Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 85 ~ MUSIM KEDUA Part 11 - PENASARAN DAN CEMBURU


__ADS_3

NIKMATI ALURNYA YA GAES GAK USAH BANYAK PROTES KARENA ALUR SUDAH OTHOR BUAT SECARA RINCI, SOAL KEJAHATAN MELISA ENTAR ADA KOK WAKTUNYA ENGGAK AKAN LAMA!!!


***


Keesokkan harinya Jingga kini berada di Kampus, merasa bosan dia memilih duduk di bawah pohon sambil membawa laptopnya, ya dia sengaja mencari wifi gratisan wkwkwk.


"Drakoran enak nih pagi pagi! Dengan lincah Jingga memutar drama korea Neverthless. Dari jauh Melisa datang menghampirinya dengan senyum sinisnya.


Ehem


" Kenapa tuh dua dayang dayangmu, biasanya mengekori kamu!


Jingga melirik kearah Melisa dengan tatapan datarnya kemudian kembali menonton drakor. Merasa di cuekin Melisa merasa kesal pada gadis di hadapannya.


"Eh Mel, coba kamu nonton drama Korea Neverthless kayaknya cocok sama kamu, hubungan toxic antara yoo na bi dan jae eon!


" Ceweknya bego kayak kamu, mau aja di obok obok sama si laki sebelum nikah. " Melisa mengepalkan kedua tangannya, menatap kesal kearah Jingga. Jingga tersenyum miring, kembali menonton drakor, mengabaikan kehadiran Melisa.


***


Melisa berlalu pergi dari sana, diapun mengambil ponsel dan menghubungi Dexter. Setelah selesai dia langsung pergi ke kelasnya dengan raut wajah kesal. Sementara Jingga menaruh laptopnya di dalam mobil, dia menghela nafas panjang lalu bangkit dan melangkah pergi ke kelasnya.


**


Di Kelas, Jingga langsung duduk di kursinya, tak lama Winnie dan Jenny masuk di susul dosen mereka. Melisa terkejut setengah mati, melihat kehadiran Dexter, namun sebisa mungkin segera mengendalikan dirinya.


"Selamat pagi semuanya, perkenalkan aku Dexter Alfarez Rionaldo. " sapa Dexter dengan senyuman manisnya.


"Eh Ji, rupanya dosen baru kita sangat tampan ya. " bisik Jenny pada Jingga. Jingga hanya cuek tak peduli dengan ucapan sahabatnya, Dexter sedari tadi memperhatikan Jingga yang tak memandangnya sama sekali kemudian tersenyum kecil.


"Inikah gadis yang di maksud oleh Melisa, hem menarik sangat menarik! " batin Dexter.


"Nona, perhatikan saya jangan sibuk sendiri! tegas Dexter. Jinggapun mengalihkan pandangannya kearah sang dosen dengan malas malasan. Dexter nampak tersenyum puas, sejak tadi dia merasa penasaran dengan Jingga.


"Perkenalkan nama kamu Nona!


" Aku Grazella Jingga Kusuma pak! Dexter manggut manggut, diapun mulai mata kuliahnya, sedangkan Melisa masih terus mengawasi pergerakan dari Dexter.


Dua jam berlalu, Jingga ke luar dari kelasnya bersama Winnie dan Jenny. Keduanya bergegas pergi ke kantin, namun perhatian Jingga teralihkan kala melihat Melisa yang menarik tangan Dexter, menjauh dari kerumunan.


"Melisa kenal dengan dosen baru itu! mencurigakan sih, tapi bukan urusan aku pikirnya.


Di Kantin


Mereka duduk bertiga berhadapan sambil menunggu pesanan mereka. Jingga menghela nafas panjang, entah kenapa dia merasa Dexter bukan pria baik namun dirinya memilih diam. Winnie dan Jenny saling melirik satu sama lain, kemudian kembali menatap Jingga.

__ADS_1


" Eh kenapa kamu Ji tumben banget diem!


"Entah kenapa dosen baru kita itu bukan pria yang baik deh gaes. " ucap Jingga pelan,


mengutarakan isi hatinya. Makanan mereka datang, ketiganya langsung fokus makan sambil mengobrol.


"Maksud kamu jahat gitu, kalau iya maksud dan tujuannya apa kalau enggak gimana nanti malah menimbulkan fitnah lho Ji! Jingga mengedikkan bahunya, makan dengan tenang tanpa menanggapi ucapan Winnie.


***


Selesai makan, Jingga melirik jam tangannya menunjukkan waktu 11.00 siang. Diapun bangkit, membayar makanan mereka bertiga setelah itu pergi dari kantin.


Trio Wijen kembali ke kelas, Jingga segera mengeluarkan ponsel dan mengirim pesan pada Mike.


to Mr mesum


Mike bisakah kamu menolongku?


tring


from mr mesum


Yes baby! apapun akan kulakukan untukmu


(✿ ♥‿♥)


to Mr mesum


Tolong cari tahu info sedetail detailnya jangan sampai terlewatkan mengenai dosen baruku bernama DEXTER ALFAREZ RIONALDO


Jingga menyimpan kembali ponselnya dalam tas, dia sangat penasaran siapa Dexter dan ada hubungan apa dia dengan Melisa?


" Hm, jika aku menemukan sesuatu yang menarik, bisa jadi itu kartu As si Melisa dan aku akan membuatnya sengsara hahaha. " seringai terbit di sudut bibirnya, merasa tidak sabar melihat wajah panik dan ketakutan Melisa.


***


Di perusahaan Malik corporation


Mike mendengus kesal membaca pesan dari gadis nakalnya, ya saat ini dia cemburu karena Jingga penasaran dengan dosen barunya.


"Cih dia mengirim pesan padaku bukan karena rindu tapi malah minta mencari tahu tentang dosen barunya. " gerutu Mike dengan kesal.


Cklek pintu di buka lalu masuklah Rendy, asisten dari Mike. Rendy mengerutkan dahinya melihat wajah bossnya terlihat kesal pada seseorang. "Eh bos kenapa tuh muka kok kusut amat, belum di kasih jatah sama nona Jingga ya. " ledek Rendy dengan jahil.


Mike melirik tajam kearah asisten kurang ajarnya itu. "Diamlah kau asisten jomblo, sebaiknya kamu cari tahu siapa itu Dexter Alfarez Rionald!

__ADS_1


Rendy menelan ludahnya kasar, dia mengumpat dalam hatinya melihat sang boss yang melampiaskan kekesalannya pada dirinya.


"Duh gawat si boss dalam mode senggol bacok ini, lebih baik aku menurut saja daripada dia makin marah!


"Siap boss!


"Tapi boss supaya tidak panas tuh hati mending minum es dululah biar adem. " Rendy langsung berlari ke luar sebelum si beruang besar mengamuk lagi.


Mike hampir saja mengumpatinya namun Rendy keburu ke luar. Dia menghela nafas panjang, mengusap wajahnya kasar. Mike kembali memeriksa ponselnya namun si gadis nakal tak mengirim pesan padanya hal itu membuatnya galau.


"Benar benar gadis nakal


Dengan cepat Mike mengetik sesuatu lalu mengirimnya ke nomor Jingga. Setelah itu bersandar pada kursi, menunggu balasan dari belahan jiwanya.


from Gadis nakal


Apasih Mike, kenapa kamu masih tanya sih? lagian aku ingin memastikan sesuatu, jangan bilang kamu cemburu mr mesum!


From Mr Mesum


Yes aku cemburu baby, CEMBURU! enggak peka banget sih?


Tok tok tok


Mike mengalihkan perhatiannya kearah pintu.


" Masuk!


Cklek pintu di dorong dari luar, masuklah Jingga dengan senyuman manisnya. Mike terkejut, segera saja bangkit dan berjalan cepat kearah gadis nakalnya itu. Grep dia langsung memeluk tubuh ramping milik Jingga, Jingga tersenyum geli melihat tingkah Mike.


Mike melepaskan pelukannya, mencium bibir Jingga sedikit dalam lalu melepaskannya. Dia mengajak gadisnya duduk di sofa, dengan jemari mereka yang saling bertautan satu sama lain. "Gini lho mr mesum, di kampus aku lihat melisa menarik tangan Dexter kearah gudang, aku curiga mereka saling mengenal satu sama lain!


Mike bernafas lega mendengar penjelasan dari Jingga, dia kembali menatap lekat kearah gadis kesayangannya. " Aku kira kamu penasaran dan tertarik pada dosen barumu itu baby!


"Makanya itu jangan cemburuan terus mr mesum, lagian kita bukan sepasang kekasih. " ledek Jingga dengan senyuman jahilnya.


"Ya sudah sekarang kamu pacarku, calon isriku baby! Aku enggak suka kamu dekat dengan pria lain seperti si pecundang dan Dexter. " Jingga tertawa mendengar nada bicara Mike yang dibuat serius kali ini. Jingga pun langsung mencubit kedua pipi Mike dengan gemas, tak habis pikir dengan sikap Mike yang berlebihan.


"Ish sudah dong baby, ini namanya kekerasan pada makhluk tampan, belum nikah aja main cubit cubit. " gerutu Mike.


"Habisnya gemas sama kamu Mr mesum! Mike pun mencibirnya, membawa Jingga ke dalam pelukannya sambil memainkan jemari gadisnya, sesekali menciumnya lembut.


Jingga tersenyum tipis, hatinya menghangat dengan segala perhatian dan kecemburuan Mike padanya, ditambah detak jantungnya yang berpacu lebih cepat jika berada di dekat Mike.


" Mike bisa membuatku nyaman, dia sangat mirip dengan Daddy Zayn yang memperlakukan mommy. " batin Jingga.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2