Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 381 Memutuskan Hubungan


__ADS_3

Jane tiba-tiba bangkit, dia berjalan menuju ke lift, Vincent juga mengikutinya dari belakang.


Setelah sampai di lantai satu, terdapat sekerumunan orang di aula, tidak diketahui apa yang sedang dilakukan oleh mereka, bahkan masih terdapat suara tangisan.


Jane langsung berjalan ke sana.


Manajer Lobi dan para Pelayan Hotel juga berada di sana, selain itu, masih terdapat beberapa pria dan wanita yang mengenakan pakaian formal.


Melihat Vincent datang, Manajer Lobi langsung membungkuk, dan memanggilnya: “CEO Bermoth!”


“Dia adalah CEO Bermoth?”


Setelah beberapa pria dan wanita di sana melihat Vincent, mereka pun terlihat ketakutan, mereka langsung mundur ke belakang, dan tidak berani maju ke depan.


Jelas sekali bahwa mereka mengetahui Vincent adalah sosok seperti apa.


Sedangkan pada detik ini, di tengah kerumunan itu, terdapat seorang wanita yang sedang menangis.


Wanita itu duduk di atas lantai, wajahnya penuh dengan bekas air mata, riasannya juga sudah luntur, sedangkan pipi kanannya juga terdapat bekas tamparan yang terlihat sangat menakutkan.


Katrina berdiri di samping, wajahnya terlihat marah, sedangkan Jackson berdiri di sampingnya, dan tampak seperti sedang membujuknya.


“Bu, apa yang terjadi, apa apa ini?” Jane langsung berjalan ke sana.


“Ada apa? Orang ini datang bertingkah di sini? Apakah dia tidak tahu sini sudah diboking oleh calon suamimu? Apakah sini adalah tempat yang boleh dia masuk?” Katrina berkata dengan marah.


“Bertingkah?” Jane merasa bingung.


Vincent menatap Manajer Lobi.


Manajer Lobi langsung menjelaskannya: “CEO Bermoth, begini, beberapa orang ini adalah langganan Hotel kami, mereka tidak tahu anda sudah booking sini, mereka bersikeras mau makan di sini, kebetulan Nyonya Katrina lewat, setelah dengarkan masalah ini, Nyonya Katrina ingin usir mereka pergi, lalu perselisihan mereka mulai terjadi, dan pada akhirnya mereka berkelahi!”


Meskipun Manajer bilang seperti ini, tetapi Katrina sama sekali tidak terluka, dapat diketahui bahwa mereka berdua tidak berkelahi, melainkan Katrina yang menampar pipi wanita itu.


Mengenai kenapa wanita itu tidak menampar Katrina, tampaknya hanya terdapat satu alasan...


Katrina mengatakan nama Vincent.


Manajer Lobi berada di sini, perkataan Katrina tentu saja akan terbukti.


Mereka semua mengetahui Katrina memiliki hubungan dengan Vincent, bagaimana mungkin masih berani menyinggungnya? Mereka tentu saja tidak berani melawannya.


“Aku kasih tahu kamu, hari ini adalah hari tunangan putriku dengan CEO Bermoth, kalian itu siapa? Berani buat onar di sini? Segera pergi, jika tidak jangan salahkan aku!” Katrina memaki mereka, setelah itu, dia pun masih menendang wanita itu.

__ADS_1


Suara tangisan wanita itu pun menjadi lebih kuat.


Orang-orang di samping wanita itu tampaknya adalah keluarganya.


Tetapi mereka tidak berani melawannya, mereka hanya bisa berdiri di samping dengan tampak marah, dan ketakutan.


Hanya terdapat seorang pria paruh baya yang rambutnya terlihat agak putih berjalan ke depan dengan tampak ragu, lalu dia pun berkata kepada Vincent: “CEO Bermoth, masalah hari ini adalah salah kami, aku wakilkan keluarga kami untuk minta maaf kepada anda! Aku mohon anda jangan masukkan ke dalam hati, dan maafkan kami.”


Selesai berkata, pria paruh baya itu pun membungkuk ke arah Vincent.


Vincent mengerutkan keningnya.


Jane juga tercengang.


Jane langsung bergegas menuju ke sana, dia menghentikan Katrina yang sedang marah: “Bu, cukup! Jangan begini lagi!”


“Jane, kenapa kalian turun?” Katrina tampaknya baru menyadari keberadaan Vincent dan Jane.


“Bu, apa yang kamu lakukan? Apa salah mereka? Kenapa kamu begitu keterlaluan?” Jane berkata dengan emosi.


“Takut apa? Ada calon suamimu di sini, kenapa jika aku lakukan sesuatu pada mereka? Apakah mereka berani lawan CEO Bermoth?” Katrina berkata dengan angkuh.


“Bu, kamu...” Jane merasa kesal.


Vincent tidak mengatakan apa pun, dia memapah orang itu, dan berkata dengan datar: “Kejadian ini kurang lebih aku juga sudah paham, ini bukan salah kalian, kalian tidak perlu minta maaf.”


Vincent menatap wanita yang sedang menangis itu, lalu dia menatap Katrina lagi, dan berkata: “Manajer Cobra!”


“Iya.” Manajer Lobi berjalan ke depan.


“Lapor polisi.” Vincent berkata.


Setelah mendengarkan perkataan Vincent, semua orang pun tertegun.


“Lapor polisi juga bagus!” Katrina bergumam, lalu dia pun berkata kepada Vincent: “Menantuku, orang seperti ini harus diserahkan ke polisi, sungguh tidak tahu diri!”


Setelah beberapa orang di sana mendengarnya, ekspresi wajah mereka pun langsung berubah.


“CEO Bermoth..” Pria paruh baya tadi berjalan ke depan lagi.


Tetapi Vincent pun mengangkat tangannya, agar dia jangan cemas, lalu Vincent pun berkata: “Masalah ini, aku tidak akan ikut campur, meskipun aku booking satu Hotel ini, tetapi aku tidak larang orang lain masuk, jadi ini adalah masalah perkelahian antara Nyonya Katrina dengan dia! Lapor polisi saja, polisi akan tangani, aku juga tidak akan ikut campur, aku juga tidak akan lakukan apa pun ke mereka karena masalah ini, jangan khawatir!”


Setelah Vincent selesai ngomong, semua orang yang ada di Aula pun tertegun.

__ADS_1


Apa yang sedang dilakukan oleh CEO Bermoth?


Apakah ini sedang memutuskan hubungan dengan Katrina?


Jackson tercengang.


Kedua mata Katrina terbuka lebar, dia menatap Vincent dengan tidak percaya: “Menantuku, kamu...apa maksudmu?”


“Tidak ada maksud apa-apa, hanya saja setiap orang harus bertanggung jawab atas tingkah lakunya! Siapa pun itu sama!”


Vincent berkata dengan tampak tenang, lalu dia pun menatap Jane: “Menurutmu?”


“Aku...aku tidak punya komentar.” Jane merasa ragu, lalu dia pun mengangguk.


“Ok! Manajer Cobra, kalau gitu masalah ini aku serahkan padamu!” Vincent mengangguk, lalu dia pun meninggalkan Hotel.


“Eh, menantuku, kamu mau ke mana? Menantuku?” Katrina mengejarnya, tetapi pun sudah tidak berguna lagi.


“CEO Bermoth, apa maksudnya?” Orang-orang di sana tampak bingung.


“Masih tidak paham? CEO Bermoth tidak ingin tangani masalah seperti ini, dia langsung memutuskan hubungan bersamanya.” Orang yang ada di samping pun berkata.


Setelah Katrina mendengarnya, dia pun hampir terjatuh ke bawah.


“Kenapa bisa seperti ini?” Jackson juga tidak berdaya.


“Bu, apakah kamu anggap ada CEO Bermoth di belakangmu, jadi kamu bisa tindas orang lain dengan sesuka hati? CE0 Bermoth saat ini adalah sosok yang sukses, dia pasti juga tidak suka tindas orang lain, kamu harus bertanggung jawab atas tingkah lakumu!” Jane berkata dengan suara rendah.


“Ini..ini...apa yang terjadi? Jadi pria itu tidak ingin peduli aku lagi? Dia...dia tidak mau bantu aku?” Kedua mata Katrina terbuka lebar, dia menatap Jane dengan kaget.


Jane menghela nafas, dia berjalan ke samping wanita yang sedang menangis, dia memapahnya untuk berdiri, kemudian dia pun membungkuk, dan berkata dengan tampak bersalah: “Maaf Tante, semua ini karena Ibuku, aku mohon anda untuk maafkan kami, kami akan hubungi polisi, aku juga akan ganti rugi semua biaya pengobatan anda.”


Setelah Jane selesai berkata, sekujur tubuh Katrina pun mulai bergemetaran, dia menatap Jane dengan tidak mempercayainya.


“Putriku, kamu..”


“Bu, ke sini minta maaf.” Jane berkata dengan suara yang rendah.


Setelah mendengarkannya, Katrina merasa sangat marah.


“Ok, ok, kalian semua mau lawan aku! Apakah kalian tidak mau aku lagi?” Katrina berkata dengan marah.


“Bu, kamu segera ke sini!” Jane berkata.

__ADS_1


“Aku tidak akan minta maaf!” Katrina berkata dengan emosi.


Hanya saja Katrina masih keras kepala juga tidak berguna, suara mobil dari luar pun sudah terdengar, lalu terdapat beberapa orang yang mengenakan seragam masuk ke dalam...


__ADS_2