Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 32 - Mr Bimbim apes


__ADS_3

gatot _gagal total wkwk (˵ ͡° ͜ʖ ͡°˵)


JANGAN LUPA KIRIM2 HADIAH ATAU VOTE YANG BANYAK BIAR OTHOR SEMANGAT CUY...


Pagi ini seperti biasa Senja bangun pagi dengan raut ceria, raut wajahnya berubah kala si kutu loncat datang ke kediaman Zayn. Dia memperhatikan apa yang di bawa oleh Tya. "Wah rupanya kini aku kedatangan tamu spesial nih pagi ini, emangnya apa tuh yang kamu bawa nona Tya!


"Ini makanan dan minuman kesukaan Zayn, " ketusnya.


"Silakan duduk di meja makan, sebentar ya aku buatin minuman untuk kamu! Senja pun berlalu pergi ke dapur, di sana dia bergegas membuat secangkir teh dan tak lupa memasukkan obat ke dalam minuman itu. Setelah itu dia membawanya ke meja makan, menaruhnya di meja.


Tak lama kemudian Zayn datang dan telah rapi dengan pakaian kerjanya. Dia menarik kursi kemudian duduk begitu juga dengan Senja. " Oh ya Kak Zayn, nih aku bawakan sarapan untuk kakak semoga kak Zayn suka. "


"Hn. "


Tya pun menyesap tehnya dengan pelan hingga tak bersisa, Senja diam diam tersenyum miring rencananya telah berhasil.


"Ya sudah aku pulang ya, aku ke mari cuma antar makanan dan minuman doang. " ujar Tya berbasa basi.


"Terimakasih atas makanannya. " Tya mengangguk, bangkit dan berlalu pergi dari sana. Brut preeeet, suara yang tak asing membuat Senja langsung terbahak bahak melihat kelakuan Tya. Tya menoleh sebentar setelah itu langsung berlari ke luar dari mansion, Zayn yang melihatnya langsung mengerutkan dahi.


"Ada apa dengan gadis manja itu, kelakuannya aneh sekali. " ujar Zayn.


"Haha entahlah! Zayn pun hanya cuek, mencoba makanan yang di bawa Tya tanpa curiga sedikitpun setelah itu menghabiskan minumannya hingga tandas.


Selesai sarapan Zayn mengulas senyumnya kearah Senja. " Ya sudah mas berangkat dulu ya sayang? "


"Iya Masku sayang, kamu hati hati ya!


Zayn mengangguk, diapun bangkit begitu juga dengan Senja. Dia mengantarkannya ke depan, namun Zayn tiba tiba merasa tubuhnya panas dan gerah. Tiba tiba otaknya berfikir sejenak kemudian berdecak kesal. " Sial sepertinya Tya memasukkan sesuatu ke dalam makanan atau minuman. "


Keringat mulai bercucuran dahinya, Senja yang melihatnya pun merasa aneh dan heran. "Mas, kenapa kok kamu diam sih, kamu sakit ya

__ADS_1


Mas. " cecar Senja.


"Tya memasukin obat perangsang pada makananku sayang, sekarang aku tersiksa!


Senja pun terdiam, mencerna ucapan Zayn. Zaynpun tak tahan, tanpa ragu membopong tubuh Senja lalu membawanya menaiki anak tangga menuju ke kamarnya.


Brak Zayn membanting pintunya kasar, kemudian dia melempar tubuh Senja ke atas kasur. Senja menatap tajam kekasihnya namun Zayn tak peduli. Dia tengah sibuk membuka dan melempar jas dan kemejanya.


"Eh Mas kita belum nikah. " Senja merasa panik kala melihat tubuh kekasihnya yang sudah polos, dia melotot melihat mr bim bim yang sudah bangun.


Zayn langsung naik ke kasur berniat membuka pakaian Senja, namun dengan cepat Senja menahan tangan sang kekasih. "Mas pakai sabun dulu ya, soalnya tamu bulananku belom selesai. "


Jder bagai tersambar petir di pagi hari, Zayn pun bangkit dari kasur dan hendak memakai celananya kembali dengan raut lesu namun dicegah oleh Senja. "Biar Senja bantuin Mas Zayn setelah itu mandi pakai air dingin Oke. "


Zayn mengangguk, Diapun duduk di atas ranjang dan Senja pun mulai memberikan servisnya pada sang mr bimbim. Suara desahan dan erangan keluar dari bibir Zayn, Tangan lincah Senja mencoba memberikan pelayanannya hingga satu jam kemudian baru selesai.


Senja langsung bangkit dan kembali berdiri, dia membiarkan kekasihnya pergi ke kamar mandi. Dia mengusap dadanya yang berdebar kencang, melakukan hal yang belum pernah dia lakukan sebelumnya.


Beberapa jam kemudian Zayn ke luar dari kamar mandi dan segera memakai pakaian biasa. Dia sudah tidak mood untuk berangkat kerja, Zayn mengambil ponsel kemudian mengirim chat pada Rega setelah itu kembali duduk di tepi ranjang.


"Tapi Yank, Mas kurang puas. " keluh Zayn.


"Sudah sudah kita ke luar yuk, tahan saja sampai enam hari kedepan Oke. " Senja pun menarik tangan Zayn, Mau tak mau Zayn bangkit dan mengekori Senja dari belakang lalu ke luar dari kamar.


Nasib nasib apes banget sih, Mr Bimbim kamu sabar ya jangan karatan dulu. 💔ಥ_ಥ


❣️❣️


Di ruang tamu


Senja sangat senang melihat kedatangan calon mertuanya, dia langsung memeluk Mommy Farah sekilas bergantian dengan Daddy Arland. Mereka semuapun duduk di sofa, Mommy Farah melirik kearah Zayn, dia mengernyitkan dahi melihat wajah masam puteranya itu.

__ADS_1


"Kenapa wajah jelekmu itu Zayn? " cecar Mommy sambil meledek.


"Tadi Tya datang Mommy, dia membawakan makanan untuk Mas Zayn dan ternyata makanan itu sudah di kasih obat perangsang. " sahut Senja.


Mommy manggut manggut, dia langsung menatap kearah Senja dengan perasaan was was. "Tapi tenang saja kok Mommy, kami enggak jadi itu karena aku lagi kedatangan tamu. " Senja mengedipkan mata, memberi kode pada Mommy.


Hahahaha Mommy tertawa mendengar cerita dari calon menantunya. Raut wajah Zayn semakin ditekuk melihat mommynya malah menertawakan dirinya. Sementara Daddy Arland tersenyum geli melihat puteranya yang tersiksa karena sesuatu yang belum tuntas.


poor Zayn.


"Sebaiknya pernikahan kalian di percepat jadi lima hari lagi dan hari ini kalian pergilah cari cincin dan juga gaun pernikahan. " ujar Mommy Farah.


"Iya Mommy aku sangat setuju. " balas Zayn dengan penuh semangat.


"Oh ya Zayn, kamu tidak ke kantor hari ini?


"Sudah enggak mood Daddy. " ujar Zayn dengan nada sewot.


Drt drt Zayn mengambil ponselnya dan kini tengah membaca pesan dari Tya setelah itu menyimpannya kembali karena tak berniat membalasnya. "Dari Tya, katanya dia membatalkan acara partynya karena sakit perut. " jelas Zayn.


Pfft Senja langsung tertawa membayangkan Tya mengalami sakit perut. Zayn menoleh kearah gadisnya, dia menatapnya penuh selidik kemudian mengangguk mengerti. "Apa ini semua ulah kamu Yank? "


"Ya, aku masukin obat pencahar dalam minumannya tadi pagi. " jawab Senja dengan nada cuek.


Orang tua Zayn tergelak mendengar ucapan calon menantu mereka itu. Sementara Zayn langsung mencubit pipi Senja karena merasa gemas. Senja menepis tangan Zayn, dia melirik calon suaminya melalui ekor matanya. "Kenapa kamu enggak terima, aku mengerjai si kutu loncat!


"Cie ngambek, sayangnya mas gitu doang ngambek. " Zayn mencolek dagu Senja sambil mengodanya. Senja merengut merasa kesal karena Zayn terus menerus menggoda dirinya. Zayn tersenyum geli, merengkuh tubuh Senja dari samping kemudian mengecup pipinya sekilas. "Sudah jangan ngambek, 'kan udah dicium tuh pipi bakpao. " ucapnya sambil meledek lagi.


"Mas Zayn. " pekik Senja dengan raut jengkelnya.


"Iya iya gak lagi godain kok hehe! cengirnya.

__ADS_1


Senja hanya mendengus kesal, memilih memainkan ponselnya mengabaikan Zayn. Sementara Mommy dan Daddy tertawa melihat tingkah lucu keduanya itu.


tbc


__ADS_2