
“Ketua!”
Orang Persekutuan Eden melihat ini langsung berteriak dengan panik.
Namun melihat jarum baja itu masuk ke dalam tubuh, tubuh Kojima seperti terkena sengatan listrik, bergetar dengan begitu hebat, dan terus seperti itu sesaat sampai akhirnya berhenti.
Setelah berhenti tubuhnya terkulai lemas seolah kehilangan seluruh tenaganya.
“Apa yang kamu lakukan pada ayahku?” Kojiro berteriak dengan marah juga terkejut.
“Tidak melakukan apapun, dia tidak akan mati, namun semua ilmu yang dia miliki selama ini sudah musnah!” Vincent mencabut jarum baja lalu melepaskan tangannya.
Kojima terkapar di lantai bagaikan seonggok daging tidak bernyawa, sama sekali tidak bergeming.
Dia masih hidup.
Namun baginya, hidup yang seperti ini sama sekali tidak ada bedanya dengan mati.
Orang Persekutuan Eden begitu terkejut sampai pucat pasi.
Ekspresi Juliet begitu tegang.
Alis tua Raja Pedang mengerut erat.
Para tamu yang ada disana sepenuhnya bingung.
Siapa yang menyangka, Kojima sang pimpinan Persekutuan Eden yang begitu terhormat.. dihancurkan begitu saja!
Dokter Bermoth benar-benar berhasil melakukannya!
Hari ini... dia akhirnya meratakan Persekutuan Eden!
Betapa mengerikannya!
Sorot mata Cukong juga menjadi dingin, namun ekspresi di wajahnya sama sekali tidak terlihat banyak berubah.
“Tuan Muda Rich!” Kojiro begitu emosional, sekali lagi berlutut dihadapan Cukong sambil menangis: “Tuan Muda Rich, kumohon beri keadilan untuk ayahku, beri keadilan untuk Persekutuan Eden!”
“Mohon Tuan Muda Rich memberi keadilan pada Persekutuan Eden!”
Orang Persekutuan Eden yang berada di sana satu per satu berlutut dan berseru sambil menangis.
Saat ini, mereka hanya bisa mengandalkan Cukong yang memiliki kekuasaan yang besar ini!
Ini adalah satu-satunya harapan yang dimiliki Persekutuan Eden!
Siapa yang menyangka, pernikahan Kojiro merupakan hari kiamat bagi Persekutuan Eden!
Cukong memejamkan mata, senyum tipis mengembang di wajahnya, lalu berkata: “Semuanya harap tenang, masalah ini, aku Cukong akan mengurusnya.”
Begitu mengucapkan ini, dia menatap Vincent dengan tatapan kecewa.
“Dokter Bermoth, awalnya aku memiliki harapan yang besar terhadapmu. Namun sekarang, aku sangat kecewa, kamu adalah orang yang pintar, perbuatanmu hari ini bahkan lebih bodoh dari perbuatan orang bodoh, sungguh disayangkan... sungguh sayang sekali!”
__ADS_1
Setelah mengatakan ini, Cukong melangkah ke arah Vincent.
Dia akan melakukannya!
Semua orang yang ada disana begitu tegang!
Tuan muda yang memiliki kemampuan juga kekuasaan yang besar ini! Ingin menyentuh Vincent?
Vincent juga hanya menatap Cukong dengan tenang. Dia tidak peduli seperti apa latar belakang yang ada di belakang Cukong!
Yang dia perdulikan adalah orang di hadapannya ini, musuh atau bukan! Perlu dibunuh atau tidak!
“Tunggu!”
Pada saat ini, terdengar seruan.
Semua orang melihat ke arah asal suara.
Namun yang terlihat di sana malah Raja Pedang yang melemparkan gelas wine di tangannya ke lantai, lalu mencabut pedang kayu yang diberikan pendahulunya pada Persekutuan Eden, dan berjalan mendekat dengan ekspresi datar.
Orang-orang tidak sulit memahaminya.
Cukong berkata dengan senyum tipis: “Kenapa? Raja Pedang juga berniat untuk ikut bermain?”
“Anak kecil bermain, pak tua ini sama sekali tidak berminat ikut serta! Hanya saja aku pernah berjanji pada keluarga Richmu, tidak akan membiarkanmu terluka sedikit pun!” ucap Raja Pedang dengan dingin. (Kalau begitu aku harus berterima kasih pada senior Raja Pedang terlebih dahulu disini.” Cukong berkata sambil tersenyum.
Raja Pedang tidak menggubrisnya, melainkan langsung menatap Vincent sambil berkata: “Anak muda, bakat punya, namun terlalu tinggi hati, tidak tahu seluas apa dunia ini, sebaiknya kamu segera pergi! Jangan mencari masalah Cukong! Kalau tidak pak tua ini harus melawan anak kecil sepertimu, dan harus melakukan kekasaran padamu! Percaya pada pak tua ini, kamu tidak akan bisa mendapatkan celah! Pergilah! Cepat pergi!”
“Senior Raja Pedang! Apa yang sedang kamu lakukan? Orang banyak membully orang yang sedikit? Apalagi Raja Pedang adalah senior tua di dunia persilatan Alhambra, malah mengganggu orang lemah disini, kalau sampai ini tersebar keluar, kamu tidak takut nama baikmu tercemar?”
Sakura mengangkat alisnya, tidak tahu harus bagaimana menangkis ucapannya.
Namun Vixen yang ada di belakang juga maju dan berkata dengan tenang: “Masalah ini, aku juga hanya akan mendukung yang benar tanpa memandang relasi, Dokter Bermoth ini datang dan membuat onar disini, namun itu karena kalian yang melukai orang terlebih dahulu, dia ingin meminta keadilan, namun kalian sama sekali tidak menggubrisnya, juga tidak ingin memberikan jawaban, sehingga nenek tua ini bersedia mendukung Dokter Bermoth untuk mendapatkan keadilannya!”
“Vixen ...”
Orang yang berada disana benar-benar bingung dan seketika berseru.
Vixen langsung memutuskan pihak yang dia dukung?
Ini sungguh diluar nalar.
“Vixen, kamu harus memikirkannya dengan seksama!” Cukong menatap Vixen dengan mata memicing.
“Apa yang aku putuskan tidak akan pernah kusesali.” Ucap Vixen.
“Baik! Kalau begitu, Cukong akan mengingat semua yang senior ucapkan hari ini! Semoga di kemudian hari, Vixen jangan menyesal.” Ucap Cukong sambil mengangguk.
Vixen sama sekali tidak memperlihatkan ekspresi apapun.
Sakura mengepalkan tangan kecilnya tanpa bersuara.
Sebenarnya dia tahu kenapa neneknya bisa begitu mendukung Vincent.
__ADS_1
Bukan hanya karena Vincent adalah Dokter Bermoth yang terkenal mengharumkan nama bangsa!
Alasan utamanya adalah, karena dia melihat harapan pada diri Dokter Bermoth ini! Dia ingin Dokter Bermoth menyembuhkan penyakit Sakura, sehingga memilih untuk mendukungnya.
“Vixen sudah pikun!”
“Naif selkali! Haih..”
“Dia akan membinasakan seluruh keluarganya!”
“ Vixen, kenapa kamu melakukan hal seperti ini?”
“Tuan Muda Rich pasti sangat marah bukan?”
Semua orang menghela dengan wajah tidak berdaya.
Mengenai Cukong, ekspresi marah sama selkali tidak terlihat di wajahnya, dia melambaikan tangannya dan berkata dengan datar: “Raja Pedang, kamu minggir dan minum arakmu disamping, biar aku yang berhadapan dengan Dokter Bermoth ini!”
“Minum tidak perlu, Dokter Bermoth ini benar-benar punya kemampuan, aku akan menjaga disini, jaga-jaga agar kamu tidak terjerat ke dalam jebakannya!” ucap Raja Pedang dengan tenang.
“Terserlah, lagipula akan selesai dengan cepat!” Cukong mengangguk, lalu lanjut melangkah kearah Vincent.
Namun tepat disaat ini, Vincent tiba- tiba melihat kearah Raja Pedang, lalu berkata dengan datar: “Kenapa? Kamu tidak turun tangan?”
“Apa maksudmu?” tanya Raja Pedang.
“Bukankah ini sudah sangat jelas? Aku ingin menantang kalian berdua, kamu juga majulah bersamaan! Kalau tidak aku takut pertarungan ini akan sangat membosankan!” Ucapan ini membuat petarung senior seperti Raja Pedang tidak bisa berkata-kata.
Terlalu arogan!
Apakah Dokter Bermoth ini sungguh sudah gila?
Ekspresi Raja Pedang seketika berubah menjadi dingin.
Cukong bertanya dengan wajah yang tetap tersenyum: “Kamu... sedang memandang rendah aku?”
“Sejak awal aku tidak pernah memandang tinggi kamu!”
“Bagus! Bagus! Semoga nanti kamu masih mengatakan hal yang serupa!”
Cukong tertawa terbahak-bahak, kemudian tatapannya mendadak menjadi dingin, kedua kakinya diangkat dengan kuat, berubah seperti kilat yang menyerang ke arah Vincent.
Begitu ahlinya yang turun tangan, langsung tahu keasliannya!
Jurus ini adalah pamungkas Cukong, dan ternyata melampaui Kojima..
Namun Vincent yang sekarang, juga sudah memiliki perubahan yang begitu drastis dibanding sebelumnya..
“Jarum terakhir! Sudah saatnya berakhir!”
Dia mengeluarkan sebatang jarum baja, menarik nafas dalam, lalu menusukkannya ke tengah alisnya perlahan.
Dan dalam sekejap... tenaga yang begitu mengerikan terpancar dari dalam tubuhnya.
__ADS_1
Raja Pedang yang berada disampingnya
Vincent dengan wajah yang begitu terkejut... membelalakkan mata tuanya dan melihat