Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 183 Menantang Sekolah Kaisen


__ADS_3

Perkataan orang itu membuat semua orang di sana menjadi kaget.


Seketika suasana di sana menjadi diam lagi.


Tatapan mata semua orang pun tertuju pada orang yang mengeluarkan suara.


Kemudian mereka pun melihat seorang pria tampan yang terlihat seperti Dewa berjalan masuk.


Pria itu mengenakan jas, ekspresinya terlihat dingin, dan tatapannya juga terlihat tajam.


Tetapi aura dan temperamen seperti itu, dan ditambah dengan wajah tampannya, seketika pun langsung membuat wanita-wanita di sana menjadi tergila-gila, bahkan Sakura yang secantik Dewi juga tidak bisa menahan untuk menatap pria itu. Empat penguji tertegun.


“Siapa kamu?” Olga berteriak.


Tetapi pria itu tidak menjawabnya, pria itu hanya menatap Shiryu, dan berkata: “Shiryu, apakah kamu mau?”


Shiryu sejak tadi sudah tercengang karena perkataan pria itu, dia pun berkata dengan terputus-putus, dan tetap tidak bisa menjawab apa pun.


Apakah sedang bercanda!


Siapa orang ini?


Kenapa pria itu bisa ngomong seperti ini? Sini adalah Sekolah Kaisen!


Dirinya hanya merasa curiga dengan keadilan Sekolah Kaisen, tetapi pria ini langsung mempertanyakan keterampilan medis Sekolah Kaisen? Apakah orang ini sudah gila?


Shiryu menelan air liurnya, jantungnya pun sudah hampir keluar.


Murid-murid Sekolah Kaisen pun sudah mulai marah sejak tadi.


“Siapa kamu?”


“Segera usir orang ini yang datang buat onar!”


“Keluarkan pria ini!’”


Suara teriakan pun terdengar.


Murid-murid Sekolah Kaisen bergegas berjalan menuju ke arah pria itu.


Tetapi ketika mereka mendekatinya, orang itu pun tiba-tiba mengangkat tangannya.


Sou sou sou sOu...


Sinar cahaya yang seperti meteor dilempar dari tangan pria itu, kemudian jarum-jarum itu pun menusuk tubuh setiap murid Sekolah Kaisen dengan tepat. Seketika, semua murid Sekolah Kaisen tidak bisa bergerak sama sekali.


“Segel jarum baja?” Sakura pun bangkit dengan tampak kaget.


“Apa? Segel jarum Baja?”


“Ini hanya bisa dilakukan oleh Tingkat Jarum Surgawi!”


“Apalagi masih bisa mengeluarkan jarum baja yang begitu banyak dalam waktu singkat...siapa pria ini?”


Orang-orang di kursi penonton dan kursi peserta pun merasa kaget, itu adalah suara yang dikeluarkan oleh dokter pengobatan tradisional berusia, mereka semua sudah berpengalaman, tentu saja mereka pernah mendengar teknik luar biasa seperti ini.


Ini pun membuat empat penguji merasakan bahwa pria itu bukanlah sosok yang biasa.

__ADS_1


Mengenai Shiryu, dia pun tercengang, dia menatap pria itu dengan hati-hati, dan bertanya dengan sambil bergemetaran: “Tuan, apakah keterampilan medismu sangat hebat?”


“Setidaknya lebih hebat dari orang-orang ini yang sudah lakukan kecurangan!” Pria itu berkata.


“Kalau...kalau begitu, apakah anda boleh ajarkan teknik tadi kepadaku?” Shiryu bertanya.


“Boleh.”


“Ok kalau gitu! Aku mau jadi muridmu, Guru!”


Shiryu merasa sangat gelisah, dia tidak tahu harus lakukan apa, jadi dia pun langsung membungkuk ke arah pria itu.


Tujuan Shiryu mau masuk ke Sekolah Kaisen adalah untuk belajar, tentu saja dia tidak peduli terhadap identitas dirinya.


“Bagus sekali!”


Pria itu mengangguk, dia tidak menatap Shiryu lagi, melainkan menatap ke arah empat penguji itu.


“Siapa kamu? Kenapa datang buat onar di Sekolah Kaisen?” Olga berkata.


Pria itu mempunyai kemampuan seperti ini, harusnya adalah sosok yang tidak biasa, jadi Olga juga tidak berani melakukan apa pun.


“Aku bukan datang untuk buat onar.” Pria itu berkata.


“Kalau begitu, kamu datang untuk apa?” Gabrant yang berada di samping pun bertanya.


“Tantang!” Pria itu berkata dengan tidak berekspresi.


Setelah itu, semua orang di sana pun membeku.


“Mulai sekarang, aku mau tantang semua orang di Sekolah Kaisen, baik itu keterampilan medis, maupun teknik jarum... sebaiknya kalian suruh Efesus Naga keluar.” Pria itu berkata lagi.


Dari kursi penonton sampai pengujl, mereka semua pun tercengang.


Siapa yang bisa menyangka bahwa, di Konferensi Raja Kedokteran, akan terdapat orang yang datang untuk menantang keterampilan medis Sekolah Kaisen?


Apakah orang ini sudah gila?


Apakah pria ini tidak tahu di sini itu tempat apa? Apakah pria ini tidak tahu apa yang sedang dihadapi oleh dirinya?


Bison mengerutkan keningnya.


“Jangan-jangan pria ini adalah orang Sekolah Hiruzen?”


“Tetapi aku tidak pernah lihat orang ini di Sekolah Hiruzen!” Zhilong berkata.


“Apa yang harus kita lakukan sekarang?” Gabrant bertanya dengan hati-hati.


“Hng, masih bisa lakukan apa? Pria ini mau tantang kita, kalau begitu langsung terima tantangannya, hari ini terdapat begitu banyak orang, kita tidak boleh dipermalukan, mengenai dekan, suruh seseorang untuk beri tahu dia, sekalian telusuri identitas pria ini, tidak peduli siapa dia, jika ingin permalukan Sekolah Kaisen, tentu saja harus berikan sedikit pelajaran padanya!” Bison berkata dengan emosi.


“Baik!” Gabrant mengangguk, lalu dia pun menyampaikannya kepada murid Sekolah Kaisen yang ada di sampingnya. Murid Sekolah Kaisen itu pun langsung berlari ke luar.


“Karena Ujian terjadi sesuatu, Konferensi Raja Kedokteran akan dihentikan sebentar dulu!” Olga berkata.


Suasana di sana kembali menjadi ribut lagi.


Bagaimanapun pria ini sudah datang, jika Sekolah Kaisen menolaknya, maka akan jadi bahan tawaan, yang paling dipedulikan oleh Sekolah Kaisen adalah reputasi, jadi mereka pun tidak akan menolak permintaan pria ini yang ingin menantang mereka.

__ADS_1


“Mohon orang-orang yang tidak bersangkutan untuk tinggalkan tempat ini sebentar.” Zhilong berteriak.


Orang-orang di sana bangkit, dan bersiap-siap untuk pergi.


“Sebentar!” Kemudian, pria itu berteriak lagi.


Semua orang pun berhenti. Olga mereka pun menatap pria itu.


Pria itu pun berkata dengan datar: “Semuanya tetap duduk saja, hari ini tujuan aku datang adalah untuk kalahkan Sekolah Kaisen, jadi kalian tetap duduk di sini saja untuk jadi saksi!”


“Apa yang kamu bilang?” Bison berkata dengan tatapan ganas.


“Apakah kalian tidak berani?” Pria itu bertanya.


“Bagaimana mungkin?” Bison berkata dengan marah.


Orang-orang di sana pun merasa sangat gembira.


Mereka bisa menyaksikan pertarungan keterampilan medis seperti ini, dapat dipercayai bahwa, ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga bagi siapa pun.


“Tampaknya, kali ini datang ke Sekolah Kaisen masih terdapat kejutan!” Sakura berkata dengan sambil tersenyum.


“Iya, tidak disangka tiba-tiba akan terdapat seorang pria yang muncul, tetapi dia sepertinya tidak memahami Sekolah Kaisen? Sekolah Kaisen bagaimana mungkin bisa ditantang oleh dia, lihat saja dia bisa tantang berapa banyak orang Sekolah Kaisen!” Bjorn yang berada di sampingnya pun bergumam.


Orang-orang di sana kembali duduk ke tempat semula.


Suasana di sana menjadi semakin panas.


Olga mereka merasa sangat marah, para murid Sekolah Kaisen pun menggertakkan gigi mereka.


Masih belum pernah ada orang yang berani menantang Sekolah Kaisen!


“Kamu bilang saja, apa yang ingin kamu tandingkan dulu? Kami akan ikuti kamu!” Olga berkata dengan dingin.


“Karena adalah pertarungan medis, tentu saja adalah sembuhkan pasien, tempat duduk pasien sana terdapat seratus pasien, kita masing-masing lima puluh, siapa yang bisa sembuhkan mereka semua dengan waktu tercepat, maka orang itu adalah pemenang.” Pria itu berkata dengan datar.


“Sungguh mudah!” Gabrant tertawa.


“Ngomong dulu, jika kamu kalah, apa yang mau kamu lakukan?” Zhilong berkata dengan datar.


“Kalian yang tentukan saja.”


“Aku mau kamu berlutut di depan gerbang Sekolah Kaisen selama sepuluh hari! Kemudian nyapu di Sekolah Kaisen selama setahun, harusnya tidak keterlaluan?” Zhilong berkata.


Mereka bertiga pun mengangguk, ini tidak keterlaluan, jka terlalu keterlaluan, orang lain akan menganggap Sekolah Kaisen sedang nenindas orang, ketentuan ini bisa mempertahankan nama baik Sekolah Kaisen, dan juga memperlihatkan kekuatan Sekolah Kaisen.


Tetapi pria itu menggelengkan kepalanya. “Tidak menarik kalau seperti itu, kita tarungkan yang lebih besar lagi!”


Setelah perkataan itu dikatakan, jantung mereka pun berdebar kencang. “Lebih besar lagi? Apa yang kamu maksud”


“Jika kalian kalah, aku akan hancurkan keterampilan medis kalian, aku akan gunakan jarum baja untuk menusuk saraf tangan dan pembuluh darah kalian, jadi tangan kalian akan seperti menderita penyakit Parkinson, tidak bisa lakukan akupuntur, tidak bisa buat resep obat, seumur hidup ini tidak bisa jadi seorang dokter lagi, bagaimana?” Pria itu berkata.


“Apa?” Terdapat banyak orang yang merasa kedinginan.


“Kalau kamu yang kalah?” Olga bertanya.


“Aku mati!” Pria itu berkata dengan datar.

__ADS_1


Kemudian, suasana di sana kembali menjadi diam..


__ADS_2