
“Aku telah menikah selama beberapa tahun.” Jane segera menjelaskan.
"Ohh..."
Semua orang melihat kearah Tuan Kudos, tatapan mata semua orang langsung berubah, tersenyum main-main.
Tetapi ekspresi pria muda itu tidak berubah, sebaliknya, dia langsung mengangkat gelas dan tersenyum lalu berkata: "Karena Direktur Dormantis tidak bisa minum, maka kamu yang harus minum, ayo, ayo, semua orang bersulang, kita bersulang untuk Direktur Dormantis!"
"Cheers!"
Semua orang bersulang.
Sebuah perjamuan yang cukup tenang.
Vincent juga diam-diam menarik napas lega.
Dia berpikir bahwa orang-orang ini adalah pendukung dari Tuan Kudos, mereka berencana menggunakan perjamuan ini untuk melakukan sesuatu pada Jane, sepertinya dia sudah salah mengira.
Tapi selain itu, Jane sudah membawa suaminya bersamanya, jika mereka masih memiliki niat untuk melawannya, itu artinya mereka tidak peka.
Bisa dibilang bahwa istrinya ini benar-benar menarik perhatian semua lelaki.
Baru saja selesai berurusan dengan Kiluwa Grev, sekarang sudah ada pria muda baru lagi...
Hanya Vincent yang bisa, jika hal seperti dialami orang lain, bagaimana mungkin orang itu bisa mempertahankan istrinya dengan baik...
Namun.… Vincent masih berpikir terlalu sederhana.
Awalnya dia berpikir para anak-anak muda ini akan menyerah karena keberadaan Vincent, tetapi dia tidak pernah berpikir bahwa semuanya bahkan belum dimulai.
"Baiklah, semuanya, aku sudah puas dengan makanan dan minuman disini, mari kita pindah ke lantai bawah, hari ini aku mengundang seorang pianis terkenal dari Negara Y untuk melakukan pertunjukan piano secara khusus di tempat ini, sepertinya dia sudah siap, ayo kita kesana untuk menikmatinya!" Kata Tuan Kudos sambil tersenyum.
"Oke!"
Mata semua orang berbinar.
"Seorang pianis terkenal? Siapa itu?" Seorang wanita buru-buru bertanya.
“Kamu pasti pernah dengar namanya! Namanya Mateo Pilanisti !” Tuan Kudos memberitahu.
__ADS_1
Begitu nama itu keluar, beberapa wanita di tempat kejadian berteriak kegirangan.
"OMG, ternyata itu dia!"
" Tuan Kudos, apakah kamu yang mengundangnya? Apakah kamu kenal dengannya?"
Gadis-gadis itu segera mendatangi Tuan Kudos dan bertanya segera.
“Aku kebetulan bertemu dengan Mateo ketika sedang belajar di Negara Y, sebenarnya, kami adalah teman sekelas.” Tuan Kudos tersenyum.
"Apa!!"
"Luar biasa! Tuan Kudos, kamu harus memintakan tanda tangannya untukku nanti!"
"Kumohon!"
Gadis-gadis itu berteriak kegirangan, wajah mereka memerah.
“Tidak kusangka, kamu bahkan bisa kenal dengan Tuan Mateo ! Sepertinya koneksimu sangat luas!” Jane juga ikut menambahkan.
“Kamu tidak tahu siapa Mateo Pilanisti ?” Jane menatapnya dengan kaget.
"Entahlah, aku tidak tertarik dengan piano."
Dia adalah seorang jenius piano yang terkenal secara internasional, dia mulai belajar piano dari usia tiga tahun, lulus dari sekolah bergengsi pada usia sembilan tahun, dia juga berpartisipasi dalam kompetisi piano internasional pada usia empat belas tahun dan memenangkan kompetisinya! Satu-satunya pianis jenius di dunia ini, beberapa orang bilang dia adalah renkarnasi dari Bethoven! Di dalam lingkaran industri piano, dia sangat berwibawa! Tentu saja, alasan kenapa banyak orang awam bisa mengenalnya adalah karena dia membintangi film otobiografi "The Monsheur" di awal tahun ini, film itu membawanya untuk memenangkannya piala oscar sebagai aktor terbaik, namanya bisa membawa sebuah film yang beredar di bioskop sampai meraup 3 triliun! Dia bukan hanya seorang pianis berbakat, tapi juga seorang aktor terkenal ! Siapa pun yang pernah meonton TV pasti setidaknya mengenalnya." Jane menjelaskan.
Vincent bahkan tidak mengenal pria sebesar itu, apakah dia benar-benar hanya berurusan dengan obat-obatan setiap harinya...
Saat ini, semua tamu di lobi di lantai pertama berdiri dan bertepuk tangan.
Tepuk tangan meriah terdengar.
Ketika semua orang melihat sekeliling, mereka melihat seorang pemuda tampan dari Negar Y dengan rambut pirang dan mata biru dalam setelan jas berjalan ke piano yang ditempatkan di tengah ruangan.
Pianis yang duduk di sana buru-buru bangkit, berjabat tangan dengan pihak lain dengan penuh semangat dan melangkah ke samping.
Tuan Kudos di sini juga berjalan perlahan dengan senyum di wajahnya.
__ADS_1
“Hei, bro, gimana kabarnya?” Tuan Kudos tersenyum dan memeluknya.
"Aku baik-baik saja, terima kasih atas undanganmu, Alhambra benar-benar tempat yang luar biasa" Kata Mateo sambil tersenyum.
“Aku senang kamu menyukai tempat ini, silakan segera mulai, teman-temanku dan aku juga sudah tidak sabar untuk menikmati permainanmu!” Tuan Kudos tertawa.
"Permainanku? Hahahaha, Bro, kamu sangat pintar dalam hal melucu! Kamu sendiri juga seorang pianis yang hebat, kenapa kamu harus mengundangku?" Mateo tertawa.
Begitu kata-kata ini jatuh, ada kehebohan di tempat kejadian.
"Apa? Tuan Kudos juga bisa bermain piano juga?"
"Astaga, aku tidak pernah tahu akan hal ini!"
"Benar-benar orang tidak bisa ditebak!"
Orang-orang di sini terus berseru, mata mereka melebar.
Tuan Kudos terlihat sedikit malu.
“ Tuan Kudos, kamu benar-benar sangat pintar menyembunyikan sesuatu, bahkan tuan Mateo sangat memujimu, cepat mainkan sebuah lagu!” Pria gendut di bawah segera berteriak.
"Iya, Tuan Kudos, tolong mainkan sebuah lagu!"
" Tuan Kudos, ayolah!"
"Ayo mainkan sebuah lagu untuk kita!"
Semua orang berteriak, suasana di tempat kejadian berangsur-angsur menjadi lebih meriah.
"Bro, aku bisa melakukan hal ini, kapan saja, di mana saja! Kamu bisa mendengarkan kapan pun kamu mau, tapi aku tahu bahwa bintang utamanya hari ini bukan aku! Tapi kamu! Cepat segera ambil alih, silakan duduk di sini!" Mateo tersenyum, lalu memberikan kursinya.
Tuan Kudos memiliki senyum pahit di wajahnya, dia melihat sekeliling, sampai akhirnya tatapannya jatuh pada Jane di sana, ada sentuhan kasih sayang di matanya, lalu dia menarik napas dalam-dalam dan berkata " Mateo, bisakah kamu membantuku sedikit?"
"Katakan saja!" Mateo tersenyum.
“Aku ingin kamu menemaniku memainkan sebuah lagu bersama, aku ingin mempersembahkan hal ini untuk seorang wanita cantik!” Kata Tuan Kudos, matanya terpaku pada tubuh Jane, dia tidak bisa berhenti menatapnya untuk waktu yang cukup lama.
__ADS_1
Semua tamu di sekitar mengikuti tatapan Tuan Kudos dan menatap Jane di kejauhan …