Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 100 Yang Ditakutkan Keluarga Lanister


__ADS_3

Ketika Renata duduk, sekujur tubuhnya seperti habis terhisap seluruh tenaganya, sama sekali tidak bertenaga.


"Ada apa?" tanya Vincent.


"Orang Keluarga Toyz sudah turun tangan!" ucap Renata dengan serak.


"Keluarga Toyz? Keluarga Toyz yang mana?"


"Keluarga Toyz dari Kota Azuka !"


Kota Azuka ? Seluruh orang di sekeliling meja langsung gemetar.


"Keluarga Toyz ini memiliki sedikit hubungan dengan Dakota, dulu Dakota pernah memberi pertolongan yang besar pada Keluarga Toyz, orang Keluarga Toyz selalu ingin membalas kebaikan Dakota, kali ini Dakota pasti bukan sengaja mencari Keluarga Toyz, dia tidak akan sanggup menurunkan harga dirinya, namun berbeda dengan Keluarga Borland ! Pasti Keluarga Borland yang menghubungi Keluarga Toyz, sekarang Keluarga Toyz sudah turun tangan, Keluarga Lanister kami hanya bisa diam." Renata berkata dengan kepala pusing.


"Bagaimana mungkin?" seorang anak muda dari Keluarga Avricon yang duduk disamping berkata sambil tertawa : "Nona Lanister, kekuasaan Keluarga Lanister kalian begitu besar, tidak ada satu pun orang di Kota Azuka yang berani meremehkan kalian? Bercandaan anda apa tidak terlalu mengada-ada."


"Tutup mulutmu." Bentak Tuan Besar Avricon dengan tegas. Anak muda itu langsung menutup mulutnya.


"Kota Azuka adalah kota yang setara dengan medan tempur, sama sekali tidak sesederhana yang kalian bayangkan, langkah Keluarga Lanister bagaikan seperti melewati medan penuh ranjau, Keluarga Lanister kami hanyalah keluarga golongan menengah, nama kami bukanlah yang terhebat." Renata menggeleng.


Semua meringis. Renata hanya membawa nama tetua keluarganya, setengah Hansami sudah gempar olehnya, membuat keluarga ternama dari segala penjuru kota hanya bisa melihat dalam diam ketika Vincent menggila, bahkan bisa mendesak Dakota menundukkan kepala untuk meminta maaf. Kekuatan yang begitu menakutkan, namun keberadaannya di Kota Azuka hanya masuk golongan menengah. Seberapa dalam dunia di Kota Azuka ini..


"Apakah Keluarga Toyz ini lebih besar daripada Keluarga Lanister ?" tanya Jane dengan penasaran.


Dia sama sekali tidak tahu Keluarga Lanister, juga tidak tahu Keluarga Toyz, dia sama sekali tidak tahu banyak tentang Kota Azuka.


"Sebenarnya kekuasaan Keluarga Toyz di Kota Azuka tidak bisa dianggap besar, namun belakangan ini, Keluarga Toyz bekerja sama dengan sebuah perusahaan besar, bahkan berhasil menjalin hubungan kerja dalam skala besar, kalau Keluarga Lanister kami menyentuh Keluarga Toyz, maka itu sama dengan menyinggung perusahaan itu, dan kekuasaan dibalik perusahaan itu merupakan sosok yang tidak bisa kami singgung sama sekali! Kalau Keluarga Lanister kami sampai diincar oleh sosok dibalik perusahaan ini, takutnya."


Renata berkata sampai sini sudah tidak berani meneruskannya lagi, rasa panik juga takut diwajah kecilnya sama sekali sudah tidak bisa dia bending lagi, seolah sedang membayangkan hal yang begitu menakutkan. Semuanya begitu terkejut.


"Perusahaan apa yang mempunyai kekuasaan yang begitu besar?" tanya Tuan Besar Avricon dengan tegang.


"Grup Takanome." Renata menyebutkan sebuah nama.


Grup Takanome? Banyak orang yang tidak pernah mendengarnya, juga tidak tahu ini perusahaan apa.


Namun Vincent yang duduk disisi lain langsung berekspresi serius, tangannya juga mengepal kuat. Orang lain tidak tahu, namun dia tahu dengan jelas. Karena Group ini merupakan salah satu anak perusahaan milik keluarga Bermoth...

__ADS_1


"Sudah semuanya jangan bertanya lebih jauh lagi, sekarang Keluarga Toyz ikut campur, Keluarga Lanister kami juga tidak berani ikut campur lagi, Jane, Vincent, kalian segeralah kembali ke Kota Izuno. Kalau sampai mereka berbalik kemari, maka situasi akan sulit dikendalikan."


"Tidak perlu tergesa-gesa." Vincent menyeruput tehnya dan berkata dengan datar : "Meskipun Keluarga Toyz maju melawan kalian, orang-orang itu juga tidak akan berani kembali untuk membalas dendam."


"Nak, kamu jangan bicara terlalu cepat, orang lain tidak berani menyentuhmu, itu karena ada Keluarga Lanister yang mendukung, apakah kamu mengira orang lain benar-benar takut padamu." Tuan Besar Avricon menggeleng


"Intinya kalian sekeluarga segeralah pergi dengan mobilku, aku akan menyuruh supirku mengantar kalian kembali."


"Tuan besar, mereka benar-benar tidak akan kembali, dan pada dasarya mereka memang takut padaku." Vincent berkata dengan tidak berdaya. Namun begitu dia mengatakan ini, semua orang malah tertawa mengejek.


"Vincent , kamu jangan membuat lelucon lagi."


"Memukuli tuan muda tadi sangat puas ya?"


"Hehe, kamu benar-benar mengira dirimu hebat!" Beberapa orang mulai mencibir dengan sinis. Meskipun Jane sendiri juga tidak tahan.


"Vincent, sebaiknya kita segera pergi, dengarkan apa yang dikatakan Nona Lanister dan kakek."


"Benar, ada Nona Lanister disini, kita dan beberapa kelaurga itu juga tidak memiliki dendam yang dalam, sekarang kamu memukul orang, Nona Lanister juga tidak bisa melindungi kita, kami benar-benar bisa dibuat celaka olehmu." Katrina juga tidak bisa menahan diri untuk berkomentar.


"Sudah cukup!" Renata tidak tahan lagi mendengar semuanya, sehingga langsung menyentak.


"Kalian segeralah bersiap, pulanglah dulu." Pada saat ini, Agil berdiri, lalu melihat kearah Jane dan berkata : "Jane, kamu ikut aku sebentar."


"Oh... baik kakek." Jane terkejut, sehingga ikut Agil masuk ke dalam.


Begitu masuk ke dalam, Agil duduk di kursi, kepala pelayan menuangkan teh untuknya. Jane terlihat begitu tegang.


Agil menyeruput tehnya lalu bertanya perlahan : “Nak, kakek ingin menanyakan beberapa hal padamu, kamu harus menjawab dengan jujur."


"Kakek silahkan bertanya."


"Kamu dan CEO Bermoth dari Grup Vallamor itu.. punya hubungan apa?" Agil meletakkan cangkirnya lalu bertanya dengan tegas.


"Haa?" Jane tercengang, setelah sesaat dia baru menjawab dengan lirih : "Kakek, aku dengannya. tidak ada hubungan apapun."


"Tidak ada hubungan? Kalau begitu kenapa orang Kota Izuno bisa datang untukmu? Juga Nona Lanister itu. kemungkinan juga datang karena dia?" Agil menarik nafas dan berkata dengan wajah tegas : "Atau jangan-jangan, kamu kenal dengan orang ini?"

__ADS_1


"Aku.. aku tidak kenal..." Jane menundukkan kepala.


"Kalau begitu benar."


"Tetapi. aku juga belum pernah bertemu dengan CEO Bermoth itu." Ucap Jane.


"Kemungkinan besar CEO Bermoth itu pernah bertemu dengamu, lalu tertarik padamu." Agil menghela nafas dan berkata dengan tidak berdaya


"Jane, hari ini ada begitu banyak kejadian yang terjadi, dan ini semua diluar dugaan semua orang, meskipun sejauh ini semuanya baik-baik saja, namun masalah ini belum berakhir, Nona Lanister ini cepat atau lambat harus kembali ke Kota Azuka, dan Keluarga Lanister mereka tidak mungkin melindungimu seumur hidup!"


"Kakek, apa yang ingin kakek katakan?" Jane merasa ada maksud dalam perkataan Agil. Tuan Besar Avricon mengetatkan bibirnya lalu menghela nafas dengan berat.


"Jane, posisi keluarga kalian sungguh dalam bahaya."


"Aku tahu." Jane menundukkan wajahnya.


"Kalian tidak memiliki kekuasaan juga dukungan, sementara kakek punya banyak masalah yang harus dibereskan, kakek juga sulit untuk membantu kalian, kalau orang-orang ini datang ke Kota Izuno mengganggu kalian, kalian tetap dalam bahaya, namun kalau..orang di Kota Izuno itu bisa melindungi kalian, maka kalian akan bisa hidup dengan tenang." Tiba-tiba Tuan Besar Avricon berkata dengan serius.


Ekspresi wajah Jane langsung berubah, dia langsung paham maksud dalam ucapan Tuan Besar Avricon.


"Jane, kamu jangan menyalahkan kakek yang mengompori disini, sebenarnya aku no komen terhadap Vincent ini, sebaliknya, begitu melihatnya hari ini, aku menjadi sangat menyukainya, karena dia berani maju membelamu, ini merupakan hal yang patut dihargai, tetap.. dia tidak bisa melindungimu, hari ini kalau tidak ada Nona Lanister , dia sama sekali tidak bisa melakukan apapun. Namun... CEO Bermoth itu bisa, dia bisa menggerakkan orang besar di Kota Izuno dengan mudah untuk mengucapkan selamat ulang tahun padaku, hanya untuk membuatmu senang, dia bahkan bisa mengundang Keluarga Lanister dari Kota Azuka untuk datang, aku yakin dia adalah orang hebat yang memiliki kekuasaan tidak terhingga, kalau kamu bisa memiliki hubungan yang lebih jelas dengannya, keluargamu tidak akan ada yang berani menyentuhnya!" Bicara sampai sini, Tuan Besar Avricon menatap Jane dengan dalam


"Nak, kamu mengerti maksudku bukan?"


"Kakek ingin aku bercerai dengan Vincent ?"


"Kalau tidak ada kejadian seperti ini, aku tidak akan membujukmu, namun dalam kondisi seperti ini, kakek membujukmu melakukan ini untuk kebaikan kalian."


"Tetapi... kalau seperti itu, bukankah aku bersalah pada Vincent ?"


"Tidak, kalau kamu benar-benar demi kebaikan Vincent, kamu harus melakukannya!" tiba-tiba Agil berjalan maju, kedua tangannya menekan bahu Jane, berkata dengan tegas


"Kalau kamu bercerai dengan Vincent, dan berhasil memiliki hubungan dengan CEO Bermoth, maka kamu bisa memanfaatkan kekuasaan CEO Bermoth untuk melindungi Vincent! Aku bisa melihat sifat Vincent ini, dia gegabah dan emosinya mudah terpancing, sangat angkuh, kalau tidak ada yang melindunginya, dia akan mudah terjerat masalah! Kalau kamu tidak melakukan hal ini, aku khawatir tidak sampai satu tahun, dia akan mendapat masalah, kalau kamu memilih melakukan ini, diam-diam melindunginya, kamu malah bisa membuatnya tetap aman, nak, garam yang kakek makan jauh lebih banyak dari nasi yang kamu makan, kakek tidak akan salah.."


Ucapan ini bagaikan petir yang menyambar hati Jane dengan kencang.


Wajah Jane begitu pucat, dia terdiam cukup lama.

__ADS_1


Dan entah sudah berapa lama, dia baru mengangkat wajahnya dengan berat dan mengangguk dengan terpaksa.


"Kakek, aku... aku akan menuruti apa yang kakek katakan..."


__ADS_2