Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 22 - Bibir Dower


__ADS_3

Setelah kepulangan sahabatnya, Senja langsung memijat bahu kekasihnya. Zayn telah berganti pakaian, kini dia memejamkan mata menikmati pijatan gadisnya. Setelah selesai memijitnya, Senja mengusap usap surai hitam milik Zayn dengan lembut. "Gimana mas masih capek 'kah? "


"Sudah enakan Yank terimakasih! Zaynpun menoleh, tersenyum tipis kearah gadisnya. Senja mengangguk, mengambil ponselnya lalu bermain game.


"Oh ya Mas besok kita ke Cafe jam 9 pagi, kamu akan aku perkenalkan dengan sahabat aku. "


"Ya sayang!


Zayn melirik jam tangannya, waktu kini menunjukkan angka 06.00 sore, setelah dia kembali menatap kearah Senja.


Drt drt


from nomor tak di kenal


"Maaf Nona, saya Dikra, ayahnya Luna. Bisakah besok kita bertemu, ada hal yang ingin saya sampaikan padamu. "


Senja menghela nafas kemudian membalas pesan dari ayah Luna itu.


To Nomor tak dikenal


Maaf Tuan saya tidak bisa! Besok saya ada urusan penting.


Setelah selesai Senja terdiam sejenak, setelah itu hanya mengedikkan bahu tak peduli dengan laki laki itu. Lagian aku hanya menolong Luna, enggak lebih pikir Senja.


"Kenapa sayang, siapa tadi yang mengirim chat padamu!


Senja merasa gelagapan, sontak hal itu membuat Zayn menaruh curiga padanya kemudian berkata. "Tadi di dekat toko buku, aku menolong seorang gadis cilik dia terpisah dari orang tuanya. Barusan orang tuanya mengajak aku ketemuan tapi aku menolaknya. " jawab Senja dengan jujur.


Zayn manggut manggut, entah kenapa dia merasa jika orang yang menghubungi gadisnya adalah seorang pria. Lebih baik dia meminta bodyguard untuk mengawasi Senja kemanapun, dia tidak mau sampai ada pria lain yang tertarik dan berniat merebut gadis kesayangannya itu.


Darimana ayah Luna mendapatkan nomor aku, entah kenapa sebentar lagi dirinya diperebutkan dua orang pria seperti dalam film film xixixi (╥﹏╥)o(╥﹏╥)o


"Sayang, seandainya ada dua pilihan kamu pilih aku atau pria lain. "

__ADS_1


"Jika bisa pilih semua kenapa aku harus pilih satu sih mas. " kata Senja dengan mudahnya.


Huh tetap dasar gadis nakal


Senja terkekeh, mengalungkan tangannya ke leher Zayn. "I love you sekebon mas duda, cintaku itu hanya untuk Mas dan luasnya seluas kebon tetangga kecuali...., " Sengaja sengaja menjeda ucapannya.


"Kecuali apa hah! desak Zayn merasa penasaran.


Pft Senja menahan tawa melihat raut penasaran tergambar jelas di wajah kekasihnya itu. Sementara Zayn kini sudah mengeluarkan tanduknya, serta terlihat ada asap di kepalanya wkwkw. "Kecuali pria lain memiliki 4S, Sangat Tampan, Sangat Kaya, Sangat Seksi dan Sangat Hot, mungkin bisa aku bicarakan baik baik. " gumamnya dengan jujur.


"Senja. " teriak Zayn kesal, tepat di depan telinga gadisnya itu.


Huh Senja tersentak kaget, menggosok gosok telinganya yang berdengung akibat teriakan mas dudanya. "Mas mau bikin Senja budeg apa gimana atau jangan jangan mas duda mau latihan vokal. " desis Senja dengan tetap meledek kekasihnya.


Zayn mengusap dadanya, mencoba bersabar menghadapi sikap Senja yang menguji kesabarannya. "Daripada elus dada mas lebih baik elus buah Senja aja eh, 'kan empuk kenyal kenyal gimana gitu. " celotehnya asal.


"Kalau ngomong disaring dulu napa sih Nja, heran Mas sama kamu!


"Iya iya Mas, entar Senja saring pakai saringan tahu. " jawabnya ngawur.


Setelah ciuman berakhir, Senja segera menghirup oksigen sebanyak banyaknya. "Itu hukuman buat kamu yang selalu bikin mas kesal, menghabisi bibir nakalmu sampai Mas puas. " ujar Zayn sambil menyeringai kejam.


"Lihat nih bibir senja bengkak, entar bibir Senja dower gimana entar para pria pada kabur lagi. " cetus Senja dengam raut jengkelnya.


"Ya rasakan itu, biar kamu enggak nakal lagi. "


"Eh tapi ada lagunya lho gini nih. "Bibirmu dower, bibirmu dower. " Senja menyanyikan lagu bibirmu dower dengan nada into lagu


s****sh. 😆


Zayn langsung tertawa terpingkal pingkal melihat apa yang dilakukan Senja. Senjapun berhenti bernyanyi, melipat tangannya di dada sambil mengerucutkan bibirnya. Zayn terkekeh, mengacak acak rambut Senja, hal itu kian membuatnya kesal. "Jangan manyun terus, entar mamasmu ini direbut janda lho. " gurau Zayn.


"Oh ya kalau gitu mas duda pilih pe****n atau janda. " cecar Senja dengan senyum usilnya.

__ADS_1


"Ya pilih kamulah sayang. " balas Zayn cepat, dia mengangkat tubuh Senja ke atas pangkuannya. Senja menelusupkan wajahnya di dada bidang Zayn, menghirup aroma mint kesukaannya.


Zayn mengulas senyumnya, sesekali mencium kening kekasihnya itu dengan lembut. Hidupnya kini berwarna semenjak Senja hadir dengan tingkah banyolnya yang lucu.


"Mas cinta sama kamu sayang, hanya kamu Senja calon istri Mas dan terimakasih kamu menerima Mas apa adanya. " gumam Zayn dengan lirih.


Senja mengulum senyumnya, ucapan Zayn membuat jantungnya kian berdebar kencang. Ya dirinya sangat bahagia, dia sangat beruntung memiliki calon suami seperti Zayn yang sangat dewasa menurutnya, serta menerima segala kekurangan dirinya.


💔💔


Di Mansion Dikra


Dikra merasa kecewa, ajakannya ditolak mentah mentah oleh Senja. Dia mendapatkan nomor Senja dari orang yang memberikan informasi untuknya. Lain kali aku akan mencoba menghubunginya lagi siapa tahu dia menerima ajakanku pikirnya.


Dia bangkit dan pergi ke balkon menenangkan dirinya di sana. Langit mulai gelap, cahaya lampu menyorot indahnya gedung gedung yang berjajar tinggi dari atas balkon.


"Seandainya perceraian itu tak pernah terjadi, mungkin saja Luna masih bisa merasakan dekapan hangat dan kasih sayang seorang


ibu. " gumam Dikra lirih.


Setelah itu tak ada satupun suara terdengar darinya. Pandangannya lurus ke depan, entahlah apa yang dipikirkan oleh Dikra saat ini. Dia berada di sana selama satu jam, setelah itu berbalik dan bergegas ke luar dari kamar.


Dikra menuruni anak tangga, melihat sang mommy tengah menyiapkan makan malam. Dia segera ke sana, lalu menarik kursi setelah itu duduk di susul Daddy dan Luna. Luna menatap sang ayah dengan senyuman manisnya. "Bagaimana ayah, apa kakak cantik mau datang ke sini? " tanya Luna penuh harap.


"Em maaf sayang, kakak cantiknya lagi sibuk lain kali saja katanya. " jawab Dikra lembut pada puterinya.


Wajah ceria Luna berubah sendu, sontak membuat oma dan opa merasa kasihan dengan cucu mereka itu. Dikra menghela nafas pelan, sebenarnya dia merasa tidak tega melihat puterinya sedih. "Lain kali kakak cantik akan kesini sayang tapi bukan sekarang oke, jadi puteri ayah jangan sedih. " bujuk Dikra dengan sabar.


"Iya Ayah. " jawab Luna dengan lesu.


"Cucu oma yang cantik sebaiknya kita makan malam setelah itu Oma akan bacakan dongeng buat kamu. " sela Oma mengalihkan pembicaraan.


"Mau Oma. " ucapnya antusias

__ADS_1


Dikra bernafas lega begitu juga dengan Oma, merekapun makan malam bersama sambil tertawa mendengar ucapan si kecil Luna.


TBC


__ADS_2