Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 293 Menyamar


__ADS_3

Keesokan paginya Vincent bersiap lalu menunggu di depan pintu.


Anwen yang berdiri di sampingnya masih terlihat begitu gelisah, bagaimana pun ini ada hubungan dengan nyawa cucunya, tidak mungkin dia bisa tenang.


Tidak lama kemudian, sebuah mobil BMW X4 berwarna merah berjalan kemari dan berhenti di depan mereka.


Varita yang memakai kaca mata hitam menurunkan jendela mobil lalu mengangguk kepada keduanya.


Vincent langsung duduk di kursi penumpang. Anwen juga bersiap untuk naik.


“Apa yang kamu lakukan?” Varita melirik Anwen, lalu berkata sambil mengernyit: “Kamu tidak boleh pergi.”


“Apa?” Anwen tercengang.


“Tuan Dai, reputasimu terkenal, banyak orang yang kenal denganmu di Umbrella pharmacy, bagaimana harus menjelaskan jika kamu muncul di sana padahal tidak menerima undangan? Kita memang melakukan hal ini secara diam-diam, tentu saja harus lebih rendah hati, aku pergi dengan Tuan Bermoth saja sudah cukup.” Varita berkata.


Anwen tercengang, dia menghela napas dan berjalan ke depan jendela nmobil lalu berkata dengan tulus: “Guru, kali ini.. semuanya bergantung padamu!” Dia lalu membungkukkan badan setelah selesai berkata.


“Jangan khawatir, aku juga punya tanggung jawab terhadap masalah Anmei, aku akan bawa pulang Bunga Lotus Soul.” Vincent mengangguk dengan serius.


Mobil lalu mulai berjalan.


Jarak umbrella pharmacy dengan kota Izuno lumayan jauh, tentu saja tidak akan terlambat jika menggunakan mobil, jadi Varita membawa Vincent langsung ke bandara, dan naik ke pesawat dengan penerbangan tercepat.


Dua jam kemudian, yaitu jam 9 pagi, mereka berdua sampai di Izlude.


Mereka memesan taksi dan langsung berangkat menuju umbrella pharmacy.

__ADS_1


Umbrella pharmacy adalah organisasi akademi yang mirip dengan sekolah kaisen, tentu saja, semuanya adalah swasta, tapi fokus utama mereka bukanlah medis tradisional melainkan obat tradisional, orang-orang umbrella pharmacy juga paham dengan medis tradisional, tapi mereka lebih familiar dengan obat tradisional yang memiliki efek hebat.


Umbrella pharmacy terletak di pinggiran kota Izlude, kota ini berdekatan dengan kota Azuka, jadi bisa melihat beberapa orang penting juga.


“Kedua pelanggan, sudah sampai!” Supir berhenti di depan pintu umbrella pharmacy, lalu berbalik dan berkata.


Mereka berdua lalu turun dari mobil dan berjalan ke arah pintu masuk.


Pintu masuk umbrella pharmacy mirip seperti pintu masuk universitas, terasa formal dan sedikit suci.


Saat ini terlihat banyak orang di dalam pintu, dan di luar ada banyak mobil mewah yang berkumpul, sejumlah orang yang berpakaian mewah berjalan masuk ke dalam, juga terlihat beberapa pria dan wanita muda yang berpakaian biru muda berjalan keluar masuk. Itu semua adalah murid umbrella pharmacy.


“Kamu ikut aku saja.” Varita memimpin dan berbisik, lalu berjalan menuju pintu masuk.


Varita lalu mengeluarkan selembar kartu dan menyodorkannya pada murid di depan pintu.


“Baik!” Varita mengangguk, lalu memimpin Vincent untuk masuk ke umbrella pharmacy.


Vincent mengikat topinya, menurunkan kerah bajunya, lalu melihat sekeliling.


Dia awalnya tidak ingin memakai topi, tapi Juliet pernah melihat dia, jadi lebih baik sedikit waspada, akan merepotkan jika ketahuan.


Tapi tentu saja tidak cukup jika hanya seperti ini.


“slot siapa yang kamu ingin aku gantikan?” Vincent bertanya pada Varita setelah sampai di ruang tunggu.


“Adikku, Ryuken.” Varita berkata dengan tenang.

__ADS_1


“Walau adikmu hanya magang di sini, tapi pasti banyak yang kenal dengannya.”


“Sebenarnya beberapa waktu yang lalu adikku tidak sengaja terkena sarang lebah saat mengumpulkan obat, sekarang wajahnya membengkak, jadi aku rasa kalau kamu pakai topeng dan ikut kompetisi ini, semuanya pasti bisa mengerti. Tidak bisa melihat wajah, tidak ada yang tahu siapa kamu.” Varita berkata, lalu mengeluarkan sebuah topeng hitam dan menyodorkan kepada Vincent.


Vincent menerimanya, melihat sesaat lalu memakainya.


Topeng itu menutupi seluruh bagian bawah matanya, dengan hanya bagian mata yang terlihat, tidak akan ada yang mengenalinya selain orang yang sangat kenal dengan Ryuken.


“Lalu ini kartu identitas Ryuken, simpan baik-baik, nanti kamu akan ikut dalam kompetisi penilaian obat umbrella pharmacy dengan kartu identitas.” Varita mengeluarkan sebuah benda lagi dari dalam tasnya, lalu menyodorkan pada Vincent.


“Sepertinya kamu sudah siapkan semuanya?” Vincent melirik foto di kartu identitas, itu adalah seorang pemuda yang tampan.


Tapi Vincent merasa aneh saat melihat penampilan pemuda ini. Seperti dirinya pernah bertemu dengan orang ini di suatu tempat.


“Sudahlah, waktu sudah tidak banyak lagi, kamu pergi ke ruang partisipan, gantung kartu identitasmu, ingat, usahakan jangan banyak bicara, jangan berhubungan dengan orang lain supaya tidak ketahuan!”


“oke!” Vincent mengangguk, lalu pergi sambil membawa barang-barangnya.


Varita menatap punggung Vincent yang menjauh dengan tenang, sebuah cahaya aneh melintas di sepasang matanya.


Dia mengeluarkan ponsel, menekan sebuah nomor.


“Varita, bagaimana?” Terdengar sebuah suara panik dari sana.


“Semuanya berjalan sesuai rencana, karena Keluarga Rashagul kita tidak bisa menyinggung dokter jenius Bermoth, maka biarkan orang umbrella pharmacy yang lawan dia.” Varita berkata datar.


“Hahaha, baik, baik! Sepertinya dendamku sudah bisa terbalaskan! Hahahaha..”

__ADS_1


Terdengar suara tawa yang sombong dari ponsel.


__ADS_2