
“Kenapa dengan kalian berdua? Apakah benar yang baru saja aku katakan? Kalian berdua akan pergi berbulan madu?” Ornado berkatan sambil tertawa geli, membuat wajah Laurel semakin memerah.
“Ah, sebenarnya bukan seperti itu Ad, kami hanya akan melakukan kunjungan ke Irlandia sekaligus Dave memeriksa pekerjaannya di sana,” Laurel berusaha menjelaskan alasan yang paling masuk akal kepada Ornado yang hanya mencebikkan bibirnya sambil tertawa.
“Ckckckck…, Laurel…, sudah sekian lama aku mengenalmu, dan setiap kamu berusaha berbohong, telingamu akan memerah secara otomatis. Aku masih ingat tentang kebiasaan sejak kecilmu itu,” Ornado berkata sambil tetap tertawa melihat bagaimana salah tingkahnya Dave dan Laurel karena kata-katanya tentang bulan madu mereka.
“Ad, kami betul akan ke Irlandia karena pekerjaan Dave dan juga ada sebuah properti dari papa dan mama yang harus kami cek kondisinya,” Laurel tetap berusaha untuk membuat Ornado tidak menganggap perjalanan mereka sebagai perjalanan bulan madu.
“O ya? Bukannya Dave sudah ke Irlandia bulan lalu, sendirian, karena kamu begitu sibuk dengan para pasien? Seorang Laurel Tanputra, si penggila kerja yang begitu sibuk sebagai dokter, tiba-tiba pergi ke Irlandia bersama suami selama sepuluh hari? Yang benar saja kalau hanya karena untuk mengecek pekerjaaan di sana Laurel mau ikut dengan Dave meninggalkan para pasien tersayangnya,” Ornado kembali berkata sambil mengerlingkan matanya ke arah Laurel.
“Kenapa sih, kalian begitu malu mengakui kalau memang mau pergi berbulan madu? Pergi saja selagi bayi kalian belum lahir. Setelah memiliki anak, dengan perkerjaan kalian sebagai dokter, aku jamin kalian tidak akan lagi memiliki waktu untuk berbulan madu. Ah, untunglah aku hanya seorang pengusaha biasa, bukan dokter seperti kalian, apalagi Dave, sudah dokter, BOD Shaw Corporation juga. Laurel, bilang saja padaku kalau memang ke depannya Dave berani mencari alasan karena kesibukannya tidak lagi perduli padamu. Aku akan meminta dia membayar hutang nyawanya padaku,” Laurel langsung melotot mendengar perkataan Ornado yang setelah mengatakannya langsung tertawa tergelak.
“Kamu ini Ad! Siapa yang bilang kami lebih sibuk daripada kamu yang merupakan pimpinan tertinggi dari Xanderson Corporation?” Cladia dan Dave hanya bisa menghembuskan nafas mereka dengan keras sambil tersenyum geli melihat bagaimana Ornado dan Laurel yang lagi-lagi memulai kebiasaan mereka untuk saling berdebat.
“Aku sibuk sih sibuk, tapi tidak ada kata sibuk jika cintaku yang memintaku untuk berhenti. Dan kapanpun dan dimanapun, asalkan bersama cintaku, bagiku itu bulan madu. Betulkan amore mio?” Setelah mengatakan itu, Ornado langsung mengerakkan kepalanya ke arah wajah Cladia dan mengecup bibir Cladia dengan mesra, membuat Cladia tersentak kaget dan menjauhkan wajahnya dari Ornado yang justru menatapnya dengan senyum di bibirnya, seolah barusan tidak ada yang terjadi, membuat Dave dan Laurel hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala mereka karena tindakan Ornado kepada Cladia.
“Ah, sudahlah, aku akan mengirimkan beberapa barang untuk kalian bawa ke Irlandia kepada Laurel besok. Dave, jangan lupa kondisi Laurel yang sedang hamil, pelan-pelan saat menikmati bulan madumu, jangan terlalu bersemangat,” Ornado berkata dengan nada serius, setelah itu dia langsung tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Dave dan Laurel yang betul-betul terlihat gugup dan salah tingkah atas peringatan Ornado barusan.
# # # # # # #
Laurel langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur kamar utama yang ada di penthouse mereka di Irlandia. Melihat bagaimana Laurel yang terlihat lelah setelah perjalanan jauh mereka, Dave berjalan mendekat ke arah Laurel, duduk di pinggiran tempat tidur dan dengan lembut memijit kaki Laurel yang terbaring dengan posisi terlentang di atas tempat tidur.
“Mo cuisle, apa perjalanan ini begitu melelahkan untukmu dan baby kita?” Mendengar pertanyaan Dave, Laurel bangkit dari tidurnya, mengambil posisi duduk di samping Dave dengan posisi saling berhadapan.
“Melelahkan iya. Tapi benar-benar membahagiakan,” Selesai mengucapkan kata-katanya, Laurel langsung mengecup mesra bibir Dave, dengan kedua lengannya melingkar di pinggang Dave.
__ADS_1
“Sejak kembali ke Indonesia dan hidup bersamamu, apalagi setelah kehamilanku, aku belum pernah sekalipun pergi jauh, apalagi sampai ke luar negeri seperti hari ini. Aku sudah tidak sabar untuk menghabiskan waktuku mengelilingi Irlandia, negara yang belum pernah sekalipun aku kunjungi, bahkan mungkin tidak akan pernah aku kunjungi seumur hidupku jika bukan karena aku menikah denganmu,” Dave tersenyum sambil mengelus lembut wajah Laurel.
“Kalau kamu merasa lelah, lebih baik kamu beristirahat mo cuisle. Masih banyak waktu kita di sini, yang penting kamu dan baby kita selalu sehat,” Laurel tersenyum mendengar kata-kata Dave.
Laurel baru saja berencana mengiyakan perkataan Dave ketika dilihatnya sebuah koper di dekat tempat tidur mereka, koper yang kemarin pagi sengaja dikirimkan oleh Ornado untuk dibawa oleh Laurel ke Irlandia. Koper yang dengan sengaja Ornado berikan dalam kondisi terkunci rapat dengan sebuah kunci yang diperlukan kombinasi kode angka untuk membukanya. Dan Ornado tidak memberikan kode kombinasi itu sampai beberapa menit lalu Laurel memasuki penthouse hadiah pernikahan dari Augistin dan Mama Rosalia.
“Dave, sebelum beristirahat, bisakah kita melihat isi koper yang diberikan oleh Ad kepadaku?” Begitu mendengar perkataan Laurel, mata Dave langsung melirik ke arah koper yang diberikan Ornado kepada Laurel kemarin.
“Sebentar lagi asisten rumah tangga di mansion keluarga Shaw akan datang ke sini. Apa tidak sebaiknya kita menunggu mereka agar sekaligus mereka membereskan semua isi koper itu?” Dave berkata sambil mengelus lembut kedua bahu Laurel.
“Aku ingin melihat apa isi koper itu sebelum asisten rumah tangga membereskannya,” Laurel berkata dengan suara memohon dengan wajah manjanya, membuat Dave hanya bisa tersenyum dan beranjak dari duduknya, meraih koper itu dan membawanya mendekat ke arah Laurel.
“Beritahukan padaku kode kombinasi kunci koper ini yang tadi dikirimkan Ad kepadamu,” Laurel langsung meraih handphonenya untuk melihat kode kombinasi kunci koper yang dikirimkan oleh Ornado beberapa waktu yang lalu.
Dave dan Laurel saling berpandangan sambil tersenyum setelah membaca tulisan tangan Ornado. Dan tangan Laurel mulai melihat satu persatu yang ada di koper, berbagai jenis pakaian ber merk dan mewah untuk segala kondisi, mulai dari gaun pesta, pakaian bersantai, pakaian untuk menghabiskan waktu di mall dan jalan-jalan di tempat wisata, pakaian resmi untuk makan malam di restauran, baju renang, bahkan di bagian paling bawah terlihat pakaian dalam seksi yang benar-benar membuat mata Laurel terbeliak dan dengan terburu-buru membuat Laurel langsung menutupinya dengan pakaian-pakaian lain sehingga membuat Dave tertawa geli melihat tindakan Laurel akibat malu begitu melihat pakaian tidur yang baginya terlihat terlalu seksi itu.
Sebelum Laurel kembali menutup koper itu, tangan Dave bergerak ke arah bagian pojok koper di mana terlihat sebuah kotak bewarna hitam. Gerakan tangan Dave yang terlihat begitu cepat membuat Laurel langsung ikut mengamati apa yang sedang dilakukan oleh Dave. Begitu kotak hitam yang terlihat sederhana itu dibuka oleh Dave, baik Dave maupun Laurel langsung membeliakkan mata mereka melihat apa yang ada di dalam kotak hitam yang terlihat sederhana itu. Sebuah jam tangan Billionaire Watch (Sepintas tampilan jam tangan ini terlihat seperti perhiasan dibandingkan sebuah jam tangan. Jam tangan Billionaire Watch yang diproduksi oleh brand kenamaan Jacob & Co ini ditaburi oleh berlian murni dengan total 260 karat, 167 komponen pembangun movement, dan 19 jewelry. Tidak salah jika jam tangan ini dinamai produsennya dengan nama Billionaire Watch. Karena berlimpahnya butiran berlian yang melapisinya, jam tangan ini dibanderol dengan harga senilai 255 miliar rupiah).
Di bagian bawah jam tangan mewah yang terlihat cantik itu terlihat secarik kertas bewarna merah jambu yang lagi-lagi bertuliskan tulisan tangan Ornado.
For my little sister, Laurel Tanputra. Semoga kamu suka hadiah dari kami berdua. Kami belum sempat memberikan hadiah pernikahan untuk kalian berdua. Sebagai wanita cantik yang bagiku seperti adik kandungku sendiri, kamu harus menjadi wanita yang pantas bersanding dengan Dave Alexander Shaw, laki-laki hebat yang akhirnya berhasil mendapatkan cintamu. Aku tidak akan membiarkan orang lain memandangmu rendah hanya karena melihat latar belakang keluargamu. Mereka harus tahu bahwa kamu adalah adik dari Ornado Xanderson. Selamat atas pernikahan kalian berdua, semoga kalian bahagia selalu sampai maut memisahkan. With love: Ornado & Cladia.
Begitu selesai membaca tulisan tangan dari Ornado yang dituliskan dengan menggunakan tinta bewarna emas, dibubuhkan tanda tangan Ornado dan Cladia, mata Laurel memandang ke arah Dave dengan mata nanar karena terharu dengan apa yang dituliskan Ornado untuk mereka berdua. Dave tersenyum dengan mata memandang Laurel dengan lembut.
“Kamu benar-benar beruntung memiliki dua sahabat yang benar-benar menganggapmu seperti saudara kandung dan begitu menyayangimu. Mereka adalah pasangan terbaik yang pernah aku kenal, dan kita cukup beruntung bisa bertemu dan mengenal mereka berdua,” Dave berkata sambil mengelus lembut kepala Laurel.
__ADS_1
# # # # # # #
Laurel yang sedang berdiri di tepi pantai tersenyum sambil memandang ke arah lautan lepas di depannya. Dave yang berjalan ke arahnya sambil membawa dua gelas minuman segar di tangannya ikut tersenyum melihat bagaimana cantiknya Laurel hari ini dengan pakaian pantainya yang bewarna cerah yang merupakan salah satu hadiah dari Ornado.
Begitu Dave berada di dekat Laurel, Dave bergerak ke belakang tubuh Laurel dan memeluknya tubuh Laurel dari belakang dengan kedua tangannya yang memegang dua gelas minuman berada di depan dada Laurel. Begitu melihat gelas berisi minuman segar di depannya, Laurel langsung meminumnya menggunakan sedotan sampai tandas, diikuti oleh Dave. Setelah itu Laurel membalikkan tubuhnya sehingga berhadap-hadapan dengan Dave. Hari ini Laurel merasa begitu senang dan bebas menikmati suasana indah pantai yang sepenuhnya telah disewa oleh Dave. Sehingga hanya mereka berdua yang ada di tepi pantai saat ini.
“I love you Mr. Shaw,” Begitu wajah mereka saling berhadapan, Laurel langsung mengecup bibir Dave dengan mesra, membuat Dave melepaskan kedua gelas di tangannya di atas pasir pantai dan kedua tangannya bergerak memeluk tubuh Laurel, mengelus dengan lembut punggung Laurel sampai ke pinggangnya berulang-ulang dengan bibirnya yang mencium bibir Laurel dengan ciuman mesra dan penuh cinta.
“How lucky I am to be in love with you. I believe that God created you for me to love. He picked you out from all the rest cause He knew I’d love you the best. Nobody loves you like I love you (Betapa beruntungnya aku jatuh cinta kepadamu. Aku yakin Tuhan menciptakanmu untuk aku cintai. Tuhan memilihmu dari yang lain karena tahu aku yang paling mencintaimu. Tidak ada yang mencintaimu seperti aku mencintaimu),” Dave berbisik lirih ke telinga Laurel, setelah itu dengan gerakan lembut satu tangan Dave memeluk pinggang Laurel sedang tangannya yang lain meraih tengkuk Laurel, menggerakkannya mendekat ke arahnya dan mencium kembali bibir Laurel dengan perasaan yang meluap, dipenuhi oleh rasa cintanya yang begitu besar terhadap wanita yang sekarang sudah berhasil dimilikinya setelah sempat terpisah selama 7 tahun lalu. Dan begitu banyaknya kejadian, bagaimana mereka tetap bertahan sampai detik ini setelah begitu kerasnya perjuangan dan banyaknya kejadian yang mereka berdua alami sebagai ujian cinta yang harus mereka hadapi, sehingga membuat perasaan cinta mereka berdua semakin menguat dan cinta diantara mereka semakin besar.
TAMAT
Terimakasih untuk semua dukungan dari para pembaca setia, terimakasih untuk semua komentar, vote, like, follow, rating yang sudah diberikan oleh para pembaca novel ini. Jangan lupa untuk mampir ke dua novel author yang lain
My Wild Rose
My Wild Rose (Season 2)
BUKAN CINDERELLA BIASA
BUKAN CINDERELLA BIASA (Season 2)
Be My SUPERHERO
Dan jangan lupa untuk 10 pembaca dengan vote terbanyak sampai dengan tanggal 31 Agustus 2020 akan mendapatkan souvenir cantik dari author yang akan dikirimkan langsung ke alamat masing-masing. Author akan melakukan chat pribadi untuk info alamat pengiriman pada tanggal 1 September 2020. Jika sampai dengan tanggal 3 September 2020 para pembaca terpilih tidak memberikan info alamat, souvenir akan diberikan kepada posisi pembaca di bawahnya. I LOVE YOU ALL
__ADS_1