
Happy reading
💕💕💕💕💕
Diana terbangun dalam dekapan Reyhan. Matahari fajar sedikit menembus tirai putih jendela kamar hotel. Masih gelap dan dingin. Dengan nyaman Diana bergelut ke dalam pelukan Reyhan yang secara otomatis membuat Reyhan semakin mengeratkan lingkaran tangannya di pinggang Diana. Diana memejamkan mata, menenggelamkan wajahnya ke dada Reyhan. Menghirup dalam-dalam aroma tubuh pria yang dia cintai.
Pelukan Reyhan semakin erat. Dengan malas-malasan dia mengecup dahi Diana. "Dingin?" tanyanya dengannya suara serak.
Diana mendongak, bersamaan dengan manik cokelat milik Reyhan yang tengah menatapnya. Diana tersenyum lembut dan menggeleng.
Reyhan segera meraih dagu Diana dan mengecup bibirnya sekilas. "Apa aku menyakitimu semalam?"
Sekali lagi Diana menggeleng. Dia memilih menenggelamkan wajahnya ke dada Reyhan. Aroma tubuh Reyhan entah kenapa mampu menenangkan hati dan pikirannya yang akhir-akhir ini gelisah tidak karuan. Alice. Ya, kehadiran gadis itu seakan menjadi ancaman besar bagi Diana. Cara gadis itu menatap Diana yang seolah ingin menelannya bulat-bulat, membuat Diana waswas, khawatir dengan tujuan Alice yang sebenarnya.
"Aku harap kau tidak sedang memikirkan Alice," gumam Reyhan dengan mata terpejam. Seolah dia tahu apa yang Diana pikirkan. "Jonathan akan mengurusnya. Kau tenanglah, jangan biarkan Alice menyakitimu meski hanya dalam prasangka." Reyhan memeluk Diana erat dan mengusap punggung yang polos itu lembut.
Mereka akhirnya larut dalam keheningan dan usapan lembut Reyhan membuat Diana mengantuk hingga dia tertidur kembali.
__ADS_1
❤️
❤️
❤️
❤️
❤️
Alice memandang lembaran undangan berwarna emas elegan ditangannya. Itu adalah undangan makan malam tahunan yang diadakan Wijaya Group. Malam yang harusnya menjadi pengumuman hubungannya dengan Reyhan. Namun, karena Diana, semua harapan hanya tinggal angan-angan Alice saja. Sudah tentu Reyhan akan menggunakan kesempatan nanti malam untuk mengumumkan statusnya dengan Diana dan juga kehamilan wanita itu.
Sebuah pisau lipat kecil. Dari luar tampak tidak berbahaya, tetapi sebenarnya benda itu tajam luar biasa.
❤️
❤️
__ADS_1
❤️
❤️
❤️
Malam ini penampilan Diana benar-benar feminim dengan rambut panjang yang digulung gaya klasik. Sehingga, memamerkan antingnya yang panjang dan eksotis.
Sorayalah yang mendadani Diana. Bahkan dia langsung menelepon kenalannya di butik dan memesankan gaun khusus untuk Diana yang kini perutnya sudah mulai membuncit. Gaun indah berwarna hijau gelap yang membungkus tubuh Diana dengan begitu fantastis. Rendah di bagian depan dan melebar di bagian pundak, menampilkan kulit pundak Diana yang putih halus. Tidak terlalu ketat di bagian pinggang sehingga, perutnya yang sudah mulai membuncit tidak kentara, membuat Diana semakin memesona.
Dengan penuh percaya diri Diana merangkul lengan Reyhan begitu mereka turun dari mobil. Semua tamu menyambut kedatangan mereka sepanjang menuju tempat jamuan makan. Mengangguk hormat pada Reyhan dan Diana walaupun mereka masih bertanya-tanya tentang sosok Diana. Semua tamu telah mendengar desas-desus kalau malam ini Reyhan akan mengumumkan status hubungannya. Mungkinkah wanita yang berjalan di sebelah Reyhan orangnya?
Banyak pasang mata yang memerhatikan Diana penuh spekulasi baik terang-terangan ataupun sembunyi-sembunyi. Banyak yang memuji keanggunan dan keramahan yang ditunjukkan Diana. Mereka merasa kagum sekaligus iri pada Diana yang dianggap berhasil mencairkan hati manusia kulkas seperti Reyhan.
Sementara itu, di sudut ruangan sepasang mata menatap Reyhan dan Diana dengan kemarahan yang membara. Ya, Alice. Dia berdiri di sudut ruangan dengan penampilan yang luar biasa cantik, tetapi dengan perasaan terhina yang luar biasa juga. Kecantikan yang sempurna miliknya harus kalah dengan kesederhanaan milik Diana.
Kemarin Alice masih ragu-ragu, tetapi sekarang tekadnya sudah bulat. Kemarahan dan kecemburuan memuncak, melimpah ruah, hingga memenuhi dadanya dan terasa membakar. Alice meraih benda logam kecil yang selalu dia taruh di dalam tas mininya.
__ADS_1
Aku akan menghancurkanmu, Diana. Melenyapkan apa pun yang membuat Reyhan tergila-gila padamu!
❤️❤️❤️❤️❤️