Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 634 Beraksi


__ADS_3

"Siap Presiden!"



"Segera siapkan mobil untuk membawa Nona Anna ke dokter!"



Orang-orang yang hadir langsung membawa Anna pergi, mobil juga sudah disiapkan.



"Lepaskan aku!"



Anna berjuang keras untuk melepaskan dirinya.



Orang-orang yang memegangnya lengah, Anna bisa melepaskan diri.



Dia langsung berbalik tiba-tiba dan bergegas keluar dari kantor.



"Nona Anna!"



"Mau kemana kamu?"



Semua orang berteriak.



Tapi Anna langsung berlari menyusuri koridor tanpa menoleh ke belakang.



"Database miliknya!" Ekspresi Tinson langsung berubah, dengan cepat dia berteriak: "Cepat, hentikan dia! Dia ingin pergi mengambil data-data miliknya lagi! Cepat segera keluarkan dia dari sini!"



"Siap Presiden!"



Semua orang langsung bergerak dengan cepat.



Brakk!



Benar saja, Anna membuka pintu tempat penyimpanan database dengan kuat, dia bergegas langsung ke rak tempat bahan-bahan ditumpuk, tangannya bergerak dengan geetar.



Seorang karyawan yang bekerja di kantor database menatapnya dengan heran: "Wakil presiden Anna? Kamu … ada apa denganmu?"



“Mana semua data milikku? Mana data milikku? Segera kembalikan semua data-data milikku!! Kembalikan padaku secepatnya!!” Teriak Anna penuh emosi, sekarang dia terlihat cukup menakutkan.



karyawan disana sedikit bingung.



“Cepat berikan, di mana si brengsek Tinson menyimpan semua data penelitianku?” Anna melangkah maju dan menarik kerah pria itu dan berteriak.



Namun, sebelum orang itu sempat bicara, kelompok orang yang mengejarnya sudah masuk.



Mereka langsung menangkap Anna dan menyeretnya keluar.



“Lepaskan aku! Data penelitianku, segera kembalikan data milikku!” Anna emosional, menarik setumpuk dokumen dan berteriak histeris.



Tapi dia hanya seorang wanita yang lemah, bagaimana dia bisa menghadapi begitu banyak orang?



Setelah beberapa saat, Anna dikeluarkan dari gedung dan pintunya terkunci rapat.



" Tinson ! Biarkan aku masuk! Tinson ! Buka pintunya! Kembalikan semua data penelitianku! Tinson !!! Kamu bajingan, kamu akan masuk neraka! Kamu pasti akan masuk neraka, aku bersumpah!" Anna berteriak keras.



Tapi tidak peduli seberapa banyak dia memukul-mukul pintu atau berteriak keras, masih tidak ada jawaban sama sekali...


__ADS_1


Anna benar-benar putus asa.



Dia tidak menyangka bahwa Tinson akan mengeluarkannya dari Asosiasi Medis dan lembaga penelitian untuk semua ini...



Bahkan dengan semua kerja kerasnya selama ini juga diambil!



Ini benar-benar sebuah mimpi buruk!



"Nona Anna, kamu sangat bodoh!"



Saat ini, sebuah mobil melaju ke sisi Anna, ada seorang pria berambut cokelat dengan pakaian rapi berjalan turun dari mobil, menatap Anna yang sudah penuh air mata dan tidak bisa berbuat apa-apa.



“Jesse! Dataku, semua dataku telah diambil oleh si brengsek Tinson itu, tolong bantu aku, sahabatku, bantu aku mendapatkan kembali semua data penelitianku, tolong!” Anna, seperti melihat seorang penyelamat, berlari dan menggenggam lengan Jesse.



"Nona Anna, kamu harus terima semua ini, bahkan bisa dibilang Tinson sudah cukup baik padamu!"



"Kenapa?" Tanya Anna.



"Apakah kamu tidak tahu bahwa kamu sudah merusak acara besar Presiden Tinson ? Sejumlah peralatan medis yang disumbangkan oleh Grup Grev sangat penting bagi lembaga penelitian kita, ini terkait dengan urusan Presiden Tinson ! Kamu sudah mengacaukan semuanya, Presiden Tinson hanya mengambil data-data peneletianmu dan mengusirmu, itu sudah cukup baik, kamu harusnya merasa puas." Kata Jesse tak berdaya.



"Tapi...."



"Anna, pulanglah… lembaga penelitian seperti itu benar-benar tidak cocok untukmu, begitu juga Asosiasi Medis, karaktermu terlalu lugas, kamu tidak tahu apa-apa selain pekerjaan akademis, tempat ini bisa jauh lebih rumit daripada yang kamu pikirkan." Jesse menggelengkan kepalanya.



Anna membuka mulutnya dan menatap Jesse dengan bingung, setelah beberapa saat, dia membulatkan tekad dan berkata dengan marah " Tinson tidak akan bisa mengalahkanku, bahkan tanpa data penelitian itu, aku masih tetap bisa melakukan penelitian sendiri!"



"Siapa yang akan kamu minta untuk mendanai penelitianmu?"




Dengan keterampilan medisnya, rumah sakit mana pun di dunia jelas akan menerimanya.



Tapi Jesse masih tetap menggelengkan kepalanya.



"Nona Anna, mungkin sulit bagimu untuk bisa mewujudkan ide ini!"



"Kenapa?"



"Presiden Tinson pasti sudah menelepon banyak kenalannya, aku pikir … kamu mungkin tidak akan bisa bekerja di rumah sakit mana pun lagi, apalagi melakukan penelitian!" Kata Jesse.



Ekspresi Anna berubah kaget, dia menatap Jesse dengan cemas, butuh waktu lama sebelum dia akhirnya tersadar.



"Diasingkan?"



.......



.......



Masalah di rumah sakit telah membuat Kiluwa dipermalukan habis-habisan.



Meskipun dia baru saja menerima telepon dan Asosiasi Medis telah menghukum Anna, tetapi memikirkan citranya yang hilang, hatinya masih tidak bisa terima.



“Wanita \*\*\*\*\*\* ini, cepat atau lambat akan membayar perbuatannya!” Kiluwa sudah sangat marah.



Judo terpaksa dipindahkan lagi karena insiden Kiluwa, Jackson dan Katrina dipermalukan di depan semua anggota keluarga mereka kali ini, bahkan masalah ini menjadi berita utama di surat kabar, keduanya terus jadi bahan perbincangan selagi berjalan keluar.

__ADS_1



Jackson tidak terlalu memikirkannya, tetapi Katrina memiliki harga diri yang tinggi, setelah dirinya menjadi bahan tertawaan, dia memaki Kiluwa habis-habisan, menyebutnya sebagai pembohong dan memberi tahu Jane agar tidak usah berurusan lagi dengan Kiluwa.



Jane jelas tidak berpikir bahwa itu adalah Kiluwa, bagaimanapun, dia sudah memiliki niatan yang baik, tetapi dia tidak bisa menyelesaikan masalah yang sudah berkembang sampai sebesar ini, jadi dia hanya bisa menutup telinga dan berpura-pura tidak peduli pada gosip yang beredar.



Vincent juga tidak akan ikut campur dengan masalah Kiluwa lagi, dia menelepon Jenice dan memberitahunya bahwa urusan rentenir telah diselesaikan, kemudian dia melanjutkan untuk menangani urusan perusahaan.



Tapi saat ini, Frank membuka pintu lagi dan masuk.



"CEO Bermoth!"



“Ada apa?” Vincent meletakkan dokumen di tangannya, meliriknya dan bertanya.



"Sutradara Dong Min menelepon dan bilang bahwa dia memintamu untuk datang ke lokasi… sepertinya filmmu akan segera dimulai." Kata Frank.



"Kapan?" Vincent bertanya.



"Siang ini, Sutradara Dong Min ingin menjemputmu secara langsung, tetapi sepertinya ada sesuatu yang terjadi di tempat syuting, jadi dia tidak bisa meninggalkannya."



"Tidak apa-apa, kamu segera siapkan mobil untukku, aku akan berangkat kesana sendiri nanti."



"Siap CEO Bermoth!"



Frank mengangguk dan hendak pergi keluar.



“Tunggu sebentar!” Tiba-tiba Vincent berteriak.



"CEO Bermoth ada apa lagi?"



"Pilihkan mobil yang sederhana saja untukku, jangan siapkan Ferrari atau Bentley atau apalah itu."



"Oke Mercedes kalau gitu."



"Mercedes? Lupakan saja, pilihkan mobil yang senilai ratusan juta saja."



"Oke, CEO Bermoth, akan kusiapkan."



Seperempat jam kemudian, Vincent membereskannya urusannya dan mengendarai Honda untuk menuju lokasi syuting.



Syuting film diadakan di Izuno, tempat ini dipilih oleh Dong Min agar bisa memberikan banyak adegan untuk Vincent, jadi tidak perlu pergi jauh.



Frank memberi Vincent topi ketika dia hendak keluar.



Dikatakan bahwa Dong Min secara khusus yang memintanya, tujuannya bukan untuk membuatnya terlihat keren, tapi jika media tahu bahwa CEO Bermoth keluar masuk dari lokasi syuting, itu mungkin akan berdampak pada situasi kedepannya.



Namun, saat mobil sedang melaju ke lokasi syuting...



SKirttt!



Suara rem yang keras terdengar.



Vincent terkejut dan melihat ke samping, dia melihat ada sebuah Ferrari menabraknya dengan telak...



Brakkkk!

__ADS_1


__ADS_2