Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 650 Kalian Semua Dalam Masalah Besar


__ADS_3

Melihat kedatangan Sutradara Uus, Dessy langsung menangis dan melemparkan dirinya ke lengan Sutradara Uus, terlihat seperti seekor burung yang terbang menuju sarangnya.


“Sutradara Uus!!” Dia menangis dan memeluk Sutradara Uus.


“Ini sedang di tempat umum, tolong bersikap yang benar! Jika ada reporter gosip dan paparazzi yang mengambil foto, akan sulit menjelaskannya!” Sutradara Uus mendorong Dessy pergi dan berteriak dengan serius.


Dessy berdiri tegak sekarang, tetapi dia tidak bisa menghentikan tangisannya dan terus mengatakan sesuatu kepada Sutradara Uus.


“Oke, oke, aku sudah tahu masalahnya, kamu masuk ke mobil dulu, aku yang akan mengurusnya!” Sutradara Uus menenangkannya.


Dessy mengangguk, lalu masuk ke mobil.


Sutradara Uus menatap Vincent dan Jenice, ketika dia melihat Jenice, matanya penuh dengan kebencian.


“Kamu sangat berani, kamu berani cari masalah denganku! Kamu juga sudah melukai pengawalku! Kamu tidak akan bisa lolos!” Sutradara Uus kesal.


"Pengawal?"


Vincent terkejut: "Apa maksudmu Bang Sabem itu? Kukira dia cuma pacar Dessy!"


"Pacar apa! Dessy adalah artis dibawah naungan Indimovie!" Sutradara Uus marah.


Begitu kata-kata ini terucap, Vincent langsung paham.


Itu karena Dessy, si wanita penggoda, pernah berhubungan dengan Sutradara Uus, lalu dia juga berhubungan dengan pengawalnya, Bang Sabem! Mungkin Sutradara Uus tidak tahu akan hal ini!


Benar saja, ketika masalah sudah sampai di tahap ini, Dessy di dalam mobil tiba-tiba menjadi gugup, menatap Vincent dengan cemas, napasnya membeku.


Tapi Vincent tidak tertarik dengan masalah orang lain.


"Pengawalmu dan artismu yang dibawah naungan Indimovie dulu yang cari masalah denganku dan adik iparku! Itu sebabnya aku melakukan hal seperti ini, lagi pula, gelar juara karate yang dimilikinya, kamu beli dimana? Kekuatannya benar-benar tidak bagus, aku mengalahkannya hanya dengan dua serangan!" Vincent menggelengkan kepalanya.


"Kamu… sangat sombong! Jangan terlalu bangga dulu! Nak, siapa kamu? Berani melawanku Sutradara Uus? Apakah kamu merasa layak? Aku akan memberimu pelajaran cepat atau lambak! Dan kamu! Jenice! Jangan kira kamu bisa lolos begitu saja hanya karena kamu dekat dengan CEO Bermoth dan Dong Min! "The Penthouse" akan kupastikan tidak akan bisa selesai! Dari seluruh industri hiburan! Jika kamu tidak datang padaku, Sutradara Uus, kamu tidak akan bisa maju!" Sutradara Uus dengan marah menunjuk Jenice dan juga mencaci Vincent karena kesal.


"Karena ada bajingan sepertimu di industri film lokal, maka film lokal semakin buruk, selain itu juga semakin sedikit orang yang menonton! Aku, Jenice Dormantis, tidak akan pernah bergabung dengan Perusahaan Indimovie kedepannya, walaupun aku tidak akan bisa berkembang!" Jenice juga marah.


"Oke! Oke! Jenice, kamu gadis kecil! Kamu cukup berani! Oke! Kalau begitu, kita lihat saja apa yang akan terjadi! Lihat siapa yang akan menang diakhir! "Ekspresi Sutradara Uus muram, dia menyipitkan matanya dan berkata sambil tersenyum: "Selain itu, aku harus memberi tahu kamu! "The Penthouse" pasti akan gagal! Bahkan Perusahaan Vallamor juga akan terlibat! Tanpa dukungan dari Grup Vallamor, akan kulihat, berapa lama kamu bisa bertahan di industri ini!"


Setelah selesai bicara, Sutradara Uus melambaikan tangannya, masuk ke mobil dan pergi!


Tubuh halus Jenice bergetar sedikit, tapi bagaimanapun juga dia tidak bersuara lagi.

__ADS_1


Vincent diam-diam menatapnya.


Sutradara Uus sepetirnya punya maksud lain dalam kata-katanya...


Apakah dia begitu yakin bahwa dia bisa mengalahkan "The Penthouse"?


Apa mungkin… apa mungkin ada orang dari Perusahaan Indimovie yang meretas Grup Vallamor dan The Penthouse dari belakang?


"Jenice..." Teriaknya.


“Kakak ipar, tidak apa-apa, ayo kembali!” Jenice menarik napas dalam-dalam.


"Bagus kalau tidak apa-apa … jangan marah, cepat pulang lalu mandi dan tidur nyenyak, kakak ipar akan mengurus sisanya." Vincent tersenyum.


Jenice mendengar kalimat barusan, berkedip dan menatapnya, ada sedikit keraguan di matanya.


“Ada apa?” Vincent juga menatapnya penasaran.


"Kakak ipar, aku hanya merasa ada sedikit yang aneh!"


"Apa yang aneh?"


"Kamu jelas sangat kuat, kenapa kamu diperlakikan seperti sampah ketika kamu berada di Keluarga Dormantis, semua orang meremehkanmu dan tidak bisa melakukan apa-apa?" Jenice bertanya dengan aneh.


"Ini ..." Jenice ditanya lalu tercengang.


“Aku hanya hebat dalam bertarung! Yang lainnya, aku sebenarnya sangat rata-rata, jangan berpikir bahwa aku benar-benar bisa mengalahkan seorang juara karate, kamu harus tahu bahwa dia itu juara karate seprovinsi! Gelarnya pasti sudah diturun temurunkan ! Aku bisa mengalahkannya karena dia tidak terlalu siap sebelumnya, kalau tidak, apa kamu benar-benar berpikir bahwa aku bisa mengalahkannya dengan mudah?" Vincent tersenyum.


“Jadi begitu ..." Jenice mengangguk perlahan, merasa cukup masuk akal.


Vincent mengirim Jenice kembali ke sekolah, dia juga meminta Frank untuk memerintahkan perusahaan untuk memeriksa postingan di internet dan mengontrol komentar sehingga tidak ada yang akan membuat keributan tentang urusan malam ini.


Tapi itu tidak masalah.


Grup Vallamor sudah punya jalan keluarnya!


Vincent kembali ke Grup Vallamor, mengambil USB diatas meja, mencolokkannya ke komputer dan memeriksanya lagi, lalu menghela napas panjang.


Dengan USB ini, semua opini publik di internet akan dipatahkan seketika!


Besok, semua rumor ini akan hilang!

__ADS_1


Hotel Industrial.


Dong Min telah dibawa ke ruangan VIP hotel oleh Yumika.


Saat ini, area VIP sudah penuh.


Semua orang duduk bersama, mengobrol bersama, minum dengan penuh semangat, suasananya sangat menyenangkan.


"Yo! Sutradara Dong Min!"


"Sutradara Dong Min datang!"


"Haha, aku tahu Sutradara Dong Min pasti akan datang!"


"Silahkan, Sutradara Dong Min, duduk di sini!"


"Sutradara Dong Min, ayo kita minum dan berpesta!"


Para pria dan wanita di ruangan VIP ini berdiri dan menyapa Dong Min dengan antusias.


Dong Min melihat orang-orang ini dan langsung tercengang.


Dia sadar bahwa orang-orang yang duduk di sini… setengah dari mereka berasal dari kru "The Penthouse"! Beberapa orang yang tersisa adalah bintang populer dari tempat lain, serta beberapa pejabat departemen.


Apakah mereka semua diundang oleh Neji?


Saat ini, Neji dan Melly, memakai pakaian mewah dan bagus, berjalan dengan cepat, bergandengan tangan.


"Haha, Sutrada Dong Min! Aku sudah lama menunggumu! Kami merasa sangat terhormat dengan kehadiranmu disini Sutradara Dong Min!"


Neji sangat gembira dan segera melangkah maju untuk menyambutnya.


Namun, Sutradara Dong Min melepaskan tangannya dan berkata dengan datar: "Neji! Apa yang sebenarnya kamu coba lakukan?"


"Apa maksudmu?" Neji tertegun, dia berkata dengan senyum di wajahnya: "Sutradara Dong Ming! Jangan khawatir! Kamu duduk dan minum dulu, aku akan membicarakan detail film kami yang terbaru denganmu nanti, oke?"


"Minum? Minum omong kosong!!" Dong Min marah dan berteriak: "Bagaimana bisa kamu mau membuat project film baru? Tahukah kamu bahwa kalian semua akan terkena masalah besar!!"


Begitu kata-kata ini diucapkan, adegan meriah ini tiba-tiba jadi hening.


Senyum Neji membeku.

__ADS_1


"Sutradara Dong Ming, apa maksudmu? Masalah besar apa yang akan datang?"


__ADS_2