Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 770 Emperor Order Ke 3


__ADS_3

"Apa yang sudah terjadi?"



"Tidak … aku juga tidak tahu..."



"Apa yang terjadi pada Emperor Garou?"



"Dia tidak terlihat baik-baik saja..."



"Pasti ada yang salah..."



Semua orang di sekitar jadi penasaran, melihat Garou dengan sangat tidak mengerti, tidak ada yang tahu apa yang sudah terjadi padanya.



"Garou! Ada apa denganmu? Apa kamu baik-baik saja?"



Sifa juga mulai cemas, dia berteriak.



Tapi saat ini...



Uhuk!



Garou tiba-tiba muntah darah, kemudian menopang tubuhnya dengan tangannya di tanah, nafasnya terengah-engah, dia tidak bisa berdiri tegak lagi.



"Hahh??"



Semua orang benar-benar terkejut.



Sifa terdiam, melihat Garou dengan bingung, dia tidak bisa bergerak sama sekali.



Tubuh Garou terus gemetar, darah tidak bisa berhenti keluar dari mulutnya, darah mulai keluar dari lubang hidung dan telinganya, membuat seluruh dirinya sekarang terlihat sangat mengerikan.



Keluarga Lavore yang berdiri di gedung tinggi dan menyaksikan adegan ini semua tercengang.



“Apa yang sudah terjadi? Apa … apa yang sudah terjadi?” Anggito cemas, menunjuk Garou dan berteriak dengan panik.



“Tuan, dilihat dari kondisi Garou … sepertinya keracunan!” Anggota Keluarga Lavore di sebelahnya menjelaskan sambil gemetar.



"Apa? Ke … kercaunan?"



"Bagaimana ini bisa terjadi? Kapan Dokter Jenius Bermoth memakai racunnya?"



"Aku juga tidak tahu..."

__ADS_1



Keluarga Lavore panik.



Banyak ahli bela diri yang tak terhitung jumlahnya benar-benar terkejut.



Terutama Asosiasi Wushu, semua anggota mereka semua tidak bisa menahan gemetar dari tubuhnya.



“Bagaimana ini bisa terjadi? Garou! Apakah kamu baik-baik saja?” Presiden Colux juga cemas, dia buru-buru berteriak.



Tapi saat ini Garou tidak bisa menjawab sama sekali.



Wajahnya sangat pucat, mulutnya terus mengeluarkan darah, tubuhnya gemetar hebat.



Dia ingin bangkit berdiri, tetapi rasa sakit yang sangat mengerikan membuatnya tidak bisa melakuannya.



"Garou! Apakah kamu baik-baik saja? Garou, bagaimana ini bisa terjadi? Kamu … apa yang terjadi denganmu?" Sifa sangat cemas, dia sudah tidak mempedulikan apa-apa lagi, jadi dia langsung bergegas menghampirinya dan bertanya kepada Garou dengan penuh semangat.



"Aku … aku mungkin diracuni..." Garou mengangkat kepalanya dan menatap Vincent dengan kesal.



"Diracun?"



Ekspresi Sifa terlihat sangat pucat.




Vincent berjalan dengan tangan yang terkulai ke bawah.



"Memindahkan titik vital dan pembuluh darah?"



Garou gemetar.



Tiba-tiba, dia seperti teringat akan sesuatu, dia bicara dengan suara perlan: "Ternyata serangan telapak tanganmu yang tidak bertenaga itu … bukan untuk membunuhku, tetapi untuk memindahkan pembuluh darah dan titik vital dalam tubuhku?"



"Ya."



Vincent dengan tenang berkata: "Dengan kata lain, hidupmu sudah benar-benar kuhancurkan! Ketika pembuluh darah dan titik vitalmu tidak berada pada tempatnya, kamu terus mendorong dirimu untuk bertarung denganku, akhirnya organ-organ dalammu mulai kacau, pembuluh darah pecah, titik-titik vital akan rusak parah, dalam waktu kurang dari beberapa menit, titik vital dalam tubuhmu akan sepenuhnya pecah dan pembuluh darah akan tersumbat dengan darah yang sangat banyak, pada saat itu, kemampuanmu untuk bela diri sudah pasti tidak bisa dipakai lagi, kamu juga akan langsung terdiam di tempat."



Begitu kata-kata itu terdengar, suasana di sekitar langsung hening.



Tidak ada yang mengira bahwa Dokter Jenius Bermoth benar-benar memiliki seperti itu pada tangannya...



Bisa menghancurkan hidup dari seorang Emperor!

__ADS_1



Mengalahkan Emperor lainnya lagi!



Dokter jenius Bermoth … sebenarnya sudah di tingkat mana dia ini? ?



“Bagaimana ini bisa terjadi? Garou! Jangan percaya padanya! Dia berbohong padamu, kamu pasti akan baik-baik saja! Kamu tidak akan kenapa-kenapa!” Teriak Sifa.



Tapi Garou tidak mengatakan sepatah kata pun, setelah beberapa saat, dia tiba-tiba tertawa.



"Hahahaha … Dokter Jenius Bermoth, kamu memang pantas menyandang gelar tersebut, ilmu bela diri dan medismu … kuakui!"



“Garou, dia pasti berbohong padamu! Kamu tidak bisa mempercayainya begitu saja!” Sifa tidak bisa menerima kenyataan ini.



Tapi Garou menggelengkan kepalanya lagi dan lagi.



“Sifa, jangan sedih, terima saja kenyataannya! Hanya aku yang tahu bagaimana situasi diriku saat ini, memang betul ada yang salah dengan titik vital dan pembuluh darah dalam tubuhku, aku bisa merasakannya, kupikir tadi itu hanya cedera luka dalam, tapi tidak pernah kusangka itu adalah cara yang dipakai oleh Dokter Jenius Bermoth, sekarang titik vital dan pembuluh darahku terasa semakin parah … mungkin … apa yang dikatakan Dokter Jenius Bermoth akan benar-benar terjadi padaku."



Sifa menatapnya pasrah, lalu duduk di tanah dan menangis dengan keras.



"Aku tidak ingin menghancurkan karirmu, tapi jawaban yang kamu berikan padaku membuatku melakukannya, karena kamu memperlakukanku sampai seperti ini, maka aku tidak akan berbelas kasih! Garou, ini adalah pilihanmu sendiri." Kata Vincent dengan tenang.



“Tidak heran kamu bertanya terlebih dulu padaku … aku mengerti, aku akhirnya mengerti!” Garou terbatuk, kondisinya semakin buruk, semakin banyak darah yang keluar dari mulutnya.



"Dokter Jenius Beroth, tolong! Tolong beri Garou kesempatan lagi, jika kamu bisa mengembalikan kemampuan bela diri Garou! Aku akan sangat berterima kasih padamu! Aku tahu semua ini salahku! Tolong sembuhkan dia!" Sifa buru-buru berbalik dan berteriak pada Vincent.



“Dia tidak akan mati!” Vincent menatap Sifa.



"Tapi kemampuan bela dirinya..."



"Apakah kamu tidak akan mencintainya kalau dia tidak bisa bela diri lagi?" Vincent bertanya balik.



Sifa segera gemetar.



"Dia menjadi seperti ini karenamu, ini urusanmu, hal ini tidak ada hubungannya denganku!"



Vincent berkata dengan tenang.



Sifa tercengang.



Vincent berjalan kearah Garou dan mengulurkan tangannya.


__ADS_1


Bola mata Garou sedikit melebar, kemudian dengan gemetar mengambil sebuah benda dari pinggangnya dan menyerahkannya ke tangan Vincent…


__ADS_2