Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 596 Emperor Order!


__ADS_3

Movic adalah penduduk asli Overwatch, dia tumbuh besar di pulau itu, dan reputasinya cukup terkenal diantara para murid, meskipun tidak bisa dibandingkan dengan Kratos akan tetapi kemampuannya sangat menonjol diantara murid yang lainnya.



Namun orang yang menonjol seperti itu malah dilempar kesana kemari bagaikan samsak, sampai tidak punya tenaga untuk membalas, padahal hanya beberapa serangan tapi dia malah dihajar hingga babak belur, seluruh tulang di tubuhnya patah, dan tidak jelas apakah dia masih hidup ata sudah mati….



Bukankah ini sangat keterlaluan?



Semua orang di sekeliling mereka dibuat terbelalak, dan hanya bisa menatap Movic yang berada di dalam sela-sela punggung gunung.



Terutama para tetua, satu persatu seperti disambar petir di siang bolong, hanya bisa terpana.



Kalau bukan mereka melihat dengan mata kepala sendiri, maka tidak akan ada yang percaya!



“Movic!” Tetua kelima berteriak memanggil namanya, langsung berdiri dan dengan sekali lompatan sudah sampai di punggung gunung.



Satu tangannya menahan lekukan batu, sambil menarik tubuh Movic keluar dari lubang di punggung gunung.



Ketika dia membaringkan Movic diatas tanah, barulah jelas terlihat kalau wajahnya sudah babak belur tidak karuan, sekujur tulang ditubuhnya patah, hidung, tulang pipinya semua patah, tidak ada lagi yang lebih mengenaskan dibanding keadaannya.



“Kak Movic!”



“Tetua, Kak Movic, dia… bagaimana keadaannya?”



“Bagaimana bisa jadi begini?”



Sekelompok murid segera datang mengerubungi, mereka semua hanya bisa terpana dan lidah mereka kaku ketika melihat kondisi Movic.



Tetua kelima segera memeriksa napas dan detak jantungnya, lalu berkata dengan lega: “Untung saja, dia masih bernapas, nyawanya bisa diselamatkan!”



“Syukurlah!”



Orang-orang di sekeliling pun menghembuskan napas lega.



Tapi disaat seperti ini, tiba-tiba ada sebuah suara terkejut.



“Hati-hati!!”



Para murid disekeliling Movic tertegun, lalu menoleh ke sumber suara, dan melihat sebuah bayangan seseorang yang bergegas datang, dan langsung menyeruak kerumunan itu lalu dengan kejam menendang tubuh Movic yang terbaring ditanah.



Bang!



Terdengar suara tendangan yang sangat kencang.



Dan sekali lagi tubuh Movic terpental, bagaikan peluru yang ditembakkan ke atas gunung.



Bang!



Gunung pun dibuat bergetar.



Dalam sekejap puncak gunung hancur berkeping-keping.



Puncak gunung yang hancur tersebut longsor dan berjatuhan ke bawah, debu-debu berhamburan…



Movic jatuh menggelinding ke tanah bersama dengan pecahan batu dan pasir, dan saat itu keadaannya sudah sangat hancur dan tidak bergerak lagi, mulutnya terbuka lebar, dan matanya terbelalak, dia sudah tidak bernapas lagi.


__ADS_1


“Kak Movic!!”



Orang-orang memekik memanggil namanya.



“Movic!”



Tetua kelima itu langsung menghampiri dan bergegas merangkul tubuh Movic.



Namun ketika kali ini diperiksa, sudah tidak ada detak jantung.



“Sudah mati! Movic…sudah mati!” Tetua kelima tersebut berteriak gusar.



Ekspresi semua orang seketika berubah.



Bahkan kali ini Pemimpin Pulau akhirnya berdiri dan ikut menengok.



Tatapan semua orang beralih ke arah Vincent yang menendang Movic dengan kejam.



Namun ekspresinya tetap saja datar, dan melihat semuanya dengan tenang.



Semua orang yang ada dibuat terkejut setengah mati.



Termasuk Nycta, bahkan dia pun merasa sangat ketakutan.



Membunuh orang dalam satu kedipan!



Dia tidak menyangka kalau kakak angkatnya bisa begitu bengis dan kejam…



“Vincent!” Tetua kelima itu menunjuk dia dengan penuh amarah: “Kamu… kamu berani membunuh Movic! Kamu sangat kejam!”




“Kamu….” Wajah Tetua kelima memerah marah hingga tidak bisa berkata-kata.



Raut wajah Recca dan yang lainnya menjadi gelap, mereka semua mengepalkan tinjunya dengan erat.



Lalu, Vincent meneruskan ucapannya.



“Penduduk Pulau Overwatch, kalian dengarkan baik-baik, kalianlah yang lebih dulu menyinggung dan menyerang adikku, semua ini aku lihat dengan jelas, namun pada waktu itu aku masih tidak tahu kalau dia adalah adikku, jadi aku tidak membuat perhitungan dengan kalian, dan sekarang aku sudah tahu, jadi kalian semua harus menghormatinya, aku tidak akan membuat perhitungan tentang kejadian yang lalu, dan sudah cukup memberi muka, lantas apakah kalian masih tidak ingin melepaskan kami? Kalau begitu jangan salahkan aku! Kalau mau bertarung, maka aku Vincent akan meladeni kalian sampai titik darah penghabisan!”



Perkataannya ini sangat mendominasi!



“Jadi maksud Tuan Bermoth adalah kamu ingin menjadi musuh kami Overwatch?” Pemimpin Pulau berdiri diatas panggung, memandangnya dari atas dan bertanya.



“Seharusnya aku yang menanyakan pertanyaan ini, Pemimpin Pulau, aku sudah bilang dari awal aku tidak ingin membuat hubungan buruk dengan kalian Overwatch, akan tetapi kalian menghalangi adikku, dan tidak membiarkanku pergi, dengan begini saja sudah berarti menjadikanku sebagai musuh, meskipun aku ini orang yang tidak suka dengan keributan, akan tetapi kalau tidak bisa dihindari maka aku juga tidak akan takut menghadapi.”



Vincent berkata dengan tenang.



Pemimpin Pulaudiam-diam mengerutkan kening dan menggeleng: “Tuan Bermoth, ilmu kedokteran anda sangat baik, dan ilmu silat kamu juga lumayan, akan tetapi kamu masih muda, kemampuanmu hanya segitu saja, kalau memang kamu ingin bertarung dengan kami, aku rasa kamu tidak akan bisa mendapatkan keuntungan! Tapi kamu telah menyelamatkan kakak iparku, jadi aku memberimu satu kesempatan, pergilah! Aku tidak akan perhitungan denganmu mengenai Movic!”



“Lalu adikku bagaimana?”



“Dia? Tidak bisa!”



“Kenapa?”

__ADS_1



“Meskipun Kratos adalah anak angkatku akan tetapi dia adalah harapan dan kebanggaan kami, kehadiran Emperor, dalam rapat umum kali ini, kami semua mengandalkan dirinya, jadi apa yang dia inginkan kami akan berusaha memberikannya! Jadi, apakah kamu sudah mengerti? Aku tidak bisa menyinggung seorang Emperor hanya demi seorang Kitana! Aku rasa, yang lain pun akan berpikir demikian!” Pemimpin Pulau berkata dengan datar, raut wajahnya memancarkan ketegasan.



Begitu Vincent mendengarnya, dia hanya bisa tertawa tidak berdaya dan menggeleng-gelengkan kepalanya.



“Pemimpin Pulau, apakah ini benar-benar kemauan anda?”



“Benar, apa ada masalah?”



“Tentu saja ada, karena dengan begitu maka kerugian kamu lebih besar dari keuntungannya!”



“Hah? Apa maksudmu?”



“Demi tidak menyinggung seorang Emperor kamu malah menyinggung Emperor yang lain! Coba katakan, bukankah ini disebut kerugian yang lebih besar dari keuntungan?” Vincent tertawa.



Pemimpin Pulau tertegun, dan orang-orang di sekelilingnya dibuat bingung.



“Emperor yang lain? Tuan Bermoth, pulauku hanya punya satu orang Emperor, dari mana Emperor yang lain?” Recca bertanya.



Namun dia melihat merogoh kantongnya dan mengeluarkan sebuah plakat, dia berkata dengan datar: “Jangan mengira kalau Emperor hanyalah Kratos seorang! Aku, juga adalah seorang Emperor!”



Begitu kata-kata ini diucapkan, suasana di aula serentak bergemuruh kencang.



Seluruh tetua membelalakkan mata dan melangkah lebih dekat untuk melihat plakat itu.



“Emperor Order!”



“Oh Tuhan itu adalah Emperor Order!”



Pemimpin Pulau seketika mematung, dan menatap Vincent dengan tatapan tidak percaya.



“Kamu.. ternyata kamu juga adalah seorang Emperor?”



“Kamu ini sebenarnya siapa?”



Kratos menyeruak kerumunan orang dan berjalan maju kedepan, lalu bertanya dengan dingin.



“Bukankah kalian sudah tahu namaku? Aku adalah Vincent!”



“Vincent?”



Kratos masih berpikir tapi dia tetap tidak tahu siapa orang ini.



Tapi malah ada seorang tetua yang berteriak terkejut.



“Kamu adalah Dokter Jenius Bermoth! Kamu… ternyata kamu adalah Dokter Jenius Bermoth!”



Mendengar ucapan ini, Recca barulah mulai sadar.



“Tetua Keempat, apakah maksudmu…orang ini adalah Dokter Jenius Bermoth dari kota Izuno?”



“Tidak salah lagi! Dia orangnya!” Tetua keempat berseru.



Dalam sekejap makin banyak seruan terkejut yang terdengar dari para penonton.

__ADS_1



Bahkan Blady hanya bisa melongo. Dia kira dirinya hanya asal mencari dokter, ternyata orang yang dia bawa adalah Dokter Jenius Bermoth yang terkenal di dalam dan luar negeri!


__ADS_2