Dokter Jenius Bermoth

Dokter Jenius Bermoth
Bab 713 Kamu Dapat Membandingkannya Dengan Master Piano?


__ADS_3

"Ada apa ini?"



Minos menghela nafas panjang melihat orang-orang yang baru datang ini.



Ada seseorang di dekatnya segera berlari untuk bertanya, lalu segera kembali setelahnya, dia menundukkan kepalanya dan membisikan sesuatu di telinga Minos.



"Apa?"



Minos terkejut.



"Tuan Kudos, ada apa? Ini … apa yang sudah terjadi? "Jane juga terkejut, dia melihat entah kenapa ada beberapa orang membawa tandu dengan orang yang terlihat lemas diatasnya menuju ambulan.



"Oh, tidak...tidak ada apa-apa! Hanya Doni dan yang lainnya terlalu bersemangat, mereka minum terlalu banyak sekaligus...mereka sagat mabuk...tidak ada masalah..." Minos tersenyum.



"Benarkah? Aku ingat suamiku juga minum dengan tuan Doni dan yang lainnya? Apakah suamiku juga mabuk?" Jane tiba-tiba bangkit berdiri: "Aku harus pergi dan memeriksanya."



"Jane!" Minos berteriak dengan tergesa-gesa.



Tapi tiba-tiba sebuah suara yang berat terdengar.



"Istriku, aku baik-baik saja, aku tidak tahu cara minum yang baik, Tuan Kayaraya dan yang lainnya tidak membiarkanku minum sedikitpun!"



Mendengar suara ini, keduanya bersama-sama menoleh, mereka melihat Vincent mendekat sambil tersenyum.



Tidak ada sisa-sisa alkohol di tubuhnya, ekspresinya terlihat sangat biasa, seperti orang yang tidak pernah mabuk.



Minos langsung tercengang.



Apa yang sudah terjadi?



Apakah si Gembul Doni dan yang lainnya hanya fokus minum dan tidak mengurus Vincent sama sekali?



Apa yang sudah dilakukan Si Gembul Doni?



Dia diam-diam mengerutkan keningnya dan ekspresinya langsung muram.



Tetapi dia tidak akan menunjukkannya sama sekali, dia bangkit berdiri dan meminta maaf: "Sepertinya Doni dan yang lainnya tidak memperlakukan Tuan Bermoth dengan baik, Tuan Bermoth, aku sangat menyesal, aku tidak bisa melakukan yang terbaik sebagai tuan rumah!"



"Tidak apa-apa, kamu tidak perlu menyalahkan dirimu sendiri, kamu silahkan nikmati makananmu, istriku, ayo kita kembali ke kamar." Kata Vincent.



Jane sedikit tidak nyaman dengan panggilan dari Vincent.

__ADS_1



Karena sejak tiga tahun menikah, dia tidak pernah memanggil Jane dengan panggilan ‘istriku’.



Pipi Jane sedikit merah, tapi dia tetap mengangguk.



Ketika Minos melihatnya, dia langsung jadi cemas dan buru-buru berkata: "Jane, penampilan Mateo belum berakhir, tidakkah kamu masih ingin menontonnya? Bagaimanapun, dia mempersembahkan pertunjukan ini untukmu!"



Ketika kata-kata ini terdengar, Jane sedikit terkejut dan juga ragu-ragu.



Bisa dibilang bahwa dia sangat menyukai pertunjukan dari Mateo, dia juga tahu betapa sulitnya untuk bisa mendengarkan pertunjukan dari seorang ahli seperti Mateo secara langsung, jadi dia merasa sedikit enggan.



Tetapi sekarang ini, Vincent di sebelahnya menggelengkan kepalanya.



"Apa yang bagus dari alunan lagu ini? Istriku, jika kamu ingin mendengarkan yang seperti ini, aku akan memainkannya untukmu ketika kita pulang nanti!"



Ketika suara itu terucap, Jane langsung terkejut.



"Kau bisa bermain piano?"



“Tentu saja, bukankah kamu pernah beli sebuah piano tua ketika kamu masih kuliah, kamu meletakkannya di ruang tamu, waktu itu, aku pernah memainkannya ketika kamu sedang bekerja, meskipun tidak terlalu mahir, setidaknya bisa lah sedikit."



"Hah? Aku tidak pernah mengira kamu bisa melakukan sesuatu seperti itu."Mata Jane berbinar.




"Tuan Bermoth, kamu sepertinya tidak paham situasinya, perbedaaan antara kamu dan tuan Mateo bisa dibilang seperti langit dan bumi tuan Mateo bisasanya tidak pernah melakukan pertunjukan solo seperti ini, hari ini, hari ulang tahun Jane, dia juga menghormati keberadaanku untuk bisa melakukan pertunjukan disini, jika tidak, bagaimana mungkin semua orang disini bisa mendengarkan suara piano semerdu itu? Kurasa lebih baik kita duduk dulu dan menikmatinya." Kata Minos dengan suara rendah.



Vincent terdiam saat mendengarnya.



Setelah beberapa saat, dia menarik napas dalam-dalam dan berkata dengan tenang "Memang betul, hari ini adalah hari ulang tahun Jane, sesuai kebiasaan yang ada, aku harus memberinya hadiah ulang tahun."



"Kebiasaan?"



Jane terkejut, seolah-olah dia tidak begitu mengerti apa arti kalimat ini.



Terdengar akhir dari lagu Mateo, ada tepuk tangan yang meriah terdengar.



Vincent mengeluarkan mawar putih dari tangannya seperti sihir, lalu menyerahkannya kepada Jane.



Mata Jane tiba-tiba membesar.



Mawar putih?

__ADS_1



Dia ingat mawar putih ini.



Setiap tahun, akan ada mawar putih di ujung tempat tidurnya tanpa alasan yang jelas.



"Vincent, apakah ini maksudnya … setiap hari ulang tahunku, kamu yang memberiku mawar putih ini?" Jane memegang mawar putih itu dan tiba-tiba mengangkat kepalanya lalu berkata.



Tapi dia tidak mendapatkan jawaban apapun dari Vincent.



Dia melihat Vincent telah pergi.



Dia maju selangkah dan berjalan ke piano di tengah ruangan.



Para tamu di lokasi ini menatapnya dengan bingung.



Siapa orang ini?



Mateo juga tidak paham situasinya.



"Tuan, jika kamu ingin meminta tanda tangan, bisakah kamu menunggu sampai pertunjukanku selesai terlebih dulu? Aku benar-benar tidak suka ada orang lain menggangguku saat aku sedang bermain!" Kata Mateo tidak senang.



“Maaf, aku di sini bukan minta tanda tangan.” Vincent menggelengkan kepalanya.



"Oh?"



Mateo menatapnya: "Kalau begitu, ada perlu apa?"



“Kuharap kamu bisa segera bangun, aku ingin meminjam piano ini dan memainkan sebuah lagu untuk istriku, hari ini adalah hari ulang tahunnya, aku merayakan ulang tahunnya dengan cara yang sama setiap tahunnya, tetapi dia tidak pernah mengetahui kebenaran ini.” Vincent tersenyum.



Ketika kata-kata itu jatuh, Mateo terkejut.



Setelah beberapa saat terdiam, Mateo bertanya, "Tuan, siapa istrimu?"



“Wanita di sebelah Minos.” Vincent tersenyum.



Mateo segera menatap Jane, mengerutkan keningnya.



"Kalau begitu, apakah kamu tahu untuk siapa aku bermain barusan?" Kata Mateo muram.



"Aku tahu, kamu memainkan lagu barusan untuk istriku."


__ADS_1


"Apakah menurutmu level permainanmu bisa dibandingkan dengan seorang pianis profesional?" Mateo bertanya.


__ADS_2