
“Vincent bermoth?!
Killua sedikit terkejut, dia berpikir lama sekali tapi tetap tidak tahu siapa Vincent ini.
Bjorn yang ada di sampingnya yang malah ketakutan.
Tidak tahu kenapa, sejak dia kembali dari sekolah Kaisen, dalam dirinya ada ketakutan yang tak bisa dijelaskan terhadap orang bermarga Bermoth. Tapi, setiap kali dia mendengar kata ‘Bermoth’, dia selalu teringat dengan iblis yang menghancurkan sekolah Kaisen. ...
“Tuan Gort, sebenarnya putraku apa dapat diselamatkan?” tanya Ibu Warren lagi.
“Sulit.” Killua menggelengkan kepalanya dan menghela nafas,
“Lukanya ini sebenarnya bukanlah luka, tapi semacam gejala.”
“Gejala?”
“Iya benar, aku tidak tahu siapa orang yang bernama Vincent ini. Tapi aku percaya dia pasti seorang ahli dokter tradisional. Dia memanfaatkan cara khusus tertentu untuk menidurkan fungsi sebagian dari bagian bawah tubuh Tuan muda Mint. Semua organ itu dalam keadaan tertidur. Jika tidak segera mengaktifkan atau membangunkan mereka kembali, maka lambat laun mereka akan membusuk seiring waktu. Dan begitu mereka membusuk, maka pada dasarnya hanya dapat dilakukan tindakan kebiri saja.” Kata Killua menggelengkan kepalanya.
“Apa?” Ibu Warren sangat terkejut.
“Aku tidak ingin menjadi kasim, aku juga tidak ingin menjadi banci, aku tidak ingin dikebiri!” warren yang ada di atas ranjang seolah mendengar apa yang dikatakan oleh Killua. Dia ketakutan dan langsung membuka kedua matanya, berteriak dan gemetaran.
“Putraku jangan takut. Aku di sini, aku ibumu ini pasti akan menyembuhkanmu, jangan takut!” Ibu Warren bergegas memeluk Warren.
Warren menggigil, menggigil dengan begitu hebat.
“Tuan Gort, apa ada dokter atau cara pengobatan lain?” Tanya Ibu Warren dengan cemas.
Saat mendengar ini, Killua menghela napas dan menggelengkan kepalanya, “Saat ini selain beberapa dokter kota Azuka. Mungkin hanya sedikit sekali orang yang bisa menyembuhkan ini. Apalagi jika meminta beberapa dokter kota Azuka yang begitu sombong dan arogan itu untuk bertindak, apalagi untuk merawat dan memeriksa penyakit semacam ini, menurutku mereka tidak akan setuju...”
Ekspresi ibu Warren langsung berubah seketika.
Iya benar. Penyakit Warren ini ada di tempat yang itu. Bagaimana mungkin orang-orang yang terkenal dan sangat dihormati seperti mereka bersedia memeriksa tempat semacam itu dari seorang pemuda kaya?
“Apa jangan-jangan. Putraku tidak bisa diselamatkan?” gumam Ibu Warren dengan tatapan kosong.
“Juga bukan begitu, selain beberapa dokter kota Azuka, masih ada dokter hebat lain.”
“Siapa? Siapa yang dapat menyembuhkannya? Tuan Gort cepat katakanlah, aku akan langsung memintanya kesini.” Kata Ibu Warren dengan tergesa-gesa.
“Dokter jenius Bermoth, entah apa Nyonya Mint pernah mendengarnya atau tidak?” kata pria tua itu sambil tersenyum.
Begitu ucapan ini terlontar, kaki Bjorn langsung lemas, dan hampir saja terjatuh di lantai.
“Dokter jenius Bermoth?” Ibu Warren tercengang.
Dia tentu saja pernah mendengar nama ini. Tapi menurut pemahamannya, paras dokter jenius Bermoth sangat mirip dengan CEO Bermoth dari Grup Vallamor. Karena masalah Frank, dia telah memasukkan Grup Vallamor ke dalam daftar hitam, dan dia juga meminta Asuka untuk memberi pelajaran pada Frank, dan memberi peringatan pada Grup Vallamor. Pada saat befini, minta tolong kepada dokter Jenius Bermoth...harusnya tidak pantaskan?
“Nyonya Mint, wajahmu agak pucat, ada apa?” kata Killua menatap Ibu Warren dengan aneh.
“oh, aku...aku...baik-baik saja, iya baik-baik saja.” Tbu Warren bergegas menggelengkan kepalanya.
Tapi pada saat ini, Ibran yang tadi itu tiba- tiba berlari dengan tergesa-gesa.
__ADS_1
“Nyonya, ada sesuatu yang terjadi.” Ibran berbisik merendahkan suaranya.
“Apa yang sudah terjadi?” wajah Ibu Warren jadi muram, dia pun bertanya dengan suara curiga.
“Kris Kota lzuno....datang...”
“Kris? Maksudmu kerabat jauh dari pelayan pengurus rumah ini? Untuk apa dia datang kesini? Apa dia mau dapat pujian? Dia masih tidak malu datang padahal urusannya tidak diselesaikan dengan baik?” kata Ibu Warren sangat marah.
“Bukan, dia...” Ibran ragu-ragu dan berhenti bicara.
Ibu Warren agak terkejut, dan samar-samar mencium bau sesuatu, dia bertanya dengan suara curiga,
“Dimana Kris? Suruh dia temui aku!”
Ibran ragu-ragu sejenak, lalu melambaikan tangan kepada yang ada di luar pintu.
Tak lama kemudian, dua pengawal datang membawa tandu bantu masuk ke dalam.
Dan yang berbaring di tandu adalah Kris yang setengah tak sadarkan diri.
Ibu Warren sangat terkejut sekali.
Killua dan yang lainnya juga tercengang.
“Ada apa ini? Kenapa Kris? Siapa. Siapa yang melakukan ini?” tanya Ibu Warren dengan wajah pucat.
Dan dia malah mendengar pengawal di sebelahnya berbisik, “Kris sudah pingsan saat diantar kesini. Ini ada surat yang ditaruh di dekapannya.”
Selesai bicara, dia pun menyerahkan surat yang terbungkus itu.
“Siapa yang menulis surat ini?” tanya Bjorn tanpa sadar.
“Dokter Jenius Bermoth...” kata Ibu Warren termenung.
Setelah selesai menangani Kris, Vincent pun menggunakan jarum perak untuk menyamarkan penampilannya karena dia telah berpura-pura menghadapi Jane selama tiga tahun terakhir dengan penampilan ini, lalu dia pun pergi ke klinik.
Jika Kris membaca beberapa daftar itu, cukup ada Armint yang menanganinya. Dia tidak perlu pergi untuk menanyakannya.
Sekarang yang harus dilakukannya adalah sesegera mungkin membuat Jane kembali pulih.
Mobil dengan cepat berhenti di luar klinik.
Vincent membuka pintu mobil, lalu berjalan dengan langkah cepat masuk ke dalam.
Tapi, saat dia masuk ke dalam, terdengar suara yang begitu berisik di dalam sana. Itu adalah suara Via!
“Aku sudah bilang berapa kali, ini adalah masalahku dan tidak ada hubungannya dengan Keluarga Melken, pergi sana! Kalian semua pergi sana!”
“Nona, nama margamu tetap adalah Melken. Walaupun kamu memutuskan hubungan dengan Keluarga Melken, tapi keluarga Mint tidak akan berpikir seperti itu. Tolong sekarang juga segera usir Jane dan keluarganya dari klinik. Kalau tidak, keluarga Mint akan mencari masalah dan melibatkan Keluarga Melken kami. Dan kamu akan menjadi orang yang bersalah di Keluarga Melken!”
Suara dingin dan begitu serius terus terdengar.
Mendengarkan nada bicara ini, orang yang datang ini sepertinya kepala pelayan Keluarga Melken.
__ADS_1
“Orang yang bersalah? Cih, apa dengan mengusir Jane dan keluarganya, aku bukan lagi orang bersalah di Keluarga Melken?” kata Via dengan menggertakkan giginya.
“Nona, kamu jangan terlalu keras kepala!”
“Apa urusannya aku keras kepala denganmu? Ini adalah klinik medisku. Tolong kalian semua pergi dari sini, kalau tidak aku akan lapor polisi!”
“Nona, karena anda tidak juga mau mendengar bujukanku. Kalau begitu jangan salahkan kami!”
“Apa...apa yang kalian mau lakukan? Berhenti! Cepat pergi dari sini!” Teriak Via dengan cemas.
Tapi sepertinya pengaruhnya kecil sekali.
Ekspresi Vincent menegang, dan dia melangkah masuk ke dalam.
Dan melihat beberapa preman Keluarga Melken sedang bergegas menuju ruang pasien.
“Berhenti!” Teriak Vincent.
“Vincent?” Via senang sekali.
Orang-orang Keluarga Melken juga berhenti satu persatu dan nelihat ke arah Vincent.
“Oh? Siapa kamu?”
Pelayan Keluarga Melken mengerutkan kening.
“Jika tidak ingin mati, cepat pergi dari sini. Mumpung aku belum marah!” kata Vincent dengan dingin.
Begitu orang-orang Keluarga Melken mendengar ini, mereka semua marah dan ingin bergegas dan menghabisinya.
Tapi kepala pelayan Keluarga Melken tahu kehebatan dan kekuatan Vincent. Dan bagaimanapun, Vincent dulu pernah melindungi Keluarga Melken.
“Kami akan pulang dulu.” Kata kepala pelayan itu.
“Oke.”
Beberapa dari mereka pun pergi.
“Vincent, masalah Keluarga Melken kami denganmu akan segera terselesaikan. Kakek pasti sudah punya pengaturannya sendiri”
Saat dia melewati sebelah Vincent, kepala pelayan tiba-tiba mengatakan sesuatu dengan suara pelan.
Vincent mengerutkan kening dan melihat ke samping. Beberapa pelayan sudah meninggalkan klinik medis ini
“Sepertinya kakek masih belum menyerah.” Via menggertakkan giginya karena marah.
“Jika ada yang mencari masalah pasti aku akan langsung bertindak, tidak perlu khawatir.” Kata Vincent dengan santai.
Jika bukan karena Via, mungkin Vincent dari tadi sudah menyerang orang-orang Keluarga Melken ini. Tapi, dia tidak menyangka kalau Keluarga Melken ini tidak peka sama sekali seperti ini.
Oleh karena itu, jadi tidak perlu lagi bersikap sopan pada mereka.
Hanya saja ini bukan waktunya untuk memikirkan hal ini sekarang.
__ADS_1
“Aku akan menemui Jane.”
Vincent berkata, dan berjalan masuk ke dalam.