
Begitu Sutradara Dong Min menginjak keluar dari Hotel Industrial, surat tuntutan tersebut langsung dikirim ke Group Vallamor.
Setelah Frank menerima surat tuntutan tersebut, dia langsung memanggil Hotman dan Umagi.
Begitu mereka berdua melihat surat tuntutan ini, langsung menggelengkan kepala.
“Sangat mudah sekali.”
“Mereka sedang mengangkat batu menimpa kaki mereka sendiri!”
Secara serentak mereka berdua berkata
“Apabila begitu mari kita tunjukan kepada semua orang.” Vincent duduk di depan meja, berkata dengan nada datar: “Menurut dugaanku, ini merupakan ulah dari Perusahaan Indimoive, bantu aku menyeret Perusahaan Indimovie ke dalam permasalahan ini! Aku tidak berharap pada saat kita bertarung di atas panggung, mereka menjadi penonton di samping.”
“CEO Bermoth, jangan khawatir, Dark Eagle sedang memantau mereka!”
“Baiklah, apabila begitu masalah ini aku serahkan kepada kalian saja, aku mau pulang ke rumah untuk istirahat dulu.”
Vincent memijat bagian pelipisnya, kemudian berdiri, berjalan keluar dari ruangan.
Beberapa hari ini Vincent menginap di Klinik Melken dan Grup Vallamor, jarang pergi ke tempat Jane, tidak tahu bagaimana kabar Jane beberapa hari ini.
Pada saat Vincent tiba di Lavishta International, Sekretaris bergegas lari ke arah Vincent.
“Tuan Bermoth, akhirnya kamu datang!” Sekretaris berkata dengan cemas.
“Kenapa?” Vincent bertanya dengan linglung.
“Beberapa hari ini CEO tinggal di kantor, jika kamu masih tidak datang ke sini, mungkin dia akan memindahkan kasurnya ke dalam kantor!” Sekretaris itu berkata dengan cemas.
“Kenapa?” Vincent tercengang.
“Semua ini karena Kiluwa!”
“Kiluwa? Ada apa dengan dia?”
“Sekarang hampir setiap hari dia datang ke sini untuk ganggu CEO, kemarin dia susun lilin, semalam dia kirim bunga, dia ingin CEO menerimanya, tetapi CEO sama sekali tidak tertarik padanya, Tuan Bermoth, anda segera memikirkan cara lain, segera mengusir pria yang menyebalkan ini!”
Setelah mendengar kata-kata Sekretaris, Vincent terdiam sejenak, kemudian menggelengkan kepala: “Kamu langsung meminta satpam untuk mengusir dia, lagian Jane tidak akan menerimanya, kamu tidak perlu khawatir.”
__ADS_1
“Ini… Tuan Bermoth, bagaimanapun CEO adalah istri anda! Apakah kamu tidak memikirkan cara lain?” Sekretaris bertanya dengan takjub.
Vincent mengelangkan kepala.
Istri?
Itu hanya nama dan status saja.
“Aku pergi lihat dulu.”
Begitu selesai berkata, Vincent berjalan menuju ke ruangan Jane.
Namun, Vincent baru tiba di depan ruangan Jane, terdengar suara biola yang merdu.
Kemudian melihat Kiluwa berpakaian rapi, memegang seikat bunga mawar merah berdiri di depan pintu, pemain biola berdiri di sampingnya sedang memainkan musik romantis.
“Jane, kamu adalah bulan yang di atas langit, maka aku adalah bintang, setiap bintang menandakan cintaku padamu, di langit yang penuh dengan bintang, kamu hanya perlu mendongak, maka kamu dapat melihat…”
Kiluwa berkata dengan penuh kasih sayang, mengeluarkan sebuah kotak kecil dari sakunya, kemudian membuka kotak tersebut, di dalam kotak tersebut terdapat sebuah cincin berlian.
“Jane, mohon terima cintaku padamu…”
Sangat tersentuh.
Sangat romantis sekali!
Mungkin Kiluwa ini sudah tidak sabar, sehingga memaksa kehendak pada orang lain, menggunakan cara yang seperti ini untuk mendapatkan cinta.
Tampaknya dia telah salah memahami.
Itu karena Jane tidak menyukai hal seperti ini.
Meskipun dia bukan tipe wanita yang cuek, akan tetapi dia paling jijik apabila pria menggunakan cara yang seperti ini untuk menggombal wanita, karena di dalam pandangannya, pria yang menggunakan cara seperti ini untuk menggombal wanita, hanya untuk menipu wanita-wanita naif saja.
Tentu saja, Jane yang di dalam ruangan sedang merapikan tumpukan dokumen, sama sekali tidak mendongak, bahkan sama sekali tidak melihat Kiluwa!
“Jane!” Tampaknya Kiluwa belum menyerah, dia bergegas berdiri dan berjalan ke hadapan Jane.
Namun, pada saat ini Vincent berjalan menuju ke arahnya.
__ADS_1
“Tuan Grev, kamu terang-terangan melamar istriku, bukankah… itu kurang cocok?”Vincent berkata sambil meratapi Kiluwa.
“Vincent?”
Jane mengernyit.
“Apa? Pecundang ini datang ke sini?” Kiluwa tersenyum sinis, kemudian berkata dengan nada menghina.
“Kiluwa, perhatikan kata-katamu, bagaimanapun dia adalah suamiku!” Jane berkata.
“Jane, kamu dan dia hanyalah pasangan suami istri dalam status, sedangkan kamu tidak punya perasaan kepadanya, mengapa kamu membuang-buang waktumu bersamanya? Mohon percaya padaku, aku pasti akan membahagiakanmu!” Kiluwa berkata dengan kesal.
“Kiluwa, selama ini aku menganggap kamu sebagai temanku, aku sama sekali tidak punya perasaan kepadamu, harap kamu bisa mengerti!” Jane berkata dengan nada rendah.
“Jane… Kamu… Jangan-jangan, kamu beneran menyukai Dokter Jenius Bermoth?” Kiluwa berkata dengan takjub.
“Jangan asal berkata!” Jane menggelengkan kepala: “Aku jarang berurusan dengan Dokter Jenius Bermoth! Tidak melibatkan hubungan personal!”
“Kenapa kamu tidak menerimaku?” Kiluwa bertanya lagi.
Jane menutup kedua mata, dan sama sekali tidak berkata.
Pada saat ini, tidak ada gunannya Jane berkata apapun, Kiluwa terlalu keras kepala.
Akan tetapi Kiluwa tidak berpikir seperti ini.
Menurut Kiluwa, semakin wanita tersebut tidak mengakui, maka semakin bermasalah.
Jane pasti tidak punya perasaan kepada Vincent, namun Jane menolak dirinya, itu pasti karena Dokter Jenius Bermoth!
“Baik! Baiklah! Jane, apabila kamu tidak ingin menerimaku… lupakan saja, begini saja, aku tunjukkan sesuatu!”
“Lihat apa?” Jane tertegun sejenak.
“Hmm, aku akan tunjukkan padamu, bagaimana seorang Dokter Jenius Bermoth akan kehilangan semua kedudukan dan reputasinya!”
Kiluwa mendengus, kemudian melambaikan tanganya, seorang pria membawa tas kantor berjalan masuk ke dalam ruangan, pria itu berjalan ke hadapan Jane, kemudian membuka tasnya, dan mengeluarkan laptop, kemudian meletakkan di atas meja.
Tampilan layar laptop tersebut, penuh dengan serangkaian dokumen.
__ADS_1
Pada saat Jane melihat dokumen tersebut, ekspresi wajahnya langsung berubah.