Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 768 Bedebah ?


__ADS_3

Darrr! !



Tanpa banyak membuang waktu lama, tangan yang setajam pisau ini menusuk jantung Vincent dengan ganas.



Kekuatan yang luar biasa ini langsung mengeluarkan aura yang menghempaskan area sekitar.



Kabut abu-abu dan debu di sekitarnya semuanya terhempas, tubuh Vincent sedikit meringkuk, punggungnya sepertinya juga ikut terkoyak.



"Hahh?"



Semua orang di sekitar membuat suara ngeri.



Dengan serangan mematikan ini, jika Vincent belum mati, setidaknya dia pasti sudah terluka parah!



Jika ini terjadi pada orang biasa, mungkin sampai ke tulang belakangnya juga akan hancur berantakan.



Kekalahan dan kemenangan terbagi menjadi dua sisi.



Para penonton punya pikiran masing-masing.



Tapi di detik berikutnya, Vincent yang sedang dicekik tiba-tiba mengangkat kakinya dan menendang perut Garou dengan keras.



"Ugh?"



Garou terkejut, mungkin dia tidak akan menduga bahwa Vincent masih bisa melakukan serangan balik dalam situasi seperti ini.



Vincent bisa melepaskan dirinya.



Tapi dia tidak berhenti disitu saja, setelah mendarat dengan kakinya, dia dengan cepat mencondongkan tubuhnya dan melesat ke arah Garou seperti anak panah yang tajam, tangannya terbuka, memperlihatkan telapak tangannya, lalu memukul Garou tepat ditubuhnya dengan keras.



Semua orang kembali terkejut.



Setelah menerima serangan yang sangat mengerikan, Vincent masih terlihat baik-baik saja?



Apakah tubuhnya terbuat dari besi baja?



Garou saat ini sudah lama kehilangan ketenangannya, tubuhnya tidak stabil, dia hanya bisa melawan balik menggunakan perasaannya.



Bang! Bang! Bang! Bang! Bang...



Suara pukulan terus menerus terdengar, keduanya kembali saling menyerang satu sama lain.



Garou menerima selusin pukulan dari telapak tangan Vincent di tubuhnya.



Tapi … dari serangan bertubi-tubi ini, sebaliknya, dia melihat sebuah kesempatan dan menyerang jantung Vincent lagi dengan satu pukulan.



Bang!



Terdengar suara keras lainnya.



Vincent terpaksa harus mundur.



Dia menutupi bagian jantungnya, sedikit mengerutkan kening.



"Bisa menerima dua pukulan dariku dan tidak mati! Bagaimanapun, Dokter Jenius Bermoth akan selalu jadi Dokter Jenius Bermoth, keterampilan medisnya benar-benar luar biasa, mungkin kekuatan tubuhmu telah kamu tingkatkan menggunakan obat-obatan terlarang yang kamu punya!" Kata Garou.



"Tidak." Vincent menggelengkan kepalanya "Aku tidak menggunakan keterampilan medis apapun untuk mempengaruhi kekuatan tubuhku, bagaimanapun, yang terbaik adalah yang masih murni dan alami, aku paling hanya memakai beberapa ramuan untuk mandi, hal-hal kotor seperti itu, aku tidak pernah menggunakannya."



“Lalu kenapa kamu masih hidup?” Garou bertanya.



"Itu karena kekuatan dua pukulanmu tadi terlalu lemah!" Kata Vincent.



"Sombong!"


__ADS_1


Garou sudah sangat marah, dia berteriak dan bergegas menyerang lagi.



Kali ini dia tidak akan menahan diri lagi, dia akan langsung menggunakan jurus pamungkasnya.



" Blackhole Fist Shot!"



Dengan teriakan panjang, Garou mengeluarkan Cakra yang mengerikan dari seluruh tubuhnya, kemudian dia sudah berada di depan Vincent seperti burung elang yang menerkam mangsa, dia memukul dengan dua kepalan tangannya, pukulannya ini sangat mengerikan, gelombang udara dan auranya saja bisa menghancurkan semua dinding atau apapun yang berada di depannya.



Mereka yang berdiri di dinding dan sedang menonton tidak sempat untuk lari, mereka langsung terkena gelombang udara dan terpental mundur, teriakan terdengar dimana-mana.



Beberapa orang langsung sekarat, beberapa orang mengalami pendarahan di kepala, ada juga beberapa orang langsung mati di tempat.



Ketika seorang Emperor sudah marah, 100 orang langsung tewas seketika!



"Apa?"



Semua orang langsung ketakutan dan menyingkir.



Tetapi lebih banyak orang yang sedang menatap Vincent.



Blackhole Fist Shot dari Garou telah membuat khawatir banyak komunitas bela diri, jurus itu sudah sangat terkenal dan sangat ditakuti, dikatakan bahwa dia pernah menggunakan jurus ini untuk membunuh seorang master besar di dunia seni bela diri!



Bisakah Vincent bertahan dari serangan kuat yang luar biasa itu?



Semua orang menahan napas dan menatap Vincent dengan seksama.



Kekuatan tinju yang mengerikan menghancurkan semua bangunan di sekitarnya menjadi berkeping-keping, tempat ini sudah penuh dengan lubang dan puing-puing.



Adapun Vincent, dia tertutup oleh kepulan asap dan debu, tidak ada yang bisa melihat sosoknya dengan jelas.



Garou menunduk dan mengulurkan tangannya ke tanah, dia mengambil puing-puing reruntuhan yang besar dan melemparkannya kearah dimana Vincent berada.



Bang! !




Seolah-olah matahari dan bulan juga ikut bergetar.



Mereka yang masih bertumpu di dinding semuanya jatuh ke tanah, wajah mereka pucat ketakutan.



Sangat gila!



Sangat mengerikan!



Duel Emperor jelas melampaui imajinasi dari orang biasa!



Ini sudah setara dengan orang berkekuatan super kan?



Tapi Garou sepertinya merasa bahwa ini masih belum cukup, dia melihat area yang penuh kepulan asap dan debu, dia berteriak dan menyerang maju, ratusan bahkan ribuan pukulan membombardir tempat berdebu seperti hujan badai.



Bang! Bang! Bang! Bang! Bang...



Suara yang sangat keras itu terdengar seperti sebuah senapan mesin, menembak dengan cepat dan ganas.



Serangan itu berlangsung satu menit penuh sebelum akhirnya berhenti.



Garou tidak tahan lagi, dia terengah-engah, da sedikit keringat keluar dari wajahnya.



Dia menggunakan setiap kekuatannya yang tersisa untuk setiap pukulan barusan.



Dia percaya bahwa bahkan jika Dokter Jenius Bermoth tidak mati kali ini, dia pasti sudah sekarat.



"Selesai sudah!"



"Sepertinya riwayat Dokter Jenius Bermoth berhenti disini..."

__ADS_1



"Hei, aku tidak menyangka Emperor Garou begitu mengerikan … sepertinya peringkat dalam daftar Emperor ini memang sangat penting!"



"Menurut pendapatku, Dokter Jenius Bermoth ini terlalu lemah."



"Dokter Jenius Bermoth ini hanya seorang dokter, bagaimana dia bisa bersaing dengan seorang ahli seni bela diri! Kekalahan ini sudah bisa diperkirakan dari awal."



"Kekalahannya hari ini pasti akan sangat mempengaruhinya, tapi aku tidak tahu apakah Dokter Jenius Bermoth masih hidup atau tidak!"



Banyak pendapat terdengar dari berbagai arah.



Semua orang terkejut.



"Garou! Kerja bagus!!"



Sifa berjalan keluar dengan penuh semangat dan berteriak memanggil Garou.



Presiden Colux tampak terkejut dan menatap Garou dengan kagum.



Dia tidak menyangka bahwa Garou benar-benar bisa mengalahkan Dokter Jenius Bermoth.



Kalau begitu, ini adalah akhir yang baik!



Bagaimanapun, masalah memang sudah terlanjur terjadi, jika Dokter Jenius Bermoth tidak terkalahkan, itu akan jadi nasib buruk bagi Asosiasi Wushu miliknya.



Presiden Colux akhirnya bisa bernafas lega.



Saat ini, Sifa sedang berjalan perlahan kearah Garou.



Tapi tiba-tiba Garou berteriak "Jangan kesini!"



Tubuh Sifa langsung gemetar dan menatap Garou dengan heran.



"Garou … ada apa?"



Garou tidak menjawab, dia menatap kepulan asap dan debu yang berangsur-angsur menghilang.



Orang-orang di sekitarnya juga langsung berhenti bicara, merka melihat ke tempat yang sedang dilihat oleh Garou.



Sifa juga langsung ikut melihatnya.



"Mungkinkah..." Gumam Sifa dengan gemetar.



Terlihat kepulan asap dan debu di depan Garou berangsur-angsur menghilang.



Kemudian, ada seseorang yang berjalan keluar dari dalammya.



Orang itu … adalah Vincent!



Pakaiannya memang terlihat berantakan, tapi tidak ada luka yang mematikan di sekujur tubuhnya, malahan … seolah-olah dia tidak terluka sama sekali...



"Apa?"



Mulut semua orang terbuka lebar.



Vincent sebenarnya … masih baik-baik saja? ?



Garou melotot.



“Ini… Bagaimana mungkin ini bisa terjadi? Kenapa kamu masih hidup? Bajingan ini harusnya sudah tidak bisa hidup setelah menerima serangan barusan! Ini… Bagaimana bisa?” Suara Sifa terdengar bergetar, matanya melebar.



"Bajingan"



Vincent sedikit memiringkan kepalanya, menatap Sifa, kemudian berkata dengan santai: "Sifa, sepertinya kamu masih belum puas dengan pelajaran yang kuberikan waktu itu!"

__ADS_1


__ADS_2