Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 46 - Tips Romantis Ala Zayn


__ADS_3

VOTE DAN GIFT PLEASE


Lima bulan kemudian


Kini kandungan Senja mulai terlihat membuncit di usianya lima bulan. Namun meski begitu, Senja masih sangat lincah dalam beraktivitas atau berpergian ke mana mana, hal itu terkadang membuat sikap posesif Zayn naik ke permukaan wkwk alias kumat.


Seperti pagi ini Senja berada di dapur, membuat kue rasa cokelat favoritnya. Pelayan sudah meminta Senja untuk istirahat namun Senja tetap keras kepala, ingin melakukannya sendiri.


"Sinta, tolong keluarkan kuenya dari oven!


"Baik Nyonya, sebaiknya Nyonya istirahat saja daripada Tuan memarahi saya Nyonya please. " pinta Sinta sambil memohon.


Senja pun menarik nafas dalam dalam, lalu menghembuskan perlahan. "Baiklah aku akan menurut! Diapun berbalik dan melangkah ke luar dari dapur, setelah kepergian sang majikan, Sintapun bernafas lega kemudian tersenyum kecil.


Di ruang tamu


Seperti biasa Senja membolak balik majalah fashionnya. Dia sebenarnya bosan, ingin melakukan sesuatu tapi jika suaminya tahu Zayn pasti akan mengomel kayak ibu ibu komplek.


Drt drt drt Senja menyambar ponselnya di atas meja kemudian tersenyum lebar. " Nah 'kan mr posesif telepon, mas Zayn pasti penasaran nih sama apa yang aku kerjakan!


"Halo Mr posesif ku sayang. " sapa Senja dengan senyum manisnya.


"Em sayang, kamu di rumah enggak melakukan aktivitas berat 'kan!


"Enggak Tuan tampan, aku hanya diam sesuai perintahmu. " balas Senja sambil meledek suaminya.


"Nah gitu dong, ya sudah aku tutup teleponnya sayang. " sambungan terputus, Senja hanya bisa menggeleng pelan, suami seksinya itu jika posesif memang sangat menyebalkan menurutnya.


Senja menunduk ke bawah, mengusap perut buncit nya dengan lembut. Tak ada lagi yang membahagiakan selain melihat calon anaknya tumbuh sehat dalam perutnya. "Sayang, kalau kamu laki laki jangan menyebalkan seperti daddymu ya dan seandainya perempuan harus kayak mommy cantiknya xixixi. " gumam Senja sambil terkekeh.


Rumah tangga Zayn dan Senja kian hari kian romantis dan harmonis. Si kutu loncat pun sudah tak menghubungi Zayn lagi, dia hilang bagai di telan bumi dan Senja tak peduli akan hal itu.


"Entah kenapa Mommy ingin sekali lihat Daddy kamu memakai kostum superman sayang, " gumamnya sambil mengusap perut buncitnya.


Dug dug Senja meringis, merasakan tendangan dari dalam perutnya, kini senyumnya kian melebar sambil berkata. "Sayang ternyata kamu setuju ya sama ide mommy, ya sudah kita tunggu daddy kamu pulang dulu oke. "


Senyum cantik menghiasi bibirnya, dia tak sabar menunggu kepulangan suaminya dari kantor.


Di Kantor

__ADS_1


Hatciih hatciih


Zayn terus menerus bersin, dia mengusap hidungnya kemudian sambil berkata. "Cih,Siapa yang sedang membicarakan aku! Entah kenapa Zayn merasa firasatnya tak enak namun dia memilih acuh dan melanjutkan pekerjaannya.


Regapun masuk ke dalam ruangan bossnya, Zayn yang melihat tingkah laku asistennya yang tak biasa itu hanya bisa menaikkan sebelah alisnya.


"Ga, Apa kamu suda gila!


Senyuman di wajah Rega langsung luntur, mendengar ucapan Zayn. Dia memasang wajah kesalnya terhadap boss menyebalkan nya itu. Diapun menarik kursi kemudian duduk, Rega menarik nafas dalam dalam, kemudian menghembuskannya pelan. "Boss apa kamu tahu aku sangat senang hari ini!


" Tidak! Mana aku tahu, lagian tampangmu saat senang, sedih dan marah ekspresinya terlihat sama saja. " balas Zayn dengan entengnya.


Rega berdecak kesal, berbicara dengan atasannya itu sungguh menguji kesabarannya saat ini. Zayn terkekeh, melihat raut kesal di wajah asistennya itu. "Memangnya ada apa, apa kamu mendapatkan lotre besar atau kamu merebut istri orang. " canda Zayn.


Rega semakin kesal dengan atasannya, dia mengambil pulpen lalu melemparnya. Tuk Zayn meringis kesakitan, dia langsung memberi tatapan mematikan pada sang asisten kurang ajarnya itu. "Asisten sialan. " maki Zayn sambil memegangi jidatnya.


"Aku potong gaji dan bonusmu 50%. " ujarnya.


"Hohoho tidak bisa Tuan, atau anda mau saya laporkan pada Nyonya Boss! Rega tersenyum licik kearah Zayn, Zayn berdecih mendengar ancaman Rega. Dia memilih mengalah, jika Senja tahu, dipastikan dirinya disuruh tidur di sofa.


Rega tertawa penuh kemenangan, bossnya itu tak berkutik sama sekali jika nama nyonya boss di sebut. Dia bernafas lega, bonus dan gajinya aman dan tidak jadi di potong Zayn. "Saya sedang berkencan dengan seorang perempuan Tuan. " gumam Rega dengan raut malu malu.


"Ck Tuan Zayn pikir saya Gay begitu. " geram Rega menahan kekesalannya.


Zayn tertawa mendengar ucapan Rega yang penuh penekanan, kemudian melirik asistennya itu dengan raut bingung. "Lalu apa hubungannya antara kencanmu dengan aku. "


"Aku hanya ingin meminta tips dari Tuan, cara bersikap romantis pada perempuan. " Zaynpun terbahak mendengarnya, kemudian dia dengan sukarela memberitahu caranya pada sang asisten kepercayaannya itu.


"Pertama tama bersikap lembutlah pada wanita, jangan terlalu kaku dan dingin. " seru Zayn. Rega mendengarkannya dengan serius, terlihat sekali dia tak pernah merayu wanita dalam hidupnya. Dia manggut manggut mendengar penjelasan bossnya.


"Kedua.. "


"Sebentar Tuan, aku akan mencatatnya! Rega mengambil kertas dan pulpen, Zayn menepuk jidatnya melihat kelakuan asistennya itu. Selama 30 tahun, si Rega ngapain saja sih, apa jangan jangan dia bermain bersama singa dan sebangsanya atau dia belok kiri wkwk pikir Zayn.


Konyol sekali pemikiran mantan duda itu hahahaha ck. Pake nanya lagi bang, si Rega sibuk mengurus dan setia bekerja di perusahaanmu kali astaga.., mana sempat dia berpacaran dekat dengan wanita pun tidak..🤣


Beberapa jam berlalu setelah selesai mencatatnya, Rega membaca tulisannya berulang ulang. Zayn hanya tersenyum geli melihat kelakuan sang asisten. Diapun melirik sekilas jam di tangannya, menunjukkan angka 11.00 siang.


Drt drt

__ADS_1


Zayn merogoh ponselnya, lalu membaca chat dari istri tercintanya.


From My Sunshine


Hubby, Hari ini kamu pulang cepat ya, aku ada kejutan untukmu love you ❤😘


Zayn tersenyum lebar membacanya, entah kenapa jantungnya berdegup kencang membaca pesan singkat dari sang istri. Diapun membayangkan, jika istrinya menyambut kepulangan dirinya dengan menggunakan Lingerie merah yang seksi di dalam kamar mereka.


Zayn segera menggelengkan kepalanya, dia melirik kearah Rega sambil berkata. "Ga, kamu urus pekerjaanku. Istriku sudah menungguku di rumah!


"Siap Boss!


Zaynpun bangkit, bergegas ke luar dari ruangannya. Dia masuk ke dalam lift, dengan tak sabaran berkali kali melihat jam di tangannya.


Tring Liftpun terbuka, Zayn bergegas ke luar dan berjalan melewati para karyawan. Dia langsung masuk ke dalam mobil, mobil melesat kilat meninggalkan kantor. Selama perjalanan pulang, tak henti hentinya bibirnya membentuk sebuah lengkungan tipis, sangat berharap apa yang ada dalam benaknya memang benar menjadi kejutannya.


Ckit tak butuh lama akhirnya Zayn sampai di kediamannya. Diapun turun dari mobil, bergegas menghampiri istrinya yang sudah menunggunya di depan. Zaynpun melabuhkan ciuman di kening dan bibir istrinya, kemudian tak lupa menyapa buah hatinya yang ada dalam perut sang istri. Senja menyambut kepulangan suaminya dengan senyuman manis. "Hubby ayo kita masuk ke dalam. "


Zayn mengangguk, mengajak istrinya ke dalam. Dia merangkul bahu sang istri, menuntunnya hati hati ke ruang tamu. Di sana dengan tak sabaran, Zayn menatap lekat wajah istrinya. "Kejutan apa yang ingin kamu katakan sayang. " cecar Zayn.


"Sebentar aku ambilkan!


Senja kembali dan menyerahkan sebuah kotak pada suaminya. Dengan wajah bingung Zayn menerimanya, lalu membukanya kemudian mengangkatnya ke atas.


" What apa ini!


Senyuman Senja kian melebar, sontak membuat Zayn menelan salivanya kasar. Feelingnya semakin kuat, jika istrinya akan meminta sesuatu yang aneh aneh. "Hubby, harus memakai kostum superman itu. " pinta Senja sambil tersenyum, menunjuk pakaian yang di bawa sang suami.


Zayn hanya bisa melongo, mengusap kasar wajahnya mendengar pemintaan sang istri. Senja menampilkan puppy eyesnya di hadapan sang suami, Zayn sebenarnya malas namun dia tak mungkin menolak keinginan istrinya.


"Ayolah Mas, aku dan calon anak kita ingin melihat kamu memakai kostum itu. " jelas Senja.


"Aku..., "


bersambung



JANGAN LUPA MAMPIR KE NOVEL MAFIA AUTHOR INI YA HEHE KISAHNYA KAISAR

__ADS_1


LIKE, VOTE, RATE FAVORIT DAN GIFT SERTA RATE


__ADS_2