
Mempermainkan nyawa!
Pria ini sedang mempermainkan nyawanya...
Pria ini orang gila dari mana?
Apakah Sekolah Kaisen pernah singgung pria ini?
Apakah pria ini harus begini?
Terdapat banyak orang sedang berbisik, dan sedang membicarakannya.
Beberapa Dokter jenius yang duduk di kursi peserta pun tercengang.
“Siapa orang bodoh ini?” Philip bertanya.
“Tidak pernah lihat, seharusnya usia pria ini hampir sama dengan kita.” Vicenzo bertanya.
“Tidak tahu diri, beraninya datang untuk cari mati! Tampaknya si peringkat pertama Dokter jenius juga tidak berani ngomong seperti ini kepada Sekolah Kaisen?” citrun yang menduduki peringkat enam pun berkata dengan tersenyum dingin.
“Peringkat pertama?”
Seketika wajah mereka pun berubah, seolah-olah seperti sedang memikirkan sesuatu yang sangat menakutkan..
Olga, dan Gabrant mereka pun mengerutkan kening.
Kenapa pria ini bisa bertindak dengan seperti ini?
Mereka berempat adalah sosok yang berpengalaman, menghadapi pria ini yang penuh dengan percaya diri, mereka pun tidak berani asal menyetujuinya, tetapi pria ini sudah menginjak Sekolah Kaisen, jika mereka tidak menerima tantangannya, bukannya akan menjadi bahan tawaan semua orang yang ada di sana?
Olga pun hanya bisa berkata dengan tidak berdaya: “Karena kamu begitu percaya diri, baiklah, sesuai yang kamu bilang saja! Apakah perlu buat surat perjanjian?”
“Tidak perlu.”
Pria itu berkata dengan tidak berekspresi: “Pertama, aku tidak akan mati, kedua, jika aku ingin hancurkan kalian, kalian juga tidak bisa lakukan apa pun!”
Sungguh sombong!
Tatapan murid-murid Sekolah Kaisen terlihat dingin, dengan sambil mengepalkan tangan mereka, seolah-olah seperti ingin menelan pria ini.
“Kalian siapa yang mau maju dulu!”
Pria itu menatap Olga mereka. Mereka berempat saling menatap, dan seperti sedang berkomunikasi melalui tatapan mereka.
Tetapi seorang murid Sekolah Kaisen yang tampak ganas pun tiba-tiba berdiri. “Orang tidak tahu diri seperti kamu, mana perlu para Guru yang maju? Biarkan aku saja!”
Setelah orang ini muncul, mata orang-orang di sana pun berbinar.
“Peter?”
“Dia adalah orang yang dapatkan penghargaan Dokter terbaik di Sekolah Kaisen selama tiga tahun berturut-turut!”
“Katanya daftar petinggi yang akan dipromosikan pada berikutnya terdapat dia juga!”
“Jika orang ini yang maju, pasti aman!” Orang-orang di sana pun mulai berbisik.
Tatapan Bison mereka terlihat agak lega, tatapan mereka ketika sedang menatap Peter juga terlihat sangat mengaguminya.
Empat penguji ini tidak tahu sebesar apa kemampuan pria itu, ditambah dengan teknik segel jarum baja tadi, bisa mencerminkan bahwa pria itu bukanlah sosok yang biasa, jika salah satu dari mereka yang maju, juga belum tentu bisa menang, pada saat ini pun memerlukan seseorang yang maju, agar bisa melihat kemampuan pria itu, Peter berinisiatif untuk maju, ini juga sedang membantu mereka berempat.
Mengenai kalah atau menang? Mereka sama sekali tidak peduli!
Jika kalah, mungkinkah di Sekolah Kaisen, mereka tidak mampu lindungi murid Sekolah Kaisen? Bukannya akan jadi bahan tawaan?
“Peter, kamu hati-hati, orang ini bukanlah sosok yang biasa, dia bisa teknik Segel jarum Baja, jangan masuk ke dalam perangkapnya!” Gabrant mengingatkannya.
“Tenang saja, Guru Gabrant, aku tahu!” Peter berkata dengan tersenyum.
Lakukan dengan sungguh-sungguh, masa depanmu sangat cerah!” Olga juga berkata.
Peter merasa sangat senang, dia juga bisa memahami maksud dari omongan Olga.
“Terima kasih Guru.”
__ADS_1
Peter berkata kepada Olga, lalu dia pun menyipitkan matanya dan menatap pria itu
“Apakah kamu mau bersiap-siap dulu?”
“Jangan buang waktu.” Pria itu berkata dengan datar.
“Kalau begitu, suruh para pasien di sana datang ke sini, baris di depanku, aku akan obati mereka satu per satu.” Peter berkata dengan tersenyum.
Dalam waktu yang singkat, seratus pasien pun bergegas berjalan ke sana, tetapi mereka semua berjalan menuju ke arah Peter, tidak ada yang ingin berjalan ke depan pria itu.
“oh? Tampaknya mereka tidak percaya kamu.” Melihat ini, orang-orang Sekolah Kaisen pun langsung tertawa.
Pria itu tidak mengatakan apa pun. “Pindahkan lima puluh pasien ke sana.” Olga berkata dengan tidak berekspresi.
Jadi, lima puluh pasien pun di bawa ke depan pria itu dengan paksa. Mereka semua merasa kecemasan, dan sangat tidak ingin diobati oleh pria ini.
“Apakah pria ini pandai atau tidak?”
“Harusnya pria ini bukan orang Sekolah Kaisen?”
“Bagaimana jika pria ini tidak bisa sembuhkan kita”
Pasien-pasien berkata dengan tampak khawatir.
“Kalian tidak perlu khawatir, jika pria itu tidak bisa sembuhkan kalian, kami juga akan obati kalian dengan gratis.” Gabrant berkata dengan suara keras.
Mendengarkan ini, pasien-pasien di sana pun melega.
Pria itu tetap tampak tenang, dan tidak terpengaruh oleh hal ini sama sekali.
“Sudah boleh mulai?” Peter sudah duduk di depan meja, dia sudah menyiapkan jarum baja, dan beberapa jenis obat, lalu dia pun bertanya dengan sambil tersenyum.
“Tentu saja.” Pria itu berkata dengan datar.
“Kalau begitu, sekarang aku akan umumkan, pertarungan medis dimulai dengan resmi.” Olga berteriak.
Setelah itu, Peter langsung meraih telapak tangan orang yang ada di depannya, dia mulai memeriksa denyut nadinya, dan mulai melakukan akupuntur.
Sou sou sou sou...
Suara yang aneh terdengar.
Terdapat cahaya silver yang dipancarkan dari arah pria itu, setelah pria itu mengangkat tangannya, terdapat ratusan jarum baja yang terbang dari tempat jarum di pinggangnya, jarum-jarum itu pun langsung menusuk ke tubuh lima puluh pasien itu dengan tepat.
Seketika, semua orang pun bergemetaran.
Pria itu bergegas mendekati pasien-pasien, seolah-olah seperti seekor naga, yang bolak-balik di sana.
Tidak lama kemudian, semua jarum baja yang sudah dilempar pun disimpan oleh pria itu lagi, dan dia pun kembali ke tempat semulanya.
“Hasilnya sudah keluar.” Pria itu berkata dengan datar. Peter tertegun.
“Jahitan Sempurna!” Sakura yang duduk di sana pun berteriak dengan tampak kaget.
“Apa?”
Olga, Gabrant , Bison, dan Zhilong pun tercengang. Penonton yang ada di sana pun tampak bingung.
“Apa itu?”
“Apakah adalah pertunjukan?”
“Sudah selesai?”
Semua orang di sana tercengang, dan berbisik-bisik.
Hanya para dokter pengobatan tradisional berusia yang bisa mengetahui apa yang sedang terjadi.
“Sudah sembuh, aku sudah sembuh?”
“Pinggangku sudah tidak sakit lagi!”
“Dadaku juga sudah tidak sakit lagi.”
__ADS_1
“Eh? Kapan tanganku sembuh?”
Pasien-pasien di sana merasa kaget, dan merasa sangat senang.
Sedangkan suara mereka, juga membuat jantung semua orang yang di sana berdebar kencang.
Dua jarum! Setiap orang dua jarum!
Penyakit pasien-pasien ini. Sudah sembuh? Harusnya tidak mungkin?
“Dokter Peter masih belum selesai obati satu pasien!”
“Semua ini hanya selesai dalam belasan detik?”
Suara yang kaget pun terus terdengar.
Semua orang yang menatap pria itu pun tercengang.
Renkarnasi Hua Tuo juga belum tentu bisa melakukannya?
Wajah Olga mereka terlihat serius, mereka mau maju ke sana untuk memeriksanya, tetapi pria itu pun menghalangi mereka.
“Jika diperiksa oleh kalian, tidak adil, aku mau minta bantuan Nona Sakura Mirz.”
“Apa maksudmu?” Bison berkata dengan marah.
“Maksudnya sangat sederhana, ujian yang diadakan oleh kalian, kalian saja tidak bisa jamin keadilannya, apakah kamu merasa aku akan percaya pada kalian?” Pria itu berkata.
Setelah perkataan itu dikatakan, mereka pun terdiam.
“Nona Mirz, apakah kamu bersedia?”
Pria itu bertanya kepada Sakura.
Sakura tersenyum, lalu dia pun bangkit dan mengangguk: “Ini adalah kebanggaanku!”
Selesai berkata, Sakura pun berjalan ke sana.
Kemudian Sakura mengangkat jari indahnya, dia menjentikkan jarinya, lalu benang yang setipis jaring laba-laba pun melingkari tangan seorang pasien, setelah itu dia memejamkan kedua matanya, untuk memeriksa denyut nadi pasien.
“Benang Nadi?” Ada yang berkata dengan kaget.
Hanya dengan tangannya sudah bisa mencerminkan keterampilan medis Sakura tidak kalah dengan para Dokter jenius, pernah ada yang bilang, jika Sakura dipilih, setidaknya menduduki posisi tiga besar.
Memang merupakan keturunan Raja medis...
Sakura memerika denyut nadi setiap pasien secara berurutan.
Peter yang ada di sana pun tidak mengobati pasien lagi, melainkan menatap ke Sakura dengan tampak kecemasan.
Jika ada yang tidak sembuh, maka pria itu kalah, dirinya juga tidak perlu melakukan pengobatan lagi, jika pasien-pasien itu sembuh semuanya, maka dirinya juga tidak perlu mengobati mereka lagi.
Hanya gunakan belasan detik untuk sembuhkan lima puluh pasien ini?
Apakah sedang bercanda!
Apakah pria ini adalah seorang Dewa?
Tidak akan ada yang percaya!
Tetapi..
Ketika Sakura selesai memeriksa denyut nadi pasien terakhir, dia membuka kedua matanya, dan berkata dengan tersenyum.
Lima puluh orang ini sudah sembuh, tidak ada yang sakit lagi, pemenangnya adalah dokter ini!”
Setelah Sakura selesai berkata, suasana di sana menjadi diam.
Wajah Peter menjadi pucat.
Sedangkan pria itu pun berbalik, dia memegang jarum baja, dan berjalan menuju mendekati Peter, suaranya terdengar dingin.
“Sesuai yang sudah dijanjikan, kualifikasi dokter kamu...akan aku hancurkan!”
__ADS_1