
OTHOR BARU PULANG KERJA, MASIH CAPEK
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN KOMEN
Sepulangnya dari kediaman Jenny dan Edzard, kini Mike dan Jingga berada di restauran. Mike terkikik pelan melihat cara makan istrinya yang sedikit berlepotan. "Pelan pelan sayang, lagian enggak ada yang akan merebut makanannya darimu!
Jingga hanya nyengir dan melanjutkan makannya dengan pelan, Mike menggeleng melihat kelakuan sang istri. Selesai makan, Jingga mengusap perut buncitnya dengan lembut. Jingga menoleh kearah puteranya yang juga selesai makan. "Sayang, kamu masih lapar atau tidak biar Papah pesenin lagi? " ujar Mike pada Daniel.
"Daniel sudah kenyang Papah!
Drt drt drt
Mike mengambil ponselnya, ternyata Daddy mertuanya yang menghubungi dirinya. Mike terkejut mendengar perkataan mertuanya, langsung memutus sambungan dan beralih memandang istrinya. Jingga menaikkan sebelah alisnya melihat raut wajah suaminya yang berubah cemas dan bingung.
"Ada apa hubby katakan saja!
"Anna berniat mengakhiri hidupnya, jika aku tak mengizinkannya tinggal di Villa kita sayang. " jelas Mike, menatap istrinya dengan lekat. Jingga terdiam sejenak, berusaha tenang dan emosi mengingat dirinya tengah hamil besar.
"Ya sudah kita pulang dan temui dia! Mike segera membayyar tagihan mereka setelah itu ke luar dari restauran, setelah istri dan puteranya masuk Mike langsung tancap gas.
Skip
Anna tersenyum lega melihat Mike yang datang, dia menjatuhkan gunting yang di genggamnya. Dia langsung menghampiri sahabatnya itu, mengabaikan keberadaan Jingga. " Mike, aku senang akhirnya kamu pulang juga, aku hanya ingin tinggal di villa ini. "
Mommy Senja yang melihat kelakuan Anna, merasa geregetan dan ingin sekali menampar nya. "Duh wanita tak tahu diri, enggak punya urat malu ya kamu. Sadar diri dong bunting anak orang malah pengen tinggal bareng menantuku ckck. " sindir mommy Senja dengan sinis.
Mikepun langsung menepis tangan Anna lalu mendorongnya menjauh, dia memilih merangkul Jingga istrinya. Anna yang melihatnya merasa panas dan juga cemburu, namun dia tahan. "Asal kamu tahu Anna, aku membeli Villa ini atas nama Jingga, jadi tanya saja sama istriku apakah dia mengizinkan!
Anna berdecak kesal, dia langsung melirik kearah Jingga dengan malas. Jingga tersenyum licik di hadapan rubah betina itu. " Aku mengizinkanmu tinggal di villa mewahku ini!
__ADS_1
Semua orang sangat syok mendengar penuturan Jingga, Anna sangat senang mendengarnya dan hal ini memudahkannya mendekati Mike pikirnya. Jingga tersenyum sinis melihat raut bahagia di wajah Anna.
"Tapi ada syaratnya yaitu kamu tinggal di paviliun tak jauh dari Villa, jangan pernah berani mengusik suamiku atau aku akan memasukan kamu ke rumah bordil bagaimana!
"Menjadi wanita simpanan hahaha, sesuai diri kamu Anna, yang menjajakan tubuh ke lalu dicampakkan. " ejeknya sinis.
Anna merasa sangat tersinggung dengan ucapan Jingga barusan, dia berusaha menahan amarahnya. Kini tak ada pilihan lain, mengingat Dexter yang terus mengejarnya dan berniat menjualnya. "Baiklah aku setuju aku akan tinggal di paviliun. "
Anna keluar dari Villa dan pergi ke paviliun di antar oleh dua bodyguard. Mike mengajak istrinya ke ruang tamu disusul mommy dan daddy. Mommy menatap bangga pada puterinya, menghadapi pelakor dengan cara elegan. "Good job sayang, wanita seperti Anna memang pantas diperlakukan seperti tadi tapi mommy pengen banget nampar dia. " gumam mommy dengan menggebu gebu.
"Lain kali saja mommy, jika dia berulah lagi kita pukuli saja dia atau lepasin pakaiannya kemudian divideoin. " usul Jingga sambil tertawa.
Daddy hanya bisa menggeleng melihat kelakuan istri dan puterinya yang sama sama bar bar. Daniel menatap kearah orang tuanya dengan raut bingungnya. "Bunda, papah tante galak tadi siapa, kenapa tante tadi mau tinggal i sini!
"Namanya tante Anna, si nenek sihir sayang, jangan dekat dekat sama dia ya entar Daniel di sihir lagi. " ucap Jingga tertawa menatap puteranya. Mike dan Daddy langsung tertawa mendengar ucapan Jingga mengenai Anna.
"Daniel ayo jalan sama oma, jalan jalan di sekitar Villa!
"Ya sudah Daddy ke kamar ya. " Daddy bangkit dan pergi meninggalkan anak dan menantunya di ruang tamu. Mike menciumi perut buncit istrinya kemudian mengecup bibirnya singkat, dia sangat bangga akan keberanian sang istri.
Mike kembali mengusap perut sang istri, dug terdengar suara tendangan membuat keduanya saling melempar senyuman.
"Mike junior nendang sayang. " pekik Mike heboh. Jingga tersenyum geli melihat tingkah heboh suaminya, sepertinya calon anak mereka mendengar percakapan keduanya.
"Mungkin baby junior dengerin percakapan kita hubby! Mike mengangguk, mengiyakan ucapan istrinya, calon daddy itu menatap lembur kearah wanitanya.
" Sayang kamu sudah siapin nama buat calon anak kita? "
"Belum hubby! Mike langsung mengambil ponselnya, keduanya berbincang membahas nama yang cocok untuk calon anak mereka.
__ADS_1
***
Anna sangat kesal dengan ucapan Jingga yang terus menghinanya di depan Mike. Wanita hamil itu kini tengah melipat tangannya, memikirkan cara untuk membalas perbuatan Jingga padanya.
"Aku harus membalasnya, tapi aku juga tak mau di masukkan ke rumah bordil sialan!
Anna merasa bingung sendiri saat ini, dia menyentuh perutnya. Dia harus menyingkirkan janin dalam kandungannya ini secepatnya supaya tak menjadi penghalang, dalam misinya merebut Mike. Anna ke luar dari kamar, menuruni anak tangga dan hendak pergi ke ruang tamu.
Tok
tok
tok
Anna pergi membuka 'kan pintu, lalu berdirilah seorang pelayan yang memberikan dua kantong plastik. "Apa maksudnya ini semua? "
"Ini sayuran, buah dan sebagainya nona, kata nyonya Jingga Anda harus masak sendiri tanpa ada pelayan. Selain itu Anda juga harus membersihkan paviliun sendiri nona, kalau begitu saya permisi. " Pelayan berlalu pergi dari sana, meninggalkan Anna yang terdiam dalam keadaan terkejut.
"Apa apaan Jingga itu, aku enggak bisa masak dan tak terbiasa bersih bersih rumah tapi dia malah menjadikanku pembantu di sini. " geram Anna dengan raut kesalnya.
Dia mengambil ponsel dan melakukan video call dengan Jingga, Anna melakukan aksi protesnya atas perintah yang diberikan Jingga padanya.
"Apa kamu tega, aku enggak bisa masak dan tak terbiasa membersihkan rumah. " teriak Anna di dalam video.
"Belajar Anna, belajarlah masak dan juga bersih bersih, jangan cuma bisanya menggoda suami orang. " ujar Jingga dengan santai.
"Ingat wanita hamil tak boleh mengumpat. " tegurnya. Anna mendengus keras, dia semakin kesal dan membenci Jingga yang seenaknya. Anna langsung mengakhiri video call nya, menyimpan ponsel dalam saku lalu membawa dua kantong plastik ke dapur, meletakkan buah buahan di dalam kulkas.
"Aku harus masak apa ck, aku enggak pernah masuk ke dapur. " gumam Anna sambil mengusap wajahnya kasar.
__ADS_1
Anna mengeluarkan ponselnya, mencari resep makanan di google, lagi lagi dia mendesah kasar mengingat bahan bahan yang di sediakan sedikit. "Ck menyebalkan aku bingung harus masak apa aaah sialan. " umpatnya.
bersambung