Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 84 ~ MUSIM KEDUA Part 10 - DIA KEMBALI


__ADS_3

Othor kerja dulu dari siang sampai maghrib, jadi enggak bisa double up..


JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN


***


Langit sore mulai berganti warna, Melisa kini tengah berada di dalam kamar setelah mandi dan berganti pakaian.


Drt drt drt


Melisa menyambar ponselnya, mengerutkan dahi melihat nomor asing mengiriminya pesan.


from xxx


Hai sayang, sudah lama kita tak bertemu, apa kamu tidak merinduanku!


Melisa langsung membalas pesan itu dengan cepat


to xxx


Apakah kamu Dexter?


ting Melisa membaca balasan pesan dari nomor asing itu.


from xxx


Ya ini aku Dexter, mantan kekasihmu lebih tepatnya partner ranjang kamu sayang!


Melisa terkejut setengah mati, dia sangat panik kenapa Dexter menghubungi dirinya lagi. Kini berbagai pertanyaan berspekulasi di dalam otaknya mengenai kembalinya Dexter dalam hidupnya. Dexter pria yang telah merenggut kesuciannya pertama kali, dia sempat berbohong pada Edzard dengan alasan dirinya di lecehkan pria lain, namun Edzard sangat percaya padanya hal itu sungguh diluar dugaannya.


ck cinta memang buta, bodoh dan bego memang beda tipis!


benar kata si patkai, manisnya cinta, deritanya tiada akhir


cinta bisa buat orang jadi bodoh!


Tring


from Dexter


Temui aku di hotel Primrose, malam ini jam 07.00


***

__ADS_1


"Apa yang harus aku lakukan sekarang, temui atau tidak!


Melisa membalasnya dengan cepat, ya dia sudah memutuskan jika dirinya tak akan menemui Dexter lagi. Dia tidak ingin menghancurkan segala yang dia dapatkan sekarang ini.


To Dexter


Maaf Dex, aku enggak bisa, lain kali saja.


Melisa menaruh ponselnya di atas meja, dia merebahkan tubuhnya di atas kasur, entah apa yang dipikirkannya saat ini.


Drt drt Melisa kembali menyambar ponselnya, kedua matanya membulat sempurna, membaca pesan dari Dexter. Diapun bangkit, menyambar kunci dan tasnya lalu ke luar dari kamar. Melisa menuruni anak tangga dengan terburu buru, dia berjalan melewati kedua orang tuanya di ruang tamu. "Eh Mel kamu mau ke mana sayang? " cecar Mami Tya merasa bingung.


"Nanti aku jelasin Mi, aku pergi dulu! Melisa ke luar dari apartemen, dia melajukan mobilnya kencang menuju ke hotel tempat janjiannya dengan Dexter.


***


Di depan hotel, Melisa segera memakai topi dan menghampiri Dexter yang telah menunggu dirinya saat ini. "Ada apa kenapa kamu memintaku datang ke sini Dex? "


Dexter melepaskan kacamatanya, bibirnya melengkung membentuk seutas garis senyuman, memandang Melisa dengan lekat. "I miss you honey, akhirnya kita bertemu lagi!


Melisa mendorong tubuh Dexter hingga Dexter tidak jadi memeluknya. Diapun menatap kesal kearah Dexter yang kini memandangnya sambil tersenyum. " Jaga sikap kamu Dex, sebentar lagi aku akan menikah, " ujarnya penuh penekanan.


"Edzard Lucius Romanov, putera kedua dari keluarga Romanov yang akan menjadi suamimu kelak!


"Sebenarnya apa maumu Dexter! Melisa menahan amarahnya, mencoba bersabar menghadapi pria di hadapannya saat ini. Dexter berjalan mendekati Melisa hingga tak ada celah diantara mereka, dia menyelipkan anak rambut Melisa ke belakang telinga. " Aku mau kita kembali berhubungan lagi honey!


"Sialan, aku tak ada pilihan lain!


Melisa menarik nafas dalam dalam, lalu menghembuskannya pelan, dia kembali memandang Dexter. " Oke aku setuju asalkan kamu tak membongkar semuanya!


Dexter tersenyum puas mendengar jawaban Melisa, dia langsung merengkuh erat tubuh sang kekasih. Beberapa saat kemudian, Melisa mendorong tubuh Dexter, berlalu pergi dari sana. Diapun melajukan mobilnya kencang meninggalkan Dexter. Dexter tersenyum miring, menatap kepergian Melisa yang pergi begitu saja.


"Rencanaku berhasil, menjerat Melisa kembali ke pelukannya setelah itu melanjutkan rencana berikutnya! Dexter menyeringai senang, berlalu pergi dari sana.


***


Di Apartemen


Melisa mengatakan semuanya pada kedua orang tuanya mengenai Dexter. Mami Tyapun menjadi geram mendengarnya, dia menoleh kearah sang suami dengan raut khawatir. "Pi, lakukan sesuatu agar Dexter tidak lagi berani mengancam Melisa puteri kita. Papi kini kembali menatap puteri kesayangannya itu dengan lekat lekat. " Sebaiknya kita minta bantuan sama Edzard, Melisa kamu bisa mencari alasan di hadapan calon suamimu!


"iya Papi akan aku coba!


**

__ADS_1


Malam harinya di kediaman Romanov tengah berkumpul, kini mereka makan malam bersama. Celotehan putera Lila membuat semua orang merasa gemas padanya, Lila mengusap lembut kepala puteranya.


Mommy beralih memandang putera keduanya, dia mencoba menekan segala egonya demi kebahagiaan Edzard. " Soal persiapan pernikahanmu dengan Melisa sudah selesai nak, untuk sementara kamu dan dia jangan bertemu dulu sampai hari H kalian!


"Kak Ed, kakak sudah yakin menikah dengan kak Melisa. " cecar Elysia pada kakak keduanya. Edzard menatap kearah sang adik dengan bibir melengkung membentuk senyuman. "Ya kakak sudah sangat yakin, apapun konsekuensinya akan kakak hadapi.


Elysia mengangguk pasrah, sebenarnya dia tidak setuju dengan pilihan kakaknya namun dirinya memilih diam, takut Edzard akan merasa besar padanya. Selesai makan malam, Elysia pamit pada keluarganya dan bergegas pergi ke kamar.


drt drt drt


Edzard mengeluarkan ponselnya, membaca pesan dari sang terkasih. Reaksinya sekarang ini tentu saja khawatir dan juga emosi, takut terjadi apa apa sama Melisa.


from Edzard


Kamu tenang saja sayang, aku akan melindungi kamu dari pria itu!


Edzard menyimpan ponselnya ke saku, dia bangkit dan berlalu pergi setelah pamit pada kedua orang tuanya. Mommy menghela nafas panjang, dirinya merasa puteranya sudah berubah total, hubungan keduanya seperti ada jarak semenjak kehadiran Melisa.


"Dirga, Lila dan kamu Daddy, kita jangan terlalu ikut campur dengan hubungan Edzard dan Melisa, biarkan saja dia menikah dengan gadis yang dicintainya! ucap Mommy dengan nada rendah. Lila terdiam namun dirinya sangat kasihan pada sang mertua namun tak bisa berbuat apa apa.


***


Di Kamar Melisa


Melisa merasa terganggu, Dexter selalu menghubungi dirinya. Dia berharap sang kekasih bisa menjauhkan Dexter dari dirinya.


" Ck seharusnya dulu aku menghapus rekaman video itu sial, jika aku hapus mungkin semuanya tak akan menjadi boomerang untukku sendiri! Melisa hanya bisa mengumpat pada dirinya sendiri atas kebodohannya di masa lalu.


Drt drt


Wajah Melisa seketika ceria dan berbunga bunga, mendapat pesan romantis dari calon suaminya.


to Edzard


Pasti aku akan kangen kamu selama beberapa hari karena kita dilarang bertemu!


Tring


from Edzard


Iya sayang kamu benar, lima hari rasanya seperti satu tahun. Sebaiknya kamu istirahat ya hari sudah larut malam ini honey!


"Good night too Honey! Melisa segera menaruh ponselnya di atas meja lalu berbaring di atas kasurnya sambil menatap langit langit kamar.

__ADS_1


" Sebentar lagi impianku terwujud, menjadi nyonya Edzard Lucius Romanov!


bersambung


__ADS_2