TAWANAN BERUJUNG CINTA

TAWANAN BERUJUNG CINTA
Penjahat Kriminal


__ADS_3

Dengan penuh rasa percaya diri, Grace memperkenalkan dirinya kepada Isabella dengan mengatakan jika dia adalah sugar baby dari Rizal. Bahkan, Grace pun tidak memperdulikan jika orang-orang di sekitar yang sedang menyantap sarapan memandang dengan tatapan mata berbeda-beda kepadanya. Sebagian wanita menatapnya sinis, tapi tak sedikit pria yang ada di sana justru mengagumi kecantikan Grace.


Pengakuan Grace soal siapa wanita itu sontak membuat Rizal terbelalak, apalagi saat Grace tiba-tiba memeluk dan bergelayut manja di dadanya. Sungguh, wanita satu ini benar-benar sedang menguji imannya.


Sedangkan Isabella dan temannya tidak kalah terkejutnya dengan Rizal mendengar penuturan dari Grace yang mengaku sebagai sugar baby atau kekasih dari Rizal. Tentu saja hal itu membuat Isabella seketika emosi.


Arti kata sugar baby dia sangat paham. Berkali-kali dia mencoba menjauhkan teman-teman kampusnya agar tidak tertarik dan tidak memanfaatkan Papihnya, kini justru Papihnya itu mendapatkan kekasih berusia sebaya dengannya tanpa dia tahu dari mana Rizal kenal dan mendapatkan wanita itu.


Kali ini Isabella menatap Rizal seakan menuntut penjelasan atas ucapan Grace tadi.


" Pih, apa maksud ucapan dia!?" tanya Isabella dengan menahan amarah.


" Sayang, ini tidak seperti yang kamu pikirkan!" Dengan berusaha mengurai pelukan tangan Grace ditubuhnya, Rizal pun berusaha menjelaskan kepada putrinya tentang kesalahpahaman ini.


" Om, dia ini siapa, sih? Selingkuhan Om juga ya?" Melihat Rizal kebingungan menjelaskan kepada Isabella, Grace sengaja bersikap manja seolah dia benar kekasih dari Rizal. Apalagi saat Rizal mencoba melepaskan diri darinya, Grace justru semakin erat mendekap tubuh Rizal.


" Nona, tolong lepaskan!" Rizal kesal karena Grace justru memanfaatkan situasi ini untuk membuat citranya buruk di mata putrinya itu.


" Pih, kenapa Papih bisa bersama wanita ja lang seperti dia!?" Bagi Isabella yang tak kurang kasih sayang orang tua dan tercukupi secara materi, arti kata sugar baby tidak jauh dari wanita selingkuhan pria dewasa yang mapan, yang bisa dia manfaatkan secara materi dengan balasan menyerahkan tubuhnya bahkan kepera wanannya kepada pria dewasa itu. Dan di kampus dia kuliah pun, tidak sedikit teman sekampusnya yang menjadi simpanan Om-Om berduit.


Sementara bagi Grace, disebut Isabella sebagai wanita ja lang, tentu saja Grace meradang. Karena dia merasa tidak pernah menjual tubuhnya kepada banyak pria. Dia melakukan hubungan in tim hanya dengan Joe, itu pun karena dia mencintainya.


" Hei, jangan sembarang bicara ya!! Kamu itu yang ja lang!" Grace balik menyerang Isabella dengan berkata kencang dan kasar. Karena justru Isabella lah yang Grace anggap menjadi sugar baby nya Rizal.


" Aku bukan wanita ja lang ya! Pih, kenapa Papih diam saja, sih?" Isabella yang tidak pernah mendapat perlakuan kasar apalagi di depan orang banyak seketika menangis. Apalagi saat melihat Rizal tidak melakukan pembelaan atas dirinya.


" Maaf, Pak, Mbak, tolong jangan ribut-ribut di sini! Mengganggu pengunjung yang sedang makan." Si pemilik warung nasi menegur Rizal, Grace dan juga Isabella yang bertengkar.


" Oh, maaf, Pak." Rizal tidak enak pada pemilik warung nasi uduk, langsung menyampaikan permohonan maafnya. Dia segera menepis tangan Grace lalu mendekati putrinya dan menuntun putrinya keluar dari warung nasi uduk.


" Sayang, nanti Papih jelaskan di rumah. Apa yang kamu dengar dan lihat tadi semua itu tidak benar. Kamu jangan menangis." Rizal menyeka air mata yang membasahi wajah cantik putri kesayangannya itu. Dia lalu menoleh ke arah Fauziah yang bersama Isabella.

__ADS_1


" Kalian naik mobil siapa?" tanya Rizal pada Fauziah.


" Pakai mobil Bella, Om." sahut Fauziah.


" Iya sudah, kamu tolong bawa Bella ke kampus. Nanti kamu saja yang membawa mobilnya, Fauziah." Merasa anaknya sedang emosi dan menangis, Rizal meminta Fauziah lah yang mengendarai kendaraan milik putrinya.


" Baik, Om." Fauziah mengangguk. " Ayo, Bel ...!" Fauziah segera mengajak Isabella untuk meninggalkan warung nasi uduk itu.


Sementara di dalam warung nasi, ketika Rizal sedang disibukkan dengan Isabella, Grace manfaatkan situasi itu untuk berencana kabur dari Rizal.


" Wah, para selingkuhan saling bertemu dan bertengkar. Kasihan yang jadi istrinya. Suaminya senang jajan sama daun muda," celetuk seorang pengunjung wanita saat melihat Grace mengendap ingin keluar.


Grace sontak menoleh ke arah wanita yang berkata tadi. Jika dia tidak berniat kabur, mungkin dia akan membalas wanita yang menyindirnya tadi. Namun, nasib baik wanita tadi tidak kena damprat Grace, karena Grace ingin buru-buru kabur dari sana.


Grace mengintip Rizal yang sedang berjalan sambil memeluk Isabella ke arah mobil yang terparkir di belakang mobil Rizal. Grace merasa ini adalah kesempatan emas baginya untuk bisa lepas dari Rizal. Dan dengan cepat, diapun segera berlari ke arah kiri warung nasi itu berada.


Grace berlari kencang hingga dia menemukan mini market bernama indo market sekitar seratus meter dari warung nasi tadi. Dia melihat beberapa Abang ojol berkumpul di depan mini market itu.


" Bang, bisa tolong antar saya?" Grace segera menemui Abang ojol yang sedang berkumpul.


" Mau ke mana, Mbak? Saya terima orderan offline, kok." Seorang driver ojol merespon saat melihat wanita secantik Grace meminta diatar ke suatu tempat, walaupun mereka tidak tahu ke mana tempat yang ingin dituju oleh Grace.


" Sama saya saja, Mbak. Motor saya masih baru, enak dipakainya." Satu driver lainnya ikut menawarkan jasanya.


" Ya sudah cepat! Saya butuh pergi sekarang!" Grace tidak ingin berbasa-basi memilih driver ojol yang kedua karena mengatakan kendaraannya masih baru.


" Si alan kau, Jack! Aku yang menawarkan duluan!" Driver yang pertama mengumpat karena menganggap temannya itu curang.


" Sorry, Dra. Ini yang namanya rezeki." Driver bernama Jacky itu menyeringai lalu menyalakan mesin motifnya untuk segera membawa Grace ke tempat yang diinginkan oleh wanita itu.


Sedangkan di tempat makan nasi uduk, Rizal yang selesai mengantar Isabella dan Fauziah ke mobil Isabella, kembali ke warung itu. Sepertinya dia harus memberi pelajaran kepada Grace karena telah membuat putrinya menangis dan malu.

__ADS_1


Rizal mengedar pandangan ke dalam warung itu mencari keberadaan Grace. Namun, dia tak jumpai Grace di sana.


" Cari selingkuhannya ya, Pak? Dia kabur tuh, ke sana!" Wanita yang tadi mencibir Grace kini menyindir Rizal.


Rizal mendengus kasar, karena Grace sudah memanfaatkan situasi ini untuk kabur darinya. Setelah melakukan pembayaran, Rizal pun berlari ke arah yang ditunjuk oleh wanita itu untuk mencari Grace.


" Si al! Dasar wanita licik!" umpat Rizal yang tidak menemui keberadaan Grace meskipun dia sudah mengedar pandangan ke semua sudut ruang terbuka itu.


Rizal menghempas nafas kencang saat dia tiba di mini market. Di sana masih berkumpul driver ojol yang menunggu orderan. Rizal mencoba mendekati para driver, siapa tahu dia mendapati informasi dari mereka.


" Maaf, Bang. Mau tanya, apa tadi melihat seorang wanita tinggi, pakai celana dan jaket denim lewat kemari? Rambutnya panjang segini ..." Rizal menunjuk punggungnya memperkirakan panjang rambut Grace.


" Oh, iya tadi ada kemari, Pak. Tadi teman saya yang bawa dia, tapi kita tidak tahu dibawa ke mana?" sahut driver ojol menyahuti.


" Pergi ke arah mana, Bang?" tanya Rizal kemudian.


" Ke arah sana, Pak." sahut ojol tadi menunjuk ke arah kiri mini market itu.


" Abang punya nomer rekan Abang itu? Soalnya wanita yang dia bawa itu tawanan yang melarikan diri. Dia itu penjahat kriminal kasus pembunuhan, Bang." Rizal sengaja mengatakan jika Grace adalah wanita berbahaya agar driver ojol itu membantunya.


" Hahh? Serius, Pak?" Sontak semua driver yang sedang berkumpul tersentak kaget mendengar penuturan Rizal tentang siapa Grace yang sebenarnya.


" Benar, Bang. Saya ini ingin membawa dia ke kantor polisi ternyata dia berhasil kabur." Rizal mendramtisir sehingga para driver percaya pada ucapannya.


" Alhamdulillah, untung bukan aku tadi yang mengantar." Driver bernama Indra, yang pertama kali menawarkan jasa kepada Rizal bernafas lega karena gagal mengantar Grace saat dia tahu ternyata Grace adalah penjahat kriminal.


*


*


*

__ADS_1


Bersambung ...


Happy reading❤️


__ADS_2