Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 595 Bagaimana Mengalahkanku Dengan Kemampuanmu Ini?


__ADS_3

Orang-orang mulai menyerang, dan mengepung kedua orang tersebut.



Yang pertama menyerang adalah Senior Kilgra, dia mau menampar muka Vincent.



“Dasar tidak berguna, kamu masih berani ikut campur urusan kakak seperguruan Kratos? Nyalimu cukup besar! Cepat berlutut!” Senior Kilgra memaki dan menampar, dia sama sekali tidak menahan kekuatannya!



Kitanaterkejut dan berteriak keras: “Vincent, cepat minggir!”



Dia mengulurkan tangan untuk menarik Vincent mundur.



Namun disaat seperti ini bahunya ditahan oleh beberapa orang, dan ditarik mundur.



NapasKitana memburu, dia langsung balik menyerang.



Namun satu tangannya sudah diinjak oleh Senior Kilgra, meskipun ilmu silatnya lumayan tapi dia hanya bisa menggunakan satu tangan untuk bertempur.



Tak berapa lama kemudian, Kitana terkena beberapa serangan hingga membuatnya melangkah mundur.



Kitana panik dan menatap Vincent.



Saat itu sangat sulit untuk melindungi dirinya sendiri, jadi dia tidak bisa membantu Vincent.



Namun hanya dengan satu kedipan mata membuat Kitana tertegun.



Dia melihat Senior Kilgra memukul kepala Vincentdengan keras.



Bukkkkkk!



Terdengar suara pukulan yang cukup berat!



Tapi… Vincenttidak bergeming sedikit pun, dia juga tidak bereaksi, namun detik berikutnya dia langsung mencengkeram leher Senior Kilgra dengan satu tangan, hanya dengan satu tangan dia membuatnya tidak berkutik.



Wajah Senior Kilgra dirias tebal seketika seperti dipilin, sebuah kekuatan yang besar mencengkeram dan mencekik lehernya.



Dia meronta-ronta, kedua kakinya menggantung di udara, mulutnya tidak bisa mengeluarkan suara.



Para murid di sekeliling mereka dibuat terkejut.



Namun Vincentmalah memantapkan langkahnya, lalu sambil membawa orang hidup di tangannya dia menyerbu ke arah Kitana, lalu melemparkan Senior Kilgra ke arah orang-orang yang menyerang Kitana dengan sekuat tenaga.



Bang!



Terdengar suara gedebuk yang berat.



Tubuh Senior Kilgra menghantam kerumunan orang itu dengan telak dan menjatuhkan mereka semua.



“Apa?”



Semua orang dibuat ternganga lebar.



WajahMovic terlihat ketakutan.



“Hmm?”



Kratos mengangkat alisnya sambil menatap Vincent.



Pemimpin Pulau dan para tetua juga memperhatikan.



“Bagaimana bisa tenaganya sebesar itu?” Blady menautkan tangan kecilnya dengan gugup, wajahnya terlihat sangat terkejut.



“Ternyata Tuan Bermoth adalah seorang pesilat?” Recca terkejut.



“Aku bukanlah seorang pesilat, hanya saja tenagaku lebih kuat, Pemimpin Pulau, para tetua, aku tidak ingin membuat hubungan buruk dengan Overwatch, aku harap kalian bisa segera menghentikan para murid ini, kalau tidak nanti aku akan melukai mereka, kalau sampai hal ini diteruskan maka akibatnya tidak baik!” Vincent berkata datar.



“Apa kamu bilang?”



“Bedebah! Apakah kamu anggap Overwatch ini tidak ada orang?” Salah seorang tetua marah dan memaki Vincent.


__ADS_1


“Tuan Bermoth, kata-kata anda terlalu sombong!”



“Apa kamu ini menganggap remeh Overwatch?”



Para tetua yang lain mulai bersuara dan kedengarannya juga sangat marah.



“Kenapa? Kenyataannya memang begitu, apa aku salah?” Ekspresi wajah Vincent menjadi gelap.



“Tuan Bermoth, kamu telah menyembuhkan nona besar jadi aku menganggapmu sebagai tamu Overwatch, akan tetapi bukan berarti kamu bisa menghina kami, dan membuat keributan disini!” Recca berkata dengan dingin: “Kalau sudah kelewat batas, maka kami juga tidak akan menahan diri!’



“Kalau begitu, apa batas kalian?” Tanya Vincent.



Sorot mata Recca penuh emosi, dia mendengus: “Huhhh, karena Tuan Bermoth telah berkata demikian,baiklah! Kalian harus menyerangnya sekuat tenaga! Tuan Bermoth, jika para murid ini tidka bisa mengalahkan kalian, maka itu berarti kemampuan mereka masih kurang, dan aku tidak akan mempertanyakannya! Mati atau terluka pun kami tidak peduli!”



“Baiklah! Kalian yang mengatakannya jadi aku tidak akan menahan diri lagi!”



Vincentmenganggukkan kepala, lalu balik menyerang.



Namun Kitana malah panik dan berusaha menahan Vincent.



“Vincent, cepat pikirkan cara untuk pergi dari sini, jangan bertarung dengan mereka, kalau diteruskan maka kita bukanlah lawan yang sepadan!”



Kitana tidak peduli dengan Movic、Senior Kilgra dan yang lainnya, tapi yang dia maksud adalah Kratos.



Apalagi Kratos hanya berdiri memperhatikan mereka dari samping.



Dia adalah murid jenius pertama Overwatch.



Dia adalah Emperor mereka!



Meskipun dia tidak tahu bagaimana kekuatan Vincentyang sebenarnya, akan tetapi bagaimana bisa melampaui Emperor?



“Tidak usah, kamu tunggu saja di samping, serahkan saja padaku.” Vincentberkata dengan mantap.



“Vincent, apakah kamu sudah gila? Apakah kamu benar-benar berniat mengalahkan orang-orang ini?” Kitana berkata dengan nada tidak percaya.




“Kamu….” Kitana tidak bisa berkata apa-apa.



Emosi kerumunan orang itu meledak.



“Bedebah!”



“Kamu terlalu merendahkan orang!”



“Kamu kira kamu ini siapa?”



Terdengar suara makian terus menerus.



“Serang!”



Hanya dengan satu perintah dari Kratos, semua orang menyerang Vincentbersamaan.



Berbagai macam tendangan dan tinju bagaikan hujan badai menerpa Vincent.



Namun Vincentbagaikan kelinci lincah, berlompatan kesana kemari menghindari tinju dan tendangan yang tak terhitung jumlahnya, bahkan semua serangan itu tidak bisa menyentuh tubuhnya.



“Teknik tubuh yang luar biasa?”



Para tetua itu dibuat kaget.



Setelah beberapa ronde, serangan para murid itu mengenai udara kosong, dan sekarang giliran Vincentbalas menyerang, tinju dan tendangannya berlipat ganda.



Bang!Bang!Bang!Bang...



Dada para murid ini terkena pukulan yang kuat hingga menyebabkan mereka terhempas dan jatuh ke tanah, dan meraung kesakitan.



“hah?”

__ADS_1



Kitana dibuat terpana.



Dalam sekejap mata, Vincentmampu membuat belasan orang terhempas ke tanah.



Recca pun dibuat melongo.



Tidak disangka, anak muda bernama Vincentini ternyata sangat hebat.



“Bajingan, serbuuuu!”



Murid yang lainnya tidak rela, lalu berteriak marah dan ikut menyerang.



Namun akibat yang mereka terima sama saja dengan yang lainnya, semuanya mental dan terhempas ke tanah serta meraung kesakitan.



Movic mulai ketakutan.



Senior Kilgra yang merangkak berdiri juga terkejut dengan kemampuan Vincent.



“Siapa sebenarnya orang ini?”



“Bukankah dia seorang dokter?”



Orang-orang di sekeliling tidak mengerti.



“Kak Movic,Senior Kilgra, kami bukan tandingan mereka, kami hanya bisa berharap pada kalian!”



Kerumunan murid itu berusaha bangkit berdiri dan berkata dengan kesakitan.



Sisanya dibuat kaget dan tidak ada yang berani maju kedepan.



Ekspresi wajah Movic seketika berubah.



“Ini…”



“Movic, kenapa? Kamu tidak berani?” Kratos bertanya dengan suara dingin.



“Senior Kratos, bagaimana mungkin? Kamu… lihat aku! Aku akan segera mengalahkan dia!” Movic memaksakan senyum, lalu memandang Vincent, dia menghela napas dalam-dalam dan langsung menyerang dengan tinjunya.



Akan tetapi disaat dia mulai bergerak…



Bang!



Vincent menyerang lebih dulu, gerakannya bagaikan hembusan angin dan dengan cepat dia sudah berada di depan Movic lalu mencengkeram kerah bajunya.



Movic seketika panik, dia belum sempat merespon tapi Vincent sudah menyerang lebih dulu dan membantingnya ke tanah.



Bang!



Tanah bergetar keras.



Dan tanah dibawah Movic terbelah.



Orang itu sudah terkapar dengan kulit terluka dan daging yang bermunculan, kepalanya sudah terkulai dan tidak bisa bergerak sama sekali.



“Bagaimana bisa mengalahkanku dengan kemampuan seperti ini?”



Vincentberkata dengan dingin, lalu dia mencengkeram Movic dan melemparkannya ke punggung gunung tidak jauh dari sana.



Bang!



Tubuhnya melesat bagaikan peluru dan langsung menabrak punggung gunung.



Bang!



Terdengar suara benturan yang sangat keras.



Punggung gunung itu sampai retak terbelah.

__ADS_1



Dan seluruh tubuhMovic terhempas masuk ke dalam punggung gunung, tidak bergerak sama sekali, entah dia masih hidup atau sudah mati…


__ADS_2