Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 206 Sekelompok pencuri?


__ADS_3

Semenit kemudian, manajer meletakkan telepon lagi dan menggelengkan kepalanya pada Fatima: “Tidak ada tuan rumah yang bernama Via.”


“Kalau begitu aku mengerti!” Fatima tersenyum dan berkata


“Aku kan sudah bilang, sekelompok orang miskin ini mana mungkin tiba-tiba muncul di sini? Menurutku, kalian pasti menerobos masuk untuk datang kesini ingin melihat-lihat area pusat yang legendaris ini kan? Bagaimana? Apakah lebih bagus daripada rumah tua kalian?”


“Kamu dasar bajingan...” kata Via marah sekali sampai tak bisa berkata apa-apa lagi.


Dan pada saat ini, Judas menunjuk Via, Jane dan yang lainnya, lalu berkata : “Manajer Cobra, Mereka bukan penghuni di sini tapi bisa muncul disini. Aku curiga mereka datang untuk mencuri. Tolong kamu segera lapor polisi! Dan tangkap mereka semua!”


“Oh? Ada hal yang seperti ini?” Manajer Cobra itu mengerutkan kening dan langsung berteriak : “Satpam, satpam! Cepat kesini! Tangkap mereka dan segera lapor polisi!”


Beberapa satpam pun berlari datang dari kejauhan.


“Apa yang kalian lakukan? Mana mungkin kamu ini pencuri? Apa kalian percaya begitu saja apa yang dia katakan?” Katrina panik.


“Kalian bukan penghuni di sini, tapi bisa muncul di sini. Kalau kalian bukan pencuri lalu apa? Apa kalian tidak tahu peraturan eksplisit di sini adalah yang bukan penghuni atau tuan rumah di sini tidak boleh masuk?” kata manajer itu dengan dingin.


Semua yang dapat tinggal di area pusat adalah tokoh-tokoh besar. Century home juga tidak berani menyinggung mereka, dan bos dari century home juga sudah bilang untuk menjamin ketertiban dan lingkungan di area pusat. Setiap penyusup yang masuk harus dilaporkan ke polisi dulu, tentu saja lapor polisi bukan berarti ini berakhir begitu saja. Karena bos century home sudah menganggap penduduk di daerah pusat sebagai temannya, dan jika dia menyinggung teman-temannya, maka tidak akan ada akhir nasib yang baik.


Orang-orang yang mengenakan baju biasa ini, mananya yang tampak seperti tokoh besar? Manajer itu tentu saja memilih percaya kepada Judas.


Satpam pun bergegas datang dan hendak mulai menangkap orang-orang ini.


“Tunggu dulu!” Teriak Via dengan panik.


“Jika ada yang ingin dikatakan silahkan katakan di kantor polisi saja.” Kata Fatima sambil tersenyum dingin.


“Apa yang perlu dikatakan? Kami ini adalah teman dari penghuni di sini. Kami juga punya kunci rumah di sini. Atas dasar apa kalian menangkap kami?” Via bergegas mengeluarkan kunci yang diberikan Vincent padanya.


Manajer melirik sejenak, lalu dia tercengang dan maju beberapa langkah, melotot dan melihat dengan tidak percaya ke kunci yang ada di tangan Via.


“Ap...apa? kunci nomor 001?” Mulut manajer itu gemetaran.


“Apa itu?”


Beberapa orang dan Fatima bingung. Dia tidak memiliki rumah di sini. Hanya Judas yang memiliki kemampuan untuk membeli rumah di sini, tapi rumah di area pusat tidak menerima pembayaran kredit dan harus dibayar penuh, jadi Judas ingin melihat-lihat rumah itu, dan menilai apa layak untuk beli rumah disini.


Dia sebenarnya tidak tinggal di Kota Izuno. Alasan mengapa dia ingin membeli rumah di sini adalah karena ayahnya memintanya untuk berteman dengan beberapa pejabat di sini untuk memperluas relasinya.


Dojo Silop adalah klan besar, Judas ini hanya salah satu relasi kecil. Ayahnya ingin memperjuangkan lebih banyak hak untuk bicara, maka itu dia harus mengandalkan relasi lain di luar sana.

__ADS_1


Melihat salah tingkah manajer itu, semua orang jadi sangat bingung.


Hanya melihat manajer itu menarik napasnya dalam-dalam, dan bergegas bertanya dengan penuh hormat


“Kalian apanya Tuan Bermoth?”


“Kami...kami adalah temannya.” Via diam-diam melirik Jane dan yang lainnya.


Lalu berkata dengan suara yang sangat pelan.


“Tuan Bermoth? Siapa?” Jane yang ada di sampingnya melihat Via dengan agak penasaran.


Via bicara terbata-bata, lalu menahan suara beratnya dan berkata, “Itu..itu adalah CEO Bermoth.”


“Apa? Dia?” Jane sangat terkejut.


Katrina dan Jackson juga sangat terkejut, lalu Katrina sangat gembira sekali.


“Mangkanya aku bingung, kenapa Via membawa kita kesini, terima kasih sekali CEO Bermoth membeli rumah di sini?”


“Memang hanya dia yang punya kemampuan ini.” Jackson dan istrinya berkata dengan penuh semangat.


Via melihat ke mereka berdua, dan diam-diam menghela napas.


Namun Via tahu, apa yang dilakukannya ini hanyalah menipu dirinya sendiri.


Jane bukan orang bodoh. Dilihat dari situasi saat ini, identitas Vincent mungkin akan segera terungkap.


“Ternyata kalian teman dari Tuan Bermoth. Maaf maaf sekali, aku yang tidak sopan tadi.” Manajer itu mengangguk, dan membungkuk dan terus minta maaf.


“Manajer Cobra, ada apa denganmu ini? Siapa Tuan Bermoth itu? Temannya bisa seenaknya masuk kesini? Kala begitu apa aku juga boleh mengajak seratus orang masuk kesini, hanya dengan bilang kalau mereka semua temanku?” teriak Judas dengan tidak senang.


“Tuan muda Silop, maaf sekali. Aku tahu mungkin ada salah paham di antara anda dengan orang-orang ini. Tapi tuan Bermoth benar-benar bukan orang yang bisa aku singgung dengan seenaknya.” Kata manajer itu kepada Judas dengan ekspresi tak berdaya.


“Maksudmu, apa kamu tak masalah menyinggungku?” ekspresi Judas menggelap.


“Tidak tidak, bukan begitu Tuan muda Silop, aku sama sekali tak bermaksud seperti itu!” kata manajer buru-buru.


“Aku tidak peduli mereka ini siapanya Tuan Bermoth, pokoknya sana, cepat usir mereka keluar dari sini!” teriak Judas dengan dingin.


“Tuan muda Silop, ini..”

__ADS_1


“Manajer Cobra, apa kamu tidak dengar? Kenapa? Apa mau kami sendiri yang bertindak?” Fatima yang ada di sebelah pun ikut berkata dengan marah.


“Tuan muda Silop, Nona Fatima tolong kalian jangan mempersulitku begini. Jika ini diketahui oleh bosku, habis sudah aku.” Kata Manajer Cobra dengan wajah sedih.


“Oke! Karena sudah begini, terpaksa kami sendiri yang bertindak. Aku mau beli rumah di sini, kamu malah membiarkan sekelompok pencuri masuk. Aku akan menggunakan hak hukumku sendiri. Bahkan jika bosmu ada di sini, aku punya alasan untuk melakukannya!” kata Judas. Lalu melambaikan tangannya, orang di belakangnya bergegas maju.


“Lindungi orang-orang ini! Cepat!” Teriak manajer dengan paik, lalu menelepon lagi.


Walaupun para satpam di sini adalah veteran militer, tapi orang-orang Judas ini adalah pemukul di Dojo Silop.


Masing-masing dari mereka semua telah berlatih seni bela diri. Tidak hanya sangat kuat, gerakan dan bahkan reaksi mereka sangat cepat sekali. Para satpam yang luar biasa bagus itu tidak akan dapat mengalahkan mereka.


“Cepat pergi!” Via panik dan buru-buru mendorong kursi roda Jane untuk pergi dari sana.


“Aku akan lapor polisi. Aku akan lapor polisi!” Jackson marah selkali.


“Lapor polisi apa, cepat pergi. Orang-orang gila ini akan datang!” Katrina juga sangat panik.


“Kemana kalian pergi?” Kata Fatima di samping dengan marah.


Dia seolah sudah menargetkan Jane dan langsung menyerangnya.


Via tak punya persiapan apapun, dia tak bisa menghentikannya. Fatima langsung mendorong Jane sampai jatuh ke tanah. “Awww...”


Jane segera memegangi perutnya, lukanya sepertinya tertarik, dan noda merah darah langsung menodai pakaiannya.


Orang di sampingnya langsung terkejut sekali.


Tapi Fatima sepertinya tidak merasakannya, matanya menatap tajam pada lukanya, dan dia langsung mengangkat kakinya menendangnya.


“Wanita rendahan! Pelacur busuk! Pergi ke neraka sana, cepat mati sana!” Fatima tersenyum licik, dan terus menendang Jane dengan keras.


Wajah Jane sangat pucat karena kesakitan, dia hampir pingsan.


Mata Via membelalak lebar, dan berteriak dan menyerang Fatima.


Dua wanita ini pun langsung berkelahi dan bertarung dengan sengit.


“Jane, apa kamu baik-baik saja, Jane?” Jackson bergegas memapah Jane.


“Sakit, aku sakit sekali..” teriak Jane dengan lemah dan kesakitan.

__ADS_1


Syla berlari menghampiri dan memeriksanya. Ekspresi di wajahnya berubah ngeri, lalu buru-buru berteriak, “Cepat panggil ambulans, luka Jane robek dan pendarahan! Jika terus begini, nyawanya tidak akan bisa diselamatkan. Cepat panggil ambulans!”


Suara ini mengejutkan semua orang!


__ADS_2