
"Kuga! Sini, temani aku latihan!"
Messi melepaskan tangan Kuga, dan berkata dengan bangga.
Perkataannya pun membuat beberapa orang yang ada di sampingnya merasa ketakutan.
"Komisioner, anda jangan bercanda."
"Jika anda terluka, bagaimana kami bisa tanggung jawab ke atasan?"
"Komisioner, anda duduk dulu, dan istirahat!"
Beberapa orang itu pun langsung berkata dengan sambil tersenyum.
"Pergi, jika mau aku duduk, kalian harus temani aku latihan! Jika tidak aku akan berdiri sampai mati!" Messi berkata dengan suara keras.
Suaranya terdengar sangat semangat, dan berbeda sama sekali dengan sebelumnya yang terlihat lemah. Semua orang di sekitarnya pun tertegun.
Kuga juga menyadari perubahan Komisioner.
Kuga mengerutkan keningnya, dia berpikir sejenak, dan menggertakkan giginya, lalu dia pun berkata: "Baik, jika Komisioner mau latihan, kita mulai saja!" Selesai berkata, Kuga mundur belasan langkah ke belakang, dan memposisikan tubuhnya!
"Kamu sudah ikut aku bertahun-tahun, aku juga sudah berikan banyak arahan padamu, tetapi masih belum pernah latihan secara langsung denganmu, hari ini aku mau lihat apakah selama ini kamu ada malas atau tidak!" Selesai berkata, Messi langsung meninju ke arah Kuga.
Messi sangat kurus dan lemah, dia adalah seorang lansia yang sudah dekat dengan kematian, tetapi pukulannya ini, pun membuatnya terasa lincah..
Semua orang merasa kaget. Kuga juga tercengang
Meskipun pukulannya sangat bagus, tetapi tubuhnya masih lemas, bahkan jika Messi sudah mengeluarkan semua tenaganya, di mata Kuga pukulan Messi masih terlalu lemah.
Kuga mengangkat tangannya, dan membendung pukulan Messi.
Pukulannya gagal, Messi masih ingin menyerangnya, tetapi dia pun sudah terengah-engah.
"Komisioner, kamu istirahat dulu."
Kuga memapah Messi untuk duduk di kursi.
"Baik! Baik!"
Wajah Messi tampak berseri-seri, kali ini dia pun sangat ingin bekerja sama. Messi menatap Vincent, dan berkata dengan lemah sambil tersenyum: "Pria muda, siapa nama kamu?"
"Vincent Bermoth!"
"Vincent? Baik! Baik! Terima kasih, tidak disangka kamu bisa obati aku sampai berdiri lagi, tetapi aku rasa seharusnya ini adalah limitmu?
Meskipun tidak bisa obati aku sampai pulih sepenuhnya, tetapi jika seperti ini, juga sudah cukup. Vincent, aku pasti akan berterima kasih padamu." Messi berkata dengan tersenyum.
"Ini bukan limitku, aku akan obati kamu sampai pulih, dalam satu bulan, aku bisa obati kamu sampai pulih sepenuhnya." Vincent berkata dengan tampak tenang
Setelah Vincent selesai berkata, semua orang seolah-olah pun seperti disambar petir. Messi pun tertegun.
Beberapa saat kemudian, Messi pun meraung: "Tidak mungkin! Tidak mungkin! Ini adalah racun yang dimurnikan oleh penyihir, yang sengaja untuk obati racunku..juga tidak berguna! Tidak berguna, jika adalah orang yang racuni aku juga tidak bisa pulihkan aku, kamu..bagaimana kamu bisa? Ini pasti tidak mungkin?" Messi tidak percaya.
Sudah sepuluh tahun!
__ADS_1
Sudah sepuluh tahun!
Messi sudah hidup di dalam kegelapan selama sepuluh tahun!
Sekarang ada yang mengatakan kepada dirinya bahwa, dirinya bisa pulih!
Messi bagaimana mungkin berani mempercayainya?
Pada saat itu juga. Tiba-tiba terdapat sebuah suara terdengar!
Kuga tiba-tiba berlutut di bawah, dan bersujud kepada Vincent dengan sambil mengatakan: "Tuan Bermoth, aku mohon anda! Jika anda bisa obati Komisioner sampai pulih, Kuga bersedia untuk lakukan apa yang anda inginkan, aku mohon anda, anda pasti harus obati Komisioner sampai pulih, Komisioner..tidak boleh duduk terus!"
Kedua mata Kuga terlihat memerah, dan dia pun berkata dengan sambil menggertakkan giginya.
Tujuan Kuga berlutut adalah demi negara. Bagaimanapun... Messi sangat penting!
Jika Messi tumbang, tidak peduli itu bagi negara atau rakyat, ini pasti merupakan sebuah kerugian yang besar.
Vincent langsung memapah Kuga untuk bangun, dan menatap wajah Kuga yang terlihat tegas: "Sebenarnya tiga tahun yang lalu, aku sudah mulai perhatikan Jenderal, tetapi pada saat itu aku masih tidak yakin untuk obati Jenderal, sekarang, aku sudah yakin bisa obati Jenderal, jika kalian percaya aku, dalam sebulan, Dewa Perang akan kembali ke dunia lagi!"
Sekujur tubuh Kuga bergemetaran, air matanya pun menetes.
Mengenai Messi, dia sudah diam sejak tadi.
Messi memejamkan matanya, dengan mengepalkan kedua tangannya, dan tidak
mengatakan apa pun. Beberapa saat kemudian, Messipun berkata.
Tuan Bermoth, aku harus balas jasa kamu dengan seperti apa?"
"Hal apa?" Messi bertanya.
Vincent mengeluarkan selembar kertas, di kertas itu terdapat resep obat yang ditulis oleh dia.
"Aku akan perkenalkan diri, nama aku adalah Vincent Bermoth, presiden dari Grup Vallamor di Kota Izuno! Obat stroke otak dan obat rhinitis ditemukan oleh aku, sekarang, aku ingin tawarkan sejenis resep obat untuk kesehatan fisik kepada militer, tidak tahu apakah kalian tertarik!"
"Oh?" Messi tertegun, dia melihat resep obat itu, dengan tampak bingung.
"Kalian bisa coba kaji resep obat ini!" Vincent berkata.
Messi berpikir sejenak, lalu dia mengangguk: "Obat stroke otak dan obat rhinitis yang ditemukan oleh Tuan Bermoth sudah gemparkan satu dunia, meskipun aku di daerah perbatasan, tetapi aku juga pernah dengar, begini saja, aku akan kaji resep obat ini dulu, jika berguna, aku akan hubungi Tuan Bermoth, bagaimana?"
"Kamu perlu waktu berapa lama?"
"Ini bukan hal yang mudah, dalam hal medis seperti ini harus sangat berhati-hati, setidaknya aku butuh satu bulan!"
Tampaknya aku tidak bisa tunggu terlalu lama, aku berikan satu hari padamu." Vincent berkata.
"Itu tidak mungkin!" Messi menggelengkan kepalanya: Satu hari apa pun tidak bisa dikaji oleh kami."
"Begini saja, jika dalam satu hari kalian masih belum bisa ketahui cara kerja obat ini, kembalikan resep obat ini ke aku saja, aku rasa akan terdapat banyak orang yang tertarik dengan resep ini." Vincent berkata.
"Baik!" Messi mengangguk.
"Tenang saja, jika kalian tidak bisa terima resep obat ini, satu bulan ke depan aku juga akan datang obati Jenderal." Sambil berkata, Vincent berbalik dan pergi.
__ADS_1
"Terima kasih!"
Setelah Vincent pergi, Kuga menghela nafas, dan berkata:
"Komisioner, aku akan laporkan masalah ini ke atasan."
"Jangan, jangan lapor dulu! Sebelum aku pulih, apa pun tidak boleh tersebar." Messi berkata.
"Kenapa?
"Karena jika musuh tahu aku akan pulih, mereka pasti akan gunakan segala cara untuk lawan aku, ini tidak baik bagiku, jadi mengenai Tuan Bermoth yang obati aku juga tidak boleh disebarkan sama sekali, ngerti?"
"Baik, Komisioner!"
Mereka semua menegakkan tubuh dan berteriak. Kalau begitu resep obat ini..gimana?" Ada yang bertanya.
"Pergi kaji."
Messi tersenyum: "Aku bisa tahu sesuatu, pria itu tidak hanya ingin obati aku, bahkan masih ingin berbisnis! Tujuan utamanya adalah untuk tawarkan resep obat itu..."
Tetapi dalam waktu sehari, mana sempat untuk dikaji, resep obat tidak jelas seperti ini, pasti tidak boleh langsung digunakan pada
orang...
"Kalau begitu biarkan staff teknisi untuk kaji dulu, apakah terdapat kandungan berbahaya, lihat saja nanti, aku sudah bilang, sehari terlalu mepet, tetapi dia tidak mau dengar, jika dalam sehari tidak bisa temukan apa pun, juga hanya bisa kembalikan resep itu ke dia, aku tidak ingin jadikan tentaraku sebagai tikus putih, tidak peduli dia adalah orang yang telah bantu aku atau siapa pun." Messi berkata dengan serius.
"Baik, Komisioner." Kuga memberikan hormat, dan pergi dengan buru-buru. Setelah pergi dari Balai Keselamatan, Vincent pun kembali ke Perusahaan.
Frank sedang menangani dokumen-dokumen di dalam Perusahaan, setelah melihat Vincent, Frank pun melihat secercah harapan.
"Direktur Bermoth! Ada masalah!" Frank berteriak dengan cemas.
"Kenapa?" Vincent mengerutkan keningnya.
"Sesuai yang anda bilang, pabrik kita bermasalah" Frank berikan sebuah dokumen kepadanya, wajahnya terlihat tidak berdaya.
Vincent melihatnya, dan mengerutkan kening.
"Gerakan Sekolah Kaisen sangat cepat!"
"Direktur Bermoth, aku sudah jalankan rencana tanggap darurat untuk sementara, tetapi tampaknya tidak bisa tahan terlalu lama, jika tidak...kita tutup pabrik dulu?" Vincent berkata dengan cemas.
"Jika tutup pabrik, obat tidak bisa diproduksi, dan obat kita tidak bisa dikirim tepat waktu, kontrak yang sudah ditandatangani pun bisa langsung buat kita jadi bangkrut." Vincent menggelengkan kepalanya : "Jadi pabrik tidak boleh ditutup."
"Tetapi jika seperti ini terus...tampaknya.."
"Berusaha tahan sampai besok, aku jamin, besok siang semuanya akan beres..."
"Bagaimana mungkin?" Frank tidak percaya.
Pada saat itu juga!
Boom!
Pintu ruangan pun dibuka, Sekretaris wanita masuk dengan buru-buru, dan berkata: " Direktur Saul, Ceo Bermoth, pabrik kitadikepung oleh orang!'
__ADS_1
Apa?" Frank kaget.