Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 406 Batas Akhir


__ADS_3

Begitu Praja menjatuhkan perintah, beberapa master Keluarga Rich bergegas berlari menuju ke Efesus.


“Apa yang kalian lakukan? Hentikan! Semuanya hentikan!!”


Efesus berteriak, ingin melarikan diri, akan tetapi, bagaimana mungkin dia dapat kabur dari pengepungan para master?


Langsung ditangkap oleh anggota keluarga Keluarga Rich, dan dibawa ke hadapan Praja.


“Lepaskan aku, cepat lepaskan aku!” Efesus Menjerit


Praja langsung memberikan dua tamparan.


Pap pap!


Wajah Efesus langsung membengkak.


“Efesus, jika kamu mau ikut Dokter Jenius Bermoth itu, maka kamu adalah musuh Keluarga Rich, aku sarankan kamu jangan bertingkah, jika tidak aku akan cabut nyawamu!” Praja berkata dengan nada halus.


“Praja... Kamu jangan keterlaluan!” Efesus berkata sambil menggertakan gigi.


“Keterlaluan? Sekarang bukan Keluarga Rich yang menindasmu, tetapi kalian yang menginjak Keluarga Rich, jangan salahkan kami!” Praja berkata dengan nada dingin, berteriak pada Vincent yang dikepung oleh anggota keluarga Keluarga Rich: “Dokter Jenius Bermoth!”


Begitu selesai berkata, tiba-tiba Vincent menoleh ke samping, ketika dia melihat Efesus ditangkap oleh Praja, seketika ekspresi wajah menjadi suram.


“Guru, tidak usah hiraukan aku! Kamu cepat pergi sini!” Efesus berteriak.


“Diam!” Cukong bergegas lari menuju ke sini, kemudian menumbuk wajah Efesus.


Bam!


Darah segar keluar dari rongga hidung Efesus, dia terasa sangat pusing, hampir pingsan.


Ekspresi wajah Vincent berubah menjadi suram.


“Bagaimana? Bajingan, apakah kamu sudah melihat? Nanti kamu bakal merasakan juga, Hahaha.....” Cukong tertawa terbahak-bahak, kemudian menumbuk Efesus.


Bam!


Efesus meringkuk badan karena kesakitan, hampir terjatuh.


Tetapi anggota keluarga Keluarga Rich langsung mencekiknya, kemudian mengangkatnya.


Cukong benar-benar sudah gila, dia mengayunkan tinju, satu per satu meninju badan Efesus.


Bam! Bam! Ban! Bam...


Suara jeritan terus terdengar, tidak berhenti.


Beberapa saat kemudian, bagian dada Efesus sudah berlumuran darah, Efesus dalam kondisi sekarat, bahkan kesulitan untuk berdiri.


“Guru.. Cepat... Pergi...” Efesus berteriak dalam kesadaran lemah, suara terdengar samar- samar.


Vincent merasa sangat marah, ekspresi wajah terlihat sangat suram.


Tiba-tiba Vincent berhenti, membalikkan badan, kemudian berjalan menuju ke arah Efesus.


Mengabaikan serangan yang di sekelilingnya.


Dom! Dom! Dom! Dom...


Tinjuan mereka seperti tetesan air hujan yang menghantam tubuh Vincent dengan kuat.

__ADS_1


Seolah-olah dia tidak dapat merasakan kesakitan, tatapan matanya tertuju pada Cukong yang berdiri di sana, kemudian berjalan menuju ke arahnya.


“Hentikan dia!” Praja menjerit.


Sekumpulan orang bergegas menangkapnya


“Minggir!” Vincent menjerit dengan penuh amarah, kemudian langsung meninju Keluarga Rich yang berlari ke arahnya dengan kuat.


Tinjuan tersebut, Vincent telah menggunakan semua tenaganya.


Bam!


Suara jeritan kesakitan meluap.


Melihat tinjuan Vincent langsung menembus perut master Keluarga Rich itu, darah segar menciprat keluar beserta organ-organ dalam dan daging hancur.


“Ahh?”


Semua orang tertegun.


Vincent menghempaskan tangannya dengan kuat, melempar pria itu ke samping, menabrak sekumpulan orang itu.


“Bajingan!”


“Aku akan bunuhmu!”


Beberapa master Keluarga Rich memegang pedang tajam menyerang ke arahnya.


Pedang kilau memantulkan cahaya rembulan, pedang tersebut mengeluarkan aura dingin.


Begitu pedang diayunkan, Vincent melempar beberapa jarum yang di tangannya, mematahkan beberapa pedang tersebut.


“Apa?” Para master Keluarga Rich yang memegang pedang berkata dengan kaget.


Wheeze!


Wheeze!


Wheeze...


Darah berceceran dimana-mana, kekejaman yang luar biasa.


Melihat patahan pedang yang berada di tangan Vincent, dia mengayunkan pedang kilau yang berlumuran darah.


Setiap kali pedang itu memancarkan cahaya silau, pasti ada anggota keluarga Keluarga Rich yang tumbang.


Tidak ada pengecualian, semua tenggorokan mereka terdapat luka panjang akibat sabetan pedang.


Tebasan maut!


Ekspresi wajah mereka langsung berubah. Vincent sudah mulai menjadi ganas!


Meskipun anggota keluarga Keluarga Rich telah berusaha keras menghentikannya, akan tetapi tidak satupun yang bisa menghentikan Vincent.


Tidak lama kemudian, Vincent menerobos kepungan anggota keluarga Keluarga Rich, datang ke hadapan Cukong yang berjarak sepuluh meter dari sana.


Kedua kaki Cukong menjadi lemas karena ketakutan, dia mencekik leher Efesus, kemudian berteriak: “Hentikan! Atau.... aku akan bunuh dia!”


“Jika kamu berbuat seperti itu, hanya membuat seluruh anggota keluarga Keluarga Rich dikuburkan bersamanya!” Vincent berkata dengan nada dingin.


“Hentikan...”

__ADS_1


Pamungkas ingin menghentikannya, tetapi sekarang dia sudah tidak ada tenaga lagi, Pamungkas berkata dengan suara sangat lemah, pada saat ini tidak ada satupun yang bisa mendengarnya.


“Membuat seluruh anggota keluarga Keluarga Rich dikuburkan bersamanya? Dokter Jenius Bermoth, kamu kira tidak ada yang bisa mengalahkanmu? Kamu bisa bunuh satu anggota keluarga Keluarga Rich, sepuluh orang, ratusan orang, apakah kamu bisa bunuh seluruh anggota keluarga Keluarga Rich?” Para tetua yang berdiri di samping


Pamungkas terasa sangat marah, mereka melompat secara bersamaan ke hadapan Vincent, berbaris sesuai dengan formasi.


Begitu melihat adegan ini, Pamungkas memejamkan kedua matanya dengan ketidakbedayaan.


Dia mengetahui bahwa, semua ini sudah tidak dapat diselamatkan lagi.


“Berurusan dengan bajingan ini, tidak perlu para tetua yang turun tangan, serahkan pada kita saja!”


Para master Keluarga Rich masih tidak ingin menyerah, mereka menyerang sambil menjerit.


“Tebasan Surgawi!x


“Lihat serangan Pemecah Tulang!”


“Terima serangan Penghancur Tulang!” .


Suara raungan terus terdengar.


Kedua mata Vincent mengkilat, tiba- tiba dia membalikkan badan dan menyerang ke arah mereka.


“Pukulan Tujuh Bintang! “


Begitu suara jeritan itu berakhir, kedua tangan Vincent berubah menjadi ribuan bintang, menyerang ke arah para master Keluarga Rich.


“Apa?” Semua orang terkejut.


Praja mereka membuka lebar kedua mata, terpana melihat adegan yang mengerikan ini.


“Ini. Tidak mungkin... Dia... bagaimana mungkin dia bisa memakai teknik ultimate Keluarga Rich? Ini tidak mungkin!” Pamong menjerit.


Bam! Bam! Bam! Bam! Bam... ...


Begitu Pukulan Tujuh Bintang menyerang ke arah sana, langsung melahap puluhan master Keluarga Rich.


Saat bayangan tinjuan itu hilang, tubuh mereka seperti di ledakan bom, semua tulang patah, dan daging berkaparan, pada saat terjatuh di atas lantai, mereka sudah tidak ada nafas.


Seluruh anggota keluarga Keluarga Rich yang di sekeliling terpana.


“Ah !!”


Tampaknya para tetua Keluarga Rich sudah frustasi, meraung dan menyerang ke arah Vincent seperti orang gila.


“Waktu yang tepat!”


Vincent tidak bermaksud mengalah, tatapan mata penuh dengan amarah, meratapi tetua yang bertubuh kekar dan meninjunya dengan kuat.


Begitu tetua itu melihat, langsung berhenti, menjerit histeris, tiba-tiba bagian dadanya membengkak.


Boom!


Tinjuan itu, membuat tetua itu melangkah mundur ke belakang, daging bagian dadanya terbelah, tiga tulang rusuknya patah, tetapi tetua itu masih berdiri tegap.


Ternyata dia adalah seorang master latihan silang.


Jika dia dapat menerima serangan ini, itu menandakan bahwa tubuh tetua itu tidak biasa.


Setelah berhasil menahan serangan itu, beberapa tetua lain memanfaatkan kesempatan kali ini, menyerang ke arah Vincent, langsung menghajar Vincent.

__ADS_1


Pada saat Vincent hendak berhenti menyerang, tiba-tiba master latihan silang itu merentangkan kedua tangannya, memeluk Vincent dengan erat, mencoba untuk mengikatnya... ...


__ADS_2