
Dari lansia yang berusia depalan puluh lebih sampai anak kecil berusia delapan tahun semuanya membungkuk ke arah Vincent.
Ini adalah ketulusan mereka.
Wajah mereka semua terlihat penuh dengan rasa hormat dan tulus.
Jika Vincent ingin melampiaskan amarahya, setelah melihat lansia dan anak-anak kecil, dia juga tidak tega.
Vincent menarik nafas, dan berkata dengan datar: “Kalian duduk saja, tak perlu seperti ini!”
Mendengarkan perkataan Vincent, Ramizez pun menghela nafas.
Wajah semua orang pun tidak tampak cemas seperti tadi lagi, dan mereka mulai duduk di sana.
Ramizez maju ke depan, dan membungkuk, lalu dia pun berkata dengan tulus: “Dokter Jenius Bermoth, anda sudah maafkan kami, kami merasa sangat malu.”
Sesudah itu, Vincent pun mengangkat kepalanya dengan sambil tersenyum: “Kapan aku bilang mau maafkan kalian?”
Ramizez pun membeku setelah mendegarkannya.
Orang-orang yang ada di ruang tamu pun bergemetaran, dan menatap Vincent dengan kaget.
“Dokter Jenius Bermoth, ini…” Ramizez membuka mulutnya, dan tidak tahu harus mengatakan apa.
“Ramizez, kamu harusnya bukan pimpinan Keluarga Zigma?” Vincent berkata dengan datar.
“Ini…sementara masih bukan…”
“Kalau kamu bukan pimpinan keluarga, perkataanmu masih tidak bisa wakili Keluarga Zigma, apalagi Cadaj sekarang juga hilang, jelas sekali dia masih belum menyerah, jika suatu saat nanti dia pulang, dan minta kalian untuk lawan aku, kalian akan dengarin dia atau tidak?”
Mendengarkan ini, Ramizez pun berkata dengan tampak cemas: “Dokter Jenius Bermoth, kami datang ke sini dengan tulus, aku mohon anda untuk percaya kami, semua yang dilakukan oleh Cadaj tak berhubungan dengan kami! Kami sudah putuskan untuk tidak dukung dia jadi pimpinan Keluarga Zigma lagi, mulai dari sekarang, aku adalah pimpinan Keluarga Zigma, jika Dokter Jenius Bermoth mau maafkan kami, kami…kami ke depannya pasti akan turuti perintah Dokter Jenius Bemoth, jika Dokter Jenius Bermoth suruh kami ke arah timur, kami pasti tidak akan berani ke arah barat! Apa yang Dokter Jenius Bermoth katakan, kami pasti akan turuti!”
Ramizez berkata dengan sangat serius.
“Dokter Jenius Bermoth, maafkan kami!”
“Kami yang buta, dan sudah lakukan kesalahan, tolong maafkan kami!”
“Aku minta tolong pada anda, Dokter Jenius Bermoth!”
Orang-orang Keluarga Zigma lainnya pun berdiri, dan menatap Vincent dengan penuh harapan.
“Kakak, tolong maafkan kami!”
Seorang anak laki-laki kecil juga maju ke depan, dan berteriak dengan sambil menangis.
__ADS_1
Anak kecil pasti tidak tahu apa yang sedang terjadi, jelas sekali, anak kecil ini disuruh oleh kedua orang tuanya.
Vincent menatap mereka dengan diam, dan tidak mengatakan apa pun.
“Dokter Jenius Bermoth, jika kamu lepaskan Keluarga Zigma, kamu boleh lakukan apa pun padaku!”
Pada saat ini, terdapat suara datar yang terdengar dari luar.
Vincent memiringkan kepalanya, dia pun melihat Cadre yang duduk di atas kursi roda masuk ke dalam.
“Cadre Zigma?”
“Dokter Jenius Bermoth…semua ini adalah salahku, semua ini bermula karena aku, aku minta maaf padamu, aku juga tidak minta yang lain, aku hanya berharap kamu bisa berikan sebuah jalan kepada Keluarga Zigma, jika anda setuju, aku bersedia serahkan nyawaku ke kamu!”
Cadre mendorong kursi roda dengan tangannya, sesudah sampai di hadapan Vincent, dia tiba-tiba mencondong ke depan, dan terjatuh ke bawah, lalu dia pun berlutut di hadapan Vincent.
Orang-orang Keluarga Zigma membuka mulut mereka, awalnya mereka ingin katakan sesuatu, tetapi mereka pun terdiam.
Anak-anak di sana pun menangis.
Di ruangan tamu pun terdengar suara yang sedih.
Semua orang Keluarga Zigma mengetahuinya, jika seperti ini terus, mereka juga tidak mungkin bisa bertahan di Kota Azuka lagi.
Sedangkan jika Keluarga Zigma tinggalkan Kota Azuka, kalau gitu semua yang mereka miliki akan lenyap dan musnah.
Vincent mengela nafas, dan menggelengkan kepalanya, lalu dia pun berkata dengan datar: “Berdiri.”
“Dokter Jenius Bermoth, anda mau…mau maafkan kami?” Cadre bertanya dengan hati-hati.
“Kalian sudah seperti ini, juga sudah cukup, apakah aku harus bunuh kalian semua?” Vincent berkata dengan tampak tenang.
“Terima kasih Dokter Jenius Bermoth, terima kasih Dokter Jenius Bermoth!”
Orang-orang Keluarga Zigma merasa sangat senang, dan langsung berterima kasih pada Vincent.
Cadre merasa sangat senang dengan berlinang air mata, bahkan sampai tidak bisa ngomong.
“Dokter Jenius Bermoth, anda mau maafkan kami, Keluarga Zigma pasti akan turuti perintah anda dan setia kepada anda, kami pasti tidak akan lawan anda lagi!” Ramizez berkata dengan sangat senang.
“Aku harap kalian bisa ingat semua yang telah dikatakan oleh kalian, sudah, kalian pulang saja.” Vincent berkata dengan datar.
“Terima kasih Dokter Jenius Bermoth, terima kasih Dokter Jenius Bermoth!”
Semua orang merasa sangat bersyukur, dan terus membungkuk ke arah Vincent.
__ADS_1
Orang-orang Keluarga Zigma pun pergi dengan senang.
“Bentar!”
Pada saat itu, suara yang datar terdengar.
Cadre yang hendak tinggalkan ruang tamu pun tertegun, dia membalikkan kepalanya, dan menatap Vincent: “Dokter Jenius Bermoth, masih ada apa?”
Vincent tidak mengatakan apa pun, dia hanya mengangkat tangannya saja.
Xiu xiu xiu…
Setelah suara itu terdengar, beberapa batang jarum baja pun sudah mendarat di kedua kaki Cadre.
Kedua kaki Cadre yang sudah lumpuh, seketika pun bergemetaran.
Cadre membuka matanya dengan lebar, dia menatap kedua kakinya dengan tak percaya, dan dia pun sudah hampir kehilangan kendali.
“Kakiku…kakiku…tadi…sudah ada rasa…”
Cadre berkata dengan bibirnya yang sedang bergemetaran.
Mereka semua tidak bisa sembuhkan kakiku, tetapi Dokter Jenius Bermoth…
Cadre sempat menganggap dirinya sedang bermimpi…
“Di dunia ini tidak ada orang yang bisa sembuhkan kakimu, tetapi aku bisa obati kamu hingga kamu bisa berjalan, tetapi tidak bisa berlari.” Vincent berkata dengan tampak tenang.
Mendengarkan ini, Cadre pun menatap Vincent dengan berlinang air mata: “Jika Dokter Jenius Bermoth bisa sembukan aku, Cadre…pasti akan berterima kasih pada Dokter Jenius Bermoth dengan segala cara!”
“Kamu tidak perlu berterima kasih padaku, kakimu dihancurkan oleh aku, aku juga tidak minta yang lain, kamu awasi Keluarga Zigma dengan baik-baik, dan jangan bertingkah lagi!”
Vincent berkata, lalu dia menusuk beberapa batang jarum ke kaki Cadre lagi, kemudian dia mengambil kertas dan pena yang ada di atas meja, sesudah menulis resep obat, dia pun memberikan resep obat itu kepada Cadre
“Jarum bajanya jangan dilepas, tiga hari lagi kamu ke Rumah Sakit Tradisional, dan cari dokter untuk bantu kamu lepaskan beberapa batang jarum ini, lalu kamu harus minum resep obat yang kuberikan selama satu bulan, sesudah itu harusnya kamu sudah bisa berjalan!” Vincent berkata.
Cadre menerima resep obat itu dengan bergemetaran, dia menyeka air matanya, dan berlutut di bawah lagi dengan sambil bersujud kepada Vincent, sesudah itu dia pun panjat ke kursi roda lagi, dan pergi.
“Aku harap kalian bisa gunakan kesempatan ini dengan baik, jika ada lain kali, kalian semua hanya akan hilang dari dunia ini.”
Vincent bergumam dengan sambil menatap ke arah Cadre yang sudah pergi.
Setelah orang Keluarga Zigma pergi, Vincent pun mulai melakukan persiapan untuk jatuhkan Perusahaan Keamanan Panser.
Vincent tinggal di perusahaan satu malam, pagi hari berikutnya, dia pun mengendarai mobilnya menuju ke Kota Mistard.
__ADS_1
Waktunya untuk menemui Blady, jika tidak…kehidupannya pasti tidak akan bisa tenang.