan Leo seperti yang sudah diketahui dia agak sedikit liar .Mirip sang ayah kelakuannya kala remaja dulu.
Namun Divya bukanlah Rahma yang egois dan acuh terhadap putranya.
Perannya sebagai ibu tentu selalu mengingatkan Leo untuk tidak terjerumus semakin dalam.
Bayangkan saja saat dia hendak berbuat maksiat bayangan serta ucapan sang bunda terngiang di telinga dan berputar -putar di otaknya sudah seperti alarm pengingat.
Leonard Vyaris Santoso.
Si jahil yang punya mimpi mempunyai pasangan hidup seperti bunda-nya.
Siapakah gadis beruntung itu?
Kisahnya akan berlanjut.
Anna Keyzira Vyaris Santoso.
Gadis kecil ini.
Usia yang tak mungkinkan. Tak menjanjikan.
Sebelum semua terlambat.
Mendekatkan hubungan antara Marisa ,Leo serta Anna kekey. Sudah Divya lakukan sebelum semua itu terlambat.
Usia memang risallah yang kuasa sama seperti hubungan manusia.
Semua rahasia illahi, semua tak ada yang tahu.
Kapan dan dimana kita menemukan cinta. Serta kapan dan dimana kita menemukan jodoh.
Inilah hebatnya sesuatu yang di sebut takdir.
Sebelum ajal menjemput ingin ia mengatakan pada ketiga anaknya jika semua terjadi karena perjodohan namun apa untungnya bagi mereka.Tidak mengetahui -nya pun bukanlah sebuah kerugian.
"Jaga selalu adik kalian. Sayangi dengan sepenuh hati. Dan jangan pernah meninggalkannya dalam keadaan apapun. Dampingi saat dia bahagia, sayangi serta bantulah saat dia kekurangan dan kuatkan lah saat dia tengah rapuh."
Sepenggal nasehat dari ayah dan bunda mereka. Baik Icha maupun Leo mengerti itu. Namun, perkataan orang tuanya justru membuat ketiga nya merasa takut akan kehilangan.
***
Sejenak kita tinggalkan kisah Divya dan Haris, kebahagiaan mereka telah sempurna dengan hadirnya tiga anak di tengah-tengah keduanya.
Tidak ada lagi pembahasan yang lebih menarik selain melanjutkan kisah ketiga generasi penerusnya.
Tak ada pengkhianatan di antara keduanya. Hidup rukun dengan cinta dan kasih sayang.
__ADS_1
Bertahun-tahun hingga putra putri mereka dewasa.
Haris menatap jendela disana,di luar hujan. Rintiknya semakin deras.
Membawa setiap kenangan mereka ke sisi lain dunia yang berbeda.
Masa lalu dan kenangannya.
Haris melihat sosok gadis yang di temuinya di pinggir jalan berlubang.
Memarahinya dengan baju yang kotor.
Untuk pertama kalinya ada yang berani bersikap demikian padanya.
Tuan muda !
Begitulah ia mendapat gelar sebagai putra satu-satunya pengusaha hebat. Santoso !
Mengingat kembali moment itu Haris tersenyum.
Hidup di tengah gelimang harta tak membuatnya bahagia tanpa adanya cinta.
Cinta yang di renggut kala itu, belum sempat.
Belum sempat untuk saling memiliki.
Dan takdir serta skenario mempertemukan ia dengan wanita yang jauh lebih baik. Itulah kenyataan yang ia tahu hingga saat ini.
Itulah yang ia dapatkan sekarang.
Divya menghampirinya saat ini duduk di samping menemani Haris dan segala lamunannya. Ia sendiri tahu apa yang tengah dipikirkan Haris suaminya itu.
Divya menggenggam tangan Haris, mereka berdua saling melempar senyuman. Saling menguatkan, saling memberi perhatian.
"Kau bilang kau membutuhkan ku, kan. Jadi mana mungkin aku pergi saat kau tak bisa lepas dariku. Aku tetap disini bersama mu seperti yang orang tua kita inginkan. " bisik hati Divya.
Jika Divya berpikir dirinya hidup sebagai Marisa di hati Haris, dan wanita itu selalu ikhlas.
Lain halnya dengan Haris. Pernikahan yang semula hanya dianggapnya main-main justru menjerat hati dan perasaannya lebih dalam.
Bodoh !
Jika puluhan tahun bersama ,Divya masih berpikiran naif seperti itu.
Kurangkah Haris memperlihatkan cintanya. Menunjukkan perasaannya?
"Aku bukan hanya sekadar membutuhkan mu sebagai sandaran tempat ku berbagi kebahagiaan serta kepedihan. Lebih dari itu , aku sangat menyayangimu istri ku. Sangat, sangat menyayangi mu. Terima kasih untuk selalu ada untuk ku. " ucap Haris seakan mengerti apa yang tengah Divya pikirkan.
Mendengar itu Divya tertegun. Bagaimana Haris tahu apa yang ia katakan dalam hatinya tadi.
Benarkah jika seseorang telah bersama selama puluhan tahun akan ada rasa keterikatan hingga keduanya saling
memahami walau tidak mengatakan apapun ?
Mungkin ya itulah yang terjadi pada dua insan ini.
Ingat saat Laras datang hari itu sebuah rahasia yang akan tetap menjadi rahasia. Rahma mengatakan sesuatu padanya .Divya mendengarkan semua itu dan ia meyakini jika perasaan ibu mertuanya lah yang salah.
Ia masih bertahan disisi Haris meski Rahma telah tiada.
Sudah Divya katakan jika benang merah yang ia ikat sendiri takkan pernah mudah untuk ia melepaskan- nya begitu saja.
Kisah cinta luar biasa. Berangkat dari skenario perjodohan. Membuahkan terungkapnya rahasia besar.
__ADS_1
Dan menyisakan kembali sebuah rahasia .
Rahasia Di Balik Perjodohan