
Aku akan memperjuangkanmu sampai akhir, berusaha mendapatkan maafmu dan memperbaiki segalanya.
Maaf karena aku mengecewakan kamu istriku!
^^^~ Mike ~^^^
Siapin tisu banyak banyak, karena beberapa bab mengandung bawang uhuk 😋ðŸ˜
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN KOMEN
...🖤 H A P P Y R E A D I N G 🖤...
"Nak, istirahatlah nanti mommy antar makanan buat kamu. " ucap Mommy dengan lembut. Jingga pun mengangguk, Mommy mencium kening puterinya sekilas. Wanita paruh baya itu memperhatikan Jingga yang masuk ke kamarnya.
Mommy berbalik, menuruni anak tangga dan menemui daddy di ruang tamu. Daddy menyimpan ponselnya, dia menoleh kearah mommy dengan tatapan menuntut. "Ada apa mom, sepertinya Jingga habis menangis? "
"Jingga dan Mike bertengkar Daddy, tapi mommy tidak tahu apa penyebabnya. " jawab mommy.
"Kalau mommy tahu jika Mike menyakiti puteri kita, mommy akan menjauhkannya dari
Jingga. " geram mommy dengan kesal. Mommy menyambar ponselnya, dia berusaha menghubungi kedua besannya itu.
.
"Kirana, Jingga dan Mike tengah bertengkar, kamu tanyakan sama puteramu apa penyebabnya! Mommy langsung menutup sambungannya, dia sangat kesal pada menantunya. Daddy langsung memeluk mommy, berusaha menenangkan sang istri yang tengah emosi.
Si kembar datang dan bergabung bersama orang tuanya. Xavier dan Xavion menaikkan sebelah alisnya, melihat sikap mommy mereka yang tak biasa, seperti menahan emosinya.
"Mommy mau antar makanan kekamar
Jingga. " Daddy melepaskan pelukannya, Mommy bangkit dan berlalu pergi dari sana. Si kembar melirik kearah Daddynya, Daddy hanya menanggapinya dengan senyuman.
"Gimana sekolah kalian nak lancar bukan? "
"Lancar Daddy, tapi si Xavier terus mencari kesempatan mendekati Rossie. " celetuk Xavion. Xavier segera menyenggol saudara kembarnya, Daddy tertawa melihat sikap malu salah satu puteranya.
"Rupanya putera daddy ada yang mulai jatuh cinta. " ejeknya. Xavier mendengus keras, mendengar ledekan dari daddynya itu. Diapun bangkit dan pergi menemui keponakan tampannya.
__ADS_1
Di sisi lain Mommy kini selesai menyuapi puterinya, dia mengusap lembut rambut panjang Jingga. Hatinya terasa teriris melihat tatapan kosong di wajah Jingga, sebagai ibunya Senja merasa tidak tega melihatnya.
"Sayang jangan seperti ini, kamu sedang hamil nak, setidaknya pikirkan janin dalam kandunganmu dan Daniel!
Jingga melirik kearah sang mommy, dia tersadar bahwa dirinya hamil. Segera saja dia usap perut ratanya dengan lembut, Jingga kini menahan nafas dalam dalam lalu menghembuskannya pelan.
"Ya sudah kamu istirahat ya sayang, hari sudah larut "
"Iya Mommy. " jawabnya pelan. Mommy berbalik dan melangkah ke luar dari kamar puterinya. Jinggapun berbaring di atas kasur, menarik selimut menutupi sebagian tubuhnya.
Jingga POV
Biarlah raga kita jauh, aku harap dengan cara ini kita bisa introspeksi masing masing. Mungkin saja selama menjadi istrimu, aku selalu mengaturmu Mike, hingga ada wanita lain hadir kamu melampiaskannya padanya. Aku akui aku cukup egois, memilikimu seutuhnya tanpa ada orang lain di antara kita.
**
Di sisi lain Mami Kirana terlanjur kecewa dengan puteranya, dia berulang kali menampar dan memukul Mike. "Mami sangat kecewa sama kamu Mike, kenapa kamu menyakiti hati Jingga begitu dalam. " pekik Mami emosi.
Mikepun tak melakukan perlawanan, dia membiarkan mami nya memukuli dirinya karena dia sadar, dia sangat bersalah menyakiti Jingga, istrinya.
"Iya Pi. " Mikepun bangkit dan melangkah gontai meninggalkan kedua orang tuanya, menuju ke kamarnya di atas. Mami menatap kesal kearah papi yang menurutnya membela puteranya. "Kenapa papi membela Mike, Mami masih belum puas memukulnya. "
"Sudah Mi, bisa bisa wajah Mike bonyok nantinya. " seru Papi Andra.
"Ya sudah papi tak dapat jatah malam ini dan besok. " Mami bangkit dan berlalu pergi, Papi terperangah mendengar ucapan mami barusan. Pria paruh baya itu mengusap wajahnya sambil menggerutu. "Ck kenapa aku yang kena sih, menyebalkan dan ini gara gara Mike!
" Mami, Papi enggak mau. " teriaknya bangkit dan menyusul sang istri.
**
Keesokan harinya Mike dan orang tuanya datang berkunjung, Mike memohon pada kedua mertuanya, untuk diizinkan bertemu Jingga.
"Mom, Daddy aku mohon, aku ingin bertemu istriku, meminta maaf padanya! pintanya dengan rasa bersalahnya. Mommy sebenarnya ingin sekali menampar menantunya ini namun dia urungkan.
"Jingga ada di kamarnya, temuilah dia nak. " Mike tersenyum cerah, dia bangkit dan langsung pergi. Dia menaiki tangga menuju ke kamar mereka, di kamar yang penuh kenangan mereka berdua.
Tok
__ADS_1
tok
tok
"Masuk mommy!
Cklek Mike meraih handle pintu lalu mendorongnya kemudian masuk ke dalam. Jingga terperanjat kaget, melihat kehadiran suaminya di kamarnya. Dengan langkah pasti, Mike mendatanginya dan langsung berlutut di hadapan Jingga.
"Sayang kamu boleh tinggal di sini sampai kapanpun asalkan kamu izinkan aku memelukmu. " ucap Mike to the poin.
Jingga menimang nimang ucapan suaminya, lalu mengangguk kecil. Mike langsung bangkit, memeluk tubuh wanitanya namun tak terlalu erat. Terdengar suara isakan kecil di bahunya membuat Jingga terkejut, kedua tangannya memeluk punggung lebar suaminya.
Meski baru sehari namun keduanya sudah saling merindukan, terlihat dari gaya tubuh mereka berdua. Mike melepaskan pelukan yang, kini dia menciumi seluruh wajah istrinya dengan lembut setelah itu menatapnya penuh kerinduan dan juga penyesalan.
"Maafkan aku, aku salah karena membela wanita lain di depanmu dan membuat hatimu terluka sayang. " gumam Mike dengan raut penyesalannya.
Dia beralih pada perut rata sang istri, kemudian menyentuhnya lembut. "Sayang, kamu sehat sehat ya di perut mommy selama Papah tak ada di samping kalian!
"Maafin Papah yang menyakiti bunda kalian. " ujarnya.
Cairan bening menggenang di kedua mata Jingga, sebisa mungkin dia menahannya. Mike mendongak dan kembali menatap sang istri, tangis Jingga pecah di hadapan suaminya. Mike merasakan nyeri di hatinya, melihat istrinya menangis karena disebabkan oleh dirinya. Mike menuntun istrinya kemudian duduk di sofa, dia usap punggung wanitanya yang bergetar.
Jingga memandang suaminya dengan raut sebabnya, dia memukul mukul dada suaminya sambil sesegukan. "Kenapa kamu jahat Mike, kamu menyakiti hatiku tapi aku juga merindukanmu hiks. " gumam jingga dengan lirih.
Setelah merasa tenang, Jingga bersandar di dada Mike, mencari kenyamanan di sana. Mike mengenggam erat tangan istrinya. "Kamu harus kuat sayang demi aku dan calon anak kita. Sebagai hukumanku, kita harus berjauhan sementara, kamu tinggal di sini bersama mom dan daddy!
"Aku enggak sanggup jauh sama kamu hubby. " ucapnya dengan suara serak.
"Akupun sama sayang, rindu ini sangat menyiksaku tapi inilah hukuman yang aku terima karena telah menyakiti dan mengecewakanmu. " Mike menatap lembut ibu dari calon anaknya itu.
Entah siapa yang memulai yang pasti, kedua bibir mereka saling berpagutan, menyesap segala rasa dan melampiaskan kerinduan keduanya satu sama lain. Keduanya pun memisahkan diri, Jingga meghirup oksigen sebanyak banyaknya. Dia membiarkan suaminya itu menyentuh perutnya.
"Aku mencintaimu istrimu, selalu dan selamanya. " bisiknya.
"Me too hubby!
bersambung
__ADS_1