
"Zovac?"
Seketika itu, ekspresi Via langsung berubah.
"Direktur Bermoth, kamu hebat juga ya. Aku sudah lawan Whizy dan Armint selama puluhan tahun tapi belum dapat bereskan mereka, justru kamu seorang pengusaha dan dokter yang taklukkan mereka! Luar biasa! Kagum kagum!" Zovac mengedipkan mata dan berjalan kemari sambil bertepuk tangan.
"Berdasarkan kekuatanmu tidak dapat segel pabrikku, apakah Sekolah Kaisen yang turun tangan?" Kata Vincent dengan tenang.
"Tentu saja! Kamu sudah jadi musuh Sekolah Kaisen. Mana mungkin Sekolah Kaisen akan duduk diam dan lihat kamu jadi penguasa di kota Izuno? Aku hanya ungkapkan sedikit keinginanku pada Sekolah Kaisen, dan Sekolah Kaisen sepenuhnya dukung padaku. Aku beritahu padamu, kamu tidak haya hadapi hal-hal ini saja! " Kata Zovac sambil tersenyum.
"Apa lagi?" Tanya Vincent dengan sekilas.
"Mari kita lihat saja!" Zovac tertawa terbahak-bahak kemudian hendak pergi, tetapi setelah berjalan beberapa langkah, dia tiba-tiba berhenti.
Pria itu melirik Vincent dan tersenyum sambil berkata : "Bermoth, aku tunjukkan jalan yang cemerlang padamu saja!"
"Katakan."
"Besok jam 12 siang, kamu cari aku, berlutut dan sujud di depanku, serta serahkan hak pakai dan resep rinitis dan stroke otak padaku. Barangkali, aku bisa ampuni kamu. Bagaimana?" Kata Zovac sambil tersenyum.
"Tidak mungkin! Apakah kamu sedang mimpi?" Via berteriak dengan marah.
Sekarang peran kedua resep ini tidak hanya untuk menghasilkan uang yang tak terhitung jumlahnya bagi Vincent, tetapi juga modal untuk berdiri di kota Izuno. Karena kedua resep ini memiliki kekuatan potensial, dapat membawakan banyak kemudahan unik bagi Vincent di Kota Izuno. Jika kehilangan dua resep ini, maka semua yang telah dibangun Vincent akan hancur, seperti gunung besar yang runtuh dan tanah yang ambruk, Sekolah Kaisen dapat sepenuhnya memusnahkan Vincent, mungkin saja dapat membunuhnya secara diam-diam..
Meskipun Via tidak ikut campur dalam masalah ini, tetapi sebagai cucu dari Gusron Melken, dia juga mengetahui aturan di dalamnya.
"Tidak setuju? Haha, terserah kalian lah. Direktur Bermoth, aku kembalikan kata-kata yang kamu berikan padaku. Kamu hanya punya satu kesempatan. Aku harap kamu bisa hargai! Aku tunggu kamu!".
Zovac pergi dengan suara tawa yang membanggakan.
Adapun mengenai Via, dia sudah gemetaran karena marah, hampir saja mengambil batu di lantai untuk lempar orang.
Vincent berpikir sejenak dan menoleh ke samping
"Via, beberapa hari ini kamu pergi kerumah Syla, aku urus masalah ini."
Via berkata dengan ragu-ragu : "Vincent, menurutku kamu harus cari cara hubungi keluarga Geni atau Keluarga Lanister, kota Azuka. Sekolah Kaisen ini tidak gampang tangani, kamu harus minta mereka bantu, mungkin masih bisa ubah keadaan ini. "
"Aku tidak suka minta bantuan dengan orang. Selain itu, masalah ini tidak begitu parah. Jangan khawatir, aku bisa menyelesaikannya." Kata Vincent sambil tersenyum.
Via menghela napas dan berkata : "Jika butuh bantuan aku, katakan saja".
"Ok." Via kemudian pergi.
Kemampuan Via terbatas, dia juga mengetahui bahwa tanpa Keluarga Melken, dia tidak memiliki kekuataan sama sekali, sehingga dia hanya bisa melihat saja.
Vincent berbalik dan kembali ke perusahaan, Frank sudah tiba di kantornya.
"Hotman dan Umagi sudah mulai tangani masalah ini, situasinya agak buruk! Deku pasti terlibat dalam masalah ini. Jika tidak, pihak polisi tidak mungkin tiba-tiba datang periksa." Frank meletakkan beberapa dokumen di depan Vincent dan berkata dengan serius.
"Bukankah aku minta mereka bereskan orang ini? Kenapa belum selesai?."
__ADS_1
"Ada dukungan Sekolah Kaisen, walaupun Umagi mereka punya berita yang bisa turunkan dia, kita juga sulit sentuh dia." Frank berkata sambil menghelakan nafas.
Vincent mengerutkan kening lagi. Setelah berpikir sejenak, dia berkata : "Alhambra adalah negara yang menjalankan hukum. Dia telah melanggar hukum, maka dia harus memikul tanggung jawab yang sesuai. Kasih tahu Umagi, minta dia siap-siap laporkan ke lembaga terkait! ".
"Baik, Direktur Bermoth." Frank mengangguk, tiba-tiba menyerahkan sebuah dokumen.
"Ini apa?"
"Ini adalah beberapa detail dukungan kita terhadap Keluarga Dormantis. Oh ya, Tuan Bermoth, Keluarga Dormantis telah berkembang pesat setelah terima dukungan kita. Semuanya berjalan seperti yang kamu pikirkan. Keluarga Dormantis sudah pertimbangkan untuk ambil kembali semua hak dari tangan Jackson, sedangkan nenek Dormantis sudah berada di ruang ICU setengah bulan, kondisinya telah membaik, masih hidup." Kata Frank.
Vincent mencibir dan berkata : "Kurasa, Nenek Dormantis mungkin akan bertindak. Selama dia berbicara, Jackson, anak bakti ini pasti akan serahkan semua haknya. Saat itu, Jane dan keluarganya telah bekerja keras untuk sekian lama, tapi tidak dapat apa-apa. Keluarga Dormantis menghasilkan uang yang banyak, sedangkan Grup Vallamor kita juga tidak mendapat manfaat sedikitpun!".
"Ini ibarat bunuh ayam untuk ambil telur."
"Tapi keluarga Dormantis sudah tidak ada jalan lain! Hal yang tidak kuduga adalah pandangan keluarga Dormantis begitu sempit." Vincent berkata sambil menggelengkan kepala. Frank tidak berbicara.
Pada saat ini, sekretaris mengetuk pintu dan masuk.
"Direktur Bermoth, Nona Jane, CEO dari Grup Noroyono mau ketemu kamu untuk bahas tentang arah pengembangan kerja sama perusahaan pada masa depan. Apakah kamu punya waktu?."
"Kapan?"
"Jam dua siang, lokasinya di ruang pertemuan lantai tiga perusahaan Noroyono. Orang-orang yang hadir pada rapat ditentukan oleh Nona Jane."
"Bantu aku balas, aku akan hadir tepat waktu."
"Baik, Direktur Bermoth!" Setelah itu, sekretaris langsung pergi.
"Keluarga Dormantis sudah mulai!" Kata Frank.
Setelah makan di perusahaan, Vincent Bermoth siap-siap untuk turun dan pergi ke perusahaan Grup Noroyono.
Bisa dikatakan Jane merupakan orang yang super sibuk sekarang.
Grup Lavistha yang dia dirikan juga telah terbentuk, dia juga telah mengambil alih grup Keluarga Dormantis, setiap hari sangat sibuk. Karena alasan ini, dia mempunyai sebuah mobil kecil bernilai ratusan juta untuk pergi dan pulang kerja..
Namun, dia mengetahui bahwa semua ini adalah berkat bantuan dari orang mulia. Mengenai orang mulia tersebut ialah Direktur Bermoth misterius dari Grup Vallamor.
Di dalam kantor, Jane sedang duduk sendirian memikirkan sesuatu dengan mata tertutup.
Dia hanya melihat Direktur Bermoth di ruang persidangan, meskipun tidak terlalu jelas. Walaupun hanya melihat setengah wajah saja, dia tetap mengetahui betapa tampannya dia. Kaya, berbakat, dan sangat antusias membantu orang, tidak peduli wanita manapun akan muncul perasaan aneh di dalam hati.
Jane juga merupakan wanita normal, jika mengatakan tidak punya perasaan itu bohong, tapi dia juga sangat menghargai sebuah pernikahan.
Walaupun dia dan Vincent tidak punya banyak pengalaman dalam hubungan percintaan, tetapi dia juga tidak gampang mengatakan cerai. Bagaimanapun, dia merupakan orang yang memliki pendirian yang tegas.
Tapi sekarang, situasi ini sudah tidak bisa mentoleransinya lagi.
Mata Jane sedikit memerah, dia tidak ingin seperti ini, tetapi kenyataan telah memaksanya hingga tak berdaya.
"CEO!" Sekretaris yang di berada sebelah itu merasa sedikit tidak tega ketika melihat kondisi Jane seperti ini.
__ADS_1
"Ada apa?"
"Apakah kamu baik-baik saja?"
"Aku .. aku baik-baik saja ."
"Suamimu akan mengerti kamu."
"Mari kita bicarakan hal penting." Jane tersenyum dengan paksa.
Sekretaris itu meletakkan dokumen tersebut dan berkata : "Tuan Jackson dan Tuan Jonas sudah sampai, dan mobil Direktur Bermoth baru saja tiba di depan pintu perusahaan, rapat bisa dimulai."
"Ok." Jane menarik napas dalam-dalam, bangkit dan berjalan keluar.
Beberapa manajer departemen Grup Noroyono sedang duduk di ruang rapat.
Selain itu, Jonas, Jackson dan Christi juga sudah tiba. Hal ini membuat Jane sedikit terkejut.
Karena sejak nenek Dormantis menyerahkan Grup Noroyono kepadanya, 90% saham grup berada di tangannya, dan Keluarga Dormantis hanya mengambil 10% saham. Lagipula, pekerjaan Jonas juga sangat sedikit, terutama Christi, mirip seperti Jackson yang sebelumnya, hanya punya nama di perusahaan, kemudian mendapatkan pembagiaan yang sangat sedikit di akhir tahun, mengapa dia juga datang pada hari ini? Dan muncul dalam rapat ini?. Jane merasa sedikit aneh.
"Bibi, kenapa kamu di sini?".
"Hehe, aku sedang siap-siap buka perusahaan. Datang ke sini untuk belajar dari pengalaman, tak boleh ya?" Christi berkata sambil tersenyum.
Jane Dormantis mengerutkan kening dan tidak mengatakan apa-apa.
Pada saat ini, pintu terbuka. Direktur Bermoth mengenakan jas hitam dan topi masuk dan ditemani oleh Frank.
Jane tercengang dan buru-buru menyapanya. Anggota keluarga Dormantis beserta sekelompok lembaga tinggi dalam perusahaan juga bangkit dan maju ke depan.
"Direktur Bermoth sudah datang ya?"
"Repotkan Direktur Bermoth!"
"Ayo, Direktur Bermoth, duduk di sini!"
Semua orang menyambut mereka dengan antusias, terutama Jonas dan Christi, tidak sabar ingin mendekati Direktur Bermoth. Dia adalah pria yang terkenal di seluruh kota Izuno! Jane juga ingin maju, tetapi dikepung oleh sekelompok orang sehingga dia juga tak berdaya.
"Sudah semuanya, kembali ke posisi kalian! Waktu aku terbatas, mari kita mulai rapat secepatnya!".
Direktur Bermoth duduk di kursinya dan berkata sambil tersenyum.
Dia menyingkirkan etika, hanya menunjukkan separuh wajah. Meskipun terlihat keren, tetapi semua orang menantikan dia melepaskan topi untuk melihat wajah Direktur Bermoth yang legendaris dan misterius ini. Tetapi pada saat ini,
tuk tuk tuk..
Terdengar suara ketukan pintu lagi.
"Silakan masuk!" Teriak Jane.
Kemudian sesosok tubuh yang lemas ditopang oleh Jay berjalan masuk.
__ADS_1
Jane kaget pada saat melihatnya.
"Nek, nenek?"