Rahasia Dibalik Perjodohan

Rahasia Dibalik Perjodohan
Melodi yang malang


__ADS_3

Keesokan hari.


Sesampainya Rudi di kota London ,ia dan anak buahnya ditugaskan mencari tahu kebenaran dari wanita bernama Luna itu.


Siapa dia? apa pekerjaannya selama ini? dan siapa-siapa saja yang pernah terlibat hubungan dengannya?


Lalu tentang Melodi benarkah dia putri dari Pranando Wiryawan?


Semua yang ingin diketahui Haris tentu bisa terkabul dengan kejeniusan Rudi,terbukti selama ini ia selalu mengandalkan Rudi dalam situasi apapun.


Instingnya sudah tak diragukan lagi.


Haris sengaja meminta Rudi membawa jet pribadinya untuk membawa jenazah Luna dan juga membawa serta putrinya.


Luna ingin sekali kembali kepada orangtuanya di Indonesia.Namun ,belum sampai pada impiannya itu ia telah terlebih dahulu menghadap ilahi.


Dan hal itu pula yang membuat Divya memohon pada Haris agar membawa pulang serta jenazahnya ke tanah air.


Tentu saja Haris menuruti kemauan istrinya itu,apalagi setelah melihat wajah memelasnya yang lucu dan menggemaskan. Ia tak pernah mampu menolak hal itu.


Semua persiapan sudah hampir selesai peralatan medis memadai dipasang sedemikian rupa di dalam pesawat untuk keselamatan baby Melodi.


Dokter dan para ahli medis mempersiapkan dengan sangat hati-hati.


Diantara mereka ada yang merasa kagum terhadap almarhumah Luna bagaimana wanita itu bisa seberuntung ini bisa mengenal seorang Haris Santoso,kerajaannya di negri tercintanya bukan bualan semata.


Bahkan Haris juga memiliki saham di beberapa perusahaan internasional,termasuk yang ada di kota London.


Andai saja ia tidak menyamar saat bersama Divya selama mereka berbulan madu disini,mungkin ia tak bisa bebas bergerak.Ada banyak kolega bisnisnya ,ada pula orang-orang yang mengincarnya karena merasa tersaingi,atau juga untuk balas dendam.


Hal ini pula yang akhirnya terungkap di balik kematian Luna.Si penabrak ditangkap dan di proses hukum selayaknya Undang-undang yang ada di negara Inggris.Dan ternyata Luna memang sengaja di bunuh oleh salah satu musuh Haris.


Para penjahat itu sudah mengintai Haris dan juga Divya sejak keduanya keluar dari hotel.Namun,


mereka salah mengenali target, mengira Luna adalah Divya dengan bermodalkan tas yang di bawanya.


Haris pun akhirnya sengaja menutupi semua ini,agar Divya tidak samakin merasa bersalah.


"Rud,Divya jangan sampe tahu hal ini ya?" Pesan Haris


"Kenapa ?" Tanya Rudi,jika biasanya ia akan menjawab " Baik tuan" dengan sangat mudah, kali ini dia banyak bertanya.


"Aku tidak mau dia semakin merasa bersalah" Jelas Haris,sejujurnya dia lah yang merasa bersalah.


"Lalu apa rencana mu sekarang?" Tanya Rudi lagi.

__ADS_1


"Aku akan membawa ibu dan anak itu ke Indonesia" Ucap Haris.


"Kau akan memberikan anak itu pada sodara Nando?" Rudi kembali bertanya.


"Ya ! Bagaimana pun dia ayahnya,kan?"


"Tapi,bagaimana jika nando masih tetap tidak mengakuinya?"


"Itu...aku rasa haknya.Jika itu terjadi maka aku yang akan merawat anak ini" Jawaban yang membuat Rudi merasa terkesan,Haris yang sekarang bukan lagi Haris yang sombong dan egois.


Ia menjadi sedikit lebih perasa setelah mengenal Divya.


"Baiklah ! keputusan yang bijaksana,tuan Haris" Ucap Rudi tersenyum menepuk bahu Haris.


***


Melodi yang malang ,bayi sekecil itu sudah menjadi piatu di usianya yang baru empat bulan.


Ini yang menjadi tanggung jawab Haris.


Sekalipun Nando nantinya tidak mau menerima kenyataan tentang Melodi,ia dan istrinya sudah sepakat akan merawat Melodi dengan baik .


Walaupun merasa aneh Divya terlihat senang dengan sikap Haris dalam mengambil keputusan.


Tidak perlu menunggu lama,


Mulai dari siapa sebenarnya Luna.


Ternyata ia adalah mahasiswi yang mendapat beasiswa kuliah disini .


Namun,kehidupannya terjerumus setelah orangtuannya bangkrut.Perusahaan ayahnya diambil alih.


Luna terpaksa mengais rezeki dari pekerjaan nista,sampai akhirnya bertemu Nando.


Itu artinya apa yang dikatakan dia pada istrinya adalah benar,ia tidak berbohong untuk mengelabui Divya.


Dan dari beberapa orang yang ditemui anak buah Haris rata-rata mereka mengatakan jika Luna menjalin kasih dengan pria bernama Nando itu.


Entah mereka tahu atau hanya sekedar menebak.Melihat kedekatannya selama ini memang seperti sepasang kekasih.


Lalu siapa orangtua Luna? Pikiran Haris masih berkeliaran.


Hingga ia duduk di atas kendaraan mewahnya.Kendaraan yang akan membawanya pulang ke Indonesia,dan mungkin pulang dengan beberapa masalah yang harus secepatnya diselesaikan.


Setelah beberapa jam pesawat mengudara,akhirnya tiba dan lepas landas di bandara yang dibuat khusus untuk jet pribadinya itu.

__ADS_1


Disana sudah ada ambulance yang menunggu bersama beberapa orang tim medis.


Melodi langsung dibawa ke rumah sakit sementara jenazah Luna dibawa ke rumah duka.Rumah orangtuanya yang bisa dengan mudah di lacak anak buah Haris.


Liang pemakaman Luna juga sudah siap,Rudi memberi instruksi tadi sebelum ia dan rombongan meninggalkan kota London,Inggris.


Dan benar saja orangtua Luna rupanya memang bukan orang asing bagi Haris.


Ia salah satu pemimpin anak perusahaan Haris.Namun,karena pengkhianatannya perusahaan itu diambil alih.


Masih di rumah duka,di kediaman keluarga Luna,jerit tangis tak terelakkan lagi begitu melihat putri semata wayangnya harus meregang nyawa di negri orang.Hal yang mengagetkan lagi ia meninggalkan seorang anak.


Tidak pernah ada yang tahu jika Luna memiliki seorang anak.Luna tidak pernah menceritakannya.


Seminggu yang lalu,ia menelpon ayah dan ibunya untuk meminta maaf,entah untuk kesalahan yang mana.Namun,Luna menangis kala itu merasa jika dirinya tidak akan bisa kembali ke Indonesia jika bukan karena keajaiban.


Luna terlalu takut menghadapi kemarahan sang ayah.


Bagaimana jika dia tahu Putri kesayangannya,memiliki anak diluar nikah.Jika di luar negara seperti yang ia tempati saat ini, itu mungkin hal yang wajar,namun tidak di Indonesia,memiliki anak bukan dari hasil pernikahan masih dianggap tabu di negri ini.


***


Sementara di tempat lain Nando nampak girang saat mendapatkan panggilan telpon dari Divya.Ia bergegas menaiki mobilnya menuju tempat dimana Divya menjanjikannya untuk bertemu.


Setitik harapan memang masih tersirat dibenaknya,berharap Divya bisa kembali ke pelukannya .Mustahil jika mengingat ia meninggalkan Divya terlalu lama.Namun,


kepercayaan dirinya yang terlalu tinggi ia hanya berpikir jika Divya memang akan menunggu sampai dia kembali.


Nyatanya ia justru telah bersanding dengan orang lain.


epilog


."Kau mau menelpon dia?" Tanya Haris saat melihat Divya mendial nomor laki-laki brengsek itu tepat sebelum mereka turun dari pesawat.


"Iya sayang! " Jawab Divya jujur.


"Biar Rudi saja kenapa sih!" Protes Haris


"Dia tidak akan datang" Divya meyakinkan .


"Hapus nomornya setelah ini,awas kalau kau masih menyimpannya!" Ancam Haris.


Walau tidak rela melihat istrinya menelpon laki-laki lain,apalagi dia itu Nando,Haris harus bisa mengalah untuk kali ini.


Membiarkan semuanya sesuai rencana.

__ADS_1


Divya menjanjikan Nando untuk datang ke alamat orangtua Luna.


__ADS_2