
Kota Kwanta
sebuah kota terkenal di Hansami, walaupun bukan ibu kota provinsi, namun perekonomian Kota Kwanta sudah tidak jauh berbeda dengan perekonomian ibu kota provinsi.
Ditambah pemandangan kota yang menakjubkan, lingkungan yang bersih, udara yang nyaman, sangat cocok untuk ditinggali, dalam satu waktu penduduknya pernah melebihi penduduk dari ibu kota provinsi.
918 milik Vincent melaju memasuki Kota Kwanta dan berhenti di sebuah villa di pinggiran kota.
Villa ini baru direnovasi ulang dan ini adalah kediaman milik Keluarga Borland.
Ada yang mengatakan Keluarga Borland mengeluarkan uang sebesar satu triliun untuk membangun ulang, luas tanah sangat besar, semua fasilitas ada di dalamnya, namun semua bangunan ini dibangun dengan gaya klasik, bahkan terlihat lebih megah dari sebelumnya.
Sepertinya hari ini ada tamu yang berkunjung ke Keluarga Borland, karena di depan pintu masuk berhenti beberapa mobil mewah, di depan pintu ada pelayan yang menjemput mereka.
Vincent menghentikan mobil di depan pintu masuk dan melangkahkan kaki berjalan masuk ke dalam.
Pelayan di depan pintu terkejut singkat, mungkin merasa wajah Vincent agak asing, pada awalnya ingin menghentikannya namun ketika melihat mobil 918 di belakang Vincent, dia langsung berkata sambil tersenyum: “Tuan, silakan masuk.”
Vincent meliriknya dengan sedikit penasaran, namun dia tidak berkata apapun dan mengikuti orang-orang ini masuk ke dalam.
Pada saat ini, beberapa pria paruh baya keluar dari ruangan di dalam. Mereka semua mengenakan pakaian formal. Terlihat terpelajar, memiliki aura bangsawan, setiap orang ini menyapa mereka dengan senyuman di wajahnya.
“Selamat datang, para teman yang sudah datang dari jauh, selamat datang ya!”
Edward Borland, kepala keluarga Keluarga Borland, berjalan ke depan sambil tertawa dan berjabat tangan pada orang yang berdiri di paling depan.
Kendhiz dan Kendra juga ada di sana, hanya saja mereka berdua berdiri di belakang orang ini.
“Halo, Tuan Edward, sejak awal ada yang mengatakan bahwa Tuan Edward adalah orang terbijak di Kota Kwanta. Ketika melihatnya hari ini, ternyata tidak salah ya, aura kebijaksanaan anda membuat orang merasa sangat kagum!” Seorang pria dengan rambut disisir ke belakang berkata sambil tersenyum.
“Hahaha, Kiddu bener-bener bisa bercanda, ayo, Paman Borland mu sudah menyiapkan anggur dan makanan, ayo kita duduk sambil makan dan mengobrol.” Kata Edward sambil tersenyum.
“Paman Borland, aku tidak terlalu bisa minum.”
“Hei, minum sedikit saja.” Edward berkata sambil tersenyum.
Pria itu terlihat tidak berdaya, namun masih mengikuti anggota Keluarga Borland masuk ke aula dalam.
Dan ketika semua orang akan memasuki aula, Vincent berteriak singkat.
“Siapakah kepala keluarga dari Keluarga Borland?”
Begitu perkataannya terdengar, semua orang yang ada disana pun terkejut.
Banyak anggota Keluarga Borland yang mengerutkan kening dalam diam, berpikir orang yang bersuara itu adalah salah satu tamu dan tidak mengatakan apa-apa.
Tapi Kendhiz berbeda. Dia sudah pernah bertemu Vincent dan dalam waktu singkat langsung mengenalinya!
“Kamu?” Kendhiz berteriak keras.
“Anak kedua, siapa orang ini?” Edward bertanya sambil mengerutkan kening.
“Vincent! Cucu menantu Agil dari Keluarga Avricon.” Kendhiz berkata dengan pandangan mata yang kejam: “Pria ini lah yang sudah melukai Sangsung dengan parah
Ketika orang-orang di sekitar mendengar ini, mereka semua tercengang.
Edward juga langsung tersadar. “Ternyata dia? Aku sudah mendengar anak ketiga berkata, sepertinya dia adalah presiden asosiasi medis dari Izuno kan?” “Ya.’” Kata Kendra dengan dingin.
Dia menceritakan kejadian yang sebelumnya terjadi kepada Edward dan Edward bisa memahaminya.
Namun kali ini berbeda. Ini adalah Keluarga Borland! Bukan Keluarga Avricon!
__ADS_1
Bagaimana orang ini bisa ada disini?
Apakah dia mencari mati? Atau dia datang menggantikan seseorang untuk menyampaikan sesuatu?
Namun di belakang Vincent sepertinya tidak ada kekuasaan kan? Hanya bergantung pada posisinya sebagai Presiden Asosiasi medis? Presiden Asosiasi medis masih tidak bisa mengontrol Keluarga Borland ...
“Vincent, bagaimana kamu ada disini?” Edward bertanya dengan ringan.
Meskipun banyak anggota Keluarga Borland yang ingin memotong orang ini, tetapi saat ini mereka adalah kedatangan tamu, jadi tidak mungkin untuk bertindak kasar.
Sedangkan Vincent sepertinya tidak peduli.
Dia berdiri dan berjalan ke depan. Tamu segera membuka jalan, sementara wajah anggota Keluarga Borland menjadi gelap dan ingin menghentikan Vincent.
Namun Edward hanya melambai, memberi isyarat agar mereka tidak bergerak sembarangan.
Anggota Keluarga Borland yang melihat ini akhirnya membubarkan diri.
Sementara Vincent sama sekali tidak berjalan ke arah Edward dan yang lainnya, namun dia berjalan memasuki aula, langsung mencari sebuah posisi dan duduk, menggunakan sumpit dan mengarahkannya ke arah meja penuh dengan makanan lezat dan tanpa rasa sungkan langsung mulai menyantapnya.
“Sialan!””
Seorang anggota Keluarga Borland sangat marah dan ingin maju untuk memukulnya.
“Dicky, biarkan dia makan.” Edward berteriak menghentikan anggota Keluarga Borland itu.
“Kepala keluarga!” Pria yang bernama Dicky itu tidak terima.
“Orang yang datang kesini adalah tamu, apakah aku seorang Keluarga Borland tidak memperbolehkan tamu untuk menikmati makanan?” Edward tersenyum.
“Ya, makanlah lebih banyak. Bagaimanapun setelah menyantap makanan ini, siapa yang tahu apakah ada makanan selanjutnya.” Kendhiz disisi lain juga berbicara, suaranya terdengar aneh, seakan sedang mengisyaratkan sesuatu.
“Beritahu dapur untuk segera membuatkan satu meja penuh hidangan dengan bahan yang masih segar untuk dinikmati tamu dari Keluarga Toyz. Hidangan yang sudah disentuh anak ini dibuang saja,” kata Kendra.
“Semua dibuang saja,” kata Kendra dengan datar.
“Baik. “ Pria itu langsung berlari turun.
“Maafkan kami Tuan Toyz, kami tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini, anda bisa duduk di ruangan sebelah terlebih dahulu, setelah kami menyelesaikan masalah ini, kami akan menjamu anda.” Kendra berkata dengan nada meminta maaf.
“Apakah butuh bantuan kami?” Pria dengan rambut disisir itu bertanya sambil tersenyum.
“Tidak perlu, Tuan Toyz terlalu sungkan!” Kendra segera melambaikan tangannya.
“Aku merasa lebih baik kamu tidak menolak permintaan nya, supaya sebentar lagi tidak perlu menyuruh orang untuk memanggil mereka!” Pada saat ini Vincent yang berada di samping menyesap anggurnya, meletakkan gelas dan berkata dengan tenang.
“Orang sialan, apa yang kamu katakan?” Seorang anggota Keluarga Borland tidak bisa menahan diri lagi dan langsung memaki.
“Tumisan daging ini cukup enak.” Vincent masih terus memakan dengan santai.
“Kamu..”
Semua anggota Keluarga Borland sangat marah. Namun Edward dan beberapa orang lain terlihat tenang.
Bagaimanapun mereka adalah orang besar, mereka sudah melihat banyak hal di dunia dan tidak mungkin marah tanpa alasan.
“Vincent, kesabaran kami ada batasnya, saat ini ada tamu disini, kami tidak bisa bertindak kasar, melihatmu sebagai presiden asosiasi medis Izuno, kami tidak akan menyulitkanmu, lebih baik kamu pergi dari sini secepatnya.” Edward tersenyum ringan.
Temperamennya sangat baik. Namun Vincent tahu, semakin berbahayanya orang seperti ini.
Dia bisa digambarkan sebagai seorang yang menyembunyikan pisau di dalam senyumannya. “Panggil kembali semua orang Keluarga Borland yang kamu kirim ke Izuno!” Vincent menelan anggur di mulutnya dan berkata dengan tenang.
__ADS_1
“Oh? Apakah kamu datang kesini untuk masalah ini?” Kendhiz baru tersadar, namun masih menyipitkan matanya: “Bagaimana jika kita tidak memanggil mereka kembali?”
“Kalau begitu akan membuatku sulit untuk melakukannya.” Vincent berbisik: “Bagaimanapun Keluarga Borland kalian saat ini sedang menerima tamu, jika sebentar lagi terjadi sesuatu pada Keluarga Borland kalian... itu akan menjadi hal yang sangat memalukan.. “
“Dipermalukan?” Kendhiz terkekeh singkat dan bertanya : “Dipermalukan apa? Perlakuan apa yang bisa kamu lakukan untuk mempermalukan Keluarga Borland kami?”
Vincent hanya sendirian dan dia berani mengatalkan perkataan seperti ini? Apakah tidak merasa konyol?
Dan ini adalah Keluarga Borland. Tidak hanya ada banyak orang disini, jika hanya bergantung pada jaringan hubungan Keluarga Borland pun sudah bisa membuat Vincent tidak bisa keluar dari Kota Kwanta.
Apa yang bisa digunakan Vincent untuk melawan anggota Keluarga Borland?
Kemudian ketika dia mengatakan ini..
Suara mendesing!
Sebuah ledakan suara terdengar.
Napas semua orang bergetar dan mereka dengan terkejut menemukan bahwa Vincent yang seharusnya masih duduk di meja, tiba-tiba menghilang dan kemudian sebuah embusan angin menghantam arah Kendhiz.
Bola mata Kendhiz mengecil, hanya melihat sebuah bayangan yang melewati matanya, sebelum dia bereaksi, lehernya sudah dicekik oleh tangan yang sekuat tang dan seluruh tubuhnya langsung terangkat.
Kekuatan yang sangat besar itu membuatnya sulit bernafas.
“Apa?”
“Master!”
“Berhenti!”
Anggota Keluarga Borland yang berdiri di sekelilingnya itu terkejut dan langsung berteriak panik , semua bergegas maju ke arah Vincent.
Namun ketika mereka akan mendekat, Vincent mengangkat kakinya dan menendangnya secepat kilat.
Bam! Bam! Bam!
Tiga orang terdepan yang menyerang langsung ditendang hingga terbang, terjatuh sepuluh meter ke luar halaman, dada dari masing-masing mereka menjadi cekung, tulang rusuk mereka retak dan sulit untuk kembali bangkit berdiri.
“Apa?”
Edward dan Kendra juga menjadi sulit menenangkan diri.
Bahkan ekspresi wajah Tuan Toyz berubah dan langsung mundur ke belakang.
Hanya melihat wajah Vincent yang sedingin es, menatap Kendhiz yang dia angkat dengan tangannya dengan pandangan yang kejam, dan berkata dengan nada yang dingin: “Keluarga Borland, kamu telah menyentuh batasku!”
“Apa yang ingin kamu lakukan? Mem .. bunuhku?” Kendhiz berteriak dengan keras.
“Apakah menurutmu aku tidak berani?”
Bola mata Vincent membesar, tiba-tiba melemparkan Kendhiz yang ia angkat itu ke samping.
Bam!
Tubuh puluhan kilo Kendhiz itu bisa terbang seperti peluru dan menghantam meja.
Bam! Bam! Bam! Bam!...
Beberapa meja bundar langsung hancur berkeping-keping. Kendhiz terus menabrak hingga berhenti di dinding, ketika orang itu berguling di tanah, dinding sudah dipenuhi retakan dan puing-puingnya terkelupas.
Sementara Kendhiz sudah terbaring tidak bergerak di tanah, sama sekali tidak diketahui apakah dia masih hidup atau sudah mati.
__ADS_1
Anggota Keluarga Borland terkejut..