Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 161 Penyelesaian


__ADS_3

“Apa yang ingin kamu lakukan?”


Kendra dan Edward terus mundur ke belakang, wajah mereka penuh ketakutan dan rasa terkejut.


Bahkan master seni bela diri seperti Master Raijin juga tidak bisa mengendalikan Vincent, bahkan kebal terhadap pistol, apakah dia monster?


Ya, dia pasti monster !


Tubuh Kendra gemetar, dan wajah Edward tampak ketakutan.


“Menurutmu apa yang ingin aku lakukan?” Vincent bertanya dengan tenang, tetapi matanya sangat dingin.


“Aku tidak percaya kamu berani menghancurkan seluruh keluarga Borland kami, jika benar begitu, tidak peduli siapa kamu, juga pasti akan ikut hancur !” Edward berusaha bersikap tenang dan berkata dengan dingin.


Jika Vincent sungguh melakukannya, maka konsekuensinya akan sangat parah.


Meski demikian, Vincent menggelengkan kepalanya : “Jika membunuh kamu secara diam, maka itu terlalu mudah bagimu, tapi aku juga tahu apa konsekuensinya jika aku benar melakukannya, sekarang ini aku masih belum perlu membuat kerepotan seperti ini untuk diri sendiri, tapi aku masih punya cara lain, aku jamin pasti akan membuat kamu mati bagaikan hidup dan hidup bagaikan mati


“Cara apa?” Kendra berkata dengan gemetar.


“Sama seperti dia, lumpuh. “ Kata Vincent dengan acuh, kemudian berjalan kemari sambil memegang jarum.


“Ah?


Keduanya sangat pucat, jantung mereka berdetak kencang.


Dengan berbagai tindakan Vincent sebelumnya, dia benar-benar akan melakukannya.


“Vincent, kamu jangan main-main, aku sekarang telepon memanggil kembali seluruh orang kota Izuno, bagaimana ? Aku telepon sekarang!” Kata Edward dengan cemas.


“Sudah terlambat. “


Vincent berjalan ke depan Edward, dan jarum perak di tangannya menancap dengan santai di bahu Edward, jarum perak tersebut menembus pakaiannya dan menyengat dengan lembut di tubuhnya.


Seperti digigit nyamuk.


Seluruh tubuh Edward gemetar, seperti tersengat listrik, awalnya dia masih ingin mengatakan sesuatu, tetapi kedua kakinya melunak, lalu jatuh dengan lemah ke atas lantai, sama seperti Master Raijin tidak bisa bergerak lagi.


“Kakak pertama !”


Kedua mata Kendra bergetar, kemudian berteriak dan menerjang ke arah Vincent, ingin bertarung sampai mati dengannya.


Meski demikian tetap tidak berguna.


Dengan satu jentikkan jari Vincent, jarum perak kembali terbang, menancap di dada Kendra, pria kuat dengan tinggi tubuh satu meter delapan ini juga jatuh lemas ke atas lantai seperti tidak punya tulang.


“Meskipun aku tidak akan membunuh semua anggota Keluarga Borland kalian, tapi aku bisa membuat Provinsi Hansami mulai hari ini tidak akan ada Keluarga Borland, kalian akan menghabiskan sisa hidup di tempat tidur, ini adalah pembalasan dari aku untuk kalian!”


Selesai berkata Vincent berbalik berjalan ke arah anggota Keluarga Borland yang lainnya.


“Hentikan, cepat hentikan !!” Edward yang tergeletak di atas lantai berteriak dengan getir.


Sebaliknya tidak ada guna.


Di bawah jarum perak Vincent, satu per satu anggota Keluarga Borland jatuh ke atas lantai secara bergiliran.


Mereka tidak akan mati, tapi harus menghabiskan sisa hidup mereka di tempat tidur.


Menunggu setelah selesai melakukannya, Vincent mengambil hp dari tangan Edward, dan mencari nomor telepon Sangsung, lalu meneleponnya.


“Ada apa ayah?”Tanya Sangsung.


“Cepat pulang.” Kata Vincent acuh.

__ADS_1


“Suara kamu sangat familiar, siapa kamu ?” Sangsung tertegun dan segera bertanya.


Vincent mematikan telepon.


Dan Edward mati-matian berteriak: “Sangsung, jangan pulang! Jangan pulang!”


Tetapi Sangsung sudah tidak bisa mendengarnya.


“Aku mohon sama kamu! Aku mohon! Lepaskan Sangsung, aku mohon padamu!” Edward menangis dengan getir memohon kepada Vincent.


Saat ini, Edward rela mati seorang diri. “Lalu mengapa kalian Keluarga Borland tidak pernah berpikir untuk melepaskan aku ?” Tanya Vincent dengan acuh.


Napas Edward bergetar dan tidak bersuara.


Benar.


Jika Vincent tidak punya cara seperti ini, maka yang mati pasti sekeluarga Jackson.


Keduanya benar-benar musuh bebuyutan.


Bagaimana Vincent akan bersikap lembut terhadap musuh?


Sekitar 10 menit kemudian, terdengar suara mobil lamborghini dari luar pintu rumah Keluarga Borland.


Wajah Edward pucat seperti kertas, dan Kendra juga telah kehilangan suaranya.


Hanya terdengar suara langkah kaki yang cepat, disertai dengan teriakan keras Sangsung. “Ayah, Kakak Kedua ! Kakak Ketiga ! Apa yang sebenarnya terjadi? “


Tapi tidak ada yang menjawabnya.


Saat Sangsung berjalan masuk ke halaman, dan saat melihat pemandangan aneh dan menyedihkan di halaman, dia langsung tercengang.


“Sangsung, sekarang hanya sisa hutang kamu yang masih belum di hitung.”


Vincent berdiri, berjalan ke arah Sangsung.


“Tidak.. “


Jeritan menyedihkan bergema di halaman utama Keluarga Borland.


Kota Azuka.


Di pinggiran kota, di suatu tempat di tepi sungai, seorang pria paruh baya dengan pakaian kasual dan topi sedang duduk di tepi danau sedang memancing.


Meskipun matahari terik, pria paruh baya itu tetap tidak bergerak dan tidak ada keringat setetes pun di tubuhnya, sangat ajaib.


“Kakek!”


Seorang pria yang lebih muda berjalan mendekat dan berkata dengan hati-hati.


“Lain kali saat datang ingat langkah dengan lambat dan pelan, jangan buru-buru, lihat, kamu sudah buat ikan aku lari ketakutan!” Pria paruh baya itu menatap danau dan berkata dengan tenang.


“Maaf Kakek. “ Pria yang lebih muda itu menundukkan kepala.


“Katakan apa yang terjadi. “


“Baik Kakek, kami sudah mengutus orang pergi kota Izuno untuk menyelidiki, dan ini semua adalah data informasi Grup Vallamor.” Pria lebih muda itu mengeluarkan setumpuk dokumen dari tas kerjanya dan menyerahkannya kepada pria paruh baya itu.


Pria paruh baya itu meletakkan pancingan di braket pancing, mengambil dokumen tersebut dan mulai melihatnya. “Ceo Bermoth adalah Dokter Jenius Bermoth?” Pria paruh baya itu mengerutkan kening.


“Benar.“


“Lalu mengapa informasi mengenai Ceo Bermoth ini begitu sedikit ? Bahkan tidak ada namanya ?”

__ADS_1


“Ceo Bermoth ini misterius dan tidak dapat diprediksi, meski muncul di depan publik tapi tetap menggunakan topi, tidak bisa melihat jelas wajahnya, dia seharusnya sengaja menyembunyikan identitasnya, dan tidak mudah bagi kita untuk menyelidikinya. “


“Sudah di jaman modern masih menggunakan cara kuno seperti ini, kertas tidak akan bisa menahan api, identitasnya cepat lambat pasti akan terungkap.” Pria paruh baya itu menggeleng- gelengkan kepala lalu meletakkan dokumen tersebut ke samping.


“Kakek, apakah mau lanjut menyelidiki ? “


“Tidak perlu. Kalian sendiri sudah pergi ke kota Izuno secara langsung, dan hanya bisa mendapatkan sedikit informasi, jika lanjut selidiki juga tidak akan ada hasil. “


“Kakek... Apa yang seharusnya kami lakukan sekarang?”


“Tidak perlu lakukan apapun, pada dasarnya juga bukan sebuah masalah besar, hanya orang sepele dari Grup Vallamor, bagi aku bukanlah apa-apa, menunggu setelah dia tumbuh kuat, baru pikirkan cara untuk membawanya kermari. “ Kata pria paruh baya itu dengan tenang.


“Baik, Kakek. “


“Ng... kembali ke topik, tentang keterampilan medis, Keluarga Bermoth aku menduduki posisi pertama, mengapa bisa tiba-tiba muncul seorang Dokter Jenius Bermoth? Menurut kamu, akankah Dokter Jenius Bermoth adalah anggota Keluarga Bermoth aku?” Pria paruh baya ini mengambil kembali pancingan, dan bertanya dengan acuh.


“Aku tidak tahu. “ Pria lebih muda itu menggelengkan kepala.


“Kalau begitu aku yang terlalu banyak pikir.” Pria paruh baya menggeleng- gelengkan kepala : “Jika tidak ada hal lain, kamu boleh kembali. “


“Baik Kakek. “ Kata pria muda itu.


Tapi saat baru mau melangkah, pria muda itu tiba-tiba teringat sesuatu, berbalik dan berkata : “Kakek, tampaknya kita masih punya seorang anggota klan di kota Izuno. “


“Siapa? “Pria paruh baya itu mengerutkan kening.


“Yang itu ....”


“Jiro Bermoth! Ada beberapa hal yang kamu cukup tahu saja namun tidak perlu diungkit lagi ! Jika tidak kamu akan susah dan aku juga tersulitkan !” Tidak menunggu pria muda itu selesai berkata, pria paruh baya yang memegang pancingan langsung memotong perkataannya.


Seluruh tubuh pria yang bernama Jiro itu gemetar, pada akhirnya hanya bisa menyimpan kembali kata-kata yang sudah berada di ujung lidah.


Terlihat jelas, bahwa pria paruh baya ini tahu siapa yang ingin Jiro katakan ..


Terlihat jelas, bahwa pria paruh baya ini tahu siapa yang ingin Jiro katakan ...


“Orang itu bukan lagi anggota Keluarga Bermoth aku, lagi pula berdasarkan apa seorang sampah dengan kemampuan biasa saja menjadi Keluarga Bermoth? Kamu telah menyebutnya dan aku tidak keberatan, tapi orang yang kamu ungkit itu akan membuat aku sangat marah, karena bibitnya adalah sampah yang tidak berguna, mengerti?”


Pria paruh baya itu menatap danau lagi dan berkata dengan acuh tak acuh: “Kembalilah.”


“Baik Kakek!” Jiro segera menundukkan kepalanya, lalu buru-buru meninggalkan danau.


Kota Kwanta.


Vincent telah meninggalkan kediaman rumah besar Keluarga Borland.


Dan saat ini dalam kediaman rumah besar Keluarga Borland, dipenuhi dengan orang yang tergeletak, diantaranya ada Sangsung, tetapi kondisinya jauh lebih menyedihkan daripada yang lainnya, dia tidak hanya lumpuh bahkan giginya dicabut semua, dan jatuh pingsan di atas lantai.


Bentuk Edward dan Kendra bengong lesu, juga tidak tahu apa yang baru saja dilihat.


Saat ini, Tuan Toyz membawa orang datang kemari.


“Tuan Toyz, aku di sini ... “ Master Raijin berkata dengan suara serak.


“Apa yang sebenarnya telah terjadi?”


Ekspresi wajah Tuan Toyz berubah drastis, dan segera memapah Master Raijin.


“Tuan Toyz jangan bicara lagi, cepat.. cepat kembali ke kota Azuka, segera kembali ke kota Azuka, sudah tidak bisa terus berada di Provinsi Hansami ... juga jangan pergi ke kota Izuno ! Kita cepat kembali ke kota Azuka !” Kata Master Raijin dengan cemas.


Tuan Toyz sangat khawatir dan takut, dia tidak tahu mengapa Master Raijin begitu ketakutan, tapi dia percaya, Master Raijin pasti telah mengetahui sesuatu hal buruk.


“Segera bawa Master Raijin pergi, cepat!” Teriak Tuan Toyz.

__ADS_1


Semua orang mengangkat Master Raijin, dan pergi dengan terburu-buru ...


__ADS_2