
Begitu perkataan ini diucapkan, benar-benar jauh dari yang diperkirakan oleh Setya dan Zoldyc.
Siapa pun tidak ada yang mengira kalau sikap Hulky bisa sangat kukuh, termasuk Novanto.
“Hulky, apa maksudmu?” Zoldyc kesal, nada bicaranya berat.
“Kak Zoldyc, jangan tergesa-gesa, dengarkan dulu ucapanku sampai selesai.” Hulky berbicara sambil tersenyum: “Vincent yang kamu bicarakan ini, aku pernah dengar, aku juga tahu dirinya, sepertinya dia orang yang keluar dari keluarga Bermoth kan?”
“Iya...” Zoldyc sempat curiga, dan mengiyakan.
“Sepengetahuanku, sepertinya dia telah diusir dari keluarga tersebut bukan?” Hulky berkata lagi.
“Tepat sekali.” Ekspresi wajah Zoldyc perlahan berubah menjadi gelap.
“Bukan hanya itu, dia juga menikah dan tinggal di rumah keluarga bermarga Lavore di Kota Izuno, setiap hari kerajaannya hanya main dan bermalas-malasan, dia mengandalkan orang tua untuk menghidupi dirinya, benarkan?” Hulky meneruskan perkataannya.
Zoldyc dibuat tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Sebenarnya hal-hal ini dia sudah pernah dengar sejak awal, akan tetapi menurutnya bagaimana kehidupan Vincent itu urusan dia sendiri, yang penting dia bisa melewati hidupnya dengan baik, meskipun dia ingin memberikan pelajaran pada Vincent, supaya dia bisa bekerja keras, akan tetapi masalah keluarga disini sudah membuatnya tidak punya waktu untuk memikirkannya, lagi pula Vincent jauh berada di Kota Izuno, bagaimana dia mau mengaturnya?
Setya yang berada disampingnya mendengarkan dengan alis berkerut.
Dia dan Estela sebenarnya sudah tahu identitas Vincent yang sebenarnya, dan karena hal ini juga maka Setya bersedia keluar dan membelanya, kalau tidak maka Keluarga Lavore akan membuat satu musuh besar lagi, dan juga dia juga merasa kalau Vincent tidak ingin identitasnya diketahui, dia sengaja menyembunyikannya, dan dia percaya kalau dia memilih untuk menyembunyikannya maka tindakannya itu hanya akan membuat Vincent berutang budi padanya, kalau masalah ini dibocorkan keluar maka ini akan membuat Vincent dan dirinya bisa putus hubungan ayah-anak angkat.
“Hah? Mengandalkan istrinya untuk hidup? Bukankah itu namanya 100% orang tidak berguna?” Seiring dengan keheningan Zoldyc, Sasha langsung tertawa seperti orang gila.
“Iya kan, apakah kamu masih mau Sasha minta maaf pada orang tidak berguna seperti itu, dan minta maaf juga pada istrinya? Apakah kamu tidak takut kalau hal ini tersebar keluar, muka Keluarga Lavore mau ditaruh dimana?”
Perkataan ini bagaikan sebuah pedang yang tajam dan menusuk tepat di jantung Zoldyc.
Zoldyc melangkah mundur, matanya terbelalak menatap Hulky, namun dia tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun...
“Apa-apaan kamu ini? Kalau memang berbuat salah ya harus mengaku, Jane dipukul oleh Sasha demi melindungi Elva, seharusnya Sasha berani berbuat dan berani bertanggung jawab, berbuat salah lalu meminta maaf, apakah itu salah?” Setya segera menjawab.
__ADS_1
Akan tetapi begitu ucapannya keluar, Novanto langsung meninggikan suaranya: “Tetapi Sasha bermarga Lavore!”
Suara ini, memiliki kekuatan yang sangat besar, dengan seketika membuat semua orang yang ada disana terdiam.
Setya menatap Novanto lekat-lekat.
Namun dia malah melihat Novanto menatap balik dirinya dengan sorot mata dingin dan berkata: “Permintaan maaf juga harus disesuaikan dengan kondisi dan orangnya siapa! Kalau yang dibuat tersinggung oleh junior kita adalah Vincent dan Jane yang tidak berguna ini, buat apa minta maaf? Hanya demi dua orang tidak berguna tersebut, kamu ini tidak takut akan ada banyak orang di kota Azuka yang siap menertawakan keluarga kita? Sangat memalukan!”
“Kakak Kedua!!”
“Sudah, kamu tidak usah banyak omong lagi!” Novanto memerintahkan dengan nada dingin: “Setya, hari ini aku sudah cukup memberimu muka, dan bersedia membiarkan Elva kembali, bahkan masih menyuruh Sasha pergi minta maaf padanya, apakah ini masih belum cukup? Kamu juga harus tahu batasannya, jangan malah memaksa kita Keluarga Lavore untuk menunduk minta maaf pada orang luar? Apalagi menundukkan kepala pada si Vincent tidak berguna itu? Kalau sampai hal ini tersebar keluar, maka tidak usah jauh-jauh, bagaimana keluarga Bermoth akan memandang Keluarga Lavore? Bukan Cuma aku sendiri yang tidak setuju akan hal ini, kalau Kakak Pertama yang berdiri disini, sudah pasti dia juga tidak akan setuju!”
“Tapi...Kakak kedua..”
“Tidak usah banyak omong! Setya, kalau kamu masih tidak sadar juga, kalau begitu suruh Elva pergi dari rumah Keluarga Lavore! Dan jangan harap dia bisa mendengar permintaan maaf dari Sasha!” Novanto berteriak marah.
Kali ini dia benar-benar marah.
Ekspresi wajah Setya menjadi pucat, bola matanya berputar dan menatap Novanto dengan tatapan tidak percaya.
Novanto sudah malas meladeni celotehan Setya, dia langsung mengibaskan tangannya kemudian turun dari tangga dan segera keluar dari aula.
“Sasha, cepat pergi ganti baju, dan siapkan buah-buahan lalu pergi kunjungi bibi Elva.” Hulky tertawa kecil, dia mengoceh pada anak perempuannya, dan tidak berniat meladeni Setya dan Zoldyc, lalu dia berjalan keluar dari aula utama.
“Dasar bedebah. Bajingan!!” Setya marah hingga sekujur tubuhnya gemetar.
Zoldyc juga mengepalkan tinjunya dengan erat, rasa bencinya sudah diubun-ubun.
“Paman ketiga, sekarang kita harus bagaimana?” Tanya Zoldyc.
“Kelihatannya sekarang masalah jadi rumit, Zoldyc, Paman Ketiga tidak berdaya dan tidak bisa membantumu.” Setya lagi-lagi menghela napas, sorot matanya yang tua terlihat tidak berdaya.
“Paman Ketiga, kamu tidak boleh berkata begitu, anda bisa membuat Elva kembali, itu sudah sebuah perjuangan, sedangkan mengenai Vincent. Aku akan pergi menemui Paman Kedua lagi, dan mencoba bicara baik-baik dengannya!” Zoldyc menggertakkan gigi.
__ADS_1
“Anak bodoh, apakah kamu masih belum mengerti juga? Sasha adalah cucu perempuan langsung Paman Keduamu, kalau dia menundukkan kepala, maka Paman Keduamu akan kehilangan muka, bagaimana Paman Keduamu bisa setuju kalau hal ini menyangkut imejnya?”
“Kalau begitu aku akan pergi mencari Paman Pertama!”
“Paman pertamamu tidak perlu mengurusi hal kecil seperti ini!” Setya menggelengkan kepala sambil menghembuskan napas.
Tinju Zoldyc semakin terkepal erat, kedua matanya memerah: “Vincent adalah anak angkatku, Jane adalah menantuku, dia rela menderita demi melindungi istriku, kalau aku tidak bisa memberikan dia sebuah keadilan, maka aku Zoldyc bagaimana bisa menjadi seorang lelaki? Paman Ketiga, kalau Paman Pertama tidak bersedia, aku akan berlutut di hadapannya, dan memohon padanya untuk memberikan keadilan ini!” Selesai bicara, Zoldyc langsung berlari masuk ke dalam.
“Zoldyc! Zoldyc! “
Setya bergegas mengejar tapi mana bisa dia mengejar Zoldyc?
Menatap bayangan punggung yang semakin menjauh, Setya hanya bisa menghela napas.
Dia sudah tidak bisa apa-apa lagi, jadi dia hanya bisa menyeret tubuhnya yang sudah lelah kembali ke taman kecil Shiky tempat Vincent, Elva dan Jane berada.
Saat ini, Vincent sedang minum teh, dia menunggu kabar.
Estinen yang berdiri disamping kelihatan gelisah, sedangkan Estela sedang berada di dalam mengurus Jane dan Elva.
Terdengar suara pintu dibuka.
“Kakek!” Estinen bergegas berdiri.
“Tuan Lavore, hasilnya bagaimana?” Vincent meletakkan gelas tehnya, bertanya dengan datar.
“Urusan ibu angkatmu tidak ada masalah lagi.” Setya tersenyum: “Keluarga telah membuat keputusan untuk menerima dia kembali, jadi untuk selanjutnya dia adalah anggota Keluarga Lavore, sedangkan mengenai Sasha, dia juga bersiap datang kemari untuk meminta maaf!”
“Benarkah? Kakek, ini sangat baik!” Estinen sangat gembira.
Vincent juga merasa lega, dan menganggukkan kepala.
Namun tak lama kemudian, dia merasakan ada yang tidak beres, lalu dia bertanya lagi: “Kalau begitu istriku, Jane bagaimana?”
__ADS_1
Mendengar ini, Setya pun terdiam.
Melihatnya, ada sekelebat momen yang terlintas di benaknya, akan tetapi wajahnya tidak menampilkan ekspresi apapun, hanya berkata dengan datar: “Kelihatannya Keluarga Lavore... sama sekali tidak menganggap diriku.”