
KISAH ARSHAKA ENTAR OTHOR BUATIN LAPAK BARU DENGAN JUDUL BERBEDA TAPI SOON YA ENGGAK SEKARANG WKWK 🤣🤣
SOALNYA OTHOR JUGA SIBUK KERJA DI REAL LIFE CARI CUAN BUAT BELI KUOTA 🤣
Beberapa bulan kemudian
Jenny terlihat sangat bahagia setelah mendapat kabar dari Jingga, Jingga telah melahirkan putera puterinya dengan selamat dan sehat, namanya Arshaka Evander Malik dan Arshilla Elvaretha Malik.
Dia beralih memperhatikan suaminya yang kini menggendong puteri mereka Valerie. Ya baby Valerie berumur sembilan bulan sekarang, pipinya terlihat chubby dan menggemaskan.
Edzard menoleh, lalu bangkit dan membawa Puteri kecilnya ke hadapan sang istri. Jenny segera mengambil alih puteri kecilnya itu kemudian menciumi pipi chubby. "Valerie sayang, kedua adik kamu sudah lahir sayang namanya Arshaka dan Arshilla. " ucap Jenny sambil tersenyum.
"Kecebong si Mike berkualitas juga ya, nyatanya jadi dua bayi. " celetuk Edzard dengan setengah menyindir. Jenny langsung mencubit paha sang suami, sontak terdengar suara ringisan namun dia abaikan.
"Jaga bicara kamu mas di depan puteri kita. " ujar Jenny dengan nada galak. Edzard langsung nyengir, dia mengecup pipi istrinya sekilas, sontak membuat Jenny mendengus pelan. Jenny beralih menatap Valerie yang kegirangan, memperhatikan kedua orang tuanya membuat Jenny tersenyum kecil.
"Putri mommy seneng ya lihat mommy dan daddy bertengkar kecil hemm! Jenny langsung menciumi kedua pipi puterinya, Edzard tersenyum geli melihat tingkah istrinya itu. Dia sangat bersyukur, bisa memiliki istri secantik dan sebaik Jenny meski awal hubungan mereka cukup sulit dan rumit.
Drt drt drt
Edzard merogoh ponselnya dalam saku lalu menekan tombol hijau. " Ya Mike ada apa kenapa kamu menghubungiku? "
"Ed, bisakah kamu bantu asistenku, mengurus perusahaan? "
"Memang hadiah apa yang akan aku dapat jika aku membantumu. " Edzard tertawa mendengar umpatan di ujung sana. Jenny hanya bisa menggeleng melihat kelakuan suaminya itu.
"Satu mansion baru bagaimana. " tawar Mike.
"No!
"Oke Satu Mansion and satu mobil Lamborghini warna merah! Edzard tersenyum sumringah mendengar penuturan Mike.
" Deal. " Edzard memutus sambungannya dan mengerlingkan matanya nakal kearah sang istri. Jenny menggeleng pelan lalu menghela nafas panjang sambil menimang puteri kecilnya.
"Kamu tuh sudah kaya malah malakin si hot daddy si mas. " protes Jenny pada suaminya. Edzard menyimpan ponselnya, lalu merangkul bahu istrinya sambil tersenyum kearah Jenny.
"Sudahlah sayang kamu tenang saja, permintaanku tadi tak akan membuat seorang Michael Jordan Malik, Billionaire muda sekaligus daddy dari Arshaka dan Arshilla bangkrut. " ujar Edzard sambil memuji sekaligus mengejek sahabat laknatnya itu.
__ADS_1
Jenny mencibir, dia kembali menatap lembut Valerie, lalu bangkit dan membawanya pergi. Sedangkan Edzard menyandarkan tubuhnya di sofa, senyum tak lepas dari bibirnya.
***
Jenny menaruh puteri kecilnya di dalam box bayi dalam kamarnya, tak lupa menyuruh babysitter untuk menjaganya. Setelah itu kembali ke kamarnya, meraih bingkai foto dirinya bersama Jingga dan Winnie dulu. Jenny mengulas senyumnya, mengingat kekonyolan trio WIJEN dulu. Kini ketiganya memiliki keluarga masing masing, jadi tak bisa bebas sama seperti saat mereka masih lajang dulu.
Jenny menaruh figuranya di atas meja lalu ke luar dari kamar dan pergi ke dapur. Teryata Edzard menyusulnya, keduanya berada di sudut ruangan dapur dengan Jenny duduk di atas meja sambil memandang suaminya.
Edzard merapatkan tubuh mereka yang sebelumnya berjauhan, dia langsung memeluk pinggang sang istri. Tangan nakalnya mengusap paha Jenny dengan senyumnya, Jenny hanya tersenyum manis pada suaminya.
"Gimana kalau kita buatin adik untuk Valerie honey!
Jenny memukul dada sang suami kemudian melototinya, Edzard terkekeh melihat reaksi dari istrinya. " Valerie masih terlalu kecil mas, jangan sembarangan bicara! Diapun kini mengalungkan tangannya ke leher suaminya, mengecup singkat bibir Edzard namun Edzard menahan tengkuknya.
Setelah ciuman berakhir, Jenny menatap lekat pria yang menjadi pasangan hidupnya saat ini dengan senyum mengembang di bibirnya. Tak di sangka dirinya bisa bersama pria yang tak pernah terpikir olehnya dan kini memiliki keluarga kecil dengannya.
Takdir memang aneh.. tapi itulah takdir
"Ya Tuhan terimakasih, Engkau telah kirimkan Edzard sebagai pasanganku. " batin Jenny.
***
Tok
tok
tok
"Mas sudah ih tuh ada tamu kayaknya, minggir aku mau melihatnya! Edzard menggeleng, dia beralih menciumi leher istrinya membuat Jenny merasa merinding sekaligus geli. Jenny mendesah pelan, dia mengecup singkat bibir suaminya kemudian menatapnya lembut.
" Entar malem mas oke, sekarang biarkan aku membuka pintunya dulu. "
"Yes tapi baby Valerie kita titipkan sama mommy dan daddy. " ujarnya.
__ADS_1
Jenny mengangguk, Edzard membantu istrinya turun lalu mereka pergi dari dapur dan ke depan pintu. Cklek dia membuka pintu dan Jenny tersenyum lebar melihat kedatangan kedua mertuanya dan juga kakak iparnya.
"Mom, Daddy semuanya ayo masuk!
Mommy Mentari tersenyum hangat mendengar sapaan dari menantunya, mereka pergi ke ruang tamu bergabung bersama Edzard. Edzard sangat senang melihat kedatangan orang tuanya. " Mom, Daddy bisakah kalian beberapa hari membawa baby Valerie ke mansion kalian!
Melihat seringai puteranya, mommy mendengus pelan namun mengangguk. Daddy Rafa langsung tertawa karena dia tahu apa yang diinginkan putera keduanya itu.
"Ternyata kamu masih sama saja seperti kakakmu Dirga ya Ed. " sambung Lila, sang kakak ipar. Edzard beralih menatap kearah Dirga, kakaknya kemudian mereka tertawa bersama membuat para istri istri mereka mendengus pelan. Jenny langsung memyikut perut Edzard, dia sangat kesal karena suaminya tak tahu malu.
"Kak Lila, kita ngobrol berdua yuk! Jenny menatap sang kakak ipar dengan senyuman dibibirnya.
"Ayo Jen! Kedua hot mother itu pergi meninggalkan ruang tamu.
Skip
Di teras dekat kolam renang
"Jujur sih kak awalnya aku berat menjalani hubunganku dengan Edzard mengingat kala itu Edzard berstatus suami Melisa. Aku sempat ingin pergi meninggalkannya, melupakan kejadian di malam itu. " ungkap Jenny menoleh kearah Lila.
"Lalu bagaimana sekarang, apakah kamu bahagia Jenny? "
"Sangat kak! apalagi ada Valerie yang menjadi pengikat kuat hubungan antara aku dan mas Edzard. Lila menyentuh tangan adik iparnya, dan turut senang mendengar pengakuan dari Jenny.
"Aku sangat senang mendengarnya Jenny! Jenny langsung memeluk sang kakak ipar dan dibalas Lila setelah itu melepaskannya. Keduanya berbagi cerita mengenai suami masing masing, gelak tawa menggema di teras.
Lila masih tak menyangka dengan perjalanan cinta Edzard dan Jenny yang terbilang rumit dan sulit namun mereka akhirnya bisa bersatu. Jenny mengambil ponselnya dan melakukan panggilan video dengan Jingga.
" Halo New hot mommy. " sapa Jenny dengan riang
"Hai juga aunty Jenny, baby Shaka dan baby Shilla baru saja tidur. " gumamnya.
Jenny menepuk jidatnya lupa jika Indonesia dan Italia perbedaan waktunya sangat jauh. Dia merasa canggung telah menganggu aktivitas sahabatnya saat ini. "Maaf Ji aku lupa, kamu pasti capek ya mengurus dua bayi dan bayi gedhe. " ujarnya setengah meledek.
Terdengar suara kekehan di ujung sana, Jingga mengatakan tidak terganggu dengan Jenny yang menghubunginya. "Ya sudah Ji aku tutup ya, selamat beristirahat?
Jenny menutup panggilan videonya, dia kembali melirik kearah kakak iparnya dengan raut canggungnya. Lila merangkul bahu sang ipar dan kembali mengobrol sambil menggosip.
__ADS_1
bersambung