Rahasia Dibalik Perjodohan

Rahasia Dibalik Perjodohan
79.O R M


__ADS_3

Satu hal yang meyakinkannya kini ,saat Divya menanyakan apa Haris menikahinya karena kemiripannya dengan Marisa, Haris mengatakan.


"Awalnya mungkin .aku menerima perjodohan karena kau gadis yang akan aku nikahi.Aku membuat alasan menghukum mu,jujur aku mulai menyukai pribadi dan sikap berani mu saat itu.Meski aku tidak mengatakannya secara langsung." dengan mengusap lembut rambutnya.


Huuuh Divya menghela nafas lega.


Semoga saja tidak ada lagi perselisihan diantara mereka .


Hanya karena sebuah kesalahpahaman.


***


Hari-hari Divya selanjutnya berjalan dengan cukup baik.


Haris selalu memberi kejutan-kejutan tak terduga.Ia semakin menunjukkan perasaannya membuat Divya merasa teramat di cintai.


Papa Santoso yang selalu bijaksana,sosok ayah mertua yang baik.


Begitupun Mama Rahma yang sudah mulai menyapanya sejak hari itu,hari dimana Keluarga Wiryawan mengadakan pesta.


Segelintir pertanyaan sempat terlintas dipikiran Divya.


Yang akhirnya terjawab sudah.


Rudi,kakaknya itulah yang membuat Rahma mau menerima Divya.


"Yang benar saja ,memang apa yang dikatakan kak Rudi?"


"Mama memang seperti itu,dia jauh lebih mendengarkan Rudi bahkan dibanding Papa sekalipun."


"Jika Papa bicara Mama masih sering membantah,tapi kalau Rudi yang memberinya pengertian Mama pasti langsung menurut"


Terang Haris malam itu.


"Entahlah dia jauh lebih sayang pada Rudi,sudah seperti anaknya sendiri."


Terdengar seperti sedang cemburu.


"Kamu Cemburu sayang?"


"Tidak,untuk apa aku cemburu?"mendengus

__ADS_1


" kalau kamu yang lebih sayang sama si Rudi itu, aku baru cemburu" mencubit hidung .


"Hei" meringis memegangi hidungnya.


Haris tergelak.


"Sayang,Kamu tahu gak ?aku tuh seneng banget kamu sekarang sudah mulai menyapa Mama."


"memang kenapa?"


Ngobrol sih ngobrol tapi tanganmu itu apa tidak bisa diam ya geli tahu.


"Kok kenapa,kamu pikir aku gak tahu kalau kalian tuh aneh"


"Aneh gimana maksudnya?"


"Ya aneh saja ,anak sama ibu diem-dieman gitu"


Bukannya menjawab Haris justru meraih tengkuk istrinya itu.


Divya yang sedari tadi duduk di pangkuannya.


Mencium bibir lembut,memperdalam hingga menjadi lumatan penuh gairah.


"Apa ? mau lagi ?" Haris menggodanya,menaik-turunkan halis,dengan tangan masih iseng di paha Divya.


"Issh.Jawab" mencubit perut sampai suaminya itu terlihat meringis.


"Apa,Jawab apa sayang"


Kembali mencium bibirnya sekilas.


"Apa yang musti aku jawab,heum?!"


"Ya...Ya itu" ragu


"Itu apa? katakan yang jelas"


"Kamu tuh sebenarnya ada masalah apa sama Mama?"


"Masa lalu gak usah dibahas,mendingan kita tuh sekarang O R M aja yuk"

__ADS_1


"O R M ? Apaan tuh!"


"Olahraga malam" dan tanpa aba-aba Haris sudah menggendong Divya.Membawanya ketempat tidur.


Astaga memangnya harus setiap malam ya ?


Pasrah.


Apa mau dikata seperti itulah maunya Tuan Muda.


"Ok..ok...sayang, tapi besok aku izin ya"


"Kemana?" sejenak menghentikan aktifitasnya .


"Besok sabtu kan,jadwal aku ke rumah paman"


"Ok ! aku izinin. Tapi, tiga kali malam ini" mengangkat tiga jari ke hadapan wajah Divya.


"What!!!" sudah melotot,pasrah sudah akhirnya.Pakaian pun sudah tak ada yang melekat di tubuhnya.


Noooo satu kali saja please.


Malampun berlalu dengan penuh gejolak.


Cinta diantara mereka yang tumbuh begitu saja.Semakin lama semakin menjalar.


***


Entah apa yang menjadi masalah Haris begitu marah terhadap ibu kandungnya sendiri.


Dia masih enggan bercerita meski pada Divya sekalipun,baginya sudah merasa bahagia dan mulai menyapa Mama Rahma kembali sudah cukup.


Biarkan Mama menyadari kesalahannya sendiri.


Sejauh ini bahkan setelah Haris mampu kembali tersenyum,Mama nya itu masih belum juga sadar.


Jika selama ini apa yang terjadi di antara mereka semua karena kesalahannya membawa seorang gadis di antara hubungannya dengan Marisa.


Gadis yang bahkan membuat Marisa meninggalkannya.


Gadis yang rela merendahkan dirinya sendiri demi mendapatkannya.

__ADS_1


Sudah selama kurun waktu tiga tahun Haris terpuruk dalam kesedihannya,hingga akhirnya mampu tersenyum kembali semua karena kehadiran Divya,yang kini menjadi istrinya.


__ADS_2